Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Makkunrai Values of Buginese Women: A Literature Approach Dipoatmodjo, Tenri S. P.; Mustafa, Muh. Yushar; Samba, Jessica E.; Saleh, Muh. Syahraka
Jurnal Riset Bisnis, Manajemen, dan Ilmu Ekonomi Vol. 1 No. 2-4 (2024): MAY NOVEMBER 2024 - JRBME
Publisher : PT Smart Media Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates the makkunrai values held by Buginese women, reflecting their cultural significance and implications for socio-economic dynamics in contemporary society. Makkunrai represents the ideals of femininity among the Buginese people, emphasising qualities such as perseverance, resilience, and a spirit of adaptability. This literature review synthesises existing scholarship, exploring the historical, sociological, and anthropological dimensions of these values. The research highlights how these values shape the identity and roles of Buginese women in both familial and communal contexts, supporting their position in traditional and modern settings. Crucially, the study examines the impact of modernisation, globalisation, and cultural fluctuations on these values, revealing both continuity and change. By contextualising the challenges that contemporary Buginese women face, including educational access, economic opportunities, and societal expectations, the findings offer insights into how makkunrai values are negotiated and redefined. This literature approach not only enriches the understanding of Buginese women’s cultural heritage but also underscores the importance of preserving traditional values amidst evolving societal dynamics. The study calls for further interdisciplinary research to explore the implications of these values for gender equity and empowerment in Indonesia. Penelitian ini mengkaji nilai-nilai makkunrai yang dianut oleh perempuan Bugis, mencerminkan signifikansi budaya dan implikasinya terhadap dinamika sosial-ekonomi dalam masyarakat kontemporer. Makkunrai mewakili ideal femininitas di kalangan masyarakat Bugis, menekankan kualitas seperti ketekunan, ketahanan, dan semangat adaptasi. Tinjauan literatur ini menyintesis karya-karya akademik yang ada, mengeksplorasi dimensi historis, sosiologis, dan antropologis dari nilai-nilai tersebut. Penelitian ini menyoroti bagaimana nilai-nilai ini membentuk identitas dan peran perempuan Bugis dalam konteks keluarga dan komunitas, mendukung posisi mereka dalam lingkungan tradisional maupun modern. Secara krusial, studi ini menganalisis dampak modernisasi, globalisasi, dan fluktuasi budaya terhadap nilai-nilai tersebut, mengungkapkan baik kontinuitas maupun perubahan. Dengan melakukan pendekatan kontekstual terhadap tantangan yang dihadapi perempuan Bugis kontemporer, termasuk akses pendidikan, peluang ekonomi, dan ekspektasi sosial, temuan ini memberikan wawasan tentang bagaimana nilai-nilai makkunrai dinegosiasikan dan didefinisikan ulang. Pendekatan literatur ini tidak hanya memperkaya pemahaman tentang warisan budaya perempuan Bugis tetapi juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai tradisional di tengah dinamika sosial yang terus berkembang. Studi ini menyerukan penelitian interdisiplin lebih lanjut untuk mengeksplorasi implikasi nilai-nilai ini bagi kesetaraan gender dan pemberdayaan di Indonesia.
The Artificial Intelligence Impact in Explaining Human Resource Development: A Literature Review Approach Kurniawan, Agung Widhi; Mustafa, Muh. Yushar
Jurnal Riset Bisnis, Manajemen, dan Ilmu Ekonomi Vol. 2 No. 3-4 (2025): AUGUST DECEMBER 2025 - JRBME
Publisher : PT Smart Media Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artificial Intelligence, or AI, has emerged as a transformative force in Human Resource Development, known as HRD, reshaping traditional paradigms of workforce training, talent management, and employee engagement. This literature review aims to synthesize existing research on the impact of AI on HRD, exploring various applications, challenges, and opportunities. The analysis reveals that AI enhances HRD practices through data-driven decision-making, personalized learning experiences, and efficient performance assessments. Notably, AI technologies enable organizations to identify skill gaps, provide tailored training solutions, and predict future workforce needs. However, the integration of AI into HRD is not without challenges; concerns regarding data privacy, algorithmic bias, and ethical implications remain prevalent. This review highlights the necessity for organizations to develop ethical guidelines and transparency in their AI applications to foster trust among employees. Furthermore, the literature underscores a gap in understanding the socio-cultural impacts of AI on workforce development, suggesting the need for further interdisciplinary research. By articulating both the advantages and limitations of AI in HRD, this study aims to provide practical insights for HR practitioners aiming to harness AI's potential while navigating its complexities. Ultimately, this literature review contributes to the ongoing discourse on the role of AI in shaping future HRD practices, emphasizing the importance of human-centric approaches alongside technological advancements. Kecerdasan Buatan (AI) telah muncul sebagai kekuatan transformatif dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), yang dikenal sebagai HRD, mengubah paradigma tradisional dalam pelatihan tenaga kerja, manajemen talenta, dan keterlibatan karyawan. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mensintesis penelitian yang ada tentang dampak AI pada HRD, mengeksplorasi berbagai aplikasi, tantangan, dan peluang. Analisis menunjukkan bahwa AI meningkatkan praktik HRD melalui pengambilan keputusan berbasis data, pengalaman belajar yang dipersonalisasi, dan penilaian kinerja yang efisien. Secara khusus, teknologi AI memungkinkan organisasi untuk mengidentifikasi kesenjangan keterampilan, menyediakan solusi pelatihan yang disesuaikan, dan memprediksi kebutuhan tenaga kerja di masa depan. Namun, integrasi AI ke dalam HRD tidak tanpa tantangan; kekhawatiran terkait privasi data, bias algoritmik, dan implikasi etis tetap menjadi isu yang dominan. Tinjauan ini menyoroti kebutuhan bagi organisasi untuk mengembangkan pedoman etis dan transparansi dalam penerapan AI guna membangun kepercayaan di antara karyawan. Selain itu, literatur menyoroti kesenjangan dalam pemahaman dampak sosial-budaya AI terhadap pengembangan tenaga kerja, menyarankan perlunya penelitian interdisipliner lebih lanjut. Dengan menguraikan baik kelebihan maupun keterbatasan AI dalam HRD, studi ini bertujuan memberikan wawasan praktis bagi praktisi HR yang ingin memanfaatkan potensi AI sambil menavigasi kompleksitasnya. Pada akhirnya, tinjauan literatur ini berkontribusi pada diskusi berkelanjutan tentang peran AI dalam membentuk praktik HRD di masa depan, dengan menekankan pentingnya pendekatan berorientasi manusia bersamaan dengan kemajuan teknologi.