Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Kemskinan, Tingkat Pengangguran dan Angkatan Kerja terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Sumatra Utara Purba, Putri Salsabilla; Siregar, Zulkifli; Amrani, Amrani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26394

Abstract

Tujuan penelitian Untuk mengetahui pengaruh kemiskinan terhadap per- tumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatra Utara. Untuk mengetahui pengaruh pengangguran terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Sumatra Utara. Untuk mengetahui pengaruh angkatan kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatra Utara. Untuk mengetahui pengaruh kemskinan, tingkat pengangguran dan angkatan kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatra Utara.Sampel pada penelitian, yaitu 2014-2023, alasan menggunakan data 10 ta- hun, karena data dalam rentang 10 tahun, membantu melihat pola dan tren yang lebih stabil dibandingkan dengan data jangka pendek. Ini berguna dalam analisis ekonomi, keuangan, perubahan iklim, dan sosial.Hasil penelitian diperoleh bahwa kemiskinan berpengaruh positif dan sig- nifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara tahun 2014- 2023. Artinya, jika terjadi peningkatan kemiskinan 1% maka akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 0.024%. dan sebaliknya jika terjadi penurunan kem- iskinan 1% maka akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 0.024%. Ting- kat Pengangguran berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara tahun 2014-2023. Artinya, jika terjadi pening- katan tingkat pengangguran 1% maka akan menurunkan pertumbuhan ekonomi sebesar 0.021%. Dan sebaliknya jika terjadi penurunan tingkat pengangguran 1% maka akan meningkatkan pengangguran sebesar 0.021%. Angkatan kerja ber- pengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Su- matera Utara tahun 2014-2023. Artinya, adalah jika terjadi peningkatan pertum- buhan ekonomi 1% maka akan menurunkan pertumbuhan ekonomi sebesar 0.015%, dan sebaliknya jika terjadi penurunan Angkatan kerja 1% maka akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 0.015%.
PENERAPAN TEKNOLOGI BIOFLOK PADA BUDIDAYA LELE UNTUK PENINGKATAN EKONOMI DAN KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT amiruddin, arfis; Siregar, Zulkifli; asfiati, sri; yani, indra; Evalina, Noorly; Harahap, Partaonan
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 31 No. 4 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v31i4.69661

Abstract

Teknologi bioflok merupakan salah satu inovasi dalam sistem budidaya ikan yang bertujuan meningkatkan efisiensi produksi, menjaga kualitas air, serta mengurangi ketergantungan terhadap pakan buatan. Dalam konteks budidaya ikan lele, teknologi ini terbukti efektif untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi ekonomi masyarakat pembudidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan sistem bioflok terhadap kualitas air, pertumbuhan ikan, efisiensi pakan, serta dampaknya terhadap ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi bioflok mampu menurunkan kadar amonia, nitrit, dan kekeruhan air secara signifikan, sekaligus meningkatkan kandungan oksigen terlarut. Ikan lele yang dibudidayakan dengan sistem bioflok menunjukkan peningkatan pertumbuhan bobot hingga 33%, penurunan rasio konversi pakan (FCR) sebesar 25%, serta peningkatan tingkat kelangsungan hidup mencapai 95%. Selain itu, biaya pakan dapat ditekan hingga 30–40% dan produktivitas meningkat hingga 47%. Penerapan teknologi bioflok tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan dengan menjamin ketersediaan sumber protein hewani yang berkelanjutan dan terjangkau bagi masyarakat. Kata Kunci: Teknologi Bioflok, Budidaya Lele, Efisiensi Pakan, Ketahanan Pangan.
PELATIHAN BATIK GAMBIR SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN KEARIFAN LOKAL DI DESA MAHOLIDA PAKPAK BHARAT Siregar, Rahmad Bahagia; Rimbawati, Rimbawati; Siregar, Zulkifli
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.944-953

Abstract

Desa MAHOLIDA berasal dari singkatan MALUM, OLIH dan MERSADA, merupakan sebuah desa hasil pemekaran pada tanggal 31 Agustus 2005. Desa MAHOLIDA adalah salah satu desa yang berada didaerah Pemerintahan Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe Kabupaten Pakpak Bharat. Jumlah penduduk desa MAHOLIDA berdasarkan profil desa tahun 2018 sebesar 807 jiwa. Menurut sumber data BPS tahun 2018 jumlah KK Miskin di Desa MAHOLIDA mencapai 15%. Berdasarkan survei lapangan yang telah dilakukan oleh tim, desa ini memiliki komoditas yang beraneka ragam, seperti: tanaman pangan (padi, jagung, ubi kayu, ubi jalar), buah-buahan (durian, petai dan jengkol) serta perkebunan (kakao, karet, sawit, gambir dan kopi). Dimana produksi gambir mencapai 9 ton/tahun. Selama ini gambir hanya diolah sacara tradisional untuk di keringkan lalu di jual dengan harga Rp 20.000 – 60.000/kg. Diketahui bahwa gambir dapat digunakan sebagai pewarna kain maupun sutra, hal ini menjadi dasar dilakukannya pengembangan gambir sebagai pewarna alami batik. Setelah program dilaksanakan, dari 20 orang peserta terdapat 15 orang yang memiliki hasil sangat baik, dimana dapat di bagi dalam 3 kategori: 5 orang sangat baik dalam sisi pembuatan pola, 5 orang sangat baik dalam pencantingan dan 5 orang sangat baik dalam pewarnaan. Namun kegiatan ini perlu di tingkatkan lagi durasi penyelengaraannya sehingga hasilnya lebih baik lagi. Dengan berakhirnya program diharapakan desa MAHOLIDA akan tumbuh sebagai pilot project pengembangan kearifan lokal berupa batik dengan bahan pewarna alami dari gambir
PENINGKATAN EKOMONI MASYARAKAT DESA PEMATANG JOHAR MELALUI USAHA BATIK SAWAH Rimbawati, Rimbawati; Siregar, Zulkifli; Yusri, Mohammad; Al qamari, Muhammad
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.934-943

Abstract

Salah satu daerah lumbung padi di Kabupaten Deli Serdang adalah Desa Pematang Johar. Desa  ini memiliki populasi penduduk 16000 jiwa/4000 KK yang tersebar pada 9 dusun, terletak ± 25 km di sisi timur  Kota Medan. Desa ini sangat strategis mengingat jaraknya yang cukup dekat dengan Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara. Hasil wawancara dengan Kepala Desa Pematang Johar bapak Sudarman, S.Pd diketahui bahwa luas area persawahan di daerah ini ± 2500 Ha, sehingga mampu menyadiakan pemandangan hamparan sawah sejauh mata memandang. Potensi tersebut menjadi inspirasi dalam pengembangan batik sawah yang digagas oleh seorang wirausaha muda yang sudah menekuni batik selama 8 tahun, namu memiliki keterbatasan peralatan. Berdasarkan hal tersebut, pelaksanaan Program Pengembangan Desa Mitra ini di fokuskan pada pengembangann home industri batik pada 3 dusun di Pematang Johar. Ada 3 hal penting yang dilakukan: 1) melakukan pelatihan untuk pemuala sebanyak 20 orang dan nenengah 30 orang, 2) pemberian peralatan produksi, 3) pendampingan dalam manajemen. Dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh tim bersama mitra terjadi peningkatan produksi sebesar 300 % setelah program dilaksanakan. Walaupun kondisi pandemi, sehingga mampu menambah pendapatan para pembatik dari 1,5 juta/bln menjadi 4-5 juta/bln.
Sosialisasi Upaya Peningkatan Kemampuan Bersaing UMKM di Era Digital Sekitaran Kota Pinang Kabupaten Labuhan Batu Selatan Siregar, Zulkifli; Tarigan, Nur M Ridha; Nst, Venny Fraya Hartin; Wijaya, Doly Muhendy; Puspitasari, Ekas Mibari; Azaman, Azaman; Tumanggor, Boy Rizky
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1413

Abstract

The purpose of the Community Service (PkM) activity, which involved socializing efforts to improve the competitiveness of MSMEs in the digital era, for residents of Pinang City, South Labuhan Batu Regency, was to raise awareness of the importance of starting MSMEs, how to develop MSMEs and digital marketing, and keep up with current developments. The socialization method was carried out in two stages: direct presentation of material and mentoring. Twenty MSME entrepreneurs participated in the activity. The results showed that the MSME Socialization successfully helped residents and MSME entrepreneurs gain knowledge on how to start MSMEs, how to develop MSMEs, how to market them, and how to use digital marketing to further increase sales turnover. Participants were able to understand the material related to MSMEs. Residents gained skills in using social media and sales websites for digital marketing. The satisfaction of the participants was evident in the high attendance and enthusiasm of the participants throughout the socialization activity.
PENGARUH INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DAN PENGANGGURAN TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI INDONESIA Andini, Balqis Sri; Siregar, Zulkifli; M. Sahnan, M. Sahnan
MEDIA MANAJEMEN JASA Vol 13, No 2 (2025): MEDIA MANAJEMEN JASA (MMJ)
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 jAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/mmj.v13i2.9146

Abstract

ABSTRAKStudi ini meneliti bagaimana IPM dan pengangguran mempengaruhi tingkat kemiskinan Indonesia pada tahun 2014–2023. Data sekunder Badan Pusat Statistik (BPS) dan analisis regresi linier berganda SPSS digunakan dalam investigasi kuantitatif ini. Data studi menunjukkan bahwa IPM dan pengangguran mempengaruhi kemiskinan. Selama periode studi, rata-rata IPM adalah 68,22, pengangguran 6,79%, dan kemiskinan 14,98%. Normalitas, tidak adanya multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi ditemukan dalam data penelitian melalui uji asumsi konvensional. IPM memiliki efek negatif dan signifikan terhadap kemiskinan, tetapi pengangguran memiliki efek positif dan signifikan. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,875 menyiratkan bahwa IPM dan tingkat pengangguran mencakup 87,5% varians dalam tingkat kemiskinan, sedangkan 12,5% sisanya didorong oleh faktor eksternal yang tidak dimodelkan. Uji-t dan uji-F menunjukkan bahwa kedua faktor independen tersebut mempengaruhi kemiskinan secara individual dan kolektif. Model yang digunakan dalam karya ini cocok untuk menjelaskan hubungan HDI-pengangguran-kemiskinan Indonesia. Kata kunci: Indeks Pembangunan Manusia, Pengangguran, Tingkat Kemiskinan ABSTRACT            This study examines how HDI and unemployment affect Indonesia's poverty rate in 2014–2023.  The Central Statistics Agency (BPS) secondary data and SPSS multiple linear regression analysis are used in this quantitative investigation.  Data study shows that HDI and unemployment affect poverty.  Over the study period, the average HDI was 68.22, unemployment was 6.79%, and poverty was 14.98%.  Normality, absence of multicollinearity, heteroscedasticity, and autocorrelation are found in the research data via the conventional assumption test.  The HDI has a negative and significant effect on poverty, but unemployment has a positive and significant effect.  The coefficient of determination (R²) of 0.875 implies that the HDI and unemployment rate account for 87.5% of the variance in poverty rates, while the remaining 12.5% is driven by external factors not modelled.  The t-test and F-test show that both independent factors affect poverty individually and collectively.  The model utilised in this work is suitable for explaining the Indonesian HDI-unemployment-poverty link.Keywords: Human Development Index, Unemployment, Poverty Rate
PENERAPAN PEMBANGKIT TENAGA SURYA PADA OBJEK WISATA KAMPUNG SAWAH GUNA MENGURANGI BIAYA PEMBELIAN ENERGI LISTRIK Rimbawati, Rimbawati; Siregar, Zulkifli; Yusri, Mohammad; Al Qamari, Muhammad
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i1.145-151

Abstract

This community service program aims to implement a Solar Power Plant (PLTS) to provide electrical energy in tourist areas called rice field tourism, in order to reduce the cost of purchasing electrical energy for managers. Besides, it is also a means of education for visitors to introduce green energy in the future. The design of PLTS is adjusted to the requirements of the load that will be served at the tourist attraction. Before carrying out development, the Team first conducted outreach to local residents to introduce technology in rural areas. After the rotating program for managing tourism objects, in this case BUMDes Johar Mandiri, was given training in the operation, maintenance / maintenance of the solar power generation system, so that after the program it was able to solve the troubleshooting that occurred both in the generation system, control and distribution system. The resulting capacity of the Solar Power Plant in this Sawah Tour is 3500 WP which is used to meet all lighting needs. With this program, managers can reduce costs by Rp. 3,000,000 / month for electricity needs.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS UMKM DI DESA PEMATANG JOHAR MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI OTOMATIS Rimbawati, Rimbawati; Siregar, Zulkifli; Yusri, Mohammad; Al qamari, Muhammad
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i8.2764-2773

Abstract

Desa Pematang Johar merupakan wilayah yang cukup berkembang di Kabupaten deli Serdang. Masyarakatnya yang majemuk menjadikan desa ini mampu mengembangkan potensi dari berbagai bidang, baik pertanian, industri kreatif serta UMKM yang bergerak dalam bidang makanan ringan berupa keripik singkong, keripik tempe dan bakery. Para pelaku UMKM tersebut mayoritas terkendala kurangnya alat pendukung produksi karena masih menggunkan yang manual. Berkaitan dengan hal tersebut maka fokus pelaksanaan program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) pada tahun ke 3 ini adalah mengembangkan UMKM yang ada di Desa Pematang Johar. Guna meningkatkan produktivitas usaha, maka Tim bersama mahasiswa merancang kebutuhan peralatan produksi berupa mesin perajang singkong otomatis berikut renovasi tungku serta ruang produksi, perajang tempe otomatis, mixer otomatis kapasitas 35 Ltr serta oven otomatis berukuran 130 x 60 x70 cm dengan bahan bakar Gas. Berdasarkan informasi dari para pelaku UMKM pasca program dilaksanakan terjadi peningkatan produksi sebesar 250 % untuk setiap produk. Hal ini menunjukkan pendapatan para pelaku UMKM juga mengalami peningkatan secara signifikan.Â