Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

REPUTASI ORGANISASI DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DI KOTA PALEMBANG Ricardo, Roby; Saputra, Sepriadi; Nurprameswari, Sonia
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.7523

Abstract

Diskominfo merupakan instansi pemerintah yang bergerak di bidang komunikasi, informatika, dan statistik. Penelitian ini menganalisis reputasi organisasi Diskominfo Kota Palembang melalui media sosial Instagram, khususnya terkait reputasi organisasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana reputasi organisasi Diskominfo melalui media sosial Instagram di kota Palembang. Dengan menggunakan teori usses and gratification. mengunakan metode penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis data. Hasil penelitian menunjukan bahwa reputasi organisasi Diskominfo Kota Palembang di Instagram terbentuk melalui konsistensi penyampaian informasi publik, desain visual yang menarik, serta penggunaan bahasa yang komunikatif. Dengan demikian, persepsi dan reputasi publik Diskominfo sebagian dari masyrakat melihat Instagram Diskominfo sebagai lembaga yang cukup responif secara keseluruhan, Dengan demikian penelitian ini menegaskan bahwa media sosial, menjadi instrumen penting dalam membangun reputasi organisasi melalui komunikasi yang transparan, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
ANALISIS KONSTRUKSI IDENTITAS INTELEKTUAL DALAM KONTEN YOUTUBE CHANNEL FERRY IRWANDI Ritonga, Muslimin; Saputra, Sepriadi; Ridho, Muhammad
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.7820

Abstract

Fenomena pergeseran ruang publik ke ranah digital menjadi latar utama penelitian ini, di mana media sosial terutama YouTube berfungsi sebagai arena baru bagi pembentukan identitas, legitimasi, serta produksi wacana intelektual. Salah satu figur yang menonjol dalam konteks tersebut adalah Ferry Irwandi, seorang kreator konten yang dikenal melalui narasi reflektif dan kritik sosial. Melalui kanal YouTube-nya, menunjukkan bagaimana individu membangun identitas dan wacana melalui strategi komunikasi digital yang terencana dan konsisten. Penelitian ini menganalisis identitas yang dibangun dari konten oleh channel Youtube Ferry Irwandi. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis wacana kritis (CDA) yang berlandaskan teori diskursif. Melalui observasi konten video, dokumentasi, serta analisis komentar audiens untuk memahami relasi,makna, dan praktik sosial dalam proses konstruksi identitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi identitas intelektual pada konten channel Ferry Irwandi terbentuk melalui tiga strategi utama, yaitu: (1)framing wacana reflektif yang mengarahkan audiens untuk berpikir kritis dan rasional; (2)kurasi diri dan personal branding yang konsisten dalam gaya visual, naratif, dan retorika; serta (3)komunikasi partisipatif yang mendorong dialog dan keterlibatan aktif audiens. Elemen-elemen naratif, visual, dan gaya komunikasi berperan penting dalam membangun kredibilitas Ferry sebagai figur intelektual publik yang reflektif dan komunikatif. Penelitian ini menunjukkan identitas di ruang digital tidak dibangun secara tunggal oleh kreator, melainkan merupakan hasil konstruksi kolaboratif antara kreator dan audiens melalui praktik komunikasi reflektif dan partisipatif. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa YouTube berpotensi menjadi arena pembentukan intelektualitas publik baru di era media partisipatif, sekaligus membuka ruang bagi kajian komunikasi digital tentang legitimasi, citra, dan otoritas intelektual dalam ruang publik digital.
STRATEGI KONVERGENSI MEDIA PADA PLATFORM DIGITAL WEBSITE DALAM PALEMBANG EKSPRES Agustian, Mochamad.Alif Iqbal; Saputra, Sepriadi; Pebriana, Rina
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.7627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi konvergensi media yang diterapkan oleh Palembang Ekspres melalui dua platform digitalnya, yaitu Palpres.disway.id dan Palpres.bacakoran.co, dalam upaya mempertahankan eksistensi di era digital. Penelitian ini menggunakan teori konvergensi media Henry Jenkins yang mencakup lima asumsi utama: konvergensi sebagai proses berkelanjutan, pergeseran paradigma, budaya partisipatif, pengaburan batasan, serta peningkatan akses dan keterlibatan audiens. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap lima narasumber yang terdiri dari jajaran manajemen, redaksi, dan bagian IT Palembang Ekspres. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Palembang Ekspres menjalankan strategi konvergensi dengan melakukan transformasi dari media cetak ke digital secara bertahap, mengoptimalkan platform website dan media sosial untuk memperluas jangkauan audiens, serta menciptakan ruang interaksi melalui budaya partisipatif. Strategi lain mencakup penyesuaian algoritma digital, kolaborasi lintas platform, serta penggabungan konten cetak dan daring untuk mengaburkan batas media. Meskipun demikian, tantangan utama yang dihadapi meliputi adaptasi gaya jurnalistik cetak ke digital, perubahan perilaku pembaca, serta menjaga kualitas dan kredibilitas berita di tengah arus informasi yang masif. Secara keseluruhan, strategi konvergensi media yang dilakukan Palembang Ekspres menunjukkan upaya berkelanjutan dalam menghadapi disrupsi digital dengan menekankan inovasi, kolaborasi, dan penguatan kepercayaan audiens.
FILM ANIME HIGH SCHOOL DXD (ANALISIS PREFERENSI PENONTON ANAK-ANAK PADA KONTEN DEWASA) Solihin, Moehamad Iqbal; Saputra, Sepriadi; Nurprameswari, Sonia
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.7609

Abstract

Perkembangan budaya populer Jepang, khususnya anime, telah memengaruhi pola konsumsi hiburan anak-anak di Indonesia, termasuk pada anime bergenre dewasa seperti High School Dxd. Pada penelitian ini dilandasi oleh fenomena meningkatnya minat anak-anak terhadap tontonan yang mengandung adegan sensual dan romantis, meskipun tidak sesuai dengan batasan usia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi anak-anak terhadap konten dewasa dalam anime High School DxD, serta mengidentifikasi faktor yang mendorong mereka menonton anime tersebut. Penelitian ini menggunakan Teori Jarum Suntik Hipodermik yang memandang media memiliki pengaruh langsung, cepat, dan signifikan terhadap audiens. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan anak-anak serta orang tua atau wali, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak tertarik menonton High School Dxd karena visualisasi karakter yang menarik, adegan romantis, serta pengaruh teman sebaya dan kemudahan akses melalui platform digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media memiliki peran besar dalam membentuk pola pikir dan perilaku anak, sehingga diperlukan pengawasan serta edukasi yang tepat agar anak lebih selektif dalam memilih tontonan. penelitian ini menjelaskan analisis preferensi penonton anak-anak pada konten dewasa pada film anime High School Dxd, yaitu preferensi audiens terhadap karakter dan adegan, kemudahan akses streaming serta pemahaman audiens terhadap isi pesan dan film dan adapun faktor pendorong audiens untuk menonton film High School Dxd yaitu faktor sosial, faktor budaya, faktor agama Kata kunci: preferensi penonton, anak-anak, High School Dxd, konten dewasa.
STRATEGI PENGELOLAAN BERITA OLEH DIVISI REDAKSI LPM UKHUWAH UIN RADEN FATAH PALEMBANG PADA PLATFORM BERITA UKHUWAHNEWS.COM Muflih, Muhammad; Saputra, Sepriadi; Pebriana, Rina
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.8053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengelolaan berita yang dilakukan oleh Divisi Redaksi LPM Ukhuwah UIN Raden Fatah Palembang dalam memproduksi dan mempublikasikan berita di platform Ukhuwahnews.com. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan berita dilakukan melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Pada tahap perencanaan, redaksi memantau isu internal kampus dan sumber informasi lain sebagai dasar penentuan liputan. Pengorganisasian dilakukan melalui pembagian tugas yang jelas antara pemimpin redaksi, redaktur, dan reporter. Pelaksanaan liputan mencakup proses pengumpulan data melalui wawancara, observasi, serta spenyusunan naskah sesuai kaidah jurnalistik. Tahap pengawasan dilaksanakan melalui penyuntingan berlapis untuk memastikan akurasi dan kualitas berita sebelum dipublikasikan.  
Sleep Call Sebagai Bentuk Komunikasi Intim Pada Pasangan Anak Muda (Studi Pada Generasi Z Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang) Saputra, Ridho Kurnia; Saputra, Sepriadi; Astrid, Gita
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.7548

Abstract

Perubahan teknologi komunikasi di era digital telah melahirkan pola interaksi baru, termasuk fenomena sleep call yang marak dilakukan generasi Z, khususnya mahasiswa. Aktivitas ini merujuk pada kebiasaan pasangan melakukan percakapan melalui telepon atau video call hingga tertidur bersama. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sleep call sebagai bentuk komunikasi intim yang berfungsi memperkuat keterikatan emosional mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam terhadap delapan informan, serta dokumentasi. Analisis dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Teori Penetrasi Sosial Altman dan Taylor digunakan sebagai kerangka konseptual untuk memahami tahapan perkembangan hubungan interpersonal melalui pengungkapan diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sleep call bukan sekadar percakapan rutin, melainkan media intim yang memperkuat kepercayaan, keterbukaan, empati, serta sikap mendukung antar pasangan. Aktivitas ini menciptakan persepsi kehadiran pasangan dalam keseharian, sehingga mampu menumbuhkan rasa nyaman dan komitmen emosional. Namun, penelitian juga mengidentifikasi dampak negatif berupa potensi ketergantungan emosional, terganggunya kualitas tidur, serta konflik akibat perbedaan kesibukan. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian komunikasi interpersonal dengan menambahkan perspektif tentang komunikasi intim berbasis teknologi. Secara praktis, hasilnya dapat menjadi refleksi bagi mahasiswa maupun generasi muda untuk lebih bijak dalam memanfaatkan sleep call sehingga mampu memperkuat ikatan emosional tanpa menimbulkan dampak yang merugikan.
Strategi Komunikasi Berbasis Teori Kognitif Sosial dalam Program BKR untuk Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja di Kota Palembang Ananda, Latifa Diva; Saputra, Sepriadi; Ningsih, Chairunnisah Putri Ayu
J-IKA Vol. 13 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jika.v13i1.12523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses komunikasi kesehatan yang dilakukan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Palembang melalui Program Bina Keluarga Remaja (BKR) dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja pra-nikah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman remaja terkait kesehatan reproduksi serta terbatasnya kajian yang mengkaji efektivitas komunikasi program berbasis keluarga dalam perspektif komunikasi kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan informan yang terdiri dari pegawai DPPKB, kader BKR, orang tua, dan remaja. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dalam Program BKR berlangsung secara interaktif melalui penyuluhan, diskusi kelompok, dan pendampingan keluarga. Proses komunikasi ini mendorong partisipasi aktif peserta serta memperkuat peran orang tua dalam memberikan edukasi kepada remaja. Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi interaktif berbasis keluarga efektif dalam meningkatkan pemahaman dan membentuk sikap remaja terhadap kesehatan reproduksi. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian komunikasi kesehatan, khususnya terkait efektivitas komunikasi interpersonal dalam program berbasis keluarga
Komunikasi Digital Fitur PayLater dalam Membentuk Perilaku Konsumtif Remaja Pedesaan M.Dana; Saputra, Sepriadi; Pebriana, Rina
Jurnal Komunikasi Vol. 17 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v17i2.14110

Abstract

Perkembangan layanan keuangan digital melalui fitur PayLater telah mengubah cara remaja melakukan aktivitas konsumsi. Kemudahan transaksi yang didukung oleh komunikasi digital, seperti promosi, notifikasi, dan rekomendasi produk, berpotensi mendorong terbentuknya perilaku konsumtif, termasuk pada remaja di wilayah pedesaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran komunikasi digital pada fitur PayLater dalam membentuk perilaku konsumtif remaja serta mengidentifikasi upaya yang dilakukan untuk mengendalikan perilaku tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap remaja pengguna PayLater di Desa Sungai Rebo, Banyuasin I, kemudian dianalisis menggunakan teori Uses and Gratifications. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi digital pada fitur PayLater memenuhi kebutuhan kognitif melalui penyediaan informasi mengenai kemudahan layanan, kebutuhan afektif melalui kepuasan emosional saat berbelanja, kebutuhan integrasi personal melalui pemenuhan gaya hidup, serta kebutuhan integrasi sosial melalui pengaruh keluarga dan teman sebaya. Pemenuhan kebutuhan tersebut mendorong meningkatnya kecenderungan pembelian berdasarkan keinginan dan tren dibandingkan kebutuhan. Penelitian ini juga menemukan bahwa pengendalian diri, perencanaan keuangan, peningkatan literasi keuangan digital, serta penguatan peran keluarga merupakan upaya penting dalam mengurangi perilaku konsumtif remaja. Kebaruan penelitian ini terletak pada kajian mengenai komunikasi digital PayLater dalam konteks remaja pedesaan melalui perspektif Uses and Gratifications, yang masih relatif jarang dibahas dalam penelitian komunikasi.
Komunikasi Interpersonal Digital Driver dan Pelanggan ShopeeFood dalam Perspektif Social Information Processing: Studi Kasus di Kota Palembang Pratama, Muhammad Merizky; Saputra, Sepriadi; Pebriana, Rina
Jurnal Komunikasi Vol. 17 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v17i2.14417

Abstract

Transformasi layanan pesan-antar makanan berbasis aplikasi telah mengubah komunikasi antara driver dan pelanggan dari interaksi langsung menjadi komunikasi yang dimediasi teknologi digital. Perubahan tersebut menghadirkan tantangan dalam penyampaian dan pemaknaan pesan karena interaksi berlangsung melalui fitur komunikasi yang terbatas serta bergantung pada respons pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pola komunikasi interpersonal digital antara driver dan pelanggan ShopeeFood di Kota Palembang serta mengidentifikasi hambatan komunikasi yang muncul selama proses layanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan perspektif Social Information Processing (SIP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal digital berkembang melalui proses pertukaran informasi terkait pesanan dan pengantaran, pembentukan kesan berdasarkan kesopanan, responsivitas, dan profesionalitas, serta pengembangan relasi yang ditandai dengan munculnya kepercayaan dan kenyamanan. Proses tersebut menghadapi hambatan berupa gangguan jaringan, ketidakakuratan lokasi, keterlambatan respons, dan perbedaan pemaknaan pesan. Kebaruan penelitian terletak pada pemaknaan komunikasi layanan pesan-antar makanan sebagai proses pembentukan hubungan interpersonal digital, bukan sekadar pertukaran informasi transaksional antara driver dan pelanggan