Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Efektivitas Penempatan Apo (Alat Pemecah Ombak) Dalam Upaya Mendukung Pertumbuhan Mangrove (Rizophora sp.) yang Optimal Di Desa Cigorondong Muhammad Rizqi Wirawan; Ginanjar Pratama; Desy Aryani; Adi Susanto; Muta Ali Khalifa; Erik Munandar; Hery Sutrawan Nurdin; Hendrawan Syafrie
Journal of Marine Research Vol 14, No 1 (2025): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v14i1.48031

Abstract

Mangrove merupakan tanaman yang hidup di wilayah pesisir dan memiliki banyak manfaat seperti untuk meredam gelombang, menyimpan karbon, mencegah abrasi dan menstabilkan erosi. Upaya untuk menjaga kelestarian mangrove dilakukan penanaman di Desa Cigorondong dengan tambahan APO (Alat Pemecah Ombak) sebagai pelindung sementara hingga bibit mangrove mempunyai akar yang kuat untuk menahan gelombang secara alami. Penelitian ini bertujuan menganalisis laju pertumbuhan mangrove dengan tambahan APO sebagai upaya melindungi bibit mangrove. Penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling sebagai penentu titik stasiun dengan mempertimbangkan faktor lingkungan, stasiun 1 terletak dekat dengan aliran air hujan, terdapat karang besar, sedikit mangrove alami dan APO yang terbuat dari bambu. Stasiun 2 terletak tepat dibelakang mangrove alami dan ditambah APO yang terbuat dari bambu. Stasiun 3 hanya terdapat APO dari bambu yang menjadi alat pelindung bibit mangrove. Pemeliharaan dilakukan dengan pengukuran tinggi, diameter, jumlah daun dan jumlah bibit yang hidup, pengambilan parameter lingkungan dan sedimen. Hasil penelitian menunjukkan penempatan APO untuk upaya memecah gelombang masih kurang efektif karena ukuran APO dengan tinggi 1 meter dan panjang 6 meter tidak dapat melindungi seluruh bibit mangrove yang ada pada tiap stasiun. Bibit mangrove yang berhasil tumbuh dengan persentase (≥ 60%) hanya ada pada stasiun 2, karena memiliki bantuan perlindungan dari mangrove alami sehingga gelombang dapat terpecah secara optimal dan tidak secara langsung menghantam bibit mangrove. Selain itu, pertumbuhan mangrove juga dipengaruhi oleh parameter lingkungan dan karakteristik substrat.
Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja Awak Kapal Cantrang Menggunakan HIRA di PPP Tegalsari Kota Tegal: - Singgih Singgih; Adi Susanto; Nurhasanah Nurhasanah
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v5i4.8821

Abstract

Cantrang fishing operations involve a high level of occupational safety and health (OSH) risk due to the use of heavy fishing gear, mechanical equipment, and dynamic marine working conditions. This study aimed to identify potential hazards, assess risk levels, and develop occupational safety and health risk control measures for cantrang vessel crews using the Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) method. The study was conducted at Tegalsari Coastal Fishing Port, Tegal City, Indonesia, through field observations, interviews, hazard identification, and risk assessment based on likelihood and severity parameters. The results showed that hauling posed the highest risk (Risk Level = 20), followed by setting and towing (Risk Level = 16), while net arrangement and loading–unloading activities (Risk Level = 12) were classified as high-risk activities. Engine inspection (Risk Level = 9), vessel preparation, and catch sorting (Risk Level = 6) were categorized as moderate-risk activities. Risk control should prioritize the implementation of standard operating procedures (SOPs), routine equipment inspections, the use of personal protective equipment (PPE), and regular safety training for vessel crews. These findings provide a basis for implementing occupational safety and health risk management in cantrang fishing operations.
GERAKAN AKSI BERSIH PANTAI SEBAGAI WUJUD KEPEDULIAN MENJAGA LINGKUNGAN DI PULAU PANJANG KABUPATEN SERANG, BANTEN Erik Munandar; Ginanjar Pratama; Lana Izzul Azkia; Hendrawan Syafrie; Afifah Nurazizatul Hasanah; Muta Ali Khalifa; Bhatara Ayi Meata; Adi Susanto; Fahresa Nugraheni Supadminingsih; Devi Faustine Elvina Nuryadin; Desy Aryani; Fitri Afina Radityani
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 6 No 2 (2024): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v6i2.7307

Abstract

Pulau Panjang merupakan salah satu pulau yang berada di wilayah Teluk Banten, menjadi salah satu jalur laut strategis, termasuk dalam Wilayah Zona Ekonomi Ekslusif Kabupaten Serang, dan menjadi tujuan objek wisata khususnya pantai. Sampah yang berada di pantai akan meningkat seiring dengan peningkatan kegiatan. Oleh karena itu, perlu adanya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan pantai dengan tidak membuang sampah sembarangan ataupun membersihkan sampah kiriman. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan mengklasifikasi jenis sampah yang ada di pulau Panjang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah partisipatif masyarakat dalam kegiatan aksi bersih dan klasifikasi jenis sampah yang berada di Pulau Panjang. Hasil yang diperoleh yaitu peserta aksi bersih ini diikuti 60 orang peserta yang terdiri atas mahasiswa, masyarakat dan dosen, serta sosialisasi yang terselenggara dengan baik dengan indikator masyarakat yang lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Aksi bersih pantai berhasil mengangkut sekitar 20 kantong sampah menunjukan adanya peningkatan kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan pantai di Pulau Panjang.
Co-Authors Abdul Gani Achmad Noerkhaerin Putra Afifah Nurazizatu Hasanah Afifah Nurazizatul Hasanah Ahmad Fahrul Syarif Ahmad Raihan Akhsan Fikrillah Paricahya Alansar, Toufik Anggi Kurniasih Ani Rahmawati Ani Rahmawati Aris Munandar Aryani, Desy Bakti Sulistyono Bathara Ayi Meata Bhatara Ayi Meata Budiaji, Weksi Desy Aryani Desy Aryani Devi Faustine Elvina Nuryadin Devi Faustine Elvina Nuryadin Dewi, Inge Yulistia Dini Surilayani Edo Ahmad Solahudin Erik Munandar Esa Rama Widiyawan Exel Muhamad Rizki Fadhil Naufal Tamirrino Fahresa Nugraheni Supadminingsih Fahresa Nugraheni Supadminingsih Fahresa Nugraheni Supadminingsih Fahresa Nugraheni Supadminingsih Fahresa Nugraheni Supadminingsih Febrio, Eren Putra Fis Purwangka Fitri Afina Radityani Fitri Afina Radityani Ginanjar Pratama Ginanjar Pratama Hamzah, Asep Hamzah, Asep Hasanah, Afifah Nurazizatul Hasanah, Afifah Nurazizatul Hendrawan Syafrie Hendrawan Syafrie Hendrawan Syafrie Herjayanto, Muh. Hery S. Nurdin Hery Sutrawan Nurdin Irnawati, Ririn Julian Saputra Kamaludin Ahmadi Khalifa, Muta Ali Khalifa, Muta Ali Lana Izzul Azkia Lana Izzul Azkia, Lana Izzul M. Ana Syabana Mas Bayu Syamsunarno Meata, Bhatara Ayi Meata, Bhatara Ayi Mochammad Riyanto Mohammad Ependi Muhammad Rizqi Wirawan Mulyono S. Baskoro Munandar, Erik Munandar, Erik Mustahal Muta Ali Khalifa Muta Ali Khalifa Muta Ali Khalifa Niken Widowati Nofrizal Hayadi Saputra Novita Rahmayanti Nurdin, Hery Sutrawan Nurdin, Hery Sutrawan Nurhasanah Nurhasanah Nuriman Affandi Rahmawati, Ani Ratu Sari Rifki Prayoga Aditia Ririn Irnawati Ririn Irnawati Singgih Singgih Suherna Suherna Sulistyono, Bakti Supadminingsih, Fahresa Nugraheni Syafrie, Hendrawan Tirtana, Denta Toufik Alansar Tya Rizki Murniasih Yeni Marliana