Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENYULUHAN TENTANG INDONESIAN HERBS FOR HEALTHY DRINKS DAN PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN HERBAL SEBAGAI PENINGKATAN IMUN TUBUH: Counseling About Indonesian Herbs for Healthy Drinks And Training Herbal Drinks Production As Immune Enhancements Ferika Indrasari; Metrikana Novembrina; Eleonora Maryeta Toyo; Rizky Adian Hartanto Syawal; Wahyu Setyaningsih
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.996 KB)

Abstract

Herbal drinks are drinks that come from natural ingredients that are beneficial to the body. Herbal drinks are made from natural spices or parts of plants, such as roots, stems, leaves, flowers, or tubers which are believed to have properties to increase the body's immune system. Purpose: to provide counseling and manufacture herbal drinks as an immune booster. Method: measurement of initial and final knowledge by completing questionnaires, for counseling, is carried out by lectures/presentations, discussions, and questions and answers. Processing and analysis of data using testT-Test. Result: the counseling has gone according to plan and succeeded well. Evaluation results before (pretest) and after counseling (post-test), it can be seen that the significance value is 0.000 (<0.05). This shows that there is an increase in knowledge for respondents after counseling activities are held.
PENYULUHAN TENTANG INDONESIAN HERBS FOR HEALTHY DRINKS DAN PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN HERBAL SEBAGAI PENINGKATAN IMUN TUBUH: Counseling About Indonesian Herbs for Healthy Drinks And Training Herbal Drinks Production As Immune Enhancements Ferika Indrasari; Metrikana Novembrina; Eleonora Maryeta Toyo; Rizky Adian Hartanto Syawal; Wahyu Setyaningsih
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.996 KB)

Abstract

Herbal drinks are drinks that come from natural ingredients that are beneficial to the body. Herbal drinks are made from natural spices or parts of plants, such as roots, stems, leaves, flowers, or tubers which are believed to have properties to increase the body's immune system. Purpose: to provide counseling and manufacture herbal drinks as an immune booster. Method: measurement of initial and final knowledge by completing questionnaires, for counseling, is carried out by lectures/presentations, discussions, and questions and answers. Processing and analysis of data using testT-Test. Result: the counseling has gone according to plan and succeeded well. Evaluation results before (pretest) and after counseling (post-test), it can be seen that the significance value is 0.000 (<0.05). This shows that there is an increase in knowledge for respondents after counseling activities are held.
AKTIVITAS FRAKSI EKSTRAK ETANOL DAUN MURBEI TERHADAP PROFIL LIPID DARAH DAN ATEROSKLEROSIS TIKUS YANG HIPERLIPIDEMIA Eleonora Maryeta Toyo; Rina Herowati; Arief Nurrochmad
Jurnal Farmasi & Sains Indonesia Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun murbei merupakan salah satu tanaman yang banyak digunakan sebagai antidiabetes dan antihiperlipidemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketiga fraksi etanol daun murbei (n-heksana, etil asetat, dan air) sebagai antihiperlipidemi dan anti aterosklerosis berupa penurunan ketebalan dinding aorta pada tikus putih jantan galur wistar yang diberi diet tinggi lemak dan PTU. Penelitian ini menggunakan 40 ekor tikus, yang terdiri dari satu kelompok diberi diet normal dan tujuh kelompok diberi diet tinggi lemak dan PTU selama satu bulan. Terapi perlakuan diberikan selama 14 hari. Kelompok I sebagai kontrol normal diberi Confeed PAR-S, kelompok II sebagai kontrol negatif diberi HFD dan CMC Na 0,5%, kelompok III sebagai kontrol positif diberi HFD dan simvastatin 0,9 mg/kg BB, kelompok IV sebagai kontrol positif diberi HFD dan gemfibrosil 0,9 mg/kg BB, kelompok V diberi HFD dan ekstrak etanol daun murbei dengan dosis 500 mg/kg BB, kelompok VI diberi HFD dan fraksi n-heksana dosis 60 mg/kg BB, kelompok VII diberi HFD dan fraksi etil asetat dosis 40 mg/kg BB, dan kelompok VIII diberi HFD dan fraksi air dosis 400 mg/kg BB. Semua tikus diukur profil lipid darah pada hari ke 0, 28, 35, dan 42. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa fraksi etil asetat memiliki efek sebagai antihiperlipidemia dan anti aterosklerosis berupa penurunanan ketebalan dinding aorta abdominalis pada tikus hiperlipidemia
KEJADIAN STAGNANT DAN STOCKOUT OBAT KARDIOVASKULER DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT Eleonora Maryeta Toyo; Sri Suwarni; Yolanda Ernidiasanti
Jurnal Farmasi & Sains Indonesia Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52216/jfsi.vol4no2p41-49

Abstract

Drug management is carried out as an effort to control drug inventory in hospital pharmacy installations to know the incidence of stagnant and stockout of cardiovascular drugs from the internal medicine specialist poly. This research was conducted in March-April 2021, with a cross-sectional study design with retrospective data search. The data instrument used is an electronic stock card specifically for the use of cardiovascular drugs in hospital outpatient installations, including; antianginal, antidyslipidemic, antihypertensive, and antiplatelet drugs. The number of samples used was 50 items of cardiovascular drugs. Data processing is carried out qualitatively and quantitatively. The results showed that the highest number was found in the antihypertensive therapy class as many as 32 items with an amount of stagnant 12% and a total stockout of 31.3%. Keywords: Cardiovascular Medicine, Stagnant, Stockout, Hospital
OPTIMALISASI BUDIDAYA TOGA DENGAN PEMBUATAN BIOPESTISIDA NABATI: Optimization of Toga Cultivation by Manufacturing Vegetable Biopesticides Maryeta Toyo, Eleonora; Wulandari, A. Ratna; Leki, Karol Giovani B.; Indrasari, Ferika; Putriani, Dina; Patricia, Sicilia
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v1i3.56

Abstract

Optimalisasi budidaya tanaman organik (TOGA) telah menjadi fokus utama dalam pertanian berkelanjutan. Dalam upaya mencapai tujuan ini, penggunaan biopestisida nabati telah muncul sebagai solusi yang menjanjikan. Pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengkaji dan mengoptimalkan budidaya TOGA dengan pemanfaatan biopestisida nabati sebagai alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. PkM ini mencakup berbagai tahapan, termasuk pemilihan tanaman TOGA yang tepat, teknik budidaya yang optimal, serta pengembangan dan aplikasi biopestisida nabati yang efektif. Metode penelitian yang digunakan yakni; ceramah dan diskusi yang melewati beberapa tahap pre test, penyampaian materi, dan post test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi budidaya TOGA dengan pemanfaatan biopestisida nabati dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Optimalisasi Budidaya TOGA Dengan Pembuatan Biopestisida Nabati. Hal ini dapat dilihat dari hasil penilaian pre test yang dikategorikan cukup sebesar 65,7% dan post test dikategorikan menjadi baik sebesar 85,7%. Selain itu, dapat meningkatkan produktivitas tanaman dan mengurangi kerusakan akibat serangan hama. Pemanfaatan biopestisida nabati memberikan alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan daripada pestisida kimia konvensional. Selain itu, metode ini juga dapat meningkatkan kualitas dan keamanan hasil panen TOGA. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menjadi panduan bagi petani dan praktisi pertanian dalam upaya meningkatkan budidaya TOGA secara berkelanjutan dan ramah lingkungan dengan pemanfaatan biopestisida nabati sebagai salah satu komponen penting dalam sistem pertanian organik.
PENYULUHAN TENTANG PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING DARI LIDAH BUAYA: Counseling On Making Dish Soap From Aloe Vera Indrasari*, Ferika; Toyo, Eleonora Maryeta; Solichah, Ayu Ina; Suwarni, Sri; Widiyaningrum, Anggita Suci
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v2i1.80

Abstract

Sabun cuci piring merupakan pembersih yang dibuat dengan reaksi kimia antara kalium atau natrium dengan asam lemak dari minyak nabati atau lemak hewani. Permasalahan yang sering terjadi pada sabun cuci piring adalah adanya Dermatitis Kontak Iritan yang merupakan efek sitotoksik pada kulit berupa reaksi peradangan non imunologik melalui jalur eksogen ataupun endogen yang berkontak langsung dengan tubuh. Lidah buaya (Aloe vera) merupakan tanaman serba guna untuk kesehatan. Karena memiliki banyak manfaat dan khasiat bagi kehidupan manusia maka tanaman ini mendapatkan julukan tanaman ajaib. Komposisi serat pangan dalam tanaman lidah buaya anatara lain meliputi, selulosa, substansi pektat, lignin dan mannan.  Tujuan : untuk memberikan pengetahuan tentang cara pembuatan sabun cuci piring dari lidah buaya. Metode : pengukuran pengetahuan awal dan akhir dengan mengisi kuisioner, untuk penyuluhannya dilakukan dengan ceramah/presentasi, diskusi, dan tanya jawab. Hasil : penyuluhan yang dilaksanakan telah berjalan sesuai rencana dan berhasil dengan baik. Hasil evaluasi sebelum (pretest) dan sesudah penyuluhan (post-test), terlihat bahwa nilai signifikansinya 0,000 (< 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan bagi responden setelah diadakan kegiatan penyuluhan.
The Effect of Si Oto Video on the Level of Knowledge of Traditional Medicine in Dempel Hamlet, Dokoro Village, Wirosari Sub-District, Grobogan Toyo, Eleonora Maryeta; Solechah, Agustin Siti; Suwani, Sri
Journal of World Future Medicine, Health and Nursing Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam Daarut Thufulah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/health.v2i2.854

Abstract

Video is a collection of images in a frame that is projected through a projector with a certain mechanism so as to produce images that appear to move. The purpose of this study was to determine the effect of SI OTO video on the level of knowledge of traditional medicine in Dempel Hamlet, Dokoro Village, Wirosari Grobogan District. The chosen research approach involves quantitative methodology, specifically employing an experimental design known as the one-group pretest-posttest without control design. This method is utilized to assess the impact of an intervention on the experimental group. The population and sample in this study were residents of Dempel Hamlet, Dokoro Village, Wirosari Subdistrict, Grobogan with a sample size of 276 people using purposive sampling technique. The collection was done by distributing knowledge questionnaires about traditional medicine. Data analysis used is univariate analysis and using Wilcoxon test. The results of descriptive statistics explained the mean value of the pretest was 1.92 and the mean value of the posttest was 2.73. This shows an increase in scores from pretest to posttest. The results of the Wilcoxon test show that the significance value is < 0.05, meaning that there is a significant difference in pretest and posttest scores in knowing the effect of the SI OTO video on the level of knowledge of traditional medicine in Dempel Hamlet, Dokoro Village, Wirosari Grobogan District.
PENINJAUAN KUANTITATIF PERENCANAAN PERSEDIAAN ANTIBIOTIK DI FARMASI KLINIK UTAMA KUMALA SIWI JEPARA Maryeta Toyo, Eleonora
Jurnal Biogenerasi Vol. 8 No. 2 (2023): Volume 8 Nomor 2 Artikel Publish Agustus 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v8i2.4008

Abstract

Klinik memiliki instalasi farmasi, yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pembinaan teknis kefarmasian dan menyelenggarakan, mengoordinasikan, mengatur, dan mengawasi seluruh kegiatan pelayanan farmasi. Perencanaan persediaan adalah salah satu teknik kefarmasian di klinik. Kelebihan stok (stagnant) dan kekurangan stok (stockout) adalah masalah yang sering terjadi saat merencanakan persediaan. Untuk memaksimalkan perencanaan, metode pengendalian digunakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan evaluasi perencanaan kuantitatif persediaan antibiotik di Instalasi Farmasi Klinik Utama Kumala Siwi di Jepara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif secara observasional yang dirancang sebagai studi cross-sectional. Data dikumpulkan secara retrospektif menggunakan kartu stok penggunaan antibiotik yang tercatat pada tahun 2020 dengan teknik sampling purposive. Penelitian ini menggunakan metode EOQ dan MMSL. Hasil evaluasi perencanaan persediaan antibiotik dengan metode EOQ menunjukkan bahwa stok stagnan 15 (33,33%), stockout 10 (22,22%), normal 20 (44,44%), dan sedangan MMSL stagnan 18 (40%), stockout 18 (40%), dan normal 9 (20%).
TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN TENTANG BEYOND USE DATE (BUD) OBAT STERIL DAN IMPLIKASI MANAJERIALNYA DI APOTEK KIMIA FARMA X SEMARANG Maryeta Toyo, Eleonora
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 1 (2024): Terbit volume 9 nomor 1 tahun 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i1.4009

Abstract

Expire Date (ED), atau masa kedaluwarsa obat setelah diproduksi oleh pabrik farmasi, adalah batas waktu penyimpanan obat dalam masyarakat. Penentuan masa kedaluwarsa obat setelah kemasan primer obat dibuka memiliki arti yang berbeda. Bukan ED, tetapi Beyond Use Date (BUD). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien tentang obat steril beyond use date (BUD) dan implikasi manajerialnya di Apotek Kimia Farma X. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Studi ini dilakukan di Apotek Kimia Farma X Semarang dari Juni hingga Agustus 2022. Digunakan rumus Slovin untuk menghitung sampel 100 responden, dengan estimasi populasi 3.600 responden. Metode purposive sampling digunakan untuk mengumpulkan sampel yang sudah memenuhi persyaratan inklusi dan eksklusi. Tingkat pengetahuan pasien tentang obat steril Beyond Use Date (BUD) dipelajari secara deskriptif dengan menghitung persentasenya menggunakan rumus P = x/n x 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 64,6% pasien memiliki pemahaman yang baik tentang pelayanan informasi tentang obat steril Beyond Use Date (BUD). Ini menunjukkan bahwa pasien memahami cara penggunaan dan penyimpanan obat menggunakan sistem BUD.
EFEKTIFITAS SISTEM INFORMASI FITOFARMAKA (SIFITA) DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN APOTEKER DI KOTA SEMARANG DENGAN METODE HOT FIT Suwarni, Sri; Dasperi, Sazzalina Binti; Toyo, Eleonora Maryeta; Rahmawaty, Annis; Caesar, David Laksamana; Atmodjo, Timmy Gondo
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 9, No 1 (2025): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v9i1.342

Abstract

Peningkatan derajat kesehatan dan Sistem informasi menjadi kesehatan yang memudahkan dalam pelayanan kefarmasian merupakan langkah strategis untuk mendukung layanan kesehatan yang lebih efektif dan efisien. Efektifitas pelayanan yang didukung oleh sistem informasi dapat dianalisis dengan metode HOT Fit (Human Organization Technology Benefit). Terdapat SIFITA Sistem Informasi Fitofarmaka https://fitofarmaka.sijahe.com/ yang berisi informasi tentang fitofarmaka dan sediaan-sediaan fitofarmaka. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui efektifitas sistem informasi fitofarmaka (SIFITA) dalam meningkatkan pengetahuan apoteker di Kota Semarang dengan metode HOT Fit. Penelitian survei data kuantitatif menggunakan kuesioner sebagai instrumen untuk mengumpulkan data pada responden apoteker yang praktik pelayanan kefarmasian di Kota Semarang. Sampel sejumlah 381 apoteker dari Kota Semarang yang memenuhi kriteria inklusi. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara statistik Chi square dan dilanjutkan dengan mengetahui kekuatan hubungan. Hasil penelitian bahwa SIFITA (Sistem Informasi Fitofarmaka) disurvei dengan metode HOT Fit (Human Organization Technology Benefit) dinilai efektif sebagai sistem informasi yaitu 92,13% menilai positif efektif dari aspek human, aspek organization 98,95% kemudian aspek technology 96,14% dan mempunyai persentase benefit 99,29%. Terdapat perbedaan signifikan pada peningkatan pengetahuan fitofarmaka dan sediaan fitofarmaka dengan p=0,000 namun kekuatannya moderat. Sistem tidak mampu memberikan kepercayaan diri untuk merekomendasi sediaan fitofarmaka secara signifikan p=0,582 artinya tidak ada perbedaan signfikan antara kepercayaan diri apoteker dalam merekomendasikan sediaan fitofarmaka sebelum dan sesudah di dukung dengan SIFITA dan hubungan yang sangat lemah dalam memberikan perbedaan kemampuan merekomendasi ke pasien.