Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Inovasi Produk Olahan Hasil Laut Dan Jaringan Pasar Dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga Pada Kelompok Nelayan Di Desa Labuhan Haji Wahyu Agus Prianto; Mukmin Suryatni; Salsabila Rizkia Anju; Ni Putu Eka Satvika Devioni; Jumarep; Aranung Hirabella Badjideh; Qothrun Nada; Tia Hariani; Salsabila; Asni Fayanti; Alsyan Izul Muslim
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.14954

Abstract

Produksi hasil laut di Desa Labuhan Haji belum diimbangi dengan strategi pengolahan dan pemasaran yang efektif. Sebagian Besar nelayan hanya menjual hasil laut khususnya ikan dalam bentuk segar, sehingga ikan cepat mengalami kerusakan. Hal tersebut menyebabkan nelayan sering mengalami kerugian akibat keterbatasan dalam menjangkau pasar yang lebih luas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dilakukan program pemberdayaan melalui inovasi olahan hasil laut dan strategi pemasaran yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu (1) focus group discussion, (2) pelatihan Pengolahan dan Pengemasan Ikan Bage’ untuk memberikan edukasi dan pelatihan teknik pengolahan serta pengemasannya, dan (3) pengenalan strategi pemasaran melalui kegiatan studi banding ke salah satu UMKM yang berhasil. Hasil kegiatan menunjukan bahwa peserta pelatihan yang terdiri dari para istri nelayan telah memiliki keterampilan dalam pengolahan dan pengemasan salah satu produk olahan ikan yaitu Ikan Bage’ dengan menggunakan vacuum sealer. Selain itu, pengenalan strategi pemasaram melalui studi banding memberikan wawasan dan keterampilan kepada peserta dalam menjalin kemitraan dan menerapkan digital marketing. Pelatihan pengolahan dan pengemasan produk Ikan Bage’ serta pengenalan strategi pemasaran, berpotensi meningkatkan pendapatan keluarga kelompok nelayan di Desa Labuhan Haji dengan perolehan keuntungan sebesar 30%
Manajemen Bisnis pada Home Industri Makanan Olahan KUB Mule Usahe di Bukittinggi Kecamatan Gunung Sari Lombok Barat Muhamad Ilhamudin; Weni Retnowati; Rusminah Hs; Sarifudin Serif; Mukmin Suryatni
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15072

Abstract

Pengabdian ini ditujukan bagi pelaku usaha home industry makanan olahan KUB Mule Usahe di Bukittinggi Kecamatan Gunung Sari Lombok Barat, agar mereka dapat mengembangkan kemampuannya dalam hal mengelola kegiatan usahanya sesuai prinsip prinsip manajemen bisnis. Penyampaian materi dalam kegiatan ini dengan memberikan materi dalam bentuk penyuluhan pentingnya manajemen bisnis, dan menjelaskan aspek bisnis seperti pemasaran, keuangan, produksi, dan aspek organisasi. Selain itu, penyampaian materi juga dilengkapi dengan diskusi. Kegiatan dilakukan pada bulan Maret 2026 dengan metode penyuluhan, tanya jawab, dan diskusi. Jumlah peserta kegiatan adalah 20 orang yang terdiri dari pelaku usaha makanan olahan yang tegabung dalam KUB Mule Usahe. Proses kegiatan berlangsung lancar dan kondusif, materi penyuluhan relevan dengan masalah dan kebutuhan saat ini. Banyak muncul pertanyaan ataupun persoalan yang diajukan peserta, yang kadang-kadang dijawab oleh peserta lainnya, sehingga proses kegiatan ini menjadi sangat partisipatif. Kegiatan seperti ini perlu dilanjutkan di masa datang untuk membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengelola usahanya
Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Komunitas Melalui Manajemen Bisnis Dan Inovasi Produk Olahan Singkong Laila Wardani; Mukmin Suryatni; Muttaqillah; Wahyunadi, Hilmiati; Ni Putu Inten Nindya Paramitha
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15417

Abstract

Cassava is generally used as a snack or a substitute for rice, but it is usually processed using traditional methods because the community, particularly in rural areas, does not yet fully understand modern technology. This is reflected in a lack of creativity amongst the community, despite the existence of many cassava-based food products, as they are often unaware of the potential that can be developed from this commodity. There is a pressing need to process cassava into products with higher market value. The objective of this community service initiative is to educate the community so that untapped local potential can be optimised, particularly in ways that contribute to improving the welfare of farmers and agricultural workers. Therefore, it is necessary to develop cassava into various processed products that are long-lasting and have high economic value, such as cassava dodol, cassava sticks, cassava flour, and others, with more attractive packaging to reach a wider market network. The implementation method consists of several stages: identifying potential and issues, planning training programmes, conducting training outreach, carrying out training activities, and providing assistance to women’s groups under the auspices of the KUB Mule Angen. This activity was attended by members of the KUB Mule Angen group in Taman Sari Village, Gunung Sari Sub-district, West Lombok Regency. The results of this activity include
Pelatihan Dan Pendampingan Produksi Pupuk Organik Berbasis Limbah Ternak Pada Peternak Sapi Di Desa Beririjarak Lombok Timur Hailuddin Hailuddin; Hasil Tamsil; Abdul Azis Bagis; Mukmin Suryatni
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15530

Abstract

Pengembangan usaha peternakan pada hakekatnya merupakan suatu proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat yang dapat menunjang pembangunan nasional. Oleh karena itu menjadi tugas dan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat baik pemerintah maupun swasta, dan tentu juga perguruan tinggi beserta civitas akademikanya. Pembangunan bidang peternakan sudah semestinya untuk terus ditingkatkan untuk dapat mensejahterakan peternak melalui peningkatan kesempatan kerja dan berusaha, khususnya pada kelompok lapisan masyarakat bawah dipedesaan. Pemberdayaan usaha masyarakat peternak khususnya tergolong belum intensif, dan masih terfokus pada obyek ternak itu sendiri baik untuk penggemukan maupun pengembang-biakannya. Sementara potensi lain sebagai diversifikasi usaha, seperti pemanfaatna kotoran ternak belum banyak dilirik para peternak. Dengan dasar itulah kegiatan pelatihan dan praktik kerja ini dilakukan pada kelompok peternak di Desa Beririjarak Lombok Timur. Pelatihan ini dilakukan selama sehari penuh tanggal 9 Mei 2026 berlokasi di kantor desa, mulai penyampaian materi, tanya jawab dan dilanjutkan dengan praktik pembuatan pupuk dikandang kelompok sampai dengan siap packing. Pupuk yang sudah siap jual, sudah ditunggu oleh pedagang pengumpul untuk dipasarkan keluar Beririjarak. Proses ini berjalan lancar dan sukses karena saat pelatihan dilibatkan juga produsen pupuk langsung sekaligus distributor pupuk organik wilayah Lombok umumnya. Dengan metode kolaboratif ini mendapat respon yang sangat positif dari para peserta, mengingat masalah kotoran ini menjadi sumber pencemar lingkungan di desa setempat. Keseriusan tim pendamping dan pelatih serta para peserta dalam pelaksanaan kegiatan ini merupakan modal utama (sebagai faktor pendorong) untuk mengatasi berbagai permasalahan komplek khususnya dalam mengatasi masalah pencemaran lingkungan