Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : AKSIOMA

Optimasi Trim Loss menggunakan Integer Linear Programming pada Cutting Stock Problem untuk industri meubel (Studi Kasus pada UD. Flybers) Ismail Djakaria; Fenly B Mohamad; Djihad Wungguli
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v12i1.7002

Abstract

Trim loss merupakan kerugian yang timbul dari hasil pemotongan yang tidak optimal. Trim loss dipengaruhi beberapa faktor salah satunya yaitu peletakan pola pemotongan yang kurang tepat. Trim loss dapat diselesaikan dengan beberapa metode salah satunya menggunakan metode cutting stock. cutting stock digunakan pada pengoptimalan pemotongan sisa material yang tidak dapat digunakan lagi. Pada cutting stock dipengaruhi oleh masalah pola pemotongan disebut cutting stock problem(CSP). CSP dapat diselesaikan dengan menggunakan pendekatan integer linear programming (ILP). ILP adalah salah satu model dalam program linear yang variabel keputusannya berbentuk bilangan positif atau nol.
Penjadwalan karyawan Qmart Super Store menggunakan metode Goal Programming secara Preemptive dan Nonpreemptive Syafrudin, Marisa; Djakaria, Ismail; Nuha, Agusyarif Rezka; Wungguli, Djihad
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 3 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v14i3.17005

Abstract

Penjadwalan karyawan adalah salah satu masalah organisasi yang rumit dipecahkan. Faktor yang membuat penjadwalan karyawan menjadi rumit adalah karakteristik organisasi, ketidakhadiran, serta kualifikasi dan keahlian karyawan. Karena banyaknya faktor tersebut masalah penjadwalan menjadi sangat luas dan bervariasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan penjadwalan karyawan. Hasil dari penelitian ini diperoleh dengan menggunakan 2 skenario, skenario satu (Preemptive) dan skenario dua (Nonpreemptive), nilai fungsi tujuan bernilai 0 dengan solusi optimal  dan , artinya semua kendala yang dimodelkan terpenuhi sehingga penjadwalan dengan Preemptive Goal Programming dan Weighted Goal Programming dikatakan lebih optimal dibandingkan penjadwalan secara manual.