Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENERAPAN KEGIATAN SENAM IRAMA DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK KELOMPOK B DI RAUDHATUL ATHFAL MUSLIMAT NU MARTAPURA KABUPATEN BANJAR Wahyuni, Arisna; Siti Fatimah.MZ; Asiah
Darussalam Vol. 26 No. 02 (2025): Darussalam : Jurnal Ilmiah Islam dan Sosial
Publisher : LP2M IAI Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v26i02.427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kegiatan senam irama dalam mengembangkan kemampuan motorik kasar anak kelompok B yang dilakukan oleh seorang guru kepada anak didiknya yang diajarkan dalam penerapan kegiatan senam irama dengan irama musik dan gerak anggota badan, untuk mengembangkan motorik kasar anak. Perkembangan kemampuan motorik merupakan hal yang sangat penting untuk anak sama hal nya dengan perkembangan lainnya. Bertepatan dengan hal tersebut, RA Muslimat NU Martapura adalah salah satu sekolah yang menerapkan senam irama dalam pelaksanaan kegiatan senam karena itulah peneliti melakukan penelitian di sekolah tersebut. Adapun dalam permasalahan bagaimana penerapan kegiatan senam irama dalam mengembangkan kemampuan motorik kasar anak kelompok B? dan bagaimana kemampuan motorik kasar anak melalui kegiatan senam irama di kelompok B Raudhatul Athfal Muslimat NU Martapura Kabupaten Banjar. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini 20 orang anak dan guru kelompok B Raudhatul Athfal Muslimat NU Martapura Kabupaten Banjar.Sedangkan objeknya ialah penerapan kegiatan senam irama dalam mengembangkan kemampuan motorik kasar anak kelompok B di Raudhatul Athfal Muslimat NU Martapura Kabupaten Banjar. Hasil dari penelitian ini yaitu penerapan kegiatan senam irama dalam mengembangkan kemampuan motorik kasar anak kelompok B, penerapan nya satu minggu dua kali yaitu pada hari selasa dan kamis, dalam pelaksanaan nya senam irama dilakukan di halaman sekolah agar tujuan penerapan kemampuan motorik kasar anak dapat tercapai dengan baik. Kegiatan senam irama guru sebagai contoh atau instruktur di depan lalu anak-anak menirukannya, ada beberapa hal yang perlu disipkan sebelum senam irama di mulai yaitu mempersiapkan handphone dan sound sistem. Kemampuan motorik kasar anak dalam kegiatan senam irama ini sudah mampu dalam mengembangkan kemampuan motorik kasarnya, karena dengan senam irama perkembangan kemampuan motorik anak dapat berkembang secara optimal, semua anggota tubuh anak bergerak, dan kecerdasan kinestiknya bertambah karena anak memperhatikan gerakan dan memikirkan gerakan tersebut.
Program Penyiapan Arah Karir Siswa: Diagnosis Dan Konsultasi Minat, Bakat Dan Inteligensi Berbasis Tes Ginting, Rafael Lisinus; Mirza Irawan; Nainggolan, Elizon; Violina, Erwita Ika; Asiah
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 19 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada program ini yang menjadi mitra adalah Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Tigabinanga, Sumatera Utara. Sekolah ini sangat membutuhkan pendampingan terkait dengan permasalahan karir siswa karena terbatasnya program dan instrumen tes inteligensi, bakat dan minat. Tujuan program kemitraan masyarakat ini adalah untuk mengentaskan masalah yang dihadapi oleh mitra yakni terbatasnya akses untuk mendapatkan alat-alat tes yang berguna bagi penyiapan karir siswa,dana yang diperlukan untuk tes inteligensi, minat dan bakat sangat besar, adanya keterbatasan guru dalam melakukan pelayanan bimbingan untuk perkembangan karir siswa, tidak tersedianya panduan pelaksanaan program bimbingan konseling karir untuk membantu dalam pengembangan karir. Pelaksanaan program penyiapan arah karir siswa: Diagnosis dan Konsultasi Minat, Bakat dan Inteligensi Berbasis asesmen tes ini dilakukan dengan metode workshop diagnosis psikologis siswa dalam bidang minta bakat dan kecerdasan yang secara umum meliputi kegiatan tes minat bakat dan inteligensi menggunakan alat tes. Metode kedua adalah dengan FGD untuk program penyiapan arah karir siswa berbasis test. Keberhasilan kegiatan PKM ini dapat diukur berdasarkan luaran yang dihasilkan antara lain) terbantunya guru dan siswa dalam profiling minat bakat da kecerdasan mereka, siswa lebih percaya diri dalam menentukan arah karir untuk masa yang akan datang; tersedianya program BK karir bagi siswa di sekolah, peningkatan keterampilan guru dalam merancang instrumen kebutuhan karir.
THE CORRELATION BETWEEN MOTHERS' KNOWLEDGE LEVEL AND HANDLING TEMPER TANTRUM IN PRESCHOOL CHILDREN (4-6 YEARS): MOTHERS' KNOWLEDGE LEVEL; HANDLING TEMPER TANTRUM;CORRELATION BETWEEN MOTHERS' KNOWLEDGE LEVEL AND HANDLING TEMPER TANTRUM IN PRESCHOOL CHILDREN (4-6 YEARS) Asiah
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Temper tantrums are a common emotional developmental problem in preschool-age children caused by unfulfilled desires so that children throw tantrums, cry, and throw things. Many mothers do not know how to handle temper tantrums properly. This study aims to determine the relationship between mothers' knowledge levels and temper tantrum management in preschool-aged children (4-6 years) at TK RA Istiqomah, Bongas Wetan Village, Sumberjaya Subdistrict, Majalengka Regency, in 2024. This study employed a quantitative method with a correlational research design. The population included all mothers whose children attended TK RA Istiqomah, totaling 54 individuals. The sample consisted of 52 mothers selected using total sampling. Statistical data analysis was conducted using the Chi-Square test at a significance level of 5% (0.05). The results showed that 22 mothers (42.3%) had a moderate level of knowledge, and 19 mothers (36.5%) demonstrated a moderate level of temper tantrum management. The Chi-Square test yielded a p-value of 0.002 (p < 0.05), indicating a significant relationship between mothers' knowledge levels and temper tantrum management. This study encourages mothers to improve their knowledge of handling and understanding their children's temper tantrums by participating in parenting activities organized by TK RA Istiqomah.