Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Evaluasi Aplikasi Medinfras pada Rawat Inap RSAJ Jakarta Utara Menggunakan TAM Saarah Salsabila Putri Yadita; Rezal, Muhammad; Widjaja, Lily; Indawati, Laela
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i2.1167

Abstract

Latar Belakang: Evaluasi ini bertujuan untuk menilai seberapa efektif pengembangan aplikasi Medinfras di lingkungan rawat inap dapat berfungsi dalam organisasi pelaksana. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan aplikasi Medinfras dalam perawatan rawat inap dengan menggunakan Model Penerimaan Teknologi di Rumah Sakit Atma Jaya, Jakarta Utara. Metode: Metode yang digunakan dalam evaluasi ini Technology Acceptance Model (TAM) yaitu merupakan teori sistem informasi untuk mensimulasikan bagaimana pengguna bisa menerima dan memanfaatkan teknologi yang telah di sediakan. Evaluasi RME mempertimbangkan tiga aspek yaitu aspek kebermanfaatan, aspek kemudahan, dan aspek minat, sehingga akan mendapakan hasil yang objektif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai aplikasi Medinfras bermanfaat dan mudah digunakan, terutama pada aspek kelengkapan informasi (85,9%) dan kemudahan pengoperasian (85,9%). Namun, fleksibilitas aplikasi masih menjadi kendala, serta sebagian kecil responden (3,1%) menilai informasi belum selalu up to date. Kesimpulan: Evaluasi penerapan terhadap penggunaan aplikasi Medinfras pada rawat inap memberikan manfaat bagi petugas meliputi peningkatan produktifitas dalam melakukan pekerjaan, memudahkan pekerjaan petugas yang meliputi fitur-fitur dalam aplikasi ini tidak asing saat dicoba, kemudahan dalam pengoperasian dan kemudahan dalam memahami fungsi sistem, membantu melakukan pekerjaan petugas dan memberikan kenyamanan terhadap penggunaan.
Evaluasi Penerapan Aplikasi Medinfras Pada Rawat Inap Dengan Menggunakan Metode Technology Acceptance Model Di Rumah Sakit Atma Jaya Jakarta Utara Saarah, Saarah Salsabila Putri Yadita; Rezal, Muhammad
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v13i1.694

Abstract

Evaluasi merupakan usaha nyata untuk mengetahui kondisi sebenarnya suatu penyelenggaraan sistem informasi elektronik dalam mengukur segala attribute dari sistem. Evaluasi dilakukan untuk mendefinisikan seberapa baik pengembangan aplikasi Medinfras di rawat inap dapat beroperasi pada organisasi yang menerapkannya. Metode yang digunakan dalam evaluasi ini Technology Acceptance Model (TAM) yaitu merupakan teori sistem informasi untuk mensimulasikan bagaimana pengguna bisa menerima dan memanfaatkan teknologi yang telah di sediakan. Evaluasi RME mempertimbangkan tiga aspek yaitu aspek kebermanfaatan (perceived usefulness), aspek kemudahan (perceived ease of use), dan aspek minat (attitude toward behavior), sehingga akan mendapakan hasil yang objektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan aplikasi Medinfras pada rawat inap menggunakan metode Technology Acceptance Model di Rumah Sakit Atma Jaya Jakarta Utara. Metode penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 64 responden. Teknologi sangat diterima oleh petugas, dengan 84,4% dari 54 responden menyatakan Persepsi Kemanfaatan yang baik. Kemudahan Pengguna dinilai baik oleh 60,9% dari 39 responden, sementara 39,1% menyatakan penilaian yang tidak baik. Sikap Terhadap Penggunaan teknologi untuk pengembangan dinilai baik oleh 93,8% dari 60 responden.Top of FormBottom of Form Dapat disimpulkan bahwa evaluasi penerapan terhadap penggunaan aplikasi Medinfras pada rawat inap memberikan manfaat bagi petugas meliputi peningkatan produktifitas dalam melakukan pekerjaan, memudahkan pekerjaan petugas yang meliputi fitur-fitur dalam aplikasi ini tidak asing saat dicoba, kemudahan dalam pengoperasian dan kemudahan dalam memahami fungsi sistem, membantu melakukan pekerjaan petugas dan memberikan kenyamanan terhadap penggunaan.
Internalisasi Civic Disposition Melalui Metode SPICE Learning Untuk Mengatasi Dekadensi Moral Bangsa Ramadhani, Alifa Zahro; Rahmawati, Fitri; Rezal, Muhammad; Nurjana, Nurjanah; Dongoran, Rachel F.B; Putri, Sintia Salsabila; Hasibuan, Hamdi Abdullah
Pancasila and Civics Education Journal Vol 4, No 1 (2025): PANCASILA AND CIVICS EDUCATION JOURNAL
Publisher : Pancasila and Civics Education Journal (PCEJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/pcej.v4i1.24731

Abstract

ABSTRACTThe nation's moral decadence is a crucial issue currently occurring in Indonesia, this is marked by increasing cases of intolerance, corruption, sexual violence and weak legal awareness and social responsibility which not only affects adults but also teenagers and students. This condition demands the presence of education that is not only centered on knowledge but also forms strong character. Civic education has a strategic role in overcoming the moral crisis by strengthening three main components: civic knowledge, civic skills, and civic disposition. Of the three, civic disposition is an important aspect in forming the commitment and character of citizens. This research aims to examine the urgency of internalizing civic disposition and explore the relevance of the SPICE Learning method as a learning innovation that supports this process. This research uses a literature study approach with relevant secondary data sources. The results of the study show that the SPICE Learning method which consists of Student-Centered, Participation, Innovative, Collaborative and Engaging elements has strong potential in creating reflective, participatory and contextual learning. Thus, SPICE Learning is considered effective in forming civic disposition and as a solution in overcoming the nation's moral decadence.Keywords: Civic Disposition, Moral Decadence, Citizenship Education, SPICE LearningABSTRAKDekadensi moral bangsa merupakan isu krusial yang saat ini terjadi di Indonesia, hal ini ditandai dengan meningkatnya kasus intoleransi, korupsi, kekerasan seksual dan lemahnya kesadaran hukum serta tanggung jawab sosial yang tidak hanya melanda orang dewasa tetapi juga remaja dan kalangan pelajar. Kondisi ini menuntut hadirnya pendidikan yang tidak hanya berpusat pada pengetahuan tetapi juga membentuk karakter yang kuat. Pendidikan kewarganegaraan memiliki peran strategis dalam mengatasi krisis moral melalui penguatan tiga komponen utama: civic knowledge, civic skill, dan civic disposition. Di antara ketiganya, civic disposition menjadi aspek yang penting dalam membentuk komitmen dan karakter warga negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi internalisasi civic disposition serta mengeskplorasi relevansi metode SPICE Learning sebagai inovasi pembelajaran yang mendukung proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan sumber data sekunder yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode SPICE Learning yang terdiri dari elemen Student-Centered, Participation, Innovative, Collaborative, dan Engaging memiliki potensi kuat dalam menciptakan pembelajaran yang reflektif, partisipatif dan kontekstual. Dengan demikian, SPICE Learning dinilai efektif untuk membentuk civic disposition dan sebagai solusi dalam mengatasi dekadensi moral bangsa.Kata Kunc: Civic Disposition, Dekadensi Moral, Pendidikan Kewarganegaraan, SPICE LearningĀ 
PENGARUH DISIPLIN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA GURU PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI (SMKN) 8 PALU Salim, Firza Umar; Rezal, Muhammad; Wahab, Abdul; Huzaemah, Huzaemah; Nuraini, Fifi
Jurnal Ekonomi Trend Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/trend.v13i1.559

Abstract

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatankausalitas dan analisis regresi linear berganda. Responden berjumlah 44 orang guru. Hasil analisismenunjukkan bahwa secara serempak, disiplin dan motivasi berpengaruh signifikan terhadapkinerja guru, yang dibuktikan dengan Hasil uji F menunjukkan nilai Sig.F = 0,000 < 0,05. Nilaikoefisien korelasi (R) sebesar 0,817 menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara disiplin,motivasi, dan kinerja guru. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,651 mengindikasikan bahwa65,1% variasi kinerja guru dipengaruhi oleh kedua variabel tersebut, sementara sisanya 34,9%dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Secara parsial, disiplin memiliki pengaruh yanglebih besar terhadap kinerja guru dengan koefisien regresi 0,697 dan nilai signifikan 0,000,sedangkan motivasi memiliki koefisien regresi 0,241 dengan nilai signifikan 0,017. Hal inimenunjukkan bahwa peningkatan disiplin dan motivasi guru akan berpengaruh positif terhadappeningkatan kinerja guru pada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 8 Palu. Dan hasilpenelitian ini yaitu disiplin dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru padaSekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 8 Palu.Kata kunci: Disiplin, Motivasi, dan Kinerja Guru
Evaluasi Kepuasan Pengguna Rekam Medis Elektronik dengan Metode EUCS di Rumah Sakit Duta Indah Siti Nur Azizah Jamil; Muhammad Rezal; Noor Yulia; Muhammad Fuad Iqbal
Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Vol. 3 No. 4 (2025): November: Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/antigen.v3i4.850

Abstract

This study aims to evaluate and identify the obstacles faced and provide recommendations for improvements to the satisfaction of Electronic Medical Records (EMR) users at Duta Indah Hospital using the End User Computing Satisfaction (EUCS) method. At Duta Indah Hospital the EMR system used is Medinfras. EUCS is used to measure user satisfaction with the application system by comparing user expectations with the reality experienced. This evaluation examines seven variables: content, display (format), accuracy, ease of use, timeliness, speed, and flexibility. This research method uses descriptive quantitative with 63 respondents selected as samples. Data were collected through an online questionnaire, processed using Microsoft Excel 2016 software and analyzed using SPSS Version 25 software with a Likert scale to measure the level of satisfaction. The results showed that the majority of users felt "quite satisfied" with all variables, namely: content (57%), display (57%), timeliness (59%), speed (58%), flexibility (56%), accuracy (54%) and ease of use (54%). In conclusion, the RME system is considered quite adequate in supporting user performance, with accurate information, easy-to-understand displays, and efficiency in time and flexibility. The suggestion for the hospital is to conduct an evaluation, improve the appearance of the system menu so that users can access the system more easily and improve regular system maintenance.
Analisis Efisiensi Rawat Inap di RS Islam Jakarta Cempaka Putih Tahun 2023 Eresha, Widya; Muhammad Rezal; Nanda Aula Rumana; Dina Sonia
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v13i2.689

Abstract

Unit rawat inap adalah salah satu pelayanan yang diberikan dalam rumah sakit. Unit rawat inap dalam sebuah rumah sakit sangat penting dan diharapkan memberikan kontribusi terbaik terhadap peningkatan status kesehatan di masyarakat. Salah satu cara untuk mengoptimalkan pelayanan di instalasi rawat inap adalah dengan meningkatkan pelayanan dengan efisien. Efisiensi adalah salah satu indikator kinerja yang secara teoritis menentukan kinerja organisasi secara keseluruhan pada rumah sakit. Efisiensi pelayanan rawat inap menggunakan teori Barber-Johnson merupakan salah satu syarat penilaian oleh Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat efisiensi pengelolaan pelayanan rawat inap di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih menggunakan teori Barber-Johnson pada tahun 2023. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode campuran. Hasil indikator parameter BOR, TOI, BTO, dan ALOS banyak yang tidak memenuhi capaian standar ideal, maka hasil Grafik Barber-Johnson pada masing-masing kelas rawat inap tidak berada pada daerah efisien. Sebaiknya Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih terus memperhatikan dan mengevaluasi nilai indikator masing-masing parameter, agar nilai tersebut berada dalam batas ideal dan tingkat efisiensi pengelolaan pelayanan rawat inap di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih menjadi lebih tinggi.
Gambaran Pelaksanaan Rekam Medis Elektronik Pada Poliklinik di Rumah Sakit Atma Jaya siti Widya Astuti, siti; Muhammad Rezal; Lily Widjaja; Laela Indiawati
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v13i2.695

Abstract

Pada era globalisasi, teknologi sangatlah penting untuk menunjang aktivitas kehidupan di dunia kesehatan yang sangat berperan penting dalam menyediakan informasi secara cepat dan akurat. Perkembangan teknologi dalam pelayanan kesehatan menyediakan rekam medis berbasis elektronik. Rekam medis elektronik (RME) adalah dokumen yang menunjukkan penggunaan teknologi informasi untuk mengumpulkan, menyimpan, memproses dan mengakses data dalam bentuk digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penerapan rekam medis elektronik di bagian rawat jalan Rumah Sakit Atma Jaya. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara dan observasi untuk menggambarkan hasil yang diperoleh secara lengkap dan akurat sesuai fakta. Rumah Sakit Atma Jaya mempunyai standar prosedur operasional (SPO) pelaksanaan rekam medis elektronik yang berbeda-beda di setiap unitnya dan belum ada alur pelaksanaannya dalam bentuk grafik. Software RME yang digunaan bernama Medinfras sudah sesuai dengan SPO terutama dari aspek kerahasiaan dan akses data. Proses implementasi RME dimulai dari registrasi pasien hingga transfer konten di platform Satu Sehat. Kendala yang terjadi berkaitan dengan unsur manusia, material, metode dan mesin.
The Influence of Leadership Style, Organizational Culture, and Work Environment on Turnover Intention at PT. Mandala Multifinance, Palu Branch Rahman, Abd.; A, Muhammad Umar; Yasin, Muhammad; Rezal, Muhammad; Sangkota, Megawaty; Azis, Abd.
TechTalent & Business Review Vol. 1 No. 3 (2025): TTBR-October 2025
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Inovasi Nusantara (APIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63985/ttbr.v1i3.47

Abstract

This study aims to examine the extent to which the influence of leadership style (LS), organizational culture (OC), and work environment (WE) on the turnover intention (TI) of employees of PT. Mandala Multifinance. The assumption is that these three variables are one of the factors causing many employees to leave the company. The company cannot ignore these causal factors because they can affect the comfort of employees, which ultimately affects their desire to leave the company. This research involved 115 employees of PT. Mandala Multifinance and tested quantitatively using SPSS version 22. This study's calculated results indicate a partial positive influence on LS and OC variables, while the WE variable does not. Simultaneous calculation results show a positive influence of the three variables on turnover intention. In the competitive landscape of the financial services industry, where employee retention is critical to maintaining service quality and client trust, understanding these factors is essential. High turnover can disrupt client relationships and increase recruitment and training costs, making it imperative for organizations to address leadership, culture, and environmental factors effectively. This study suggests that all companies, particularly in the financial sector, pay attention to these factors for the convenience of employees to reduce turnover intention.