Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Daya tarik utama Pantai Biru: memahami pilihan wisatawan di Kabupaten Bangkalan Dewi, Devina Liza Shinta; Arifiyanti, Nurul; Kurniyanto, Ifan Rizky
Agriscience Vol 6, No 3: November 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v6i3.28965

Abstract

Pariwisata di pantai utara Pulau Madura terus berkembang, ditandai dengan semakin banyaknya destinasi wisata baru. Pantai Biru merupakan objek wisata potensial yang terletak di Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan. Jumlah pengunjung pantai biru mengalami penurunan beberapa tahun terakhir yang dipengaruhi oleh keterbatasan fasilitas, aksesibilitas, aktivitas wisata dan daya tariknya. Kondisi ini mengidentifikasi adanya kebutuhan untuk memahami preferensi pengunjung dan meningkatkan kualitas pengelolaan pada destinasi wisata ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pengunjung Pantai Biru dan menganalisis preferensi pengunjung terhadap objek Pantai Biru. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik accidental sampling dengan melibatkan 45 responden yang memenuhi kriteria. Analisis data dilakukan menggunakan metode deskriptif dan analisis konjoin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut yang paling disukai pengunjung adalah fasilitas spot foto, aktivitas wisata berenang, daya tarik pemandangan alam, dan aksesibilitas penunjuk jalan. Segi kepentingan, fasilitas menjadi atribut yang paling penting, diikuti oleh aksesibilitas, aktivitas wisata, dan daya tarik wisata. Rekomendasi ini ditujukan kepada pihak pengelola, dengan harapan dapat meningkatkan fasilitas, aksesibilitas, aktivitas wisata, serta daya tarik untuk lebih memenuhi kebutuhan pengunjung dan meningkatkan daya tariknya.
Pemberdayaan Kelompok PKK Desa Guwosari Pajangan Bantul Yogyakarta dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting melalui Edukasi Gizi dan Pola Asuh Maharani, Oktaviana; Ratnaningrum, Ayu Yunita; Arifiyanti, Nurul; Utami, Wulan Tri Puji; Sholikhah, Jasmin Adinda; Setyaningsih, Adinda; Kasanah, Rosida Nur; Rahmasari, Riska Miftakhul; Saputra, Muhammad Gufron Eka; Rahmadanti, Rheta Nurhaida
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 4 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i4.25418

Abstract

Stunting masih menjadi masalah nasional dengan prevalensi 21,6% pada tahun 2022, yang erat kaitannya dengan periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kondisi ini berdampak serius terhadap tumbuh kembang anak dan masa depan kualitas sumber daya manusia. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah pemberdayaan masyarakat melalui kelompok PKK, yang memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan keluarga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota PKK Desa Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul dalam pencegahan dan penanganan stunting melalui edukasi gizi dan pelatihan pola asuh. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi kelompok, simulasi, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Uji normalitas Shapiro–Wilk menunjukkan data tidak berdistribusi normal (p 0,001), sehingga analisis dilanjutkan dengan uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil uji menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan peserta setelah kegiatan (W = 0,00; p 0,001). Selain peningkatan pengetahuan, peserta juga menunjukkan perubahan sikap dalam praktik pemberian makanan bergizi, pola asuh, dan kesadaran pentingnya stimulasi tumbuh kembang anak. Kesimpulannya, pemberdayaan PKK melalui edukasi gizi dan pola asuh terbukti efektif sebagai strategi pencegahan stunting di tingkat keluarga dan layak direplikasi di wilayah lain dengan dukungan lintas sektor.
Efektivitas Program Pembelajaran Diferensiasi untuk Guru Taman Kanak-kanak Achmad Dardiri; Nur Cholimah; Arif Wijayanto; Nurul Arifiyanti; Fatiya Hanif Al Afada; Muthia Dara Putri Anugraheni
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v9i2.85141

Abstract

Abstrak Studi ini mengevaluasi dampak program pembelajaran berdiferensiasi pada pengetahuan dan kesiapan perencanaan guru taman kanak-kanak dalam kerangka Kurikulum Merdeka. Desain pra pasca satu kelompok diterapkan pada 26 guru dari 24 sekolah. Pengukuran mencakup tes pengetahuan tentang diferensiasi dan penilaian kualitas rancangan modul ajar melalui rubrik yang menilai keselarasan tujuan dan asesmen serta diferensiasi konten proses dan produk. Rerata skor pengetahuan meningkat dari 213,6 menjadi 227,8 setara peningkatan relatif 4,89 persen. Peningkatan kualitas rancangan tampak pada sebagian besar indikator namun integrasi hasil asesmen diagnostik ke langkah pembelajaran masih menantang bagi sebagian peserta. Temuan menunjukkan asosiasi positif pelatihan dengan kompetensi perencanaan guru dan merekomendasikan dukungan lanjutan untuk penguatan integrasi asesmen. Kata kunci: pembelajaran berdiferensiasi, kurikulum merdeka, taman kanak-kanak   Effectiveness of Differentiated Learning Training for Kindergarten Teachers   Abstract This study evaluates the impact of a differentiated instruction program on kindergarten teachers’ knowledge and lesson planning readiness within the Merdeka Curriculum context. A one‑group pretest–posttest design was applied to 26 teachers from 24 schools. Measures included a knowledge test on differentiation and a rubric‑based appraisal of lesson module quality assessing goal–assessment alignment and differentiation of content, process, and product. Mean knowledge scores increased from 213.6 to 227.8, a relative gain of 4.89 percent. Improvements in planning quality were observed on most indicators, although integrating diagnostic assessment results into instructional steps remained challenging for some participants. Findings indicate a positive association between the training and teachers’ planning competence and suggest the need for continued support to strengthen assessment integration. Keywords: differentiation, independent curriculum, learning