Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA BENDUNG MODULAR BERDASARKAN VARIASI DESAIN STRUKTUR MODULAR Malkam, Andi Muflih; Bahtiar, Elbu; Nanda, Abd Rakhim; Agusalim, M.
TEKNIK HIDRO Vol. 18 No. 1 (2025): TEKNIK HIDRO FEBRUARI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/th.v18i1.18175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kinerja bendung modular dengan variasi desain struktur modular pada studi kasus Bendung Sungai Gilireng. Bendung modular merupakan solusi yang efisien dan fleksibel dalam pengelolaan sumber daya air, yang memerlukan penyesuaian desain struktur guna memenuhi kondisi teknis dan lingkungan yang spesifik. Dalam penelitian ini, dilakukan perbandingan kinerja beberapa desain struktur modular yang diterapkan pada bendung tersebut, dengan memperhatikan faktor-faktor seperti kekuatan struktur, distribusi tekanan air, serta efisiensi aliran air. Metode analisis yang digunakan mencakup simulasi hidrodinamika dan pemodelan struktural untuk memprediksi respons bendung terhadap variasi desain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi desain struktur modular mempengaruhi kinerja bendung, dengan desain tertentu menunjukkan ketahanan yang lebih baik terhadap perubahan beban air dan distribusi aliran yang lebih optimal. Penelitian ini memberikan rekomendasi desain yang lebih efisien untuk penerapan bendung modular pada kondisi serupa, serta memberikan wawasan mengenai dampak desain terhadap kinerja bendung secara keseluruhan.
Analisis Perencanaan Tanggul Pengaman Banjir Sungai Tallo Kelurahan Tello Baru Kecamatan Panakukang Ananta, Ari Azyari; Umar, Nuralfirah; Indriyanti; Agusalim, M.
Arus Jurnal Sains dan Teknologi Vol 2 No 1: April (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajst.v2i1.335

Abstract

Sungai Tallo merupakan salah satu sungai yang ada di Sulawesi Selatan. Sungai Tallo memiliki panjang 10 km yang berasal dari pegunungan Pangkalaeng dan pegunungan Parigi Tinggi Moncong sampai ke Selat Makassar. Sungai Tallo yang memiliki DAS sekitar 432,21 km² dan sekitar 200 m akan di buatkan tanggul pengaman banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui debit banjir dan menentukan dimensi tanggul sebagai upaya pengendalian banjir. Pada penelitian kali ini menentukan dan mencari batas Kawasan dan mendapatkan data curah hujan serta data topografi. Hasil perhitungan untuk debit banjir dengan metode Hidrograf Satuan Sintetik (HSS) Nakayasu yaitu priode ulang Q2Tahun = 890,20 m3/dtk, priode ulang Q5Tahun = 1015,48 m3/dtk, Q10Tahun = 1162,17 m3/dtk, Q25Tahun 1264,31 m3/dtk, Q50Tahun = 1360,77 m3/dtk, Q100Tahun = 1453,30 m3/dtk dan dengan perhitungan hidrolis menghasilkan tinggu muka air banjir sebesar 2,83 meter dari dasar Sungai dan diperoleh dimensi tanggal dengan h = 4,05 meter, lebar mercu 4 meter. banjir yang terjadi diduga disebabkan karena debit air yang bertambah dengan cepat melebihi daya tampung Sungai Ketika terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi.
Simulasi dengan Program SWMM 5.2 untuk mengetahui Titik Banjir pada Jaringan Drainase Perumahan Kodam III M Agusalim; Syamsuri, Andi Makbul; Firman; Sarjun
Arus Jurnal Sains dan Teknologi Vol 2 No 2: Oktober (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajst.v2i2.628

Abstract

Kota Makassar, sebagai kota metropolitan yang berkembang pesat, menghadapi tantangan serius terkait banjir akibat ketidakmampuan sistem drainase perkotaan, termasuk Perumahan Kodam III di Kecamatan Biringkinayya. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi titik-titik luapan banjir signifikan di Perumahan kodam III menggunakan Software Storm Water Management Model (SWMM) dan menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan luapan banjir tersebut. Hasil analisis hidrologi periode ulang 5 tahun dan simulasi SWMM 5.2 menunjukkan bahwa titik-titik luapan banjir yang signifikan terdapat di Blok J17 dengan volume 8.760,000 liter dengan lama luapan 6.61 jam dan J14 dengan volume 2.832.00 liter dengan lama luapan 1,50 jam. Faktor utama yang berkontribusi terhadap luapan banjir adalah elevasi saluran yang semakin tinggi menuju hilir.
IMPLEMENTASI SOFTWARE WEAP UNTUK PROYEKSI KEBUTUHAN AIR DOMESTIK PADA DAS JENEBERANG Ismi Annisa, Nurul; Mi’raj Hilal, Muh.; Al Imran, Hamzah; Agusalim, M.
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 11 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i11.2024.4799-4805

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Jeneberang, yang melintasi Kabupaten Gowa dan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, merupakan sumber utama air domestik di wilayah tersebut. Sebagian besar DAS ini berada di Kabupaten Gowa dengan luas 1.883,33 km², meliputi 18 kecamatan, 46 kelurahan, dan 121 desa. DAS Jeneberang memiliki luas 790 km² dengan sungai utama sepanjang 80 km. Penelitian ini bertujuan untuk memproyeksikan kebutuhan air domestik selama 20 tahun mendatang serta mengevaluasi kemampuan debit air DAS Jeneberang dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah model Water Evaluation and Planning (WEAP). Hasil pemodelan memproyeksikan kebutuhan air domestik sebesar 31.615.794 m³ untuk skenario jumlah pelanggan dan 610.140.365 m³ untuk skenario jumlah penduduk. Dengan debit air yang tersedia sebesar 10.028.184.600 m³, DAS Jeneberang memiliki kapasitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan pada kedua skenario tersebut.
PENDAMPINGAN KELOMPOK TANI BACARI DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN SALURAN IRIGASI TERSIER DI DESA PALAMBARAE KECAMATAN GANTARANG KABUPATEN BULUKUMBA Praja, Soemitro Emin; Margie Dayana, Lucke Ayurindra; Burhanuddin, Fathurrahman; Agusalim, M.; Rumata, Nini Apriani; Nurhidayat, M.
Jurnal BALIRESO Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/balireso.v9i2.306

Abstract

Analisis Debit Limpasan Pada Perencanaan Sistem Underground Drainage Jalan Lingkar Tengah Makassar Muh. Syafaat S Kuba; Andi Makbul Syamsuri; M Agusalim
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Jalan Lingkar Tengah (Middle Ring Road) Makassar rencananya akan dilaksanakan secara bertahap, dimana tahap pertama direncanakan sepanjang 3,050 km mulai dari Jl. Perintis Kemerdekaan melintasi Jl. Dr. Laimena dan berakhir di Jl. Borong Raya dengan lebar total 42 m termasuk prasarana saluran drainase. Dalam pembangunan jalan harus dibarengi dengan sistem saluran drainase yang baik dimana sistem drainase tersebut mampu melayani air limpasan hujan yang terjadi di permukaan jalan dan kawasan – kawasan sekitar jalan yang akan membebani saluran – saluran drainase. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui debit limpasan yang terjadi di kawasan Pembangunan Jl. Lingkar Tengah (Middle Ring Road) Makassar dan sekitarnya yang akan membebani saluran drainase jalan dan untuk merencanakan dimensi saluran drainase tertutup (underground drainage) yang mampu mengalirkan debit aliran air maksimum. Hasil yang diharapkan adalah perencanaan sistem underground drainage sebagai alternatif pemecahan masalah banjir dan genangan pada ruas Jl. Lingkar Tengah (Middle Ring Road) Makassar.
Pengaruh Tata Letak Sistem Irigasi Tetes Terhadap Distribusi Air Akbar Fepria Anwar; Rusti; M. Agusalim; Fauzan Hamdi
Jurnal Karajata Engineering Vol. 6 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/karajata.v6i1.3614

Abstract

Drip irrigation system is one of the efficient and effective ways of using water, the use of drip irrigation system can increase Iand and plant productivity because the land can be planted throughout the year so that the planting index increases and cultivation activities do not depend on the rainy season. This study aims to determine the influence of variations in drip irrigation layout on water distribution and to determine the most efficient irrigation layout variations in water destribution. This method explains the scope of the study, time and place of the study, research tools and materials, research stages, and research flowcharts conducted. The results of the analysis show that the layout variation 1 with the highest level of efficiency is at Z 50 (EU%) reaching 98.98%. while the layout variation 2 with the highest level of efficiency is at S 50 (EU%) reaching 93.17% so layout variation 1 (zi-zag pattern) is superior to layout variation 2 so that the comparison of the most efficient drip irrigation layout variations is known.
Identifikasi Sebaran Intrusi Air Laut Melalui Profil Kualitas Air Sumur Di Pantai Barombong Nurnawaty; M. Agusalim; Muh. Nurul Fitrah S; Ranum Indah Putri
Jurnal Karajata Engineering Vol. 5 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/karajata.v5i2.3634

Abstract

Rapid development in Makassar City increases the demand for housing, clean water and industry, which encourages massive exploitation of groundwater. If this continues, it could degrade groundwater quality and quantity and trigger seawater intrusion, threatening groundwater availability in the region. The aim of this research is to analyze and identify measurements and values of salinity due to sea water on ground water quality at Barombong Beach. In this research, a research l ocation survey was carried out, sampling stage, sample testing stage, data processing stage, community interview stage. The well water at Barombong Beach has a salinity that is still categorized as fresh to brackish. Well water that has a salinity of <0.5% then the water is categorized as fresh, >0.5-30%, then the water is categorized as brackish and if the water salinity is >40% then the water is detected as salty. From the results of this research calculation, the highest salinity is found in well 15, namely 5% at a distance of 858.76 from the shoreline and the lowest is located at wells 1 and 2, namely 0.2% which is located at a distance of 165.98 m and 201.06 m from the shoreline.