Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN KOMIK DIGITAL SEBAGAI MEDIA EDUKASI DIET DAN GAYA HIDUP SEHAT PADA REMAJA DI KABUPATEN BANDUNG Ahmad Fauzi; Paku Kusuma; Dimas Krisna Aditya
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap pola hidup tidaksehat, seperti pola makan tidak seimbang, kurangnya aktivitas fisik, serta kebiasaanmerokok dan konsumsi alkohol. Masalah ini juga terjadi di Kabupaten Bandung yangmemiliki populasi remaja cukup besar dan menunjukkan peningkatan kasus obesitasserta perilaku berisiko. Penelitian ini bertujuan untuk merancang media edukasiberbentuk komik digital (webtoon) sebagai bagian dari strategi kampanye kesehatanremaja. Komik ini dirancang agar mampu menyampaikan pesan dengan pendekatanvisual yang menarik, ringan, dan sesuai karakteristik psikografis remaja usia 10–19tahun. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara dengan tenaga medisdan mahasiswa gizi, serta studi pustaka. Analisis dilakukan menggunakanpendekatan SWOT untuk memahami kekuatan dan tantangan penggunaan mediakomik. Hasil dari penelitian ini adalah konsep komik edukatif dengan gaya visual dannaratif yang dekat dengan keseharian remaja, serta pengembangan konten yangterintegrasi dengan strategi kampanye kesehatan yang lebih luas seperti aktivasisosial dan media interaktif. Dengan demikian, komik ini tidak hanya menjadi mediapasif, tetapi bagian dari upaya promotif yang kolaboratif. Kata kunci: komik digital, gaya hidup sehat, remaja, edukasi visual, kampanye kesehatan
PERANCANGAN KOMIK DIGITAL TENTANG MENCEGAH TAWURAN PADA SISWA SMA DI BREBES Retno asih; Dimas Krisna Aditya; Paku Kusuma
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenakalan remaja, khususnya tawuran antar pelajar, menjadi masalah sosial yangsemakin mengkhawatirkan di Brebes, dengan dampak negatif bagi individu danlingkungan. Kesadaran siswa yang rendah dan keterbatasan media edukasi yang menarikmenjadi faktor penyebab minimnya upaya pencegahan. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dan wawancara mendalam denganguru bimbingan konseling dan siswa di beberapa SMA di Brebes. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa siswa memiliki pemahaman terbatas tentang dampak tawuran.Komik digital dirancang dengan gaya visual menarik dan narasi relevan, mengemaselemen edukatif dalam cerita yang komunikatif dan sarat pesan moral. Diskusimenunjukkan bahwa komik digital dapat menjembatani kebutuhan edukasi denganpendekatan visual yang disukai remaja, memperkuat pemahaman tentang bahayatawuran, dan mendorong perubahan sikap. Dengan distribusi yang tepat melalui platformdigital, media ini berpotensi sebagai alat intervensi preventif di lingkungan pendidikan.Kata kunci: siswa sma brebes , tawuran, komik digital
PERANCANGAN KOMIK SEBAGAI MEDIA MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI ANAK SEKOLAH DASAR DALAM MENCEGAH PERUNDUNGAN Cut Titania Acehova; Paku Kusuma; Dimas Krisna Aditya
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus perundungan ternyata masih kerap terjadi meskipun sudah dilakukansosialisasi dan tindakan pencegahan oleh berbagai pihak terkait. Di ruang lingkuppendidikan terutama tingkat sekolah dasar hal ini juga tidak dapat dipungkiri masihmuncul kasus perundungan yang menimbulkan keprihatinan publik. Mengingatpentingnya perlindungan anak di lingkungan sekolah maka perlu ditanamkan rasa percayadiri agar anak mampu melakukan pembelaan diri atau melaporkan tindakan perundunganyang mereka lihat atau alami. Penelitian ini bertujuan untuk merancang media edukatifyang dapat membantu siswa sekolah dasar membangun kepercayaan diri dalammenghadapi dan mencegah perundungan. Metode kualitatif digunakan denganpendekatan keilmuan Desain Komunikasi Visual. Pengumpulan data meliputi pengamatandi lingkungan sekolah, wawancara dengan siswa dan guru, serta studi literatur dari jurnaldan artikel ilmiah. Data yang diperoleh dijadikan dasar untuk menyusun pesan, alur cerita,karakter, dan gaya visual yang sesuai dengan usia anak. Hasil dari penelitian ini adalahkomik edukatif yang dirancang sebagai media pembelajaran yang menyenangkan danmendorong siswa untuk lebih berani bersuara serta memahami langkah yang dapatdiambil saat menghadapi perundungan.Kata kunci: perundungan, kepercayaan diri, siswa sekolah dasar, komik edukatif.