Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Study of work attitudes in terms of the performance of health workers in Pampang Community Health Center, Makassar City Wisudawan B, Owildan; Ahmad, Haslinah; Hasibuan, Ahmad Safii
Jurnal EduHealth Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal eduHealth, Periode Oktober - December, 2022
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.957 KB)

Abstract

Optimal performance can be obtained if the employee is enthusiastic and enthusiastic in carrying out his work, and can achieve predetermined targets, quality work quality and in accordance with work standards. Improving the performance of employees is also inseparable from several factors related to the existing systems within the organization. The organizational system must be able to create a climate that can lead to the desire for achievement of all employees. This research was conducted inPampang Health Center Makassar City in 2021. The type of research used is observational with a descriptive approach, namely to find out the description of the performance of health workers inPampang Health Center Makassar City in 2021. The sample of this research was health workers with exhaustive sampling of 26 health workers. The results showed that there were health workers who had good motivation who stated good performance as much as 35.3%, Health workers who stated good self-control stated good performance as much as 57.1%, Health workers who stated good teamwork stated good performance good as much as 42.9%. The conclusion is that health workers play an important role in health services so that they are expected to be able to motivate themselves to improve performance in every process of health services.
PKM PENYULUHAN TENTANG PENTINGNYA MENCUCI TANGAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA ORIGAMI PADA SISWA SD IT BINA INSANI DESA SIALOGO KECAMATAN ANGKOLA BARAT TAPANULI SELATAN Butar-Butar, Khairunnisa; hasibuan, Ahmad safii
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 3 (2022): Vol. 4 No. 3 Desember 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i3.927

Abstract

Pengabdian ini berjudul tentang pentingnya mencuci tangan dengan menggunakan media origami pada siswa SD IT Bina Insani Desa Sialogo Angkola Barat Tapanuli Selatan. Perilaku kegiatan mencuci tangan pada siswa SD ini masih menjadi salah satu pembelajaran penting yang perlu untuk terus menerus diajarkan dan dipraktekkan. Karena pentingnya kegiatan mencuci tangan ini dalam menjaga kesehatan anak. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan penyuluhan dan contoh kepada siswa bagaimana mencuci tangan dengan 6 tahap menggunakan metode demonstrasi dan storytelling dengan media origami sebagai media penyampaian pesan. Hasil dari kegiatan ini yaitu antusiasme dari siswa dalam mengetahui tentang pentingnya mencuci tangan sebelum dan sesudah berkegiatan serta mempraktekkan cara mencuci tangan dengan 6 langkah. Peningkatan pengetahuan dan sikap tentang pentingnya mencuci tangan diharapkan dapat menjadi salah satu kegiatan menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh yang menyenangkan bagi anak.
PKM PENYULUHAN KESEHATAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA LIFE LITE TENTANG PERNIKAHAN ANAK USIA DINI PADA ANAK REMAJA DI DESA SIALOGO KECAMATAN ANGKOLA BARAT TAPANULI SELATAN hasibuan, ahmad safii; Butar-Butar, Khairunnisa; Tampubolon, Cahaya tri nanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 3 (2022): Vol. 4 No. 3 Desember 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i3.946

Abstract

Pernikahan merupakan ikatan lahir dan batin berupa penyatuan antara laki-laki dan perempuan atas dasar keinginan untuk memiliki keturunan dan keluarga. Pada dasarnya pernikahan dilakukan oleh seseorang yang telah memiliki kematangan dalam segi fisik,psikologis,dan ekonomi. Namun, di Indonesia sekitar 12-20% masih bisa ditemukan pernikahan yang belum disertai dengan kesiapan dari berbagai aspek seperti fisik,ekonomi,dan pengetahuan mengenai kehidupan rumah tangga. Artikel ini menggunakan metode kualitatif dan deskriptif yang akan menggali lebih dalam mengenai pernikahan dini dan keterkaitannya dengan kesehatan reproduksi. Pernikahan usia dini dilakukan oleh seseorang yang rata-rata berusia di bawah 19 tahun yang rata-rata belum siap dalam berbagai aspek dalam pernikahan. Hal ini kemungkinan akan berdampak terhadap kesehatan reproduksi baik untuk perempuan maupun laki-laki. Oleh karena itu, diperlukan persiapan yang dari berbagai aspek dalam melaksanakan pernikahan sehingga upaya untuk menghindari dampak kesehatan reproduksi dapat diminimalisir
Penyuluhan PHBS dan Cara Mencuci Tangan yang Baik dan Benar di SD N 200411 Padangsidimpuan Hasibuan, Ahmad Safii; Sahriani, Henny
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1172

Abstract

Agar hidup sehat dapat terlaksana, maka setiap orang harus mampu memiliki perilaku yang baik, yaitu Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Perilaku cuci tangan yang baik dan benar akan dapat membantu menurunkan risiko penyakit menular salah satunya penyakit diare. Penyuluhan enam langkah cuci tangan yang baik dan benar ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya mencuci tangan pakai sabun dan cara mencuci tangan pakai sabun yang baik dan benar. Tujuan penyuluhan ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan anak SD tentang PHBS dan cara mencuci tangan yang baik dan benar. Penyuluhan ini menggunakan metode ceramah dan demonstrasi senam cuci tangan. Adapun media yang digunakan berupa poster dan vidio senam cuci tangan. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini, semua siswa sudah mengerti apa itu PHBS dan bagaimana cara mencuci tangan dengan baik dan benar. Kegiatan penyuluhan yang dilakukan mahasiswa kepada siswa SDN 200411 Padangsidimpuan mengenai PHBS dan cuci tangan yang baik dan benar terlaksana dengan baik. Semoga siswa SD 200411 mampu menerapkan apa yang telah disampaikan pada saat penyuluhan ke dalam kehidupan sehari-hari.
Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Pemberian Susu Formula pada Bayi 0-6 Bulan di Desa Pudun Jae Kota Padangsidimpuan Hasibuan, Ahmad Safii; Sahriani, Henny
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 8 No 2 (2023): Vol. 8 No. 2 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v8i2.1176

Abstract

Di Indonesia saat ini sekitar 50% anak yang lahir diberi susu formula menyebabkan penurunan jumlah ibu yang memberikan ASI eksklusif. Berdasarkan penelitian, anak yang tidak diberi ASI eksklusif, pertumbuhannya lebih lambat disbandingkan dengan anak yang diberi ASI eksklusif. Oleh karena itu dilakukan penelitian tentang hubungan pengetahuan Ibu dengan pemberian susu formula pada bayi 0-6 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan Ibu dengan pemberian susu formula pada bayi 0-6 bulan di Desa Pudun Jae Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional, dan pengambilan sampel dengan menggunakan teknik yaitu total sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 33 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Uji statistik menggunakan Chi-Square, pada tabel silang pengetahuan dengan pemberian susu formula dengan nilai p value = 0,02 yang artinya ada Hubungan Pengetahuan Ibu dengan pemberian Susu Formula Pada Bayi 0 – 6 Bulan Di Desa Pudun Jae. Disarankan bagi ibu yang mempunyai bayi 0-6 bulan untuk meningkatkan wawasan dan mencari informasi tentang efek pemberian susu formula pada bayi 0-6 bulan.
Hubungan Genetik Terhadap Kejadian Diabetes Mellitus Pada Lansia Di Desa Rimba Soping Kota Padangsidimpuan Hasibuan, Ahmad Safii; Sahriani, Henny; Yanna Wari Harahap; suryati
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1369

Abstract

ABSTRAK Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu diantara penyakit tidak menular yang masih menjadi permasalahan di Indonesia. Penyakit diabetes melitus menurut WHO paling sering menyerang pada orang lanjut usia ≥60 tahun. faktor yang dapat memicu terjadinya DM adalah Genetik. Penyakit Diabetes Mellitus (DM) menempati urutan ke delapan untuk urutan penyakit tidak menular. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara genetic terhadap kejadian Diabetes Mellitus pada lansia Di Desa Rimba Soping. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif dengan Desain Penelitian cross sectional dan Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Dengan jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 60 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian, ada hubungan antara genetik (p>(0,023)) terhadap kejadian DM pada lansia. Saran peneliti bagi lansia mempersiapkan diri ketika petugas kesehatan memberikan penyuluhan tentang faktor-faktor pemicu Diabetes Melitus untuk tetap mendengarkan, memahami, mengaplikasikan, menganalisis, mensintesis dan mengevaluasinya supaya tidak terjadi komplikasi. Kata kunci : Diabetes Mellitus, Genetik Abstract Diabetes mellitus (DM) is one of these diseases infectious disease which is still a problem in Indonesia. According to WHO, diabetes mellitus most often attacks elderly people aged ≥60 years. Factors that can trigger DM are genetics. Diabetes Mellitus (DM) ranks eighth in the ranking of non-communicable diseases. The aim of this research is to determine the relationship between genetics and the incidence of Diabetes Mellitus in the elderly in Rimba Soping Village. This research is a quantitative study with a cross sectional research design and sampling using simple random sampling. The number of respondents in this study was 60 people. Data collection using questionnaires. The results of the research showed that there was a relationship between genetics (p>(0.023)) and the incidence of DM in the elderly. The researcher's advice for the elderly is to prepare themselves when health workers provide education about the factors that trigger Diabetes Mellitus to continue listening, understanding, applying, analyzing, synthesizing and evaluating it so that complications do not occur.. Keywords : Diabetes Mellitus, Genetics
Pengaruh Pemberian Informasi Menggunakan Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Personal Hygiene Saat Menstruasi pada Remaja di SMA Negeri 7 Kota Padangsidimpuan Tahun 2024 harahap, yanna wari; Hasibuan, Ahmad Safii; Siregar, Hera Soraya Wardani; Harahap, Suryati; Nurlaila; Arbaiyah, Ita; Nursalmah; Yasin, Kombang Ali
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1804

Abstract

Kebersihan diri saat menstruasi penting untuk menentukan kesehatan organ reproduksi remaja putri dan menghindari infeksi. Masalah yang dapat muncul akibat kebersihan diri yang buruk saat menstruasi adalah berkembangnya infeksi, seperti infeksi alat kelamin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media leaflet terhadap pengetahuan personal higiene saat menstruasi pada remaja putri di SMA Negeri 7 Kota Padangdimpuan Tahun 2024 dengan menggunakan jenis desain dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Besar sampelnya adalah 49 orang. . Berdasarkan hasil penelitian, tingkat pengetahuan remaja mengenai kebersihan diri saat menstruasi sebelum dilakukan pengobatan tergolong rendah sebanyak 27 orang (55,1%) dan baik sebanyak 4 orang (8,2%). Setelah dilakukan intervensi, sebagian besar remaja memiliki tingkat pengetahuan yang baik, yaitu sebanyak 36 orang (73,5%) dan sebagian kecil (8,2%) yang memiliki tingkat pengetahuan rendah. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon diperoleh dengan nilai p-value=0.000 (p<0.05), maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh edukasi kesehatan dengan menggunakan media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan siswa mengenai Personal Hygiene saat menstruasi di SMA Negeri 7 Kota Padangsidimpuan tahun 2024. Diharapkan kepada siswa SMA Negeri 7 Kota Pdangsidimpuan yang memiliki Personal Hygiene yang buruk agar dapat meningkatkan Personal Hygiene dengan cara menjaga kesehatan diri sendiri, rajin mencari informasi mengenai Personal Hygiene saat menstruasi.
Analysis of parental communication and sexual risk behavior among adolescents based on gender Harahap, Yanna Wari; Nurlaila, Nurlaila; Harahap, Irawati; Antoni, Adi; Hasibuan, Ahmad Safii; Suryati, Suryati
Science Midwifery Vol 13 No 5 (2025): Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v13i5.2121

Abstract

Adolescents are a group that is highly vulnerable to risky sexual behaviors. One of the factors influencing such behaviors is communication between parents and children. Good communication can serve as a protective factor against unhealthy sexual behavior. This study aims to analyze the influence of parent–child communication on risky sexual behavior among adolescents, as well as its differences based on gender. The study employed an analytical quantitative design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 120 male and female adolescents selected through proportional random sampling. Data were collected using standardized questionnaires that had been tested for validity and reliability. Analysis was conducted using Pearson correlation and Independent t-test with a significance level of 0.05. The results showed a significant negative correlation between parental communication and risky sexual behavior (r = –0.65; p < 0.001). The better the communication between parents and adolescents, the lower the level of risky sexual behavior. Gender differences were also observed, where female adolescents demonstrated higher communication scores and lower risky sexual behavior compared to males (p < 0.001). Effective communication between parents and children plays a crucial role in preventing risky sexual behaviors among adolescents. Strengthening family communication through reproductive health education programs involving active parental participation is essential.
Analysis of parental communication and sexual risk behavior among adolescents based on gender Harahap, Yanna Wari; Nurlaila, Nurlaila; Harahap, Irawati; Antoni, Adi; Hasibuan, Ahmad Safii; Suryati, Suryati
Science Midwifery Vol 13 No 5 (2025): December: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v13i5.2121

Abstract

Adolescents are a group that is highly vulnerable to risky sexual behaviors. One of the factors influencing such behaviors is communication between parents and children. Good communication can serve as a protective factor against unhealthy sexual behavior. This study aims to analyze the influence of parent–child communication on risky sexual behavior among adolescents, as well as its differences based on gender. The study employed an analytical quantitative design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 120 male and female adolescents selected through proportional random sampling. Data were collected using standardized questionnaires that had been tested for validity and reliability. Analysis was conducted using Pearson correlation and Independent t-test with a significance level of 0.05. The results showed a significant negative correlation between parental communication and risky sexual behavior (r = –0.65; p < 0.001). The better the communication between parents and adolescents, the lower the level of risky sexual behavior. Gender differences were also observed, where female adolescents demonstrated higher communication scores and lower risky sexual behavior compared to males (p < 0.001). Effective communication between parents and children plays a crucial role in preventing risky sexual behaviors among adolescents. Strengthening family communication through reproductive health education programs involving active parental participation is essential.
KESEHATAN MENTAL PADA REMAJA DI SMP NEGERI 6 PADANGSIDIMPUAN Hasibuan, Ahmad Safii; Henny Sahriani; Suryati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2308

Abstract

Masalah kesehatan jiwa merupakan salah satu masalah yang menjadi perhatian. Masalah kesehatan jiwa pada remaja adalah salah satunya. Remaja harus sehat jiwa. Beberapa tahun terakhir, kesehatan mental remaja telah meningkatkan kekhawatiran. Terjadi prevalensi yang meningkat masalah kesehatan jiwa pada remaja. Upaya pencegahan salah satunya adalah pencegahan dengan melakukan pendidikan kepada remaja tentang sehat jiwa. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja Sekolah Menengah Pertama (SMP) tentang keehatan jiwa. Kegiatan ini dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Aufa Royhan di Kota Padangsidimpuan. Sekolah yang jadi mitra merupakan sekolah yang bersedia diberikan pendidikan kesehatan kepada siswanya. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP NEGERI 6 di Kota Padangsidimpuan. Hasilnya menunjukan bahwa ada peningkatan yang baik terkait pengetahuan siswa tentang kesehatan jiwa. Harapannya dengan kegiatan ini, remaja mengenal tentang kesehatan jiwa dan mampu mencegah agar siswa tidak mengalami masalah kesehatan jiwa