Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Tantangan dan Peluang Integrasi Pendidikan Jasmani dalam Kurikulum Pendidikan Dasar: Sebuah Tinjauan Literatur Muzakki, Abdurrohman; Kobandaha, Firmansah; Annas, Annisa Nuraisyah; Arifin, Bustanol
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15917

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi tantangan dan peluang integrasi pendidikan jasmani dalam kurikulum pendidikan dasar. Penelitian ini mengidentifikasi hambatan serta manfaat integrasi pendidikan jasmani dalam konteks kurikulum sekolah dasar. Metode penelitian ini melibatkan analisis literatur yang cermat pada sumber-sumber yang relevan dengan topik integrasi pendidikan jasmani dalam kurikulum pendidikan dasar. Data dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi pola, tren, dan temuan utama terkait tantangan dan peluang integrasi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan jasmani dalam kurikulum pendidikan dasar menghadapi sejumlah tantangan, termasuk keterbatasan waktu pembelajaran, prioritas terhadap mata pelajaran akademik, serta kualifikasi guru yang mungkin tidak memadai. Namun, terdapat peluang besar seperti meningkatkan kesehatan siswa, pengembangan keterampilan sosial, dan peningkatan kinerja akademik melalui integrasi yang tepat. Diperlukan strategi yang terencana dengan baik dan komitmen yang kuat dari semua pihak terkait untuk mengatasi tantangan dan memanfaatkan potensi integrasi pendidikan jasmani secara optimal dalam konteks pendidikan dasar.
Strategi Implementasi Artificial Intelligence (AI) Dalam Manajemen Pendidikan : Studi Kasus dan Best Practice Annas, Annisa Nuraisyah; Novelti, Novelti; Laksmi, Noorhani Dyani; Nasril, Nasril; Arsyad, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5191

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis strategi implementasi Artificial Intelligence (AI) dalam manajemen pendidikan serta mengidentifikasi studi kasus dan praktik terbaik (best practice) yang telah terbukti efektif. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui telaah kritis terhadap artikel ilmiah, laporan studi kasus, buku, dan publikasi terpercaya terkait pemanfaatan AI di sektor pendidikan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Analisis data dilakukan secara tematik untuk menyaring pola dan prinsip utama. Hasil penelitian mengidentifikasi lima pilar strategi implementasi yang krusial: (1) kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia, (2) integrasi AI yang berpusat pada pedagogi, (3) tata kelola data dan etika yang ketat, (4) pengembangan kapasitas guru (upskilling), dan (5) evaluasi berkelanjutan. Studi kasus dari berbagai institusi menunjukkan bahwa AI berhasil diimplementasikan untuk optimalisasi administrasi (e.g., admission otomatis, penjadwalan), personalisasi pembelajaran adaptif, serta analitik prediktif untuk mendukung keputusan pimpinan dan mencegah drop out. Kesimpulannya, keberhasilan implementasi AI tidak bergantung pada teknologi semata, tetapi pada strategi holistik yang mengintegr asikan aspek teknis, budaya organisasi, kepemimpinan visioner, dan keberlanjutan. Analisis tematik terhadap literatur dan studi kasus terkini mengungkap bahwa keberhasilan implementasi Artificial Intelligence (AI) dalam manajemen pendidikan tidak bersifat insidental, tetapi merupakan hasil dari penerapan strategi holistik yang terstruktur.
Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligences Deepseek dalam Menurunkan Plagiasi Artikel Ilmiah bagi Mahasiswa Baru Annas, Annisa Nuraisyah; Nofirman, Nofirman; Haryanto, Abel; Machmud, Amir; Safarudin, Muhamad Sigid
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1602

Abstract

The Student Creativity Program (PKM) aims to train new students in utilizing DeepSeek Artificial Intelligence (AI) as a tool to reduce plagiarism in scientific article writing. The training focuses on improving their understanding of paraphrasing, ethical citation integration, and utilizing DeepSeek's advanced features as a responsible writing assistant. The PKM implementation method is training and mentoring, consisting of three stages: (1) Presentation of conceptual material on plagiarism and writing ethics; (2) Hands-on workshops on utilizing DeepSeek for paraphrasing, idea elaboration, and draft checking; and (3) ongoing mentoring through online discussion groups. Evaluation results indicate an increase in participants' ability to produce manuscripts with greater originality. Analysis using a plagiarism checker on drafts before and after the training showed a significant decrease in indications of plagiarism, as well as an increase in participants' understanding of integrative academic writing. This program effectively empowers new students with AI literacy for responsible academic productivity.
Model Pembelajaran PAI Melalui Pendekatan Ilmu Kalam Hibo, Bayu Mandala Putra; Kobandaha, Firmansah; Annas, Annisa Nuraisyah
Educazione: Jurnal Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): EDUCAZIONE 2026
Publisher : Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/educazione.v2i2.51

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat dan menguji model pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang menggunakan pendekatan Ilmu Kalam sebagai cara untuk meningkatkan pemahaman teologis, keterlibatan aktif siswa, dan kemampuan berpikir rasional mereka. Kecenderungan pembelajaran PAI masih informatif dan kurang melibatkan proses dialogis yang membutuhkan analisis mendalam, yang merupakan masalah utama dalam penelitian ini. Identifikasi kebutuhan, pembuatan model, validasi ahli, uji coba terbatas, dan evaluasi hasil belajar adalah semua bagian dari desain penelitian dan pengembangan (R&D). Untuk mengumpulkan data, observasi, angket, dan tes pemahaman konsep digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis Ilmu Kalam dapat membantu siswa lebih memahami masalah aqidah, membuat argumen teologis yang rasional, dan berpartisipasi secara aktif dalam diskusi reflektif. Selain itu, telah ditunjukkan bahwa model ini meningkatkan kejelasan alur berpikir peserta didik. Akibatnya, proses pembelajaran menjadi lebih interaktif, kritis, dan bermakna. Oleh karena itu, metode Ilmu Kalam dapat menjadi alternatif model pembelajaran PAI yang lebih sesuai dengan kebutuhan pendidikan saat ini.  
Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Pendekatan Ilmu Kalam Mokodompit, Cahyanifa; Kobandaha, Firmansah; Annas, Annisa Nuraisyah
Educazione: Jurnal Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): EDUCAZIONE 2026
Publisher : Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/educazione.v2i2.52

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era kontemporer dihadapkan pada tantangan meningkatnya nalar kritis peserta didik serta kompleksitas persoalan keagamaan dalam masyarakat yang dinamis dan plural. Model pembelajaran PAI yang bersifat normatif-doktrinal dinilai belum sepenuhnya mampu membentuk cara berpikir keagamaan yang rasional, reflektif, dan moderat. Artikel ini bertujuan menganalisis secara konseptual model pembelajaran PAI melalui pendekatan Ilmu Kalam, dengan fokus pada karakteristik model, tahapan implementasi, dan implikasi pedagogisnya. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui penelaahan kritis terhadap buku dan artikel jurnal yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan Ilmu Kalam berkontribusi dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis-keagamaan peserta didik melalui dialog argumentatif yang berlandaskan rasionalitas dan wahyu. Model ini menekankan penguatan iman rasional, peran guru sebagai fasilitator dialog, serta keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Secara pedagogis, pendekatan ini mendorong terbentuknya sikap religius yang moderat, reflektif, dan bertanggung jawab, serta relevan untuk menjawab tantangan pembelajaran PAI masa kini.  
Model Pembelajaran PAI  Melalui Pendekatan Sains dan Teknologi Potabuga, Imam Alfitra; Kobandaha, Firmansah; Annas, Annisa Nuraisyah
Educazione: Jurnal Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): EDUCAZIONE 2026
Publisher : Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/educazione.v2i2.54

Abstract

Abstrak Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana  optimalisasi metode ceramah dalam meningkatkan interaksi dan minat belajar peserta didik di era digital. Melihat permasalahan dan fenomena saat ini, di mana metode ceramah sering dianggap kurang efektif karena bersifat satu arah. Sehingga menimbulkan kesan  membosankan terhadap peserta didik, yang menyebabkan  berkurangnya minat belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif dengan menggunakan pendekatan berbasis kepustakaan (library research) yakni mencari referensi melalui artikel dan sumber lainnya yang dipandang relevan dan representatif. Hasil kajian dan pembahasan menunjukkan bahwa metode ceramah masih relevan  diterapkan dalam dunia pendidikan, jika dikombinasikan dengan teknologi dan strategi interaktif lainnya untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Beberapa strategi yang dapat meningkatkan efektivitas metode ceramah meliputi interaktivitas, pemanfaatan media digital, serta integrasi dengan metode pembelajaran lain seperti diskusi interaktif dan pembelajaran berbasis proyek. Selain itu, kesiapan dan keterampilan pendidik dalam menerapkan strategi ini sangat berpengaruh terhadap keberhasilannya. Dengan demikian, optimalisasi metode ceramah melalui pendekatan berbasis teknologi dan interaktivitas dapat meningkatkan partisipasi serta minat belajar peserta didik di era digital.      
Integrasi Ilmu Hadis Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Paputungan, Helsinda; Kobandaha, Firmansyah; Annas, Annisa Nuraisyah
Educazione: Jurnal Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): EDUCAZIONE 2026
Publisher : Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/educazione.v2i2.55

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji integrasi ilmu hadis dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai upaya meningkatkan kualitas pemahaman keagamaan peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis melalui studi literatur terhadap kitab ilmu hadis, buku PAI, dan artikel ilmiah relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI yang masih bersifat normatif memerlukan integrasi metodologi ilmu hadis, khususnya kajian sanad dan matan. Integrasi tersebut berkontribusi pada penguatan literasi keagamaan, kemampuan berpikir kritis, serta pembentukan pemahaman Islam yang moderat, ilmiah, dan bertanggung jawab dalam konteks pendidikan modern.    
Implementasi Pendidikan Karakter Di Era Inovasi Artificial Intelligence (AI) : Strategi Dan Tantangan Dalam Meningkatkan Kesadaran Moral Mahasiswa Nadhroh, Luthfiyatun; Anwar, Syamsul; Wahyuniar, Wahyuniar; Aswita , Dian; Rukiyanto, Bernardus Agus; Annas, Annisa Nuraisyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas implementasi pendidikan karakter di era inovasi Artificial Intelligence (AI) dengan fokus pada strategi dan tantangan dalam meningkatkan kesadaran moral mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai karakter dapat diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan tinggi di tengah disruptif teknologi AI, serta mengidentifikasi hambatan yang muncul dalam proses tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai literatur relevan, termasuk buku, artikel jurnal ilmiah, dan sumber terpercaya lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi efektif meliputi penguatan peran dosen sebagai teladan, integrasi nilai etika dalam materi perkuliahan berbasis AI, serta pengembangan kegiatan kurikuler yang mendorongrefleksi moral. Namun, tantangan utama terletak pada cepatnya perkembangan AI yang kerkadang melampaui kesiapan institusi dalam merumuskan kebijakan etika, serta potensi ketergantungan mahasiswa pada teknologi yang dapat mereduksi interaksi sosial. Dengan demikian, kolaborasi antara pendidik, institusi, dan pembuat kebijakan menjadi krusial untuk memastikan AI menjadi alat yang memperkuat, bukan menggantikan, fondasi moral mahasiswa.