Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

The Influence of Organizational Culture and Job Satisfaction on Organizational Commitment in Employees (Case Study: Education and Training Center for Supervision of the Financial and Development Supervisory Agency) Ismartaya; Endang Silaningsih; Nuria Fitri Ramadani
International Journal of Educational and Life Sciences Vol. 2 No. 7 (2024): July 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijels.v2i7.2191

Abstract

This research was conducted to determine the partial and simultaneous influence of organizational culture and job satisfaction on organizational commitment. The sample used in this research was 134 BPKP Pusdiklatwas employees using a simple random sampling technique. The research method used was multiple linear regression and obtained results 1) organizational culture has a partially positive and significant effect on organizational commitment; 2) job satisfaction does not have a positive and partially significant effect on organizational commitment; 3) organizational culture and job satisfaction simultaneously have a positive and significant effect on organizational commitment.
Agropreneurship empowerment: The application of digitalization in local MSMEs “Tujuh Bersaudara”, Karang Tengah Village Awa; Yulianingsih; Ismartaya; Marathuzzahrah; Ramadani, Fuji Tri; Mahmudah, Mariam; Nenah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jpm.v6i2.2815

Abstract

Purpose: This Community Service Program (PkM) in Karang Tengah Village aimed to empower local MSMEs, especially “Tujuh Bersaudara” MSMEs, by applying digitalization in agropreneurship to address real business challenges. Method: The program was implemented through five stages: observation, interviews, discussions, data analysis, and execution in the form of training, mentoring, and facilitation. Practical Applications: The initiative improved MSMEs identity through professional logos, trademarks, and packaging, while marketing capacity was strengthened via social media, online marketplaces, and digital strategies. In finance, MSMEs acquired knowledge of simple bookkeeping, production cost analysis, and cost of goods sold determination. Legal credibility was enhanced through the acquisition of Business Identification Numbers (NIB), enabling access to government support. Conclusion: The PkM program strengthened MSMEs capacity and competitiveness while fostering social cohesion and solidarity in Karang Tengah Village, generating both economic and social impact.
Pengaruh Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Puskemas Jonggol Kabupaten Bogor Palahudin; Dina Marlina; Ismartaya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.2265

Abstract

Kinerja pegawai pusat kesehatan masyarakat sangat dipengaruhi oleh faktor internal seperti motivasi kerja dan kondisi lingkungan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis) dengan bantuan software SPSS. Sampel penelitian berjumlah 62 responden yang merupakan pegawai tetap di Puskesmas Jonggol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan lingkungan kerja secara langsung dan tidak langsung berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada Puskesmas Jonggol Kabupaten Bogor, Temuan ini memberikan implikasi bahwa peningkatan motivasi kerja melalui pemberian balas jasa yang adil, fasilitas kerja yang memadai, serta pengakuan dari atasan, dan penciptaan lingkungan kerja yang kondusif baik secara fisik maupun non fisik, dapat meningkatkan kepuasan dan kinerja pegawai. Oleh karena itu, manajemen Puskesmas disarankan untuk lebih memperhatikan aspek internal organisasi guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.