Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Waqf Land Dispute Resolution in Indonesia and Malaysia: Legal and Cultural Approaches Ratih Agustin Wulandari; Raimon Efendi; Neng Vivie Nurfauziah Rukmini
Asy-Syari'ah Vol. 27 No. 1 (2025): Asy-Syari'ah
Publisher : Faculty of Sharia and Law, Sunan Gunung Djati Islamic State University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/as.v27i1.44202

Abstract

Abstract: Dispute resolution in the waqf land context is a matter of particular legal complexity; thus, it requires special attention. This research aims to provide a comparative analysis of waqf land dispute resolution mechanisms in Indonesia and Malaysia, with a focus on the role of local cultural values and Islamic legal norms. The present research employs a normative legal research approach, which involves the identification of legal rules, principles and doctrines to provide a resolution to the legal issues under consideration. The results indicate that the resolution of waqf land disputes in Indonesia and Malaysia uses divergent legal and cultural approaches. Despite the adherence to the Islamic waqf principle, there are discernible discrepancies in the dispute resolution methods, legal structures and cultural influences exhibited by these two nations. The influence of local cultural values on the two nations is evident. Indonesia places significant value on deliberation, cooperation and social sustainability, whereas Malaysia places greater emphasis on negotiation, mediation and economics. This research aims to provide tangible insights into institutional reforms and digital innovations in waqf governance and expand comparative analyses to other Islamic jurisdictions, thereby enriching the global discourse on waqf legal practices and dispute resolution.
Legal Analysis of Artificial Intelligence Utilization in The Formation of Authentic Deeds Under Indonesian Notarial Law Widya Wahyu Utami; Ratih Agustin Wulandari
Journal of Law, Society and Living Norms Vol. 1 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Norma Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66111/0hzq7c39

Abstract

Advancements in artificial intelligence (AI) had introduced new forms of automation into legal services, including notarial practice. This research examined the extent to which AI could be utilized in the formation of authentic deeds without violating the formal requirements stipulated under Indonesian law. Using a normative legal research methodology supported by a statute and conceptual approach, this study analyzed the Civil Code, the Notary Office Law, and the Electronic Information and Transactions Law, alongside recent scholarly literature. The findings showed that AI had no legal standing as a public official, could not verify the legal capacity or free will of the parties, and could not fulfill mandatory procedural requirements such as physical presence, reading of the deed, and witnessing. AI was therefore limited to administrative and analytical support, including drafting templates, conducting legal research, and managing electronic documents. The study concluded that the use of AI in creating authentic deeds remained legally impermissible, as the validity of such deeds depended on human supervision and direct involvement of a notary as mandated by statutory provisions.
Perlindungan hukum nasabah dalam perjanjian kredit perbankan: Analisis klausula baku dan ketidakseimbangan hak para pihak Verawati Verawati; Olivia Julyanda Saputri; Wegi Luansha; Ratih Agustin Wulandari
Journal of Sustainable Community Development Vol. 4 No. 2 (2026): Journal of Sustainable Community Development
Publisher : MID Publisher International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jm3fm023

Abstract

Penelitian ini menganalisis perlindungan hukum terhadap nasabah dalam perjanjian kredit perbankan serta mengkaji hubungan hukum antara bank dan nasabah dalam sistem hukum Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual melalui kajian terhadap peraturan perundang-undangan, literatur hukum, serta penelitian terdahulu yang relevan dengan bidang perbankan dan perlindungan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap nasabah telah diatur secara normatif dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang bertujuan memberikan kepastian hukum, keadilan, dan keseimbangan bagi para pihak. Namun demikian, dalam praktiknya nasabah masih berada pada posisi yang lemah akibat penggunaan perjanjian baku yang disusun secara sepihak oleh pihak bank tanpa adanya ruang negosiasi. Kondisi ini diperparah oleh rendahnya tingkat kesadaran hukum dan literasi keuangan masyarakat, serta lemahnya pengawasan dan penegakan hukum. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pengawasan, edukasi hukum kepada masyarakat, serta penerapan prinsip keadilan dalam setiap hubungan perbankan guna menjaga kepercayaan masyarakat dan stabilitas sistem perbankan nasional.
Pengembangan e-modul pencak silat berbasis falsafah dan karakter pada peserta didik jenjang Sekolah Menengah Pertama Muhammad Sukron; Ratih Agustin Wulandari; Bardisbah Bardisbah
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2022): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/altius.v11i2.132

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan e-modul pencak silat berbasis falsafah dan karakter pada siswa SMP yang valid, praktis, dan efektif. Target jangka panjang yang diharapkan adalah menyebarluaskan e-modul pencak silat berbasis falsafah dan karakter sebagai bahan referensi pembelajaran di SMP sehingga mampu menumbuhkan nilai-nilai karakter yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Target khusus yang ingin dicapai adalah mengintegrasikan nilai-nilai karakter melalui pembelajaran yang dikemas dalam suatu e-modul. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang terdiri dari empat tahap: pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Data uji validitas diperoleh melalui lembar validasi e-modul, data uji praktikalitas diperoleh melalui lembar praktikalitas e-modul dan data uji efektivitas diperoleh dari lembar tes kognitif dan angket karakter. Subjek uji coba lapangan adalah SMP Negeri 2 Pulau Punjung, Dharmasraya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul pencak silat berbasis falsafah dan karakter sangat valid, praktis dan sangat efektif digunakan dalam proses pembelajaran.