Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING BERMUATAN POTENSI LOKAL TANAMAN BUAH PADANGSIDEMPUAN PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI KELAS X MAN 1 PADANGSIDEMPUAN Siregar, Abdul Hasym Mazhurin; Manalu, Kartika; Herni, Zulfiana
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i3.7327

Abstract

This research aims to find out the feasibility, practicality and effectiveness of CTL- based LKPD containing the local potential of Padangsidimpuan fruit plants in biodiversity material for class 4D (Define, Design, Develop, and Disseminate). The instruments used in the research were teacher and student needs analysis sheets, material expert and media expert validation sheets, teacher and student response questionnaire sheets, and test questions in the form of pretest and posttest to measure students' understanding of biodiversity material. The validity of the LKPD obtained from material experts was 89% and media experts were 100% in the very valid category. The practicality of the LKPD obtained from the biology teacher response questionnaire was 85% in the very practical category and 84.33% of the students' responses were in the very practical category. The effectiveness of the LKPD was obtained through test questions in the form of pretest and posttest with an N-Gain presentation of 0.73% in the quite effective category with a percentage of 73% in the high category. The three aspects of validity, practicality and effectiveness with a large percentage show that Contextual Teaching and Learning-based LKPD contains local potential for biodiversity material that is suitable for use in learning activities. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan, kepraktisan dan keefektifan dari LKPD berbasis CTL bermuatan potensi lokal tanaman buah Padangsidimpuan pada materi keanekaragaman hayati kelas X MAN 1 Padangsidimpuan sebagai bahan ajar yang dapat membantu guru dalam melaksanakan pembelajaran Biologi serta membantu Peserta didik untuk memahami materi keanekragaman hayati dengan cara yang mudah dan meningkatkan pengetahuan peserta didik mengenai keberadaan tanaman buah yang ada di Padangsidempuan serta menjaga kelestariannya.. Metode penelitian ini menggunakan Research and Development (RnD) dengan model 4D (Define, Design, Develop, and Disseminate). Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa lembar analisis kebutuhan guru dan peserta didik, lembar validasi ahli materi dan ahli media, lembar angket respon guru dan peserta didik, dan soal test berupa pretest dan posttest untuk mengukur pemahaman siswa mengenai materi keanekaragaman hayati. Validitas LKPD yang didapatkan dari ahli materi adalah sebesar 89% dan ahli media sebesar 100% dengan kategori sangat valid. Kepraktisan LKPD diperoleh dari angket respon guru biologi 85% dengan kategori sangat praktis dan peserta didik 84,33% dengan kategori sangat praktis. Keefektifan LKPD diperoleh melalui soal test berupa pretest dan posttest dengan presentasi N-Gain 0,73% kategori cukup efektif dengan persentare 73% dengan kategori tinggi. Ketiga aspek validitas, kepraktisan dan keefektifan dengan presentase yang besar menunjukkan bahwasannya LKPD berbasis Contekstual Teaching and Learning bermuatan potensi lokal materi Keanekaragaman hayati layak untuk dipergunakan dalam kegiatan pembelajaran.
Isolasi dan Identifikasi Escherichia coli pada Sumber Air Minum di Desa Banjar Toba Kecamatan Berampu Bintang, Safliah Rahmayani; Manalu, Kartika; Nasution, Rizki Amelia
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 3 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peraturan Menteri Kesehatan RI NO.492/Menkes/Per/IV/2010 menyatakan bahwa air minum harus memenuhi kriteria tertentu agar dapat dianggap layak dikonsumsi.  Kriteria tersebut antara lain tingkat kontaminasi 0 koloni per 100 ml untuk keberadaan bakteri koliform dan bakteri Escherichia coli.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi bakteri Escherichia coli yang terdapat pada sumber air minum di Desa Banjar Toba yang terletak di Kecamatan Berampu.  Berdasarkan hasil penelitian isolasi dan identifikasi, diketahui terdapat bakteri Escherichia coli pada 7 sampel, dengan metode isolasi bakteri menggunakan media Eosin Methylene Blue (EMB) dan uji Total Plate Count (TPC).  Kesimpulan ini didukung oleh hasil yang diperoleh dari pewarnaan gram.  Berdasarkan pengamatan kelimpahan bakteri Escherichia coli, ditentukan bahwa sampel MA 7 x 100 menunjukkan kelimpahan tertinggi, sedangkan sampel MA 4 20 x 100 menunjukkan kelimpahan terendah. Berdasarkan penelitian ditemukan bahwa sumber air minum di Desa Banjar Toba tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh Peraturan Menteri Kesehatan NO.492/Menkes/Per/IV/2010.
Isolasi dan Identifikasi Bakteri Brucella sp. pada Darah Kambing di Desa Air Joman Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan Sinaga, Sabariah; Manalu, Kartika; Nasution, Rizki Amelia
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 3 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i3.464

Abstract

Brucellosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Brucella sp., yang dapat menginfeksi berbagai jenis hewan ternak dan manusia. Penyakit ini sering kali menimbulkan masalah serius dalam peternakan dan kesehatan masyarakat karena kemampuannya untuk menyebar melalui kontak dengan hewan yang terinfeksi atau produk-produk hewani yang terkontaminasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri Brucella sp. yang menjadi penyebab Brucellosis pada kambing. Metode yang digunakan mencakup isolasi bakteri menggunakan media TSA (Tryptic Soy Agar) dan uji RBT (Rose Bengal Test), serta analisis data penelitian dilakukan secara kualitatif. Hasil dari isolasi bakteri menunjukkan bahwa dua sampel dari jumlah total sampel darah kambing yang diperiksa menunjukkan hasil positif terhadap bakteri Brucella sp. dengan kode isolat KB1 dan SdJ2 dengan media TSA. Identifikasi dilakukan berdasarkan pertumbuhan koloni yang khas pada media kultur, serta analisis pewarnaan gram yang mengungkapkan karakteristik mikroorganisme di bawah mikroskop. Namun, hasil uji RBT menunjukkan hasil yang kurang memuaskan dalam mendeteksi Brucella sp., dengan tidak adanya penggumpalan dan ketidakkonsistenan warna ungu kemerahan pada serum. Perbedaan ini menyoroti tantangan dalam menggunakan metode tes tunggal untuk diagnosis yang akurat, karena adanya kemungkinan hasil negatif palsu atau rendahnya sensitivitas tes. Oleh karena itu, untuk memastikan diagnosis yang lebih akurat dan dapat diandalkan, disarankan untuk menggunakan lebih dari satu prosedur tes lanjutan, seperti ELISA (Enzyme-Linked Immunosorbent Assay) dan PCR (Polymerase Chain Reaction). Kombinasi metode ini dapat meningkatkan kepekaan dan spesifisitas diagnosa Brucellosis pada hewan ternak.
Pengembangan Media Pembelajaran Biologi Berbasis Android Pada Materi Pencemaran Lingkungan dan Upaya Pelestariannya di Kelas X MAS Plus Al-Ulum Zelila, Umma Selma; Manalu, Kartika; Jayanti, Ummi Nur Afinni Dwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Biologi berbasis Android pada materi pencemaran lingkungan dan upaya pelestariannya, serta untuk menguji kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan subjek penelitian sebanyak 25 siswa kelas X MAS Plus Al-Ulum. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dengan guru biologi dan peserta didik, penyebaran angket dengan skala Likert dalam bentuk ceklis, serta dokumentasi sebagai pelengkap.Pada tahap pengembangan, hasil validasi media pembelajaran oleh dosen ahli bahan ajar memperoleh nilai rata-rata 3,563, dosen ahli materi memperoleh nilai rata-rata 3,833, dan penilaian guru biologi memperoleh nilai rata-rata 3,584.Pada tahap implementasi, dilakukan dua kali pertemuan masing-masing 45 menit. Evaluasi menunjukkan respon siswa terhadap media pembelajaran Biologi berbasis Android dengan skor rata-rata (x) = 4,11 dari skor maksimum (xmax) = 5,00, yang menandakan media tersebut berada dalam kategori yang baik dan tidak memerlukan revisi. Hasil post-test menunjukkan tingkat keefektifan media pembelajaran dengan persentase ketuntasan sebesar 91,67%.Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran Biologi berbasis Android efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pencemaran lingkungan dan upaya pelestariannya, serta layak digunakan dalam proses pembelajaran di kelas X MAS Plus Al-Ulum.
Pengembangan Media Augmented Reality Terintegrasi Nilai-nilai Islam pada Materi Sistem Saraf untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa di SMA Swasta Bandar Setia Ujung Ayundari, Sella; Manalu, Kartika
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 12 No. 1 (2024): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v12i1.11808

Abstract

The aim of this research is to integrate Islamic values into the nervous system material and develop augmented reality media to enhance student motivation and learning outcomes in a private high school. The specific objectives are to increase student motivation and learning outcomes through media use and evaluate the suitability of the developed media. This study employs a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model. Fifty-four students participated, including 26 in the experimental group and 28 in the control group. Data were collected through expert validation questionnaires, learning motivation surveys, and tests. Tools used included media validation, learning motivation surveys, and tests. Data analysis involved evaluating media suitability, student motivation, and learning outcomes. Media verification results by validators yielded an average score of 96.01%, classified as "very good". Teacher media assessment averaged 96.87%, also categorized as "highly satisfactory". Student responses to augmented reality scored 88.9%, interpreted as good response criteria. Average motivation survey scores were 96.50% for the experimental group (sufficient category) and 38.51% for the control group (moderate category). Average learning performance test scores were 86.50% for the experimental group and 31.09% for the control group. The study concludes that augmented reality learning media are effective and suitable for enhancing motivation and learning outcomes in biology classes by integrating the nervous system and Islamic values.
Pengembangan LKPD Berbasis PBL-STEM sebagai Upaya Peningkatan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Keanekaragaman Hayati SMA/MA Adisty, Yuda; Manalu, Kartika
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 12 No. 1 (2024): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v12i1.11912

Abstract

The purpose of this study is to create a Problem-Based Learning (PBL) approach in STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) education, specifically in the field of Biology. The goal is to enhance students' creative thinking skills during the study of biodiversity. The Student Worksheets (LKPD) developed are intended to be valid, practical, and effective. This study involves research and development activities using the 4-D model consisting of defining, designing, developing, and disseminating stages. The research was conducted at Muhammadiyah 8 High School Kisaran during the academic year 2023/2024. Data collection was carried out using validation sheets, student questionnaires, and testing devices. Subsequently, data were collected using the N-Gain formula. The PBL-STEM based LKPD was deemed valid by media validators with 96% agreement, material validators with 89%, and instrument validators with 95%. Feasibility analysis showed that the PBL-STEM based LKPD produced is highly practical for student use, as evidenced by a high N-Gain score of 0.92. This study concludes that the developed PBL-STEM based LKPD is valid, practical, and useful in enhancing students' creative thinking abilities.
Aktivitas Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis) Berdasarkan Pergerakan, Posisi Tubuh, dan Penggunaan Strata Hutan Tazkiah, Citra; Hutasuhut, Melfa Aisyah; Manalu, Kartika
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 2 (2025): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i2.15325

Abstract

This study aimed to identify the number of individuals and describe the daily behavior, movements, body position, and forest strata preferences of Tapanuli orangutans (Pongo tapanuliensis) at Camp Mayang Batang Toru Research Station, North Sumatra. This study used the focal animal sampling method and data collection techniques were carried out through direct observation with binoculars of daily activities carried out on target orangutans. This research was conducted from October 2023 to March 2024. Data analysis was carried out by descriptive statistics of the frequency of orangutan behavior based on activities carried out at Camp Mayang Station, Batang Toru, North Tapanuli, North Sumatra and presented in the form of tables and figures and then explained in the form of diagrams or graphs. The results of this study showed that there were 3 individual Tapanuli orangutans (Pongo tapanuliensis), namely Cemara, Beta, and Bittang. Daily activities observed included eating, moving, resting and other activities. Frequent movement activities were hanging up, walking on two legs and descending. Body positions that orangutans often do are Sitting, Squatting and Standing on two legs or one leg Forest stratum level 3 is more frequently used by orangutans than forest stratum level 4.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) Pada Materi Bioteknologi di Kelas XII Sartika, Dea; Manalu, Kartika; Rambe, Riris Nurkholidah
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 1 (2025): March
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i1.15383

Abstract

The purpose of this research is to develop valid, effective, and practical teaching materials in the form of LKPD (Student Worksheet) on biotechnology based on Higher Order Thinking Skills (HOTS) for XII grade students. The method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model (analyze, design, development, implementation, and evaluation).The research started with the analysis stage, which included curriculum analysis and analysis of teacher and student needs. Then, the design stage was conducted to prepare the initial product design. Next, the development stage aimed to produce a feasible LKPD based on HOTS in terms of validity, practicality, and effectiveness. Finally, the implementation stage showed that the developed LKPD was highly practical and effective for use as teaching material. The research results show that (1) The validity of LKPD was obtained from validation sheets, with 100% for media, 88.39% for material, and 72.22% for questions. (2) The practicality of LKPD was obtained from teacher and student response questionnaires, with 100% and 88.85%, respectively. (3) The effectiveness of LKPD was obtained with pretest and posttest, with an n-Gain value of 0.93 and a percentage of 93%. Thus, the LKPD is declared feasible for use.
Pemanfaatan Bakteri Pseudomonas putida Sebagai Agen Bioremediasi Untuk Penurunan Kadar Fosfat Pada Limbah Cair Jasa Laundry di Medan Khadijah, Nur; Manalu, Kartika; Nasution, Rizki Amelia
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8003

Abstract

Usaha laundry adalah suatu jasa layanan yang terdapat sarana pencucian pakaian. Angka pengguna jasa laundry meningkat setiap tahunnya di kota Medan. Limbah dari laundry umumnya tidak diolah terlebih dahulu yang kemudian dapat menimbulkan pencemaran baik untuk tanah maupun air. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh dan mengetahui informasi konsentrasi berapakah yang paling baik dalam menurunkan kadar Fosfat dengan menggunakan populasi mikroorganisme pseudomonas putida dan pengaruh penambahan waktu inkubasi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan kuantitatif dan analisis statistik SPSS ANOVA (Analysis of Variance) One Way, untuk melihat pengaruh penambahan variasi konsentrasi Bakteri P.putida selama proses bioremediasi. Penelitian dilakukan selama 4 Minggu dengan memvariasikan penambahan bakteri P.putida sebanyak 0% (kontrol), 5%, 10%, dan 15% dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3 ulangan. Berdasarkan hasil penelitian penambahan variasi konsentrasi bakteri Pseudomonas putida dilakukan pungujian ANOVA One-Way memiliki hasil sig. 0,002. Konsentrasi 15% bakteri Pseudomonas putida dinyatakan konsentrasi terbaik yang dapat menurunkan kadar fosfat hingga melampaui batas baku mutu.Pemberian waktu inkubasi pengukuran penurunan kadar fosfat tidak homogen karena Hasil uji ANOVA One-Way memiliki hasil yang tidak sig, 0,302. Penurunan kadar fosfat teringgi pada minggu ke -4 sebesar 1,7 mg/L.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kulit Batang Malaka (Phyllanthus emblica) Terhadap Pertumbuhan Escherichia coli Dan Staphylococcus aureus Siregar, Khoirul Bahria; Manalu, Kartika; Nasution, Rizki Amelia
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8369

Abstract

Tanaman malaka dimanfaatkan sebagai obat tradisional, buahnya banyak digunakan untuk mengobati keluhan diare, demam, batuk darah, sedangkan daunnya bermanfaat untuk mengobati genangan air, maag, dan eksim. Akar tanaman malaka digunakan untuk mengobati batuk darah, radang usus, sakit perut, sedangkan kulit batang tanaman malaka di Indonesia hanya digunakan sebagai bumbu tambahan masakan, sedangkan di negara lain seperti Nepal, Burma, dan Thailand , Kulit batang malaka digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati penyakit seperti gangguan. buang air kecil, sembelit, diare, perawatan rambut, dan perawatan kulit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak kulit batang tanaman malaka (Phyllanthus emblica) mempunyai aktivitas antibakteri terhadap bakteri E. coli dan S. aureus. Penelitian ini menggunakan metode difusi agar dengan variasi konsentrasi 8%, 10%, 12% dan 15% yang masing-masing konsentrasi diulang sebanyak lima kali. Hasil yang diperoleh adalah diameter zona hambat pertumbuhan bakteri S. aureus dan E. coli dengan konsentrasi 8% pada jarak 1 mm, konsentrasi 10% dengan bakteri S. aureus pada jarak 4 mm, E. coli pada jarak 4 mm. 3 mm, dan konsentrasi 12% S. aureus pada 6 mm. , E.coli 5 mm, konsentrasi 15% S. aureus 10 mm, E.coli 6 mm, kontrol positif (kloramfenikol) S. aureus 17 mm, E. coli 15%. Pertumbuhan bakteri E. coli dan S. aureus terbaik yang mendekati kontrol positif adalah pada konsentrasi 15%. Hasil data dianalisis menggunakan aplikasi SPSS 25 dengan metode uji Anova dan diuji lebih lanjut dengan uji Duncan. Hasil uji statistik diameter zona hambat bakteri Esherishia coli dan Staphylococcus aureus menunjukkan bahwa masing-masing perlakuan berbeda nyata, yaitu nyata dilihat dari nilai signifikansi 0,00 yang berarti 0,05