Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENGARUH KONSELING KELOMPOK TEHNIK KOGNITIF RESTRUCTURING TERHADAP KECEMASAN AKADEMIK SISWA MA DARUSSHIDDIQIEN NW MERTAK PAOK Irfan, Ahmad Zainul
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 8 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v8i1.5726

Abstract

Abstrak: Peneliti bertujuan untuk mengadakan penelitian eksperimen dengan melihat pengaruh layanan konseling kelompok teknik cognitif restructuring terhadapa kecemasan akadmeik siswa MA Darusshiddiqien NW Mertak Paok. Mendeskripsikan proses penelitian, hambatan, serta keseluruhan kejadian yang ada dalam penelitian dan menemukan sebuah tujuan dalam sebuah kegitan penelitian. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan metode eksperimen karena gejala yang akan diteliti dibuat dengan di sengaja yakni pengaruh konseling kognitive restructuring terhadap kecemasan akademik siswa MA Darusshiddiqien NW Mertak Paok. Berdasarkan data analisis nilai t-tes yang diperoleh dalam penelitian ini adalah thitung4,182dengan derajat kebebasan (N-1) = (10-1) = 9. Dalam taraf signifikansi = 5% dan Sderajat kebebasan (Db) pada tabel nilai “t” adalah 2,262. Dengan demikian  nilai thitung yang diperoleh dalam penelitian sebesar 4,356 telah berada diatas angka batas yang besarnya 2,262, atau dengan kata lain bahwa thitung lebih besar dari t tabel4,356>2,262, maka hipotesis nihil (Ho) ditolak sedangkan alternatif (Ha) diterima pada taraf signifikan 5% dengan db= 10 dapat dikatakan bahwa Pengaruh Konseling Kelompok Teknikk kognitif Restructuring Terhadap Kecemasan akademik Siswa MA Darusshiddiqien NW Mertak Paok.Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2021/2022 artinya hasil penelitian ini,“signifikan”.Kata Konci : Konseling Kelompok, Teknikk kognitif Restructuring, dan Kecemasan akademik
MENINGKATKAN HASILBELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN PECAHAN DENGAN PERAGA KERTAS LIPAT Irfan, Ahmad Zainul
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 8 No. 2 (2022): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v8i2.6956

Abstract

Mengingat pentingnya pengembangan kognitif khususnya mengenal pecahan, maka seorang guru harus menggunakan alat peraga dalam setiap menyampaikan pembelajaran agar materi yang disampaikan dapat dipahami siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan Hasil siswa pada pelajaran matematika dalam mengenal pecahan melalui Mandiangin  Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan melalui dua siklus yaitu siklus I dan siklus II yang setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian minat siswa pada siklus I mencapai  peningkatan persentase yang sebelumnya hanya 35% menjadi 63% dan pada siklus II mencapai 78%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan alat peraga dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada poko bahasan pecahan dengan peraga kertas lipas pada siswa kelas IV MI NW Tanak Beak, Kab. Lombok TengahKata Kunci : alat peraga kertas lipa, hasil belajar, pecahan
Meningkatkan Hasil Belajar IPA dalam Memahami Rangkaian Listrik Seri Melalui Penerapan Metode Eksperimen Pada Siswa Kelas VI SDN 1 Mantang Irfan, Ahmad Zainul; Najamuddin, M.
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 9 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v9i1.7285

Abstract

Abstract : This study aims to improve science learning outcomes in understanding series electrical circuits through the application of experimental methods in grade VI students of SDN 1 Mantang in the odd semester of the 2022/2023 academic year. The method used in this research is the experimental method in class VI students of SDN 1 Mantang. The experimental method is one of the teaching methods that in its presentation is appropriate / suitable to be applied in learning Natural Sciences, because with this method students can develop optimal thinking skills. This class action research was conducted in two cycles on 32 students consisting of 11 male students and 21 female students. After the research was conducted, students' understanding and learning outcomes of science lessons on series electrical circuits material increased by using experimental methods with an average score of 66 in cycle I to 86.5 in cycle II. In the efforts made by researchers in improving science learning outcomes, it can be concluded that the experimental method is very helpful for teachers in carrying out the learning process, especially when demonstrating with media or materials as a medium for student learning.Keywords: Improvement, Science Learning Outcomes, Experimental MethodAbstrak : Penelitian  ini  bertujuan  untuk  meningkatkan  hasil  belajar  IPA  dalam  memahami  rangkaian listrik  seri  melalui  penerapan  metode  eksperimen  pada  siswa  kelas  VI  SDN  1 Mantang semester  ganjil  tahun  pelajaran  2022/2023.  Metode  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini adalah metode eksperimen pada siswa kelas VI SDN 1 Mantang. Metode eksperimen adalah merupakan  salah  satu  metode  mengajar  yang  dalam  penyajiannya  sesuai/cocok  untuk diterapkan    dalam  pembelajaran  Ilmu  Pengetahuan  Alam,  karena  dengan  metode  ini  siswa dapat    mengembangkan  kemampuan  berfikir  secara  optimal.  Penelitian  tindakan  kelas  ini dilakukan  sebanyak  dua  siklus  terhadap  32  orang  siswa  yang  terdiri  dari  11  siswa  laki-laki dan  21 siswa  perempuan. Setelah penelitian dilakukan, pemahaman dan hasil belajar siswa terhadap pelajaran IPA materi rangkaian listrik seri menjadi meningkat dengan menggunakan metode  eksperimen  dengan  nilai  rata-rata  dari  66  pada  siklus  I  menjadi  86,5  pada  siklus  II. Dalam  usaha  yang  dilakukan  peneliti  dalam  meningkatkan  hasil  belajar  IPA  dapat disimpulkan  bahwa  dengan  metode  eksperimen  sangat  membantu  guru  dalam  melakukan proses  pembelajaran  terutama  saat  melakukan  peragaan  dengan  media  atau  bahan  sebagai media belajar siswa. Kata konci: Peningkatan, Hasil Belajar IPA, Metode Eksperimen
Peningkatan Hasil Belajar Mengenai Nilai Kelompok Pencahan Uang Menggunakan Metode Role Play Irfan, Ahmad Zainul; Mujiburrahman, Mujiburrahman
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.16692

Abstract

Abstract: Learning strategies and media used in the learning process greatly influence students' understanding and competence in mastering the material taught. This study aims to improve the understanding of grade 2 students of SDN Mertak Paok in calculating the value of a group of fractions of money. This research used a classroom action approach implemented in two cycles with the role play method as the main learning strategy. The research subjects consisted of 22 students (15 boys and 7 girls). Data was collected through observation of students' involvement in learning and the results of the final evaluation in the form of a written test. The results showed a significant improvement in students' ability to calculate fractions. Before the action was taken, only 7 students (35%) achieved a score above the KKM (70). In the first cycle it increased to 17 students (77%) and in the second cycle it reached 20 students (91%). The two students who had not reached the KKM consisted of one student with special needs and one student with abilities below the class average. Based on these findings, the role play method proved to be effective in improving the ability of grade 2 students in fractions.Key Words: Role Play Method, Money Fractions, Improved Understanding Abstrak: Strategi dan media pembelajaran yang digunakan dalam proses belajar sangat berpengaruh terhadap pemahaman dan kompetensi siswa dalam menguasai materi yang diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas 2 SDN Mertak Paok dalam menghitung nilai dari sekelompok pecahan uang. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan metode role play sebagai strategi pembelajaran utama. Subjek penelitian terdiri dari 22 siswa (15 laki-laki dan 7 perempuan). Data dikumpulkan melalui observasi keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan hasil evaluasi akhir berupa tes tertulis. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan siswa dalam menghitung pecahan uang. Sebelum dilakukan tindakan, hanya 7 siswa (35%) yang mencapai nilai di atas KKM (70). Pada siklus pertama meningkat menjadi 17 siswa (77%) dan pada siklus kedua mencapai 20 siswa (91%). Dua siswa yang belum mencapai KKM terdiri dari satu siswa berkebutuhan khusus dan satu siswa dengan kemampuan di bawah rata-rata kelas. Berdasarkan temuan tersebut, metode role play terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa kelas 2 dalam materi pecahan uang.Kata Kunci: Metode Role Play, Pecahan Uang, Peningkatan Pemahaman
Implementation of Learning the Yellow Book Using the Classical Method (Halaqah) at the Anwarul Halimy Girl's Islamic Boarding School, Sesela, West Lombok Regency Anisa, Zainiya; Oktaviana, Dina; Irfan, Ahmad Zainul; Ariany, Farida
Global Education Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Global Education Journal (GEJ)
Publisher : Civiliza Publishing, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/gej.v3i3.1161

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the halaqah method in the teaching of classical Islamic texts (kitab kuning) and its influence on students’ comprehension abilities at Pondok Pesantren Putri Anwarul Halimy in Lombok Barat. This research employs a qualitative descriptive approach, with data collected through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that the halaqah method is conducted intensively and systematically, with 24 sessions held weekly and students grouped into three proficiency levels. The learning process involves text reading, grammatical explanation, makna gandul annotation, and interactive discussion. The halaqah method significantly enhances students’ abilities to read unvowelled Arabic texts, understand classical Arabic structures, and interpret the content of classical Islamic books. Furthermore, halaqah contributes to character building, spiritual development, and the cultivation of discipline among students. However, a major challenge identified is the limited number of teachers, which affects the effectiveness of ability-based grouping and results in some students struggling in higher-level halaqah sessions. Thus, although the halaqah method remains relevant and effective in contemporary Islamic education, it requires sufficient instructional personnel to optimize the learning process of yellow book.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE (TTW) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Irfan, Ahmad Zainul; Iman, Nurul
Jurnal Pengetahuan dan Pendidikan Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Yayasan Baru Haji Samsudin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di kelas V SD Negeri 2 Basala. Rancangan tindakan mengikuti prosedur penelitian tindakan kelas yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif diambil dari hasil tes belajar siswa, dan data kualitatif diambil dari lembar observasi dan jurnal refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai hasil belajar siswa pada siklus I mencapai ketuntasan sebesar 68% dan siklus II meningkat menjadi 92%. Aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan dengan persentase pada Siklus I sebesar 64,3%, dan pada siklus II meningkat menjadi 92,9%. Sedangkan aktivitas mengajar guru mengalami peningkatan dengan persentase pada Siklus I sebesar 71,4%, dan pada siklus II menjadi 92,9%. Hal ini membuktikan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas V MI NW Mertak Paok
Factors Associated with Student-Perceived Research Quality: Evidence from Categorical Analysis at MAN Insan Cendekia East Lombok Iqbal, Muhammad; Irfan, Ahmad Zainul; Muzakkir, Muzakkir; Muslim, Ahmad; Zulfakar, Zulfakar; Mursyid, Hidayat Joni; Maliki, Imam Maksum Al
International Journal of Business, Law, and Education Vol. 7 No. 1 (2026): International Journal of Business, Law, and Education
Publisher : IJBLE Scientific Publications Community Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56442/ijble.v7i1.1324

Abstract

This study examines factors associated with student-perceived research quality among senior high school students at MAN Insan Cendekia Lombok Timur, Indonesia. Research quality was measured through a 10-item self-perception instrument demonstrating excellent psychometric properties with high internal consistency (Cronbach’s alpha = .863) and adequate item-total correlations (.381-.706). Using convenience sampling, 67 students participated in the study. Data were collected through Google Forms and analyzed using descriptive statistics and chi-square analysis with Monte Carlo simulation. Results indicated that students’ perceived research quality was predominantly in the moderate category (47.8%), with mean score of 77.34 (SD = 10.75). Chi-square analyses revealed no statistically significant associations between perceived research quality categories and any of the eleven student characteristics examined, including gender (chi-square = 5.699, p = .058), grade level (chi-square = 2.371, p = .306), age, monthly allowance, subject preferences, school status, school type, and academic specialization. These non-significant findings are interpreted through the lens of social cognitive theory and research skill development frameworks, suggesting that research literacy as an acquired competency through structured learning may transcend demographic and academic boundaries when educational environments provide equitable learning opportunities. Practical recommendations for enhancing research literacy programs in secondary education are discussed.
PENGARUH TEKNIK SELF MANAGEMENT TERHADAP PERILAKU AGRESIVITAS VERBAL SISWA KELAS VIII SMP Ilmi, Nurul; Astuti, Farida Herna; Irfan, Ahmad Zainul
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v5i4.9831

Abstract

ABSTRACT Verbal aggressive behavior is an act of hurting others through words such as shouting, speaking harshly, using offensive language, or insulting, which can damage a person's mental and psychological condition. This behavior can be influenced by various factors, including biological factors related to genetic influences on emotions and behavior, as well as family factors such as harsh parenting patterns that increase the tendency of children to behave aggressively. These conditions may trigger the emergence of deviant behavior, including verbal aggression among students. This study aims to determine the effect of the self management technique on verbal aggressive behavior among students of class VIII 6 at SMPN 4 Mataram in the 2022/2023 academic year. This research employed a quantitative approach using an experimental method. The population of the study consisted of 32 students, while the sample included 10 students selected as research subjects. Data collection techniques used questionnaires as the main method, while observation, documentation, and interviews were used as supporting methods. Data analysis was conducted using the t test to determine the difference before and after the treatment. The results of the study showed that the t value was 7.491, which was higher than the t table value of 2.262 at the 5 percent significance level, indicating that the null hypothesis was rejected and the alternative hypothesis was accepted. Therefore, it can be concluded that the self management technique has a significant effect on reducing verbal aggressive behavior among students of class VIII 6 at SMPN 4 Mataram in the 2022/2023 academic year.  ABSTRAK Perilaku agresivitas verbal merupakan tindakan menyakiti orang lain melalui kata-kata seperti membentak, berkata kasar, berkata kotor, atau menghina yang dapat merusak kondisi mental dan psikis seseorang. Perilaku ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain faktor biologis yang berkaitan dengan pengaruh genetik terhadap emosi dan perilaku, serta faktor keluarga seperti pola asuh orang tua yang cenderung keras sehingga meningkatkan kecenderungan anak berperilaku agresif. Kondisi tersebut dapat memicu munculnya perilaku menyimpang, termasuk agresivitas verbal pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik self management terhadap perilaku agresivitas verbal pada siswa kelas VIII 6 di SMPN 4 Mataram Tahun Pelajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Populasi penelitian berjumlah 32 siswa, sedangkan sampel penelitian sebanyak 10 siswa yang dipilih sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan angket sebagai metode pokok, sedangkan observasi, dokumentasi, dan wawancara digunakan sebagai metode pelengkap. Analisis data dilakukan menggunakan uji t-test untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan nilai t-hitung sebesar 7,491 lebih besar dari t-tabel sebesar 2,262 pada taraf signifikansi 5 persen, sehingga hipotesis nihil ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa teknik self management berpengaruh signifikan terhadap penurunan perilaku agresivitas verbal pada siswa kelas VIII 6 SMPN 4 Mataram Tahun Pelajaran 2022/2023.
Peningkatan Kemampuan Literasi Awal Anak Melalui Kegiatan Bermain Peran. Irfan, Ahmad Zainul; Iman, Nurul
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.18137

Abstract

Abstract: This study aims to improve early literacy skills among young children through role-playing activities at TK Negeri Lendang Tampel. The research employed a Classroom Action Research (CAR) model developed by Kemmis and McTaggart, conducted in two cycles consisting of planning, acting, observing, and reflecting stages. The participants were 30 children aged 5–6 years in group B. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using a descriptive qualitative approach. The findings revealed a significant improvement in children’s early literacy skills after implementing role-playing activities. The average achievement increased from 36.6% in the pre-cycle, to 63.3% in the first cycle, and reached 86.6% in the second cycle. Role-playing activities effectively expanded children’s vocabulary, enhanced word comprehension, and fostered confidence in verbal communication within enjoyable social contexts. Therefore, the role-play method is proven to be an effective and contextual strategy for stimulating early literacy development in early childhood education settings. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi awal anak usia dini melalui kegiatan bermain peran di TK Negeri Lendang Tampel. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 anak kelompok B berusia 5–6 tahun. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan literasi awal anak setelah penerapan kegiatan bermain peran. Pada pra-siklus, kemampuan literasi anak berada pada tingkat 36,6%, meningkat menjadi 63,3% pada siklus I, dan mencapai 86,6% pada siklus II. Kegiatan bermain peran membantu anak memperluas kosakata, memahami makna kata, serta meningkatkan keberanian berbicara dalam konteks sosial yang menyenangkan. Dengan demikian, metode bermain peran terbukti efektif dalam menstimulasi literasi awal anak dan direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran kontekstual di lembaga PAUD.  
Determinants of Student Research Quality in Madrasah Aliyah: Student Characteristics, School Environment, and Learning Process Iqbal, Muhammad; Irfan, Ahmad Zainul; Muzakkir, Muzakkir; Anam, Khaerul
Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika Vol. 10 No. 1 (2026): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/e-saintika.v10i1.4224

Abstract

Student research programs in Madrasah Aliyah (MA) have been developed to strengthen scientific literacy and higher-order thinking skills, yet the quality of student research outputs remains uneven. This study examined the effects of student characteristics, school environment, and learning process on perceived student research quality, while also testing the mediating role of learning process. A quantitative associative-predictive design was employed involving 67 students from MAN IC Lombok Timur who had conducted research. Data were collected through a five-point Likert questionnaire and analyzed using PLS-SEM. The results showed that student characteristics had the strongest positive effect on perceived research quality (β = 0.611; p < 0.001), followed by school environment (β = 0.310; p = 0.018). School environment also significantly predicted learning process (β = 0.673; p < 0.001), whereas learning process did not significantly affect perceived research quality (β = −0.001; p = 0.994) and did not mediate the effects of the two predictors. These findings indicate that students’ academic self-efficacy, intrinsic motivation, self-regulation, and supportive school climate are associated with higher perceived research quality. At the same time, the non-significant role of learning process suggests that general classroom practices may not adequately capture the research-specific mentoring needed to support student research. The findings should be interpreted in light of the study’s self-reported and cross-sectional design.