Claim Missing Document
Check
Articles

PERBANDINGAN PERFORMA SEPEDA MOTOR HONDA VARIO 160 FI MENGGUNAKAN WEIGHT ROLLER STANDARD SEBERAT 19 GRAM DAN WEIGHT ROLLER RACING SEBERAT 12 GRAM BESERTA PENGARUH PREVENTIVE MAINTENANCE PADA CONTINOUSLY VARIABLE TRANSMISSION Sembiring, Oscar Fredriek; Junaidi, Junaidi; Arifin, Muhammad
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 1 (2025): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i1.12150

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Perbandingan Performa Sepeda Motor Honda Vario 160 Fi Menggunakan Weight Roller Standard Seberat 19 Gram dan Weight Roller Racing Seberat 12 Gram BesertaPengaruh Preventive Maintenance Pada Continously Variable Transmission, metode yang digunakan adalah eksperimen yang dilakukan pada sepeda motor Honda Vario 160 Fi. Torsi engine yang dihasilkan oleh sepeda motor Honda Vario 160 Fi lebih besar dengan menggunakan weight roller racing seberat12 gramdengan torsi maksimum sebesar 16,2 Nm pada putaran engine 7000 rpm, sedangkan jika menggunakan weight roller standard seberat 19 gram torsi engine tertinggi yang dihasilkan yaitu 14,5 Nm pada putaran engine 7000 rpm. Daya engine yang dihasilkan oleh sepeda motor Honda Vario 160 Fi lebih besar dengan menggunakan weight roller racing seberat 12 Gram dengan Daya maksimum sebesar 12,4 kw pada putaran engine 8000 rpm, sedangkan jika menggunakan weight roller standard seberat19 gram Daya engine tertinggi yang dihasilkan yaitu 11,4 kw pada putaran engine 8000 rpm. Maintenance atau rutinitas pada perawatan cvt sangat perlu dilakukan setiap 8000 km / 8 bulan sekali dan pergantian part sering dilakukan setiap 24.000 km / 2 tahun sekali terkecuali jika sepeda motor matic melewati jalanan yang tergenang banjir hendaknya segera melakukan overhaul cvt, karena banyak kasus yang telah terjadi jika melalaikan perawatan cvt, komponen cvt yang paling utama yaitu drive belt sering putus pada saat dikendarai yang mengakibatkan sepeda motor tidak dapat dikendarai. Weight roller standard seberat19 gram memiliki ukuran 19,95 mm, mengalami pengikisan sebanyak 0,05 mm setelah digunakan dengan jarak tempuh 2000 km, dan weight roller racing seberat 12 gram memiliki ukuran 19,76 mm, mengalami pengikisan sebanyak 0,24 mm setelah digunakan dengan jarak tempuh 2000 km, dengan ukuran standard 19,84 mm – 20,00 mm.
PERAWATAN SISTEM PGMFI (PROGRAMED FUEL INJECTION) SEPEDA MOTOR HONDA CBR150R (CITY BIKE RACING) DENGAN MENERAPKAN PERAWATAN PREVENTIVE MAINTENANCE Siahaan, Fadhil Ali; Junaidi, Junaidi; Ritonga, Din Aswan A
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 1 (2025): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i1.12142

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hasil analisis perawatan sistem pgm fi (programed fuel injection) sepeda motor honda cbr150r (city bike racing) dengan menerapkan perawatan preventive maintenance. Metode yang digunakan adalah dengan eksperimen yang dilakukan pada sepeda motor Honda CBR150R. Dalam eksperimen tersebut ditampilkan beberapa grafik hasil perawatan sistem PGM FI pada sensor sensor yang ada pada sistem tersebut, tekanan pompa dan tegangan baterai . Data yang diambil dalam eksperimen tersebut yaitu di1500rpm,2000rpm,2500rpm,3000rpm,3500rpm, 4000 rpm, 4500 rpm, 5000 rpm, 5500 rpm, 6000 rpm, 6500 rpm dan 7000 rpm. Hasil Pengambilan Data Tekanan Pompa Injeksi sepeda motor Honda CBR150R menunjukkan hasil Tekanan yang standart yaitu 290 kPa, bahkan di rpm tertingginya yaitu 7000 rpm melebihi dari tekanan standart tembus hingga398 kPa.
ANALISA KEGAGALAN PADA KNALPOT SEPEDA MOTOR CUP 70 MENGGUNAKAN METODE TENSILE TEST (PENGUJIAN TARIK) Prasetyo, Joko; Junaidi, Junaidi
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 1 (2025): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i1.12143

Abstract

Knalpot adalah alat peredam kebisingan pada kendaraan, apakah itu mobil, sepeda motor, dan lain sebagainya. Dengan sifat pada masing-masing material berbeda, maka banyak metode untuk menguji sifat apa sajakah yang di miliki oleh suatu material tersebut. Uji tarik merupakan salah satu metode yang di gunakan untuk mengetahui kekuatan tarik pada material, dan bagaimana bentuk struktur pada knalpot tersebut. Oleh karena itu uji tarik dan uji struktur banyak di pakai dalam bidang menguji sifat mekanik yan di miliki oleh suatu material tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengujian tarik menggunakan mesin UTM. Material testing machinedengan panjang 110 mm menggunakan ASTM E8. Hasil penelitian memiliki spesimen untuk spesimen yang pertama pada knalpot memiliki tengangan tarik dengan nilai 8,02 Mpa regangan tarik dengan nilai 0,01 dan modus elastisitas dengan nilai 802,08 Mpa spesimen kedua pada knalpot memiliki tegangan tarik dengan nilai 7,89 Mpa rengangan tarik dengan nilai 0,03 dan modulus elastisitas dengan nilai 263,4 Mpa spesimen ketiga pada knalpot memiliki tegangan tarik dengan nilai 8,59 Mpa rengangan tarik dengan nilai 0,01 dan modulus elastisitas dengan nilai 859,37 Mpa spesimen keempat pada knlapot memiliki tengangan tarik dengan nilai 10,2 Mpa rengangan tarik dengan nilai 0,04 dan modulus elastisitas dengan nilai 256,21 Mpa spesimen kelima pada knalpot memiliki tegangan tarik dengan nilai 12,2 Mpa regangan tartik dengan nilai 0,05 dan modulus elastisitas dengan nilai 244,43 Mpa
ANALISA MOBIL AVANZA VELOZ DITINJAU DARI ASPEK RISET PENELITIAN BERBASIS TEKNOLOGI Ndruru, Bernadet Deriman Hati; Junaidi, Junaidi
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 1 (2025): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i1.12139

Abstract

Perkembangan teknologi di bidang otomotif telah membawa dampak besar terhadap efisiensi, kenyamanan, dan kinerja kendaraan bermotor, khususnya mobil penumpang seperti Toyota Avanza Veloz. Mobil ini menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia karena menawarkan kombinasi antara performa, efisiensi bahan bakar, serta teknologi modern yang menunjang kenyamanan berkendara. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis sistem kerja dan efisiensi teknologi yang diterapkan pada Toyota Avanza Veloz 1.5L dengan pendekatan riset berbasis teknologi terkini.Analisis dilakukan dengan pendekatan deskriptif analitik melalui studi literatur, pengumpulan data teknis kendaraan, serta perhitungan efisiensi termal dan analisis siklus kerja mesin. Sistem seperti Dual VVT-i dan Electronic Fuel Injection (EFI) menjadi fokus utama karena berperan penting dalam efisiensi pembakaran dan pengurangan emisi gas buang. Selain itu, pendekatan teknik mesin dan perhitungan termodinamika digunakan untuk mengevaluasi efisiensi energi dari pembakaran dalam mesin kendaraan. Hasil analisis menunjukkan bahwa efisiensi termal yang dicapai oleh Avanza Veloz telah memenuhi standar efisiensi kendaraan MPV masa kini, walaupun masih terbuka potensi untuk pengembangan lebih lanjut dalam hal manajemen panas.
ANALISA PERFORMA HONDA CBR250RR FI MENGGUNAKAN SYSTEM QUICK SHIFFTER DAN ASSIST SLIPPER CLUTCH DENGAN CBR250RR FI STANDARD DAN PENGARUH PREVENTIVE MAINTENANCE PADA QUICK SHIFTER DAN ASSIST SLIPPER CLUTCH Randy, Said Muhammad; Junaidi, Junaidi; Yulfitra, Yulfitra
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 1 (2025): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i1.12149

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Perbandingan Performa Motor HondaCBR250RR FI dengan menggunakan Sistem Quick shitter dan Assist Slipper clutch dengan yang standard, serta menerapkan perwatan berkala pada motor Honda CBR 250RR, Metode yang digunakan adalah eksperimen yang dilakukan pada Motor Honda CBR250RR FI. Torsi engine yang dihasilkan oleh motor Honda CBR250RR F1 lebih besar dengan menggunakan system assist slipper clutch dan quick shiftter yaitu 27,6 Nm pada putaran engine 6000 rpm, sedangkan Torsi engine terendah yaitu 15,8 Nm pada putaran engine 2000 .Daya engine yang dihasilkan oleh motor Honda CBR250RR F1 lebih besar dengan menggunakan system assist slipper clutch dan quick shiftter yaitu 23,7 hp pada putaran engine 6000 rpm, sedangkan Daya engine terendah yaitu4,5hp padaputaran engine 2000 rpm. Maintenace atau pemeliharaan mesin di tujukan agar dapat mengurangi frekuensi kerusakkan dan mengurangi lamanya waktu kerusakkan.dengan pelaksanaan perawatan mesin yang baik dan efisien, maka dapat mempertahankan waktu penyelesaian produk, menjaga mutu produk,mengurangi biaya kerusakkan yang tidak di harapkan,sertamenjaga agar fasilitas produksi dapat di gunakan secara efecktif. Kegiatan maintenance terdiri dari preventive maintenance yang merupakan salah satu tugas bagian maintenance yang dapat mendukung kegiatan maintenance dapat dilakukan seefesien mungkin.
Pelatihan dan Pengenalan Teknologi Additive Manufacture 3D Printing pada Proses Pencetakan Modeling Menggunakan Software CAD (Computer Aided Design): Community Service articles Husin, Junaidi Amat; Arifin, Muhammad; Liza, Risko; Ritonga, Din Aswan Amran; Sarjana, Sarjana; Yulfitra, Yulfitra
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 01 (2024): EDISI MARET 2024
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35447/prioritas.v6i01.866

Abstract

SMK Negeri IV Medan adalah salah satu Sekolah Menengah Kejuruan yang terletak ditengah kota medan . SMK tersebut mempunyai beberapa jurusan teknik ,salah satunya adalah jurusan teknik mesin dan audio.Pada jurusan tersebut memerlukan pembelajaran tentang pengenalan teknologi ADDITIVE MANUFACTURED 3D PRINTING ,pada proses pencetakan MODELLING Menggunakan SOFTWARE CAD.Oleh sebab itu kami dari para staf pengajar fakultas teknik Program studi teknik mesin khususnya mengadakan pelatihan siswa kelas XII di SMK tersebut.Adapun yang kami latih adalah tentang bagaimana cara kerja dan proses dari Teknologi additive Manufacture 3D Printing.Dengan pelatihan ini siswa tersebut dapat memahami kemajuan teknologi yang berhubungan dengan era 4,0.Untuk memajukan siswa SMK Negeri IV,perlu ditambah sarana alat Additive Manufacture 3 D Printing
MODIFIKASI TRAKTOR MINI PENGGERAK MOTOR BENSIN 6,5 HP DENGAN PENAMBAHAN POMPA AIR MULTIFUNGSI PADA PERTANIAN Denni, Denni; Junaidi, Junaidi
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 1 (2023): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i1.7917

Abstract

Traktor merupakan alat yang biasa digunakan untuk menggemburkan lahan pertanian, kendaraan yang didesain secara spesifik untuk keperluan tarikan tinggi pada kecepatan rendah, atau untuk menarik implemen yang digunakan dalam pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memodifikasi traktor mini penggerak motor bensin dengan penambahan pompa air multifungsi pada pertanian dalam dimensi yang lebih kecil, agar memudahkan para petani untuk mengolah lahan pertanian. Dengan dimensi yang lebih kecil dari traktor pada umumnya, harapannya bisa dimiliki para petani karena cukup menghemat biaya produksi. Dengan dimensi yang lebih kecil dari traktor pada umumnya, harapannya bisa dimiliki para petani karena cukup menghemat biaya produksi Kecepatan putar minimal yang diperlukan untuk memompa air dengan head 2,4 meter adalah sebesar 218 rpm Debit maksimal dan minimal yang dihasilkan oleh pompa adalah 1,9 liter/menit dan 0,8 liter/menit.
PENGARUH HASIL PENGELASAN MODEL SMAW TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN KEKERASAN PADA STAINLESS 201 DAN STAINLESS 304 Harahap, Muhammad Ali Akbar; Junaidi, Junaidi; Lubis, Yulfitra
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 3 (2024): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i3.9868

Abstract

Metode pengelasan SMAW adalah metode yang paling sering digunakan untuk pengelasan, metode ini dipilih karena peralatan yang digunakan sederhana, murah, dan mudah untuk dipindahkan, karena pengelasan memiliki daerah akses yang  terbatas  dan  metode  ini  paling  sesuai untuk  stainless 201 dan 304. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kondisi Pengelasan Model SMAW, bentuk struktur dan pengaruh hasil pengelasan model SMAW Terhadap Kekuatan Tarik dan Kekerasan Pada Stainless 201 dan Stainless 304. Penelitian ini dilakukan di Laboturiaum mekanika bahan dan Manufaktur jurusan Teknik Mesin Polmed Medan. Waktu penelitian ini selama 7 bulan dimulai dari studi literatur, dan selanjutnya dilakukan tahapan-tahapan lainnya. Spesimen uji kekrasan Vickers ini mengacu pada standar ASTM E10, dengsn ketebalan spesimen 1,5 mm. Diameter bola indicator yang digunakan adalah 10 mm, lebar spesimen pada uji kekerasa vikers adalah 30 mm dan panjang 40 mm. Adapun hasil dari nilai Pengelasan Model SMAW Terhadap Kekuatan Tarik Dan Kekerasan Pada Stainless 201 Dan Stainless 304 pengujian tarik tegangan maksimal terdapat pada hasil dari perhitungan nilai kekuatan tarik pengelasan E-308 dengan posisi pengelasan 1G, dimana nilai kekuatan tarik yang di dapatkan rata-rata sebesar 5,20 kg/mm2, sedangkan posisi pengelasan 2G dengan nilai kekuatan tarik rendah dengan nilai rata-rata 5,02kg/mm2.
ANALISA PERBANDINGAN GETARAN MENGGUNAKAN BANTALAN MESIN (ENGINE MOUNTING) BERBAHAN DASAR KOMBINASI EMPAT PER SPIRAL DAN KARET ALAMI PADA TOYOTA AVANZA Adrian, Jefri; Kurniawan, Fadly A.; Ritonga, Din Aswan Amran; Junaidi, Junaidi
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 2 (2024): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i2.8102

Abstract

Engine mounting adalah komponen yang sangat berperan pada suatu kendaraan, tak ubahnya seperti mengurangi gocangan atau kejut berkendara. mesin mobil sebagai daya penggerak utama pada kendaraan memilik getaran yang tinggi akibat proses pembakaran. Pengujian dilakukan dengan 2 tahapan,yaitu pengujian langsung  dan pengujian tak langsung. Pengujian langsung terdiri dari pengukuran getaran dalam system sumbu x, sumbu y dan sumbu z. pengujian tak langsung seluruh variable nilaimya di dapat dari perhitungan dan digunakan bahan pengamat atau analisis. Untuk  bahan sampel hasil simpangan rata-rata0,925441mm, dan untuk bahan standar hasil simpangan rata-rata 0,90508 mm. Dari hasil penelitian( amplitudo) getaran bahan standar relatif lebih kecil jika di bandingkan dengan bahan sampel
ANALISA UJI KERASAN PADA PENGELASAN BAJA ST42 DENGAN VARIASI DIAMETER ELEKTRODA RB26 Rambe, Supriadi Anwar; Nasution, Fadli Ahmad Kurniawan; Irwa, Ade; Junaidi, Junaidi
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 2 (2024): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i2.8131

Abstract

Terdapat banyak sekali parameter untuk menentukan apakah suatu pelumas sepeda motor masih layak dipakai atau tidak. Akan tetapi, para pengguna sepeda motor pada umumnya hanya berpedoman pada jarak tempuh sepeda motor (2000-3000) km atau pada waktu pemakaian (2-3 bulan) baru akan mengganti pelumas sepeda motornya. Hal tersebut direkomendasikan karena lebih efisien dan tidak menguras biaya untuk melakukan pengujian. Akan tetapi hal tersebut terkadang tidak diterapkan dengan baik ataupun dan tidak relevan. Maka dari itu perlu dilakukan pengujian berdasarkan viskositas kinematik dimana syarat kelayakan pakai pelumas adalah viskositas kinematik tidak boleh kurang 50% dari viskositas pelumas baru. Dan total base number tidak boleh kurang dari 2 mgKOH/gr. Pada tugas akhir kali ini akan dilakukan pengujian viskositas kinematik dan juga pengujian derajat celcius dengan menggunakan variasi jarak tempuh 0 Km, 1000 Km, 1500 km dan 2000 km. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa semakin panjang jarak yang ditempuh minyak pelumas mengalami penurunan viskositas kinematiknya dari 0 Km yaitu 0.09206 cSt turun 0,04985 cSt pada 1000 Km dan 0,04435 cSt pada 1500 Km serta 0,02851 cSt pada 2000 Km, namun pada jarak 2000 Km minyak pelumas tersebut belum mencapai kurang dari 50% dari viskositas kinematik.
Co-Authors Abd Rahman Mustharaynal Akhyar Ade Irawan Ade Irwan Ade Irwan Adrian, Jefri Ahmad Yanie Ahmad Yanie Ananda, Yussa Andre Waskito Andri Herlambang Anggri Abdirullah B Pradana Barus, Brema Sanjaya Catra Indra Cahyadi Dani, Agus Ramah Denni, Denni Din Aswan A. Ritonga Din Aswan A. Ritonga Din Aswan Amran Ritonga Din Aswan Ritonga Dwivan Asri E Eddy Eddy Koto F A Kurniawan F A Kurniawan F h dongoran Fadhil, Sayyid Fadli Ahmad Kurniawan Nasution Fadly A Kurniawan Fadly A. Kurniawan Fadly A. Kurniawan Nasution Fadly A. Kurniawan Nasution Fadly A.Kurniawan Fadly Ahmad Kurniawan Fadly Ahmad Kurniawan Fadly Ahmad Kurniawan Fadly Ahmad Kurniawan Fadly Ahmad Kurniawan Nasution Fadly Ahmad Kurniawan Nst Fadly Kurniawan Fadly Kurniawan Fahri, Muhammad Yazid Fitriana, Liza Gustama Putra Alhadi Harahap, Muhammad Ali Akbar Harun Harun Herdika Sahputra Hia, Brian Martheus Hutabarat, Michael A G I Arif Ibrahim, Husin Indra Gusandi Panjaitan Indra Roza Irwa, Ade Jimmi Lauren Siahaan Joko Prasetyo Kurniawan, Fadly A. Kurniawan, Fadly Ahmad Liza, Risko Lubis, M. Raihan Lubis, Yulfitra M F Harahap M. Ichsan M. Imam Gunadi M. Irwanto M. Rinoza Marja, R I Maulana Siddiq Sitepu Metro Martogi Manullang Mhd. Rusydi Zain Muhammad Arifin Muhammad Bayu Prakoso Muhammad Idris Muhammad Iman Muhammad Putra Rizky Muhammad Rizky Barus Muhammad Salim Siregar Muhammad Yusuf Rahmansyah Siahaan N Syahputra Nasution, F A K Nasution, Fadli Ahmad Kurniawan Ndruru, Bernadet Deriman Hati Nst, Agus Almi Pandia, Ardian Victori Piktor Abadi Hutagaol Pradipta, Aditya Agung Pratama, Adam Pratama, Lodri R S Manullang Rambe, Supriadi Anwar Randy, Said Muhammad Richardo Chonfu M. Sinaga Riky Triswandi Ritonga, Din Aswan A Ritonga, Din Aswan Amran Rizky Auditya Putra Rizky Gunawan Rusadi, Andre Gunawan Sandi Saputra Sarjana Sarjana SAWITRI, DARA Sembiring, Oscar Fredriek Siahaan, Fadhil Ali Siddiq, Daffa Maulana Sihombing, Ahmad Gunawan Siregar, Lisa Adriana Siswo Pranoto Sofwan Lubis Syurkarni Ali Veri Akhmal Ramadhan Syah W Setiawan Weriono Y, Yulfitra Yanie, Ahmad Yoga Pratama Yogie Saputra Yopan Rahmad Aldori Yudi Andri Mulis Yulfitra Yulfitra, Yulfitra