Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Promo Diskon dan Gratis Ongkir Di Platform E-commerce Pada Minat Belanja Mahasiswa di Indonesia Maziyah Farhah; Muhammad Demas Priyananda; Irfan Hidayat; Wahyu Hidayat; Hadi Peristiwo; Fitri
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat belanja mahasiswa, khususnya terkait dengan promo diskon dan pengiriman gratis. Dalam era digital saat ini, kemudahan akses dan berbagai penawaran menarik dari platform belanja online menjadi faktor penting yang mempengaruhi perilaku konsumen muda. Studi ini mengeksplorasi bagaimana diskon promosi dan penawaran pengiriman gratis dapat meningkatkan minat belanja di kalangan mahasiswa. Data dikumpulkan melalui survei yang mencakup berbagai aspek seperti preferensi belanja, faktor pendorong, dan kendala yang dihadapi. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pelaku e-commerce dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif untuk menarik segmen pasar mahasiswa.
Pelatihan Pendekatan Pembelajaran Deep Learning dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Guru SD di Tiga Gili Kabupaten Lombok Utara Handika, Ilham; Muhammad Makki; Muhammad Tahir; Muhammad Erfan; Irfan Hidayat
DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2025): DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum teranyar yang dterapkan oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan pada tingkat satuan pendidikan dasar maupun menengah. Salah satu pendekatan pembelajaran dari kurikulum ini adalah penggunaan pendekatan pembelajaran deep learning dalam proses pembelajaran. Pendekatan deep learning merupakan hal yang baru bagi guru-guru sekolah dasar tiga gili (gili air, gili meno, dan gili trawangan). Guru-guru juga masih belum mempunyai pemahaman yang menyeluruh tentang konsep pembelajaran deep learning. Solusi yang ditawarkan adalah diadakannya workshop mengenai pendekatan pembelajaran deep learning dalam implementasi Kurikulum Merdeka sebagai bentuk peningkatan kualitas pembelajaran guru di tiga gili kabupaten lombok utara. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan guru mengenai pembelajaran deep learning, mempunyai pemahaman mengenai karakterstik keberagaman siswa sebagai tindak lanjut terhadap pemberian layanan belajar. Kegiatan workshop dilakukan pada tanggal 30 Agustus 2025 di SDN 2 Gili Indah yang dihadiri Tim pengabdian, kepala SDN 2 Gili Indah, Kepala SDN Gili Air, Kepala SDN Gili Meno, dan guru-guru dari tiga gili. Dari workshop ini diperoleh rancangan kegiatan pembelajaran dengan pendekatan deep learning yang disesuaikan dengan lingkungan peserta didik yaitu lingkungan pariwisata. Kegiatan ini selain mendapat respons yang positif dari guru-guru tiga gili, juga menjadi wadah diskusi bagi pihak akademisi (program studi PGSD dengan praktisi guru-guru dan kepala sekolah siswa dengan karakteristik kewilayahan pariwisata.
PENERAPAN METODE DECISION TREE PADA SISTEM DIAGNOSIS PREDIKSI PENYAKIT UMUM BERDASARKAN KELUHAN (STUDI KASUS RUMAH SAKIT ISLAM JEMURSARI SURABAYA) Irfan Hidayat; Rokhmatul Insani; Berlian Rahmy Lidiawaty
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 3 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i3.6266

Abstract

Sebagian masyarakat masih menganggap remeh dan enggan untuk memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter karena berbagai macam kondisi. Kurangnya penyebaran dokter di beberapa wilayah di Indonesia juga berpengaruh terhadap pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem diagnosis penyakit umum berdasarkan gejala berbasis web menggunakan metode klasifikasi Decision Tree. Penelitian ini mengambil obyek penelitian di Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya dengan menggunakan dataset berupa data rekam medik pasien sebanyak 9934 data. Atribut dataset yang digunakan dalam sistem ini termasuk keluhan, rps, dan diagnosa. Hasil yang didapatkan dari sistem diagnosis penyakit umum berdasarkan keluhan berbasis web dengan menggunakan algoritma CART ini mampu menghasilkan akurasi sebesar 96.61 %. Kemudian kinerja model CART dievaluasi menggunakan cross-validation, yang menunjukkan bahwa model tidak overfitting. Kesalahan per fold stabil, dengan rata-rata nilai error 5.69 %, menunjukkan bahwa model tdak terlalu sensitif terhadap perubahan data dan dapat bekerja dengan baik pada data yang baru. Nilai error training 2.42 % lebih rendah dari nilai error testing 0.0339, tetapi selisih yang tidak signifikan yaitu sebesar 0.97 %, menunjukkan kemampuan model untuk menggeneralisasi dengan baik ke data baru.
TINGKAT AI LITERACY MAHASISWA PROGRAM STUDI PERPUSTAKAAN DAN ILMU INFORMASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG BERSPEKTIF DAVY TZS KIT NG Irfan Hidayat; Gustina Erlianti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.61627

Abstract

The advancement of Artificial Intelligence (AI) technology has significantly impacted the educational landscape, particularly regarding students' academic activities. The ability to understand, use, evaluate, and apply AI ethically constitutes a crucial competency known as AI Literacy. This study aims to assess the AI ​​Literacy level of students in the Library and Information Science program at Universitas Negeri Padang, based on the framework proposed by Davy Tsz Kit Ng, which encompasses four dimensions: AI Understanding, AI Use, AI Evaluation, and AI Ethics. A descriptive quantitative approach was employed, with a sample of 79 students from the Class of 2021 selected using the Slovin formula. Data were collected via a Likert-scale questionnaire and analyzed descriptively. The results indicate that the students' AI Literacy level falls into the "good" category, with an average score of 3.23. Specifically, the scores for the indicators were 3.20 for AI Understanding, 3.20 for AI Use, 3.28 for AI Evaluation, and 3.27 for AI Ethics. These findings demonstrate that the students possess a solid ability to grasp fundamental AI concepts, utilize AI for academic tasks, critically evaluate AI outputs, and understand the ethical aspects of its use. Nevertheless, further enhancement of AI Literacy competencies is still required, particularly in strengthening critical thinking skills, information verification, and the understanding of AI ethics within the academic environment.
Workshop Optimalisasi Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Dasar melalui Inovasi Pembelajaran Humanistik di SDN 2 Semayan Ilham Handika; Syarifuddin; Asrin; Irfan Hidayat; Nanda Mustika Meilan
DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 02 (2026): DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pedagogical competence of elementary school teachers involves not only the ability to deliver instructional content but also the ability to establish learning interactions that respect students’ characteristics, needs, and potential. Based on the conditions identified at SDN 2 Semayan, there is a need to strengthen teachers’ understanding of a learning approach that places greater emphasis on human values in the educational process. This community service activity aimed to strengthen teachers’ understanding of the humanistic learning approach and basic humanistic values that can be applied in learning interactions. The activity was conducted through preparation, material presentation, discussion, and exploration and reflection on humanistic values. The materials covered the basic concepts of humanistic learning, empathy, respect for students, care, tolerance, positive communication, and the creation of a safe learning environment. The results indicated strengthened participants’ understanding and awareness of the importance of humanistic values in developing positive learning interactions. The discussion also provided opportunities for teachers to relate humanistic principles to their experiences in elementary school learning. This activity is important as an initial effort to strengthen teachers’ pedagogical competence and encourage more student-centered learning that supports students’ overall development.
Optimizing the Ratio Concept Learning through Game Wordwall in 4th Grade Elementary School Irhas Irhas; Irfan Hidayat; Muhammad Muhammad; Muhammad Lutfi; Heri Sopian Hadi
MASALIQ Vol 5 No 3 (2025): MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/masaliq.v5i3.5861

Abstract

This study aimed to evaluate the effectiveness of using Wordwall games to enhance fourth-grade elementary school students' understanding of ratio concepts. A one-group pretest-posttest design was implemented involving 19 participants. Data were gathered through pretest and posttest assessments administered before and after the instructional intervention utilizing Wordwall games. The results of the paired samples t-test revealed a statistically significant improvement in students' performance, with pretest scores (M = 42.63, SD = 11.349) substantially lower than posttest scores (M = 80.79, SD = 9.319), t(18) = -29.806, p < .001. Additionally, Pearson correlation analysis indicated a strong and significant positive relationship between pretest and posttest scores (r = 0.872, p < .001), suggesting consistency in learning gains. These findings demonstrate that integrating gamified learning tools such as Wordwall games can effectively support students’ comprehension of mathematical concepts, particularly ratios. The study underscores the pedagogical value of gamification in elementary mathematics education, offering both cognitive and motivational benefits that contribute to improved learning outcomes.