Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

From Free Flow to Structured Lines: Comparing Kindergarten Children’s Drawings Prayitno Prayitno; Nurul Arifiyanti; Oktaviana Maharani; Rini Agustiningsih; Muhammad Ghufron Eka Saputra
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 17 No. 2 (2025): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v17i2.8128

Abstract

This study examines the differences in drawing patterns of kindergarten children during free drawing and guided drawing, using educational video stimuli. The research aims to describe the characteristics of children’s drawings in both contexts and analyze changes that occur after receiving visual guidance. Employing a descriptive quantitative approach with a one-group pretest–posttest design, the study involved 25 children aged 5–6 years selected through purposive sampling. Data were collected using observation sheets that assessed eight indicators of early childhood drawing development, including clarity and detail of form, balance of size and layout, and purposeful use of color. Pretest activities consisted of a 20-minute free drawing session, followed by a posttest after participants watched a 5–7-minute educational video about bees. Descriptive analysis showed an increase in the overall mean score from 2.5 (pretest) to 3 (posttest), indicating notable improvement across all indicators. Children’s posttest drawings displayed clearer and more detailed bee forms, more balanced composition, and purposeful color application. These findings suggest that structured visual media effectively support children’s perceptual-motor and visual-spatial skills, and can be used as a practical strategy to enhance artistic and cognitive development in early childhood classrooms.
Pengembangan Kemampuan Motorik dan Sosial Emosional Anak Usia Dini Menggunakan Permainan Tradisional Sudaryanti Sudaryanti; Prayitno Prayitno; Nurul Arifiyanti; Oktaviana Maharani
Jurnal Pendidikan Anak Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Department of Early Childhood Education, Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta in in cooperation with in cooperation with the Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD (PPJ PAUD) Indonesia based on the MoU Number: 030/PPJ-PAUD/VIII/2020.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v13i1.387

Abstract

Kemampuan fisik-motorik dan sosial-emosional adalah kemampuan yang menjadi dasar dan prediktor perkembangan anak di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran permainan tradisional dalam meningkatkan perkembangan fisik-motorik dan sosial-emosional anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur atau kepustakaan. Langkah-langkah penelitian meliputi review artikel yang relevan dengan rumusan masalah, analisis hasil penelitian, dan deskripsi hasil untuk penarikan kesimpulan. Hasil penelitian literatur menunjukkan bahwa permainan tradisional di berbagai daerah di Indonesia berperan penting dalam mengembangkan fisik-motorik dan sosial-emosional anak usia dini. Hubungan permainan tradisional dengan perkembangan fisik-motorik anak terlihat dari peningkatan kesehatan, kebugaran, dan kemampuan gerak (seperti kekuatan otot, daya tahan, fleksibilitas, kecepatan gerak, koordinasi, keseimbangan, dan kekuatan). Sementara itu, pengaruhnya terhadap perkembangan sosial-emosional anak terlihat dari interaksi anak dengan teman sebaya, keterampilan membangun hubungan, keterampilan memecahkan masalah, sosialisasi, kerja sama, rasa percaya diri, membantu teman, dan kerja sama dalam kelompok.
Analisis pendapatan usaha Bubur Ayam Mang Jay Di Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan Mohammad Rendi Ardana; Nurul Arifiyanti
Agriscience Vol 7, No 2: Juli 2026
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v7i2.35448

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran dalam perekonomian Indonesia salah satunya pada sektor kuliner. Tujuan penelitian ini menganalisis struktur biaya, penerimaan usaha, pendapatan usaha, serta kelayakan usaha Bubur Ayam Mang Jay yang berlokasi di Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan. Metode yang digunakan adalah data deskriptif kuantitatif melalui pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, kuesioner, dan observasi langsung terhadap pemilik usaha serta didukung oleh data sekunder dari literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi pada periode permintaan tinggi sebesar Rp2.573.701 per hari dengan volume produksi 350 porsi, sedangkan pada periode permintaan rendah sebesar Rp1.512.701 per hari dengan volume produksi 150 porsi. Penerimaan usaha pada periode permintaan tinggi mencapai Rp3.500.000 per hari dan pada periode permintaan rendah sebesar Rp1.500.000 per hari. Pendapatan bersih yang diperoleh pada periode permintaan tinggi sebesar Rp926.299 per hari, sedangkan pada periode permintaan rendah mengalami kerugian sebesar Rp12.701 per hari. Hasil analisis kelayakan usaha yakni nilai R/C Ratio pada periode permintaan tinggi sebesar 1,36 artinya usaha layak dijalankan, sedangkan pada periode permintaan rendah nilai R/C Ratio sebesar 0,99 yang menunjukkan kondisi mendekati titik impas. Nilai Break Even Point (BEP) produksi pada periode permintaan tinggi sebesar 90 porsi dan BEP rupiah sebesar Rp895.947, sedangkan pada periode permintaan rendah BEP produksi sebesar 156 porsi dan BEP rupiah sebesar Rp1.562.261. Usaha Bubur Ayam Mang Jay layak dijalankan pada periode permintaan tinggi, namun memerlukan strategi pengelolaan biaya dan penyesuaian produksi pada periode permintaan rendah agar tetap berkelanjutan.
Language Acquisition and Language Development in Early Childhood: Theoretical Perspectives and Implications for Education Desty Puspita Sari; Nurul Arifiyanti
Sustainable Vol. 8 No. 1 (2025): Integrating Innovation, Technology, and Management in Education
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/0e4eqq76

Abstract

Language acquisition in early childhood is a fundamental developmental process that forms the foundation for children’s cognitive, social, emotional, and academic growth. This study aims to explore the process of language acquisition and language development in early childhood within natural learning environments. Employing a qualitative descriptive approach, data were collected through naturalistic observation, semi-structured interviews with teachers, and documentation in early childhood education settings. The findings indicate that children’s language development emerges through a dynamic interaction between innate linguistic capacity, cognitive maturation, behavioral reinforcement, and social–emotional engagement. Children acquire language most effectively through meaningful interaction, repeated exposure, and supportive communication in everyday activities. The results also reveal that social interaction and emotional security significantly enhance children’s motivation to communicate, while cognitive readiness influences the complexity of language structures produced by children. These findings suggest that early childhood language acquisition cannot be explained by a single theoretical perspective but should be understood as a multidimensional process. Therefore, early childhood education programs should adopt holistic and interaction-based approaches that integrate linguistic, cognitive, and socio-emotional stimulation to support optimal language development.