Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Simulasi Penggunaan Instrumen Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) di Sekolah Dasar dan Menengah Bile, Robertus Lili; Yohanes Bayo Ola Tapo; Fransiskus Solanus Dopo
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.349

Abstract

This community service program aimed to enhance teachers’ and students’ understanding of the Indonesian Student Fitness Test (TKSI) as a standardized national fitness assessment. The program was carried out in five partner schools in Golewa District through participatory mentoring and direct simulation. The methods included socialization, training, and field practice involving teachers and students. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed descriptively. The results showed improved teachers’ understanding of TKSI procedures, from equipment preparation to data recording, while students gained direct experience with standardized fitness testing. The simulation-based learning approach supported teachers in mastering technical skills and fostering awareness of physical fitness importance in schools. Outputs included a practical TKSI guide, baseline student fitness data, enhanced teacher competence, and strengthened collaboration between the university and partner schools. This program contributes to improving school-based fitness assessment quality and reinforces physical education’s role in promoting students’ healthy lifestyles.
Analisis Kebugaran Jasmani Siswa Sekolah Dasar dan Menengah di Kecamatan Golewa Bile, Robertus Lili; Tapo, Yohanes Bayo Ola; Dopo, Fransiskus Solanus
Jurnal Porkes Vol 8 No 3 (2025): December: Article in Progress
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v8i3.31631

Abstract

This study aims to evaluate the physical fitness levels of elementary and middle school students in Golewa District. This quantitative cross-sectional study involved a population of 547 students from 5 schools. A sample of 222 students was selected purposively. The measurement instrument used was the Indonesian Student Fitness Test (TKSI). Data analysis techniques were analyzed descriptively using SPSS 25 and TKSI standard norms. The results of the fitness study did not increase linearly with age. Phases A (grades 1-2 elementary school) and C (grades 5-6 elementary school) showed a good category (scores of 3.96 and 3.92), while phases B (grades 3-4 elementary school), D (junior high school), and EF (senior high school) were in the sufficient category (scores of 3.4, 3.58, and 3.54). Cardiovascular endurance declined consistently to the poor category (2.7) in high school, while muscle strength remained relatively stable. The results show a fluctuating pattern of fitness development. Fitness was relatively high in the early phase (grades 1–2) and late elementary school (grades 5–6), but declined in the middle of elementary school (grades 3–4) and remained consistently low in junior high and high school. The component that declined the most was cardiovascular endurance, while muscle strength remained relatively stable in all phases. It was concluded that fitness development is fluctuating and is determined more by the quality of learning and consistency of physical activity than by age alone.
THE IMPLICATIONS OF TRADITIONAL SAGI BOXING ON STUDENTS' PHYSICAL FITNESS: A PHENOMENOLOGICAL STUDY Bile, Robertus Lili; Ola Tapo, Yohanes Bayo; Dopo, Fransiskus Solanus
JURNAL EDUSCIENCE Vol 12, No 6 (2025): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Thailand, Malaysia and Indonesia)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jes.v12i6.8047

Abstract

Purpose – This study aimed to explore students' experiences of traditional Sagi boxing practices and examine their implications for physical fitness. The research background is based on the low level of physical fitness among Indonesian students and the need for local wisdom-based innovations in physical activity.Methodology – The study employed an exploratory mixed-methods design with an emphasis on the phenomenological approach. Qualitative data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation of students actively practicing Sagi boxing in So'a Sub-district. Quantitative data were obtained through physical fitness measurements using the Indonesian Student Fitness Test.Findings – Students interpreted Sagi boxing not only as a cultural tradition but also as a physical activity that benefits fitness and mental balance. TKSI data indicated that the majority of participants' physical fitness fell within the fair to good category.Contribution – This study concludes that Sagi traditional boxing has excellent potential as an alternative activity to support students' physical fitness while preserving local culture. The findings provide a foundation for integrating traditional sports into physical education curricula.
PENGEMBANGAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PEMBUATAN JAMU TERNAK DI DESA SELALEJO Bile, Robertus Lili; Meka, Marsianus; Dopo, Florentianus; Kabe, Kristoforus Lina; Ngao, Maria Inosensia; Naru, Gisela; Ndange, Sisilia
Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jckkn.v1i1.2170

Abstract

Kegiatan pengabdian terhadap masyarakat dilatarbelakangi permasalahan wabah penyakit yang menyerang hewan ternak dan unggas yang terjadi di desa Selalejo pada musim pancaroba. Perubahan musim ini berdampak pada kesehatan ternak dan unggas. Meskipun banyak usaha dilakukan untuk mengatasinya, akan tetapi belum ada hasil yang maksimal. Oleh karena itu, ditawarkan solusi berupa pengolahan jamu ternak dan unggas yang dapat membantu masyarakat mengatasi masalah wabah yang menyerang ternak dan unggas. Pembuatan jamu ternak ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang diolah dari bahan-bahan alam. Manfaat dari jamu ini antara lain (1) meningkatkan daya tahan tubuh unggas dari serangan penyakit hewan (Newcastle Desease), (2) menambah nafsu makan, (3) menghilangkan bau kotoran, (4). meningkatkan sistem pencernaan. Sasaran dalam pembuatan jamu ternak ini adalah kelompok dasawisma yang ada di desa Selalejo yang dibimbing langsung oleh peserta KKN STKIP Citra Bakti. Metode yang digunakan dalam pembuatan jamu ternak adalah metode observasi dan wawancara, penyuluhan dan pendampingan pembuatan jamu. Hasil kegiatan pengabdian ini memberikan dampak yang positif dan terbukti adanya perubahan kesehatan hewan ternak dan unggas.
STRATEGI PENGELOLAAN KELAS PADA PEMBELAJARAN FUTSAL DI SEKOLAH DASAR: REFLEKSI PLP MAHASISWA PJKR Ngara, Simon Dappa; Bile, Robertus Lili; Natal, Yanuaris Ricardus; Bate, Nikodemus; Wani, Bernabas
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6775

Abstract

Pengelolaan kelas merupakan kunci keberhasilan pembelajaran, terutama dalam pembelajaran futsal di SDK Naru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi dan dampak pengelolaan kelas dalam pembelajaran futsal di sekolah dasar berdasarkan refleksi pengalaman Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR). Metode yang digunakan adalah deskriptif-reflektif dengan teknik observasi, catatan lapangan, dan refleksi pengalaman mengajar selama PLP. Subjek penelitian ini adalah satu mahasiswa PJKR STKIP Citra Bakti dan 28 siswa SDK Naru. Objek penelitian ini adalah strategi pengelolaan kelas dalam pembelajaran futsal. Data dianalisis secara kualitatif dengan tahapan: 1) Reduksi data, 2) Penyajian data, dan 3) Penarikan kesimpulan. Penelitian ini mengidentifikasi strategi pengelolaan kelas yang efektif dalam pembelajaran futsal di sekolah dasar. Melalui observasi dan catatan lapangan, ditemukan bahwa strategi seperti penerapan aturan yang konsisten, pengorganisasian kelompok, instruksi demonstratif, variasi permainan, penguatan positif, dan perhatian terhadap keselamatan dapat meningkatkan motivasi dan prestasi siswa, serta mengurangi risiko cedera. Temuan ini memberikan wawasan yang berharga bagi guru pamong dan mahasiswa PJKR untuk meningkatkan pengelolaan kelas yang lebih efektif.
IMPLEMENTASI PERMAINAN HARTA KARUN UNTUK MELATIH KETERAMPILAN DRIBBLING DAN MOTORIK KASAR PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Deu, Emanuel Sama; Tapo, Yohanes Bayo Ola; Bate, Nikodemus; Bile, Robertus Lili
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6776

Abstract

Keterampilan dribbling dan kemampuan motorik kasar merupakan komponen penting dalam pembelajaran PJOK di sekolah dasar karena berperan dalam pengembangan koordinasi, kelincahan, dan kontrol gerak siswa. Namun, proses pembelajaran yang masih bersifat monoton dan berpusat pada guru sering menyebabkan rendahnya keterlibatan aktif siswa. Permainan Harta Karun relevan diterapkan karena memadukan aktivitas eksploratif, kompetitif, dan gerak lokomotor yang mendukung pengembangan dribbling dan motorik kasar secara menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan capaian keterampilan dribbling dan kemampuan motorik kasar pada siswa kelas V SDK Tanalodu Bajawa setelah implementasi permainan Harta Karun. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan jumlah subjek sebanyak 20 siswa yang ditentukan melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan rubrik penilaian skala 1–4 dengan skor maksimal 20, dan analisis data dilakukan secara deskriptif melalui perhitungan nilai rata-rata dan persentase kategori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan dribbling memperoleh nilai rata-rata 14,6 dengan distribusi kategori sangat baik 30%, baik 45%, cukup 20%, dan kurang 5%. Sementara itu, kemampuan motorik kasar memperoleh nilai rata-rata 15,2 dengan distribusi kategori sangat baik 35%, baik 40%, cukup 20%, dan kurang 5%. Secara umum, capaian siswa didominasi kategori baik dan sangat baik pada kedua aspek. Berdasarkan temuan tersebut, implementasi permainan Harta Karun tergambarkan menunjukkan capaian positif pada keterampilan dribbling dan motorik kasar siswa serta berimplikasi bahwa permainan ini dapat menjadi alternatif pembelajaran PJOK yang aktif dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar.
PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL TALI MARDEKA UNTUK MENINGKATKAN KEBUGARAN JASMANI DAN KEAKTIFAN SISWA SMP Dopo, Fransiskus Solanus; Wani, Bernabas; Rewo, Josep Marianus; Tapo, Yohanes Bayo Ola; Bile, Robertus Lili
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6778

Abstract

Kebugaran jasmani dan keaktifan siswa SMP seringkali menjadi perhatian utama dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani. Namun, masih banyak siswa yang memiliki kebugaran jasmani rendah dan kurang aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kebugaran jasmani dan keaktifan melalui penerapan permainan tradisional tali merdeka pada siswa di SMPN SATAP 1 Bajawa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart, dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII yang terdiri dari 8 perampuan dan 7 laki-laki. Data penelitian dikumpulkan melalui tes kebugaran jasmani, observasi aktivitas siswa, dan dokumentasi pembelajaran. Instrumen penelitian berupa tes kebugaran jasmani dan lembar observasi yang disusun berdasarkan indikator pembelajaran. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tali mardeka dapat meningkatkan kebugaran jasmani dan keaktifan siswa. Permainan ini melatih daya tahan, kelincahan, dan kekuatan otot, serta meningkatkan partisipasi dan kerja sama siswa.  Selain itu, siswa terlihat lebih antusias, disiplin, dan mampu bekerja sama selama pembelajaran. Guru PJOK dapat menerapkan permainan tali mardeka sebagai alternatif metode pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dengan menyesuaikan kurikulum, memodifikasi permainan, dan memastikan keselamatan siswa.
PENINGKATAN KETERAMPILAN PASSING BOLA VOLI MELALUI PENDEKATAN DRILL DAN BERMAIN PADA SISWA SMP Aha, Arsenius Agung; Natal, Yanuarius Richardus; Bate, Nikodemus; Bile, Robertus Lili
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6781

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) berperan penting dalam pengembangan fisik, mental, dan sosial peserta didik, salah satunya melalui olahraga bola voli. Namun, masalah yang ditemukan di SMP Negeri 5 Bajawa adalah rendahnya keterampilan passing bola voli siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan passing bola voli dengan penerapan pendekatan drill dan bermain. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain model Kemmis dan McTaggart, terdiri dari dua siklus. Setiap siklus mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes keterampilan passing bola voli, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada keterampilan passing siswa setelah penerapan kedua pendekatan tersebut. Pada siklus II, nilai rata-rata keterampilan passing meningkat menjadi 80,75% dengan ketuntasan klasikal mencapai 90%. Selain keterampilan teknis, aspek non-teknis seperti keaktifan, disiplin, dan kerja sama juga mengalami peningkatan. Kesimpulannya, kombinasi pendekatan drill dan bermain efektif dalam meningkatkan keterampilan passing bola voli, baik dari segi teknik maupun aspek sosial, sehingga layak diterapkan dalam pembelajaran PJOK di SMP Negeri 5 Bajawa.
IMPLEMENTASI MODEL LATIHAN BUILD-UP FROM FLANK PADA TIM SEPAK BOLA Naru, Yohanes Paulus De Brito; Bile, Robertus Lili; Wani, Bernabas; Tapo, Yohanes Bayo Ola
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6784

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya efektivitas serangan tim sepak bola melalui sektor sayap pada Tim Citra Bakti Ngada, yang tampak pada akurasi umpan, penetrasi sayap, efektivitas crossing, koordinasi fullback dan winger, serta jumlah peluang yang dihasilkan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas implementasi model latihan build-up from flank dalam meningkatkan kualitas serangan melalui sektor sayap. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest design pada 20 pemain aktif yang dipilih secara purposive sampling. Perlakuan diberikan selama 6 sampai 8 minggu dengan frekuensi latihan 2 sampai 3 kali per minggu. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi performa taktis, analisis statistik pertandingan internal, dan dokumentasi video. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan perhitungan rata-rata, persentase peningkatan, dan gain score untuk menilai perubahan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada seluruh indikator, yaitu akurasi umpan ke sektor sayap dari 65% menjadi 81%, frekuensi penetrasi sayap dari 6 menjadi 11 kali per pertandingan, efektivitas crossing dari 40% menjadi 62%, koordinasi fullback dan winger dari 60% menjadi 78%, serta jumlah peluang dari sektor sayap dari 4 menjadi 8. Peningkatan tertinggi terjadi pada efektivitas crossing sebesar 22%, yang menunjukkan keberhasilan latihan berbasis situasi permainan. Rata-rata keseluruhan meningkat dari 59,5 menjadi 78,5 dengan selisih 19 poin. Kesimpulannya, model latihan build-up from flank efektif meningkatkan efektivitas serangan tim melalui sektor sayap secara lebih terstruktur, terkoordinasi, dan produktif.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KETERAMPILAN GERAK MANIPULATIF TERHADAP KOORDINASI DAN KELINCAHAN SISWA SEKOLAH DASAR Riwu, Frumensius Lawe; Wani, Bernabas; Natal, Yanuarius Ricardus; Bile, Robertus Lili
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6786

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya koordinasi dan kelincahan siswa sekolah dasar dalam pembelajaran PJOK, khususnya pada keterampilan gerak manipulatif, serta praktik pembelajaran yang cenderung umum dan belum menargetkan aspek motorik secara spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran keterampilan gerak manipulatif terhadap koordinasi dan kelincahan siswa kelas V SDK Regina Pacis Bajawa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain true experimental control group pretest-posttest design. Sampel berjumlah 30 siswa yang dibagi secara acak menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing 15 siswa. Data dikumpulkan melalui tes performa pretest dan posttest, observasi, serta dokumentasi. Instrumen yang digunakan meliputi Wall Pass Test, Vertical Throw Test, Shuttle Run 4 x 10 meter, dan lembar observasi teknik gerak. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas Shapiro-Wilk, kemudian Paired Samples T-Test dan Independent Samples T-Test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pretest kelompok eksperimen 53,67 dan kelompok kontrol 54,00, sehingga kondisi awal kedua kelompok setara. Setelah perlakuan, rata-rata posttest kelompok eksperimen meningkat menjadi 78,33, sedangkan kelompok kontrol sebesar 53,67. Uji Independent Samples T-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,000, dan uji Paired Samples T-Test pada kelompok eksperimen juga menunjukkan nilai signifikansi 0,000. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran keterampilan gerak manipulatif efektif meningkatkan koordinasi dan kelincahan siswa serta mendukung pembelajaran PJOK yang lebih aktif, terstruktur, dan bermakna. Temuan ini memperkuat pentingnya desain latihan progresif di sekolah dasar.
Co-Authors Aha, Arsenius Agung Bali, Yohanes Fromantinus Basri, Yulianus Bate, Nikodemus Bayo Ola Tapo, Yohanes Bebhe, Serviani Belo, Arigius Dadas, Maxima Jerika Daga, Cornelis Oscar Dewa Darmanto, Filemon Deisharjo, Yohanes Desi, Avelina Kurniati Deu, Emanuel Sama Dhema, Magdalena Florensa Dike, Rosadalima Dogho, Stefanus Dopo, Florentianus Dopo, Fransiskus Solanus Due, Yustianus Jordanius Ebu, Maria Yasinta Endang, Oktaviani Fransiskus Solanus Dopo Gowa Sunga, Yovita Klaudiana Gula, Yohanes Wilfianus Ina, Ludgardis Itu, Delviana Jehadun, Fransiskus Kabe, Kristoforus Lina Kedhi, Khatarina Keo, Emanuel Kolong, Maria Yolanda Kolong, Maria Yuwinda Lasa, Yohanes Lele, Yonatan Yasintus Lena, Antonius Linung, Flafiana Lou, Gordianus Albertus Esi Mana, Lazarus Meka, Marsianus Meka, Richardus Ubaldus Meo, Audentina Meo, Benedikta Indryani Milo Neta, Evodius Reinaldi Mite Ngole, Yohanes Fransiskus Moi, Apalonarin Naru, Gisela Naru, Yohanes Paulus De Brito Natal, Yanuaris Ricardus Natal, Yanuarius Ricardus Natal, Yanuarius Richardus Ndange, Sisilia Ndaung, Yohanes Debrito Nenot, Angela Nensiana Neta, Yulianus Roinaldo Ngao, Maria Inosensia Ngara, Simon Dappa Ngedo, Angelina Merici Ngedo, Anjelina Merici Nona, Anastasia Nono, Thomas Aquino Oje, Rofina Ola Tapo, Yohanes Bayo Panas, Yohanes Petrus Pili, Patricia Irene Rengge, Blasius Reri, Melkianus Rewo, Josep Marianus Ricardus Natal, Yanuarius Riwu, Frumensius Lawe Rose, Elentius Ferdinandus Sada, Apolonia Samri, Ferdinandus Suharharjana, Suharharjana Suri, Kristina Syukur, Ferdinando Tapo, Yohanes B. O. Tapo, Yohanes Bayo Ola Tawa, Elvidiana Tensa, Kristina Petra Ugha, Yohanes Symplisius Mite Wangge, Maria Carmelita Tali Wani, Bernabas Wea, Maria Rosari Yitu, Angela Mersi Yohanes Bayo Ola Tapo