Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PERANCANGAN HOTEL SWISS-BEL BOUTIQUE DI UBUD BALI DENGAN PENDEKATAN LOKALITAS Sutiaragen, Dara Lastri; Sarihati, Titihan; Liritantri, Widyanesti
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan Hotel Swiss-Bel Boutique di Ubud, Bali, dirancang denganpendekatan lokalitas yang mengedepankan integrasi filosofi Tri Hita Karana sebagailandasan utama desain interior. Latar belakang perancangan berangkat darikebutuhan akan akomodasi berkualitas tinggi di tengah pesatnya perkembanganpariwisata Ubud, yang menuntut perpaduan antara kenyamanan modern danpelestarian identitas budaya Bali. Tujuan perancangan ini adalah menciptakan hotelbutik bintang empat yang memanfaatkan material alami, ornamen tradisional, sertapengaturan ruang yang harmonis untuk menghadirkan suasana yang fungsional,estetis, dan sarat makna budaya. Proses perancangan dilakukan melalui observasilapangan, studi literatur, studi banding, studi preseden, dokumentasi visual, danpenyebaran kuesioner kepada pengguna hotel butik bintang empat. Hasilperancangan diwujudkan dalam penerapan tema Aesthetics of Harmony dan konsepBalance in Authenticity pada setiap elemen interior, mulai dari area publik hinggaprivat, sehingga menghasilkan pengalaman ruang yang natural dan personal.Perancangan ini diharapkan dapat memperkuat citra Ubud sebagai destinasi wisatabudaya, mendukung keberlanjutan lingkungan, dan memberikan nilai tambah bagpengunjung melalui pengalaman menginap yang berkesan serta terhubung secaraemosional dengan budaya lokal.Keywords : Hotel Boutique, Lokalitas, Swiss-bel, Tri Hita Karana, Ubud
PERANCANGAN ULANG PERPUSTAKAAN UMUM KOTA TANGERANG SELATAN DENGAN PENDEKATAN LEARNING COMMON S Firdausy, abila Putri; Liritantri, Widyanesti; Hidayat, Raisya Rahmaniar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan Umum Kota Tangerang Selatan memiliki peran penting dalam menyediakan aksesinformasi serta meningkatkan literasi masyarakat. Namun, kondisi eksisting menunjukkanketerbatasan, antara lain luasan ruang yang tidak memadai, fasilitas yang belum sesuai standar,serta pengaturan tata ruang yang belum optimal. Dalam kondisi tersebut serta dominasipengunjung dari kalangan anak-anak dan remaja, perancangan ini mengusulkan perancanganulang interior perpustakaan dengan pendekatan Learning Commons. Pendekatan LearningCommons mengedepankan lingkungan pembelajaran yang kolaboratif, fleksibel, dan interaktif.Metode perancangan yang digunakan mencakup studi literatur, observasi lapangan, wawancaradengan pihak terkait, dan analisis kebutuhan pengguna. Hasil perancangan mencakup konseporganisasi ruang berdasarkan segmentasi pengguna dan penerapan elemen interior sepertipencahayaan, warna, dan material yang mendukung kenyamanan, estetika, serta fungsi ruang.Perancangan bertujuan untuk meningkatkan kualitas sirkulasi ruang, meminimalisasi gangguankebisingan, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan melalui tata ruangyang fleksibel dan mudah diakses. Kesimpulan dari perancangan menunjukkan bahwapendekatan Learning Commons sangat relevan untuk mengubah fungsi perpustakaankonvensional menjadi ruang publik dinamis yang mendukung aktivitas edukatif, sosial, dankomunitas.Kata Kunci: Perpustakaan Umum, Learning Commons, Transformasi Perpustakaan, Desain ramah anak dan remaja.
PERANCANGAN ULANG PLAZA ASIA SUMEDANG DEPARTMENT STORE, FOOD COURT, DAN LOBBY Naufal, Muhammad Faris; Liritantri, Widyanesti; Palupi, Fajarsani Retno
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plaza Asia Sumedang yang berlokasi di Jalan Mayor Abdurahman Kota Sumedangmerupakan pusat perbelanjaan berkonsep mixed-use yang tidak hanya digunakan sebagaiarea untuk berbelanja namun terdapat fasilitas hotel Bintang Tiga, Bioskop, serta aulasebagai fasilitas untuk melaksanakan acara seperti seminar, resepsi pernikahan atau acaralainnya. Sejalan dengan visi Plaza Asia yaitu menjadi menjadi perusahaan di bidang retailyang termaju, terdepan dan terbesar di wilayah Priangan Timur, denganmemperhitungkan minat pengunjung yang semakin tinggi akibat adanya akses dari exitjalan tol Cisumdawu dan cukup pesatnya perkembangan daya tarik wisata di KabupatenSumedang, mengharuskan untuk memiliki tampilan visual yang lebih menarik sehinggamembuat pengunjung betah hingga tertarik untuk berbelanja dan kembali lagidikemudian hari. Salah satu upayanya adalah melakukan perancangan ulang interiornya.Perancangan ulang Plaza Asia Sumedang dilakukan pada area Asia Fashion di lantai dasar(Ground Floor), Food court Teras Jajan di lantai 2, dan Lobby GF Utama yang berfokusuntuk menciptakan suasana dan penerapan standar perancangan sebagai solusi untukkenyamanan dan pengalaman baru dalam berbelanja serta menambah daya tarikpengunjung dengan konsep perancangan yang lebih baik mengikuti tren desain retail storeterkini.Kata Kunci: Asia Fashion, Food court Teras Jajan, Lobby GF Utama, Tren desain interior retail store
PERANCANGAN ULANG RUMAH SAKIT TK.II MOH.RIDWAN MEURAKSA (RS KESDAM JAYA) JAKARTA DENGAN PENDEKATAN INDOOR HEALTH COMFORT Yudha, Dimas Fantri; Liritantri, Widyanesti; Siregar, Fernando Septony
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit Tk. II Moh. Ridwan Meuraksa adalah fasilitas kesehatan militer di bawah KesdamJaya yang juga melayani masyarakat umum dan menjadi pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon anggotaTNI-AD, sehingga membutuhkan kondisi interior yang mendukung kenyamanan. Namun, ditemukanbeberapa permasalahan seperti pencahayaan alami yang berlebih, suhu ruang yang tidak stabil, sirkulasi pascapandemi yang kurang maksimal, serta elemen interior seperti material, furnitur dan signage yang belummemenuhi standar. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilakukan perancangan ulang dengan pendekatanIndoor Health Comfort (IHC) yang terdiri dari delapan aspek utama. Penelitian ini dilakukan secara kualitatifmelalui observasi, wawancara, studi literatur, studi preseden, dan dokumentasi lapangan. Tema perancanganadalah Healing in Common Place, yang menggambarkan rumah sakit sebagai tempat penyembuhan bagisemua pengguna dari berbagai latar belakang, sedangkan konsep yang digunakan adalah Modern Space Basedon Comfort and Identity, yaitu desain interior modern yang menekankan kenyamanan tanpa menghilangkankarakter militer. Hasil perancangan menghasilkan ruang yang lebih aman, nyaman dan mendukung prosespenyembuhan, namun masih diperlukan pengembangan lebih lanjut bagi peneliti selanjutnya dikarenakanperkembangan teknologi material serta desain di masa yang akan datang agar rumah sakit dapat lebih optimalterhadap kebutuhan di masa mendatang.Kata kunci : Fasilitas Kesehatan Militer, Indoor Health Comfort, Healing in Common Place, Modern Space,Comfort and Identity.