Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PROGRAM AMC (AKU MAU CERITA) SEBAGAI WADAH PENGEMBANGAN KREATIVITAS DAN STORYTELLING MAHASISWA DI RRI PRO 2 MAKASSAR Tuflih, Muhammad Alfian; Mayong, Mayong; Abidin, Aslan; Nadila, Putri
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): ALAINA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT: IN PROGRESS
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i1.440

Abstract

Program magang di Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 2 Makassar melalui program AMC (Aku Mau Cerita) bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam menulis naskah cerita, teknik bercerita, serta pemahaman proses produksi audio berbasis pengalaman personal. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode partisipasi aktif, observasi langsung, dan praktik produksi konten yang ditayangkan pada segmen Jaga Malam. Dalam proses pelaksanaannya, mahasiswa menghadapi berbagai tantangan, seperti kesulitan merangkai pengalaman menjadi naskah naratif yang komunikatif, rasa gugup saat melakukan perekaman suara, serta penyesuaian terhadap standar produksi siaran radio yang menuntut ketelitian dan konsistensi kualitas audio. Selain itu, mahasiswa harus beradaptasi dengan dinamika kerja tim, alur komunikasi kreatif, dan ritme kerja penyiaran yang profesional. Meskipun tantangan tersebut cukup menantang, melalui bimbingan penyiar dan tim produksi, mahasiswa mampu mengembangkan kemampuan menulis, meningkatkan ekspresi vokal, serta memahami alur produksi siaran mulai dari penulisan hingga penayangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta pemahaman mahasiswa terhadap praktik penyiaran berbasis narasi personal. Secara keseluruhan, program AMC menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang efektif dalam mengasah kreativitas, kemampuan bercerita, dan profesionalisme mahasiswa di dunia penyiaran modern.
Cinta dan Pengorbanan Dalam Novel Diary Pramugari karya Agung Webe: Kajian Eksistensialisme Jean Paul Sartre Pattipeilohy, Yoel Jerry; Juanda, Juanda; Tuflih, Muhammad Alfian
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.1675

Abstract

Penelitaian Dalam penelitian ini penulis mengeksplorasi bentuk wacana eksistensialisme pada kisah cinta dan pengorbanan dalam sebuah novel. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori eksistensialisme Jean Paul Sartre. Penelitian ini bersifat kualitatif deskripsitif pada sumber data yang diperoleh dari data tertulis di dalam Novel Diary Pramugari karya Agung Webe, berupa kisah cinta dan pengorbanan dari seorang pramugari. Adapun hasil yang didapatkan terdapat dua bentuk cinta berdasarkan eksistensialisme sartre dan tiga bentuk pengorbanan eksistensialisme sartre diantaranya cinta sebagai upaya menyeimbangkan kebebasan, cinta sebagai upaya memaknai eksistensi, pengorbanan dalam cinta, pengorbana otentik, dan pengorbanan sebagai paradoks.
Humor sebagai Kritik Sosial dalam Acara Komedi TV Trans 7 Lapor Pak! Juanda, Juanda; Rahmadhani, Zaskia; Tuflih, Muhammad Alfian
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 2 (2025): Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jd.v8i2.5617

Abstract

This study aims to analyze the deviation of Leech's politeness principles in the comedy dialogue Lapor Pak! and to reveal the strategies of humor and social criticism through these violations. The method used is qualitative pragmatic analysis by examining selected dialogues that contain maxim violations. The results of the study indicate that all six of Leech's politeness maxims (wisdom, generosity, praise, humility, agreement, and sympathy) are systematically violated to create humor. These violations also serve as a means of social criticism. The study's conclusion confirms that humor in Lapor Pak! not only serves as entertainment but also as an effective social control tool to encourage viewers to critique Indonesian social reality. The study's contribution enriches pragmatic research by showing that violations of politeness principles are not always negative but can serve as a creative communication tool for social criticism and inspire society to be more critical of social reality through a humorous approach. Future research should analyze how viewers interpret humor and social criticism in the TV comedy show Lapor Pak! and its impact on critical awareness Keywords: humor; Lapor Pak!; maxims of politeness; pragmatic; social criticism ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis penyimpangan prinsip kesopanan Leech dalam dialog komedi Lapor Pak! serta mengungkap strategi pembentukan humor dan kritik sosial melalui pelanggaran tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis pragmatik kualitatif dengan mengkaji dialog-dialog terpilih yang mengandung pelanggaran maksim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam maksim kesopanan Leech (kebijaksanaan, kedermawanan, pujian, kerendahan hati, persetujuan, dan simpati) secara sistematis dilanggar untuk menciptakan humor. Pelanggaran ini sekaligus berfungsi sebagai sarana kritik sosial. Simpulan penelitian mengonfirmasi bahwa humor dalam Lapor Pak! tidak hanya berperan sebagai hiburan tetapi juga menjadi alat kontrol sosial yang efektif untuk mendorong penonton mengkritisi realitas sosial Indonesia. Kontribusi penelitian memperkaya kajian pragmatik dengan menunjukkan pelanggaran prinsip kesopanan tidak selalu negatif, tetapi bisa menjadi sarana komunikasi kreatif untuk kritik sosial dan menginspirasi masyarakat untuk lebih kritis terhadap realitas sosial melalui pendekatan humor. Penelitian mendatang adalah dengan menganalisis bagaimana penonton memaknai humor dan kritik sosial dalam acara komedi TV Lapor Pak! serta dampaknya terhadap kesadaran kritis. Kata kunci: humor; Lapor Pak!; maksim kesopanan; pragmatik; kritik sosial