p-Index From 2021 - 2026
6.151
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

The Use of Syllable Method in The Form of Picture Paper As An Innovation in The Beginning Reading Ability of Garde 1 Students of SD Plus Darul Hikmah Sholeha, Amanda Ratu; Putri, Shinta Octaviana; Triana, Dewi; Lestari, Nurul Dwi
Proceeding International Conference on Education Volume 02, Agustus Tahun 2024: International Conference on Education
Publisher : Faculty of Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the application of the syllable method in the form of illustrated paper to grade 1 elemtary school students, which based on the facts in field there are still many students who are less able to spell. Therefore, the application of the syllable method in the from of illustrated paper is effectively used for students to read fluently without spelling. This research uses a descriptive qualitative method with a type of case study research that aims to explain a phenomenon by collecting data. The result of this research is that the syllable method in the from of illustrated paper can improve reading skills, especially beginning reading in students 1 SD Plus Darul Hikmah. It can be seen from the improvement of students' reading ability. Before the application of the syllable method in the form of illustrated paper there were 5 out of 22 students who were not fluent in reading and could not read. However, after using the syllable method in the form of illustrated paper, students are more interested in reading. This is also inseparable from the role of parents at home who must continue to accompany their children to learn to read. In order for this syllable method to be achieved as expected, it is better for teachers to map students' beginning reading abilities and then communicate with parents, it is hoped that what has been taught at school can be continued at home to further improve students' beginning reading learning.
Exploring Reading Comprehension and Speed: A Study of SMAN 1 Mojo Students Lestari, Nurul Dwi; Azizah, Syafrinnissa; Lailiyah, Siti; Yulaikha, Siti
Indonesian Journal of Multidisciplinary Educational Research Vol. 1 No. 1: April 2023
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ijomer.v1i1.913

Abstract

The problem being analyzed during this research is dissimilarity in the effective reading ability between one student and others and the factors that affect the effective reading speed. The method used was a case study method combined with a quantitative methodology. Twenty-seven students were involved as the research subjects. The data were obtained from observation text entitled "D'topeng Museum Angkut" read by the students. The process of calculating reading time was calculated independently by the students using a stopwatch. The results showed that (1) the average reading speed of the students was in the moderate or sufficient speed category; (2) the reading speed per student was in the adequate category (250 – 350 wpm). Even three students were in the effective category (above 350 wpm); and (3) concentration was one of the factors that influenced the effective reading speed. It can be concluded that in the analysis of the effective reading speed in class XI IPS 1 at SMAN 1 MOJO, the students had a moderate or adequate reading speed.
Sosialisasi Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-Hari Syahputra, Muhamad Abduloh Fikri Kamarujaman Dwi; Lestari, Bening Intan; Anggraeni, Intan; Sinaga, Jultri Hotmando; Satrio, Muhammad Firas; Lestari, Nurul Dwi; Qurani, Rumaisha Kultsum; Abdurohman, Saepul; Ramdani, Faisal Tri
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 6 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i6.18267

Abstract

Nilai-nilai pancasila merupakan landasan bangsa dan pedoman hidup masyarakat Indonesia. Hingga saat ini, sudah menjadi tugas masyarakat negara kita untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila. Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila serta pengalaman yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Sosialisasi, observasi, dan studi dokumentasi adalah metode pengumpulan data dan informasi. Silogisme deduktif digunakan untuk menganalisis bahan studi. Studi dan diskusi menunjukkan bahwa prinsip-prinsip Pancasila terintegrasi dalam aktivitas sehari-hari masyarakat. (1) Data nilai pre-test dari SMP Amaliah Ciawi di Bogor diperoleh. (2) Berdasarkan instruksi yang diberikan, siswa diminta untuk mengerjakan dua tes secara adil dan jujur berdasarkan materi yang telah mereka pelajari dan pengetahuan yang mereka peroleh. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab adalah nilai kedua Pancasila.
Program Kampung Moderasi Beragama (KMB) sebagai Perwujudan Toleransi Antar Umat Beragama di Desa Ngablak Lestari, Nurul Dwi
Pelita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): Pelita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Perkumpulan Kualitama Edukatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51651/pjpm.v4i3.514

Abstract

As a pluralistic country consisting of various ethnicities, cultures and religions, Indonesia has various differences that have the potential to cause conflict. Therefore, the government legalized religious moderation villages which aim to create a safe, comfortable and intact environment, as well as compassion for all citizens. This service activity aims to dig up information related to the implementation of the KMB (Religious Moderation Village) program in Ngablak Village, Banyakan District, Kediri Regency. This service activity uses the PAR (Participatory Action Research) method with three stages, namely the planning, implementation and evaluation/reflection stages. The results of this service activity show that the implementation of the KMB in Ngablak Village can be used as an inspiring example for other villages in building religious harmony and resolving conflicts in a peaceful manner. The KMB program receives support from both the central government and regional governments, through the provision of budgets, training and technical guidance to provide optimal results.
Strategies and Innovations of Indonesian Language Teachers in Overcoming Digital Literacy Challenges in the Era of Society 5.0 Aini, Latifah Ayu Nur; Vanani, Lazuva; Assauqy, Sirojjudin Mahardika; Lestari, Nurul Dwi; Faizi, Ahmad
Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Vol 26, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/komposisi.v26i2.136402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi dan inovasi guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di era Society 5.0, khususnya dalam menghadapi tantangan literasi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi meliputi rendahnya kompetensi literasi digital, keterbatasan infrastruktur, dan kurangnya pelatihan berkelanjutan. Untuk mengatasinya, strategi yang diusulkan meliputi Project Based Learning (PjBL), Discovery Learning, Blanded Learning, dan Strategi Humanistik. Inovasi mencakup bentuk pedagogis (misalnya asesmen portofolio digital) dan teknologis (pemanfaatan AI dan AR/VR). Sintesis dari penelitian ini menghasilkan Model Konseptual BLENDED-4C-5.0, sebuah kerangka yang menyeimbangkan teknologi, keterampilan abad 21 (4C), dan nilai kemanusiaan, untuk membentuk siswa yang cerdas digital dan berkarakter.
GAYA BAHASA PERULANGAN ALBUM BERDAMAI DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENGEMBANGAN MATERI AJAR PUISI Rita Wulandari; Iwan Marwan; Nurul Dwi Lestari; Rossy Widya Puspita
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 21 No 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/xagrr293

Abstract

ABSTRAK: Pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SMA sangat penting dalam mengembangkan keterampilan berbahasa peserta didik. Gaya bahasa perulangan merupakan salah satu bentuk gaya bahasa yang penting dalam karya sastra dan musik karena dapat memperkuat makna, menciptakan irama, serta meningkatkan estetika bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya bahasa perulangan dalam album Berdamai karya Ghea Indrawari yang dirilis pada tahun 2024 dan mengetahui relevansinya terhadap pengembangan materi ajar puisi di SMA kelas X. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kajian pustaka dengan teknik simak, baca, dan catat sebagai metode pengumpulan data. Data primer berupa lirik-lirik lagu yang terdapat dalam album Berdamai, sedangkan data sekunder meliputi buku ajar Bahasa Indonesia kelas X, artikel jurnal penelitian, dan informasi dari media online. Teknik analisis data yang digunakan meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan tujuh jenis gaya bahasa perulangan dalam album Berdamai, yaitu 8 data aliterasi, 23 data asonansi, 6 data anafora, 4 data epistrofa, 13 data epizeukis, 3 data mesodiplosis, dan 2 data simploke. Penggunaan gaya bahasa perulangan ini bertujuan untuk membangun kekuatan ekspresif, memperkuat pesan, dan menciptakan irama emosional dalam lirik lagu. Hasil penelitian ini juga membuktikan bahwa gaya bahasa perulangan ini relevan dengan pengembangan materi ajar puisi di SMA, khususnya kelas X. KATA KUNCI: Album Lagu; Gaya Bahasa; Puisi REPETITIONAL LANGUAGE STYLE OF THE BERDAMAI ALBUM AND ITS RELEVANCE TO THE DEVELOPMENT OF POETRY TEACHING MATERIALS   ABSTRACT: Indonesian language learning at the high school level is very important in developing students' language skills. Repetition is one of the important forms of language style in literary and musical works because it can strengthen meaning, create rhythm, and enhance the aesthetics of language. This study aims to analyze the repetition in the album Berdamai by Ghea Indrawari which was released in 2024 and to determine its relevance to the development of poetry teaching materials in high school grade X. The method used in this study is a literature review with listening, reading, and note-taking techniques as a method of data collection. Primary data are in the form of song lyrics contained in the Berdamai album, while secondary data include Indonesian language textbooks for grade X, research journal articles, and information from online media. Data analysis techniques used include data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that seven types of repetition language styles were found in the Berdamai album, namely 8 alliteration data, 23 assonance data, 6 anaphora data, 4 epistrophe data, 13 epizeukis data, 3 mesodiplosis data, and 2 simploke data. The use of this repetition language style aims to build expressive power, strengthen messages, and create emotional rhythms in song lyrics. The results of this study also prove that this repetition language style is relevant to the development of poetry teaching materials in high school, especially class X. KEYWORDS: Song Album; Style of Language; Poetry Diterima: 25 Juni 2025 Direvisi: 26 Agustus 2025 Disetujui: 27 Agustus 2025 Dipublikasi: 30 Oktober 2025 Pustaka: Wulandari, R., Marwan, I., Lestari, N. D., & Puspita, R. W. (2025). Gaya bahasa perulangan album berdamai dan relevansinya terhadap pengembangan materi ajar puisi. Jurnal Fon Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 21(2), 372-384.  Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.                                                                                                                                                                 
Pedagogical adaptation of teaching assistant students to the characteristics of the secondary school curriculum in Kediri City Nurul Dwi Lestari; Yuni Pratiwi; Titik Harsiati
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 1 (2026): In Progress
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v8i1.23313

Abstract

The implementation of the Independent Curriculum requires prospective teachers to be able to adapt pedagogically so that learning designs align with the characteristics of the educational unit. However, research on the pedagogical adaptation of teaching assistant students has focused primarily on teaching practice experiences and has not examined the alignment between Learning Outcomes (CP), Learning Objectives (TP), Learning Objective Paths (ATP), and school characteristics. This study aims to analyze the alignment of the learning designs of teaching assistant students in the Indonesian Language Education Study Program at UIN Syekh Wasil Kediri with the characteristics of high school and vocational high school educational units. The novelty of this research lies in the definition of pedagogical adaptation as a process of aligning learning tools with the school context. The study used a descriptive qualitative method with a phenomenological approach. Data were obtained through document analysis of learning tools, in-depth interviews, and observations of teaching assistant students, mentor teachers, and supervising lecturers. Data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing.The research results indicate that the CP, TP, and ATP developed by students are appropriate to the characteristics of the educational unit, while the learning models and methods support student needs and school conditions. However, pedagogical adaptation still requires strengthening in terms of contextualization, particularly the integration of vocational characteristics in vocational schools and local contexts in senior high schools. These findings confirm that prospective teachers' pedagogical adaptation is the ability to align curriculum demands with school realities in implementing the Independent Curriculum.
Analisis Persepsi Konsumen terhadap Saus Indofood dan Saus ABC Pada Konsumsi Sehari-hari Eka Fuji Sulistiawati; Anisa Nurmaulida Insan Putri; Nurul Dwi Lestari; Arti Yoesdiarti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.24096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penilaian konsumen terhadap dua produk pelengkap yang umum digunakan dalam konsumsi sehari-hari, yaitu saus Indofood dan saus ABC. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei terhadap 30 responden yang merupakan masyarakat Desa Ciawi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, khususnya RT 05 RW 04, yang meliputi ibu rumah tangga, mahasiswa, pelajar, dan pekerja yang telah mencoba dan mengonsumsi saus Indofood dan saus ABC. Responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria pernah mengonsumsi produk saus Indofood dan saus ABC. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tertutup sebagai instrumen penelitian. Analisis data menggunakan model multiatribut Fishbein untuk mengukur sikap konsumen berdasarkan tingkat kepentingan dan tingkat kepercayaan terhadap berbagai atribut produk, meliputi cita rasa, tingkat kepedasan, tekstur, kemasan, serta kemudahan memperoleh produk. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh atribut dinilai penting dan berkontribusi positif dalam membentuk sikap konsumen. Perhitungan sikap total mengindikasikan adanya perbedaan penilaian antar produk, di mana salah satu merek memperoleh skor yang lebih tinggi, yang mencerminkan tingkat penerimaan konsumen yang lebih baik secara keseluruhan. Temuan ini menunjukkan bahwa aspek sensori dan fungsional berperan dominan dalam memengaruhi preferensi konsumen terhadap produk saus sebagai pelengkap makanan.
Revitalisasi Perpustakaan Desa untuk Meningkatkan Minat Baca Anak di Desa Begendeng Kecamatan Jatikalen Nganjuk Nurul Dwi Lestari; Dyah Ayu Wulandari
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 3 No 2 (2024): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v3i2.3055

Abstract

Reading is an important thing to cultivate. Especially in the current information era, reading is a necessity for everyone. Education in Indonesia refers to the concept of learning throughout life (life long education). This concept means that throughout life humans continue to learn and one of the efforts that can be made in learning is reading. This service aims to develop and utilize libraries that already exist but are not yet running optimally as an effort to increase children's interest in reading. The library is a library located in Begendeng village. Begendeng Village is one of the villages located in Jatikalen District. This service activity uses the PAR method. In this activity, the servant carries out 5 stages of implementation, namely to Know, to Understand, to Plan, to Action, and to Reflection. The result of this service activity was the re-functioning of the library in Begendeng Village. Apart from that, children are also more enthusiastic and go to the library more often to read.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Bentuk Aljabar Berdasarkan Teori Kesalahan Newman Mukhlisah Khoirunnisa Azzahra; Nurul Dwi Lestari; Faiqoh; Imam Rofiki
MAXIMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2026): MAXIMA: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Tadris Matematika Universitas KH. Mukhtar Syafaat Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/maxima.v3i2.4571

Abstract

Kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita bentuk aljabar masih rendah karena kesulitan memahami konteks soal dan mengubahnya menjadi model matematika yang benar. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis kesalahan, tahap kesalahan yang paling dominan, serta penyebabnya berdasarkan prosedur Newman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 32 siswa melalui tes tertulis dan wawancara semi terstruktur pada dua subjek terpilih. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi menggunakan lima indikator kesalahan Newman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan terbesar terjadi pada tahap keterampilan proses (68,88%), penulisan jawaban akhir (73,33%), dan transformasi (57,77%), yang dipengaruhi ketidakmampuan siswa membangun model matematika, kesalahan prosedur operasi aljabar, serta lemahnya pengecekan jawaban akhir. Kesalahan membaca dan memahami soal juga muncul namun dengan persentase lebih rendah. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa kelemahan utama terletak pada kemampuan prosedural dan translasi informasi verbal ke bentuk aljabar, sehingga diperlukan pembelajaran yang menekankan pemahaman langkah-langkah penyelesaian, scaffolding, dan latihan terarah untuk mengurangi kesalahan serupa.