Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN KERANGKA DAN POMPA AIR TRAKTOR MINI PENGGEMBUR TANAH DENGAN MOTOR BERKAPASITAS 6,5 HP Pratama, Adam; Junaidi, Junaidi; Yulfitra, Yulfitra
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 2 (2024): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i2.9858

Abstract

Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi maka akan medorong dunia industri yang juga kian mengalami perkembangan. Dimana mayoritas pertanian negeri masih disokong oleh pertanian yang konvensional. Traktor adalah alat yang sering digunakan untuk menggemburkan lahan pertanian, kendaraan yang didesain secara spesifik untuk keperluan traksi tinggi pada kecepatan rendah atau untuk menarik trailer atau implemen yang digunakan dalam pertanian atau kontruksi. Instrumen pertanian umumnya digerakkan dengan menggunakan kendaraan ini. Tujuan yang diinginkan yaitu merancang traktor mini penggembur tanah menggunakan mesin 6,5 hp, menghitung daya poros dan besar-besaran perancangan kontruksi mesin dan mendesain traktor mini penggembur tanah sesuai kebutuhan petani. Jenis tanah yang sesuai untuk kegiatan pertanian akan menjadi aspek penting dalam sektor pertanian. Dimana instrumen pertanian bermesin pertama adalah mesin portebel pada tahun 1800 an, yaitu mesin uap yang bisa digunakan untuk mengendalikan mekanis pertanian. Besi UNP merupakan bahan baja utama yang biasanya dipakai di Indonesia berdasarkan kebutuhan kontruksi. Bahan kontruksi jenisini sudah memenuhi standart kontruksi sehingga sangat direkomendasikan sebagai bahan kontruksi. Besi pipa merupakan suatu alat yang digunakan untuk transportasi fluida (cair, gas) dari suatu tempat ke tempat lainnya. Besi pipa struktural secara umum adalah jenis pipa kontruksi baja yang memenuhi standart komposisi kimia dan sifat mekanik tertentu. Adapun perhitungan ialah daya motor 6,5 hp, putaran motor 29673,9 rpm, panjang poros 1000 mm, bahan poros S 50C, kekuatan tarik 62 kg/  dan diameter 20 mm. Mendesain adalah suatu perancangan dimana pembuatan struktur rangka dan mesin yang mau digunakan. Dari proses pembuatan rangka traktor mesin penggembur tanah, mulai dari persiapan alat dan bahan, pengukuran dan pemotongan, pengelasan, pengecatan dan uji traktor. Dan setiap komponen yang sesuai digunakan dan dapat melakukan perhitungan setiap komponen.
ANALISA KEKUATAN TARIK DAN KEKERASAN PENGELASAN SMAW MENGGUNAKAN ELEKTRODA E 7016 DAN E 308 Pandia, Ardian Victori; Ritonga, Din Aswan Amran; Kurniawan, Fadly Ahmad; Junaidi, Junaidi
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 2 (2024): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i2.8389

Abstract

Pengelasan logam adalah teknik penyambungan dua jenis atau paduan logam menjadi satu. stainless steel adalah baja yang dirancang dengan kualitas yang mampu bekerja pada kisaran suhu yang lebih tinggi, sehingga dapat digunakan di konstruksi tangki penyimpanan, pipa, dan katup. Perbedaan suhu leleh, koefisien muai, kualitas fisik, dan sifat mekanik merupakan masalah umum pengelasan saat menyambung dua logam berbeda. Oleh karena itu, pemilihan elektroda las yang tepat akan menghasilkan sambungan yang memuaskan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana jenis elektroda mempengaruhi kekuatan tarik dan kekerasan baja tahan karat 201 dan baja tahan karat 304. Elektroda dipakai didalam penelitian ini yakni jenis E 7016 serta E 308. Metode pengelasan memakai las SMAW dengan kampuh v 60°. Kekuatan mekanik diuji menggunakan mesin uji tarik serta uji kekerasan. Berdasarkan uji tarik, terdapat perbedaaan signifikan. Pada pengelasan specimen yang berbeda jenis antara SS 201 dan SS 304 dengan menggunakan elektroda E 7016 mempunyai kekuatan tegangan mekanis rata-rata sebesar 506,63 N/mm² ,dan E 308 sebesar 546,79 N/mm².Dan nilai rata-rata regangan pada elektroda E 7016 sebesar 8,17% sedangkan pada elektroda E 308 sebesar 22,53%. Dan nilai rata-rata kekerasannya  pada elektroda E 7016 sebesar 422,5kgf/mm² sedangkan pada elektroda E 308 sebesar 238,3kgf/mm².Dan untuk perbandingannya pengelasan pada material yang sama jenis SS 201 dan SS 304 nilai rata-rata tegangan mekanis pada elektroda E 7016 sebesar 496,42 N/mm² dan  pada elektroda E 308 sebesar 487,97 N/mm², untuk nilai rata-rata regangannya pada elektroda E 7016 sebesar 3,27% dan pada elektroda E 308 sebesar 7,59%. Dan nilai rata-rata kekerasannya pada elektroda E 7016 sebesar 491,7kgf/mm² sedangkan pada elektroda E 308 sebesar 382,1 kgf/mm². Sehingga bisa disimpulkan, jenis elektroda dan perbedaan material yang dilas  mempengaruhi kekuatan tarik serta kekerasan pengelasan stainless steel 201 dan stainless steel 304.
PEMBUATAN ALAT PENGHITUNG DAN PEMBERITAHUAN JADWAL PERAWATAN GENERATOR SET BERDASARKAN JAM OPERASIONAL BERBASIS ARDUINO Dani, Agus Ramah; Junaidi, Junaidi; Ritonga, Din Aswan Amran
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 2 (2024): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i2.8561

Abstract

Sebuah sistem kompleks seperti mesin proses selalu membutuhkan perawatan berkala untuk menjaga kontinuitas fungsi dan penggunaan nya. Tanpa perawatan yang baik akan membuat kinerja mesin tersebut turun bahkan rusak atau mal function. Masalah yang sering dialami dalam menentukan jadwal perawatan mesin adalah tidak adanya pemberitahuan sebelumnya sehingga selalu dilewati bahkan kadang kala sampai rusak baru disadari. Berdasarkan masalah tersebut ide pembuatan sebuah alat pengingat dan pemberitahuan jadwal dibuat dengan tujuan untuk mengingatkan secara berkala saat  perawatan telah tiba. Alat pengingat ini dapat dibuat dengan komponen elektronika seperti modul jam digital RTC, mikrokontroler, display dan modem GSM.
Analisa Perbandingan Perawatan (Maintenance) Sistem AC yang Service secara Berkala dengan yang Tidak Berkala Pada Mobil Honda Brio Satya Tipe-E (MT) Pratama, Lodri; Junaidi, Junaidi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara pasti tindakan tepat yang harus dilakukan perawatan sistem AC yang rutin di lakukan service maupun yang tidak pada Mobil Honda Brio Satya Tipe-E (M/T). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan metodologi analisis data yang melibatkan pengolahan dan penyajian informasi menggunakan aplikasi SPSS. Penelitian ini berfokus pada komponen sistem AC mobil yang berfungsi untuk mendinginkan suhu kabin kendaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interval perawatan berdasarkan analisis SPSS yang dilihat dari jarak tempuh (km), komponen air flow, suhu blower, dan suhu kisi-kisi blower menunjukkan bahwa jika perawatan tidak dilakukan pada jarak yang telah ditentukan, maka tidak terjadi kerusakan langsung, namun fungsi pendinginan AC mengalami penurunan. Namun demikian, perawatan rutin tetap dianjurkan agar sistem AC dapat beroperasi secara optimal dan memiliki umur pakai yang lebih panjang. Koefisien korelasi (R) sebesar 0,312 menunjukkan hubungan yang lemah antara variabel kopling magnetik dan jarak tempuh kendaraan. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,097 menunjukkan bahwa variabel magnetic clutch hanya memengaruhi jarak tempuh sebesar 9,7%, sementara 90,3% sisanya dipengaruhi oleh variabel non-penelitian.
STUDI EKSPERIMENTAL KINERJA MESIN HONDAVARIO 125-FI DENGAN VARIASI BAHAN BAKAR PERTALITE DAN PERTAMAX TURBO Junaidi, Junaidi; Lubis, M. Raihan
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa mesin sepeda motor Honda Vario 125-FI denganpenggunaan dua jenis bahan bakar, yakni Pertalite dan Pertamax Turbo. Hasil pengujian menunjukkan bahwapenggunaan Pertamax Turbo mampu menghasilkan torsi tertinggi sebesar 11,3 Nm pada putaran 6000 rpm,sedangkan torsi terendah sebesar 8,1 Nm diperoleh dengan Pertalite pada 2000 rpm. Daya maksimum yangdicapai dengan Pertamax Turbo adalah 9,3 hp pada 6000 rpm, sedangkan daya terendah sebesar 2,2 hp munculpada 2000 rpm untuk kedua jenis bahan bakar. Konsumsi bahan bakar spesifik (SFC) lebih tinggi pada Pertalitedengan nilai 0,4759 kg/hp•jam di 2000 rpm, sedangkan nilai terendah diperoleh pada penggunaan PertamaxTurbo sebesar 0,1595 kg/hp•jam di 6000 rpm. 
RANCANG BANGUN MESIN PIROLISIS PENGHASIL BAHAN BAKAR DARI SAMPAH PLASTIK Hia, Brian Martheus; Junaidi, Junaidi
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13118

Abstract

Pirolisis adalah pemanasan dengan sedikit oksigen atau tanpa oksigen dan regan lainnya. Pada proses pirolisis bahan baku dipanaskan tidak bersentuhan langsung dengan api, sehingga gas sisa tidak mengandung bahan berbahaya bagi lingkungan, serta residu yang dihasilkan sangat sedikit. Tujuan dari penelitian adalah Mengetahui proses pengolahan sampah plastik sebagai bahan bakar alternatif, mengetahui jenis bahan bakar apa yang terkandung pada plastik PET (Polypropylene Terephtalate ) dan PP (Polypropylene).Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil perolisis yang terjadi selama uji coba pada mesin atau motor bakar. Dengan memahami proses ini, diharapkan dapat ditemukan cara untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja mesin pembakaran, serta mengurangi emisi yang dihasilkan. Penelitian ini juga akan membahas berbagai jenis sumber panas yang dapat digunakan dalam mesin pembakaran luar, serta bagaimana mesin ini dapat beroperasi dengan baik menggunakan sumber panas alternatif.Proses ini melibatkan siklus tertutup di mana fluida kerja didinginkan, dikompresi, dan digunakan kembali, atau siklus terbuka di mana fluida dibuang setelah digunakan.
ANALISIS SISTEM PELUMASAN PADA MESIN MOBIL CANTER EURO 4 Fahri, Muhammad Yazid; Junaidi, Junaidi; Arifin, Muhammad
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pelumasan pada mesin Mitsubishi Canter Euro 4, sebuahkendaraan niaga ringan yang telah memenuhi standar emisi Euro 4. Sistem pelumasan memiliki peran vital dalam menjaga performa dan keandalan mesin dengan cara mengurangi gesekan, menjaga kestabilan suhu, serta memperpanjang umur komponen. Metode penelitian yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif melalui studi literatur, observasi langsung, dan analisis teknis terhadap komponen pelumasan. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem pelumasan Canter Euro 4 menggunakan pompa oli tipe gear dengan tekanan kerja optimal, didukung oleh filter oli, pendingin oli, dan saluran pelumasan yang terintegrasi secara efisien. Penggunaan oli SAE 15W-40 API CI-4 yang direkomendasikan terbukti memiliki stabilitas viskositas yang baik, bahkan pada suhu tinggi, dan mendukung efisiensi pembakaran serta penurunan emisi gas buang. Pengujian viskositas juga menunjukkan bahwa kualitas pelumas tetap berada dalam batas aman hingga jarak tempuh tertentu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem pelumasan pada mesin Canter Euro 4 telah dirancang secara efisien dan sesuai dengan tuntutan regulasi emisi modern, serta mampu mendukung kinerja mesin secara optimal. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perawatan kendaraan niaga dan pengembangan teknologi pelumasan yang lebih lanjut.
EVALUASI KINERJA PERALATAN MEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL BERDASARKAN JADWAL PREVENTIVE MAINTENANCE DI PDAM LIMAU MANIS Fadhil, Sayyid; Junaidi, Junaidi
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13124

Abstract

Pemeliharaan Preventive Maintenance (PM) merupakan aspek kritis dalam operasional PDAM untuk menjaga kontinuitas distribusi air. PM yang direncanakan secara tepat memungkinkan identifikasi dini potensi kerusakan sehingga downtime dapat diminimalkan. Salah satu metrik populer dalam mengukur efektivitas PM adalah  Overall Equipment Effectiveness (OEE), yang menggabungkan tiga dimensi utama: availability, performance, dan quality.Dari hasil evaluasi perawatan yang mengacu pada preventive maintenance, perlatan mekanika (pompa) dan elektrikal (panel) di PDAM limau manis mendapatkan nilai kinerja yang sangat baik dan sesuai kebutuhan pada sistem pengolahan air minum. Meskipun terdapat beberapa area yang perlu perbaikan. Rekomendasi perbaikan disarankan untuk memastikan keandalan dan keberlanjutan operasional perusahaan dalam jangka panjang.Hasil perhitungan OEE menunjukkan nilai pada Pompa RW sebesar 55,94%, Pompa booster 69,93%, dan Panel 92,32%. Rendahnya nilai OEE pada peralatan mekanikal (pompa) disebabkan oleh pengaturan output yang diterapkan oleh PDAM limau manis yang membuat nilai performancenya menjadi rendah. Yang mana, hal ini menjadi saran dari peneliti untuk mengatur ulang output pada pompa RW dan pompa booster agar output aktual pada pompa bisa meningkat lebih baik.
PERANCANGAN GEAR HELIX MENGGUNAKAN MATERIAL AISI 4340 DENGAN KEKERASAN 48 HRC Sihombing, Ahmad Gunawan; Junaidi, Junaidi; Arifin, Muhammad
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis gear helix menggunakan material baja paduan AISI 4340 yang telah mengalami perlakuan panas hingga mencapai kekerasan 48 HRC. Gear helix dipilih karena kemampuannya mentransmisikan daya secara efisien, dengan kebisingan rendah dan beban kerja yang merata. Material AISI 4340 dipilih berdasarkan sifat mekanik unggul seperti kekuatan tarik tinggi, ketangguhan, serta ketahanan terhadap keausan dan kelelahan material.Proses pemesinan gear helix dilakukan menggunakan mesin frais universal manual, yang memungkinkan pemotongan presisi dengan kontrol penuh oleh operator. Parameter desain gear meliputi modul 3 mm, jumlah gigi 24, sudut heliks 20°, lebar muka 30 mm, dan diameter bore 20 mm. Setelah proses perlakuan panas, material diuji menggunakan alat uji Rockwell untuk memastikan kekerasan mencapai 48 HRC. Selanjutnya, pemotongan gigi dilakukan secara bertahap, dengan mengatur kecepatan potong dan feed rate yang sesuai, serta penggunaan dividing head untuk membentuk sudut heliks.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin frais universal manual mampu menghasilkan gear helix dengan dimensi dan bentuk yang presisi. Gear helix yang dihasilkan memiliki ketahanan aus yang baik serta kekuatan struktural yang mampu mendukung beban kerja tinggi. Penelitian ini membuktikan bahwa kombinasi antara material AISI 4340 dan proses pemesinan manual yang tepat dapat menghasilkan komponen mekanik berkualitas tinggi yang layak diaplikasikan dalam industri transmisi daya.
Perancangan dan Analisis Kinerja E-Fort (Electric Fortress) Sebagai Alat Penstabil dan Proteksi Arus Listrik Pada Sistem Kelistrikan Sepeda Motor Honda Adv 150 Junaidi, Junaidi; Ritonga, Din Aswan Amran; Rusadi, Andre Gunawan
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 10, No 3 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v10i3.13129

Abstract

Sistem kelistrikan pada sepeda motor berperan penting dalam menunjang performa dan keandalan komponen kendaraan. Fluktuasi arus dan tegangan yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan dini pada komponen kelistrikan, terutama saat beban tambahan diaktifkan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis kinerja alat E-FORT (Electric Fortress) sebagai perangkat penstabil arus dan tegangan listrik pada sistem kelistrikan sepeda motor Honda ADV 150. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan melakukan pengukuran tegangan dan arus sebelum dan sesudah pemasangan E-FORT pada berbagai kombinasi beban kelistrikan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui grafik dan tabel perbandingan untuk menilai efektivitas alat dalam menjaga kestabilan sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat E-FORT mampu menekan fluktuasi tegangan dan arus yang terjadi saat beban aktif. Tegangan yang sebelumnya mengalami penurunan signifikan saat beban aktif dapat dipertahankan mendekati nilai awal setelah pemasangan alat. Meskipun fitur proteksi arus lebih dan suhu masih dalam tahap pengembangan (prototype), hasil penelitian ini membuktikan bahwa E-FORT memiliki potensi sebagai alat pendukung tindakan preventif dalam pemeliharaan sistem kelistrikan kendaraan roda dua
Co-Authors Abd Rahman Mustharaynal Akhyar Ade Irawan Ade Irwan Ade Irwan Adrian, Jefri Ahmad Yanie Ahmad Yanie Ananda, Yussa Andre Waskito Andri Herlambang Anggri Abdirullah B Pradana Barus, Brema Sanjaya Catra Indra Cahyadi Dani, Agus Ramah Denni, Denni Din Aswan A. Ritonga Din Aswan A. Ritonga Din Aswan Amran Ritonga Din Aswan Ritonga Dwivan Asri E Eddy Eddy Koto F A Kurniawan F A Kurniawan F h dongoran Fadhil, Sayyid Fadli Ahmad Kurniawan Nasution Fadly A Kurniawan Fadly A. Kurniawan Fadly A. Kurniawan Nasution Fadly A. Kurniawan Nasution Fadly A.Kurniawan Fadly Ahmad Kurniawan Fadly Ahmad Kurniawan Fadly Ahmad Kurniawan Fadly Ahmad Kurniawan Fadly Ahmad Kurniawan Nasution Fadly Ahmad Kurniawan Nst Fadly Kurniawan Fadly Kurniawan Fahri, Muhammad Yazid Fitriana, Liza Gustama Putra Alhadi Harahap, Muhammad Ali Akbar Harun Harun Herdika Sahputra Hia, Brian Martheus Hutabarat, Michael A G I Arif Ibrahim, Husin Indra Gusandi Panjaitan Indra Roza Irwa, Ade Jimmi Lauren Siahaan Joko Prasetyo Kurniawan, Fadly A. Kurniawan, Fadly Ahmad Liza, Risko Lubis, M. Raihan Lubis, Yulfitra M F Harahap M. Ichsan M. Imam Gunadi M. Irwanto M. Rinoza Marja, R I Maulana Siddiq Sitepu Metro Martogi Manullang Mhd. Rusydi Zain Muhammad Arifin Muhammad Bayu Prakoso Muhammad Idris Muhammad Iman Muhammad Putra Rizky Muhammad Rizky Barus Muhammad Salim Siregar Muhammad Yusuf Rahmansyah Siahaan N Syahputra Nasution, F A K Nasution, Fadli Ahmad Kurniawan Ndruru, Bernadet Deriman Hati Nst, Agus Almi Pandia, Ardian Victori Piktor Abadi Hutagaol Pradipta, Aditya Agung Pratama, Adam Pratama, Lodri R S Manullang Rambe, Supriadi Anwar Randy, Said Muhammad Richardo Chonfu M. Sinaga Riky Triswandi Ritonga, Din Aswan A Ritonga, Din Aswan Amran Rizky Auditya Putra Rizky Gunawan Rusadi, Andre Gunawan Sandi Saputra Sarjana Sarjana SAWITRI, DARA Sembiring, Oscar Fredriek Siahaan, Fadhil Ali Siddiq, Daffa Maulana Sihombing, Ahmad Gunawan Siregar, Lisa Adriana Siswo Pranoto Sofwan Lubis Syurkarni Ali Veri Akhmal Ramadhan Syah W Setiawan Weriono Y, Yulfitra Yanie, Ahmad Yoga Pratama Yogie Saputra Yopan Rahmad Aldori Yudi Andri Mulis Yulfitra Yulfitra, Yulfitra