Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN TENTANG BEYOND USE DATE (BUD) OBAT STERIL DAN IMPLIKASI MANAJERIALNYA DI APOTEK KIMIA FARMA X SEMARANG Maryeta Toyo, Eleonora
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 1 (2024): Terbit volume 9 nomor 1 tahun 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i1.4009

Abstract

Expire Date (ED), atau masa kedaluwarsa obat setelah diproduksi oleh pabrik farmasi, adalah batas waktu penyimpanan obat dalam masyarakat. Penentuan masa kedaluwarsa obat setelah kemasan primer obat dibuka memiliki arti yang berbeda. Bukan ED, tetapi Beyond Use Date (BUD). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien tentang obat steril beyond use date (BUD) dan implikasi manajerialnya di Apotek Kimia Farma X. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Studi ini dilakukan di Apotek Kimia Farma X Semarang dari Juni hingga Agustus 2022. Digunakan rumus Slovin untuk menghitung sampel 100 responden, dengan estimasi populasi 3.600 responden. Metode purposive sampling digunakan untuk mengumpulkan sampel yang sudah memenuhi persyaratan inklusi dan eksklusi. Tingkat pengetahuan pasien tentang obat steril Beyond Use Date (BUD) dipelajari secara deskriptif dengan menghitung persentasenya menggunakan rumus P = x/n x 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 64,6% pasien memiliki pemahaman yang baik tentang pelayanan informasi tentang obat steril Beyond Use Date (BUD). Ini menunjukkan bahwa pasien memahami cara penggunaan dan penyimpanan obat menggunakan sistem BUD.
PERUBAHAN PERILAKU MASYARAKAT PADA PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DENGAN KAMPANYE AMR DI APOTEK WILAYAH KECAMATAN SEMARANG UTARA Suwarni, Sri; Azlina Dewi Rahmatia; Eleonora Maryeta Toyo; Cinthya Nisha Ristita; Arifin Santoso
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/b48cdf03

Abstract

Pemerintah Republik Indonesia telah mengatur tentang Pedoman Penggunaan antibiotika pada tahun 2021 berdasarkan pada fenomena penggunaan antibiotika yang tidak rasional sehingga peraturan Menteri Kesehatan ini untuk mewujudkan pengendalian resistensi antimikroba, penggunaan antibiotik yang tepat, efektif, efisien, dan aman dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat, dan penggunaan obat secara rasional. Antimicrobial Resistance (AMR) merupakan dampak berbahaya jika masyarakat menggunakan antibiotika secara salah atau tidak rasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan perilaku masyarakat pada penggunaan antibiotik dengan kampanye AMR di apotek Kecamatan Semarang Utara. Penelitian eksperimental dengan perlakuan Kampanye AMR oleh Tenaga Kefarmasian apotek, cross sectional, prospektif. Teknik sampling purposive sampling. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner dengan analis menggunakan uji Wilcoxon dan N gain. Penelitian dilakukan pada konsumen di 8 apotek Kecamatan Semarang Utara. Kampanye AMR dilakukan dengan membuat alat peraga berupa papan informatif tentang pemberian informasi bahaya AMR dan penggunaan irrasional antibiotika di depan apotek-apotek. Penempelan poster di Apotek dan  pemberian brosur ke Masyarakat. Hasil yang didapat terhadap perubahan periaku Masyarakat dari dimensi knowledge, attitude dan practice setelah perlakuan kampanye AMR oleh tenaga kefarmasian tentang penggunaan antibiotik di 8 apotek Kecamatan Semarang Utara p<0,005 artinya terdapat perbedaan sebelum dan sesudah kampanye dan kegiatan eksperimen berpengaruh pada perilaku. Nilai rata-rata N-Gain 74,58% maka program Kampanye AMR dinilai efektivitas untuk merubah perilaku masyarakat. Terdapat perubahan perilaku signifikan masyarakat pada penggunaan antibiotik dengan kampanye AMR oleh tenaga kefarmasian di apotek Kecamatan Semarang Utara.
EVALUASI IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN OBAT MENGGUNAKAN METODE HOT FIT DI RUMAH SAKIT JIWA DAERAH DR. AMINO GONDOHUTOMO SEMARANG Eleonora Maryeta Toyo; Azzahra Nazasyayidina; Ferika Indrasari; Heri Rustaman; Anggoro Wicaksono; Nurul Huda
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 3 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/ac3w1225

Abstract

Sistem informasi rumah sakit memproses dan mengintegrasikan seluruh alur manajemen layanan kesehatan melalui jaringan koordinasi, pelaporan, dan prosedur administrasi, yang memungkinkan pengumpulan data secara cepat, tepat, dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan metode HOT FIT dalam sistem informasi manajemen obat di Rumah Sakit Jiwa Daerah X Semarang. Penelitian ini menggunakan rancangan observasional deskriptif kuantitatif. Data dianalisis dengan perangkat lunak Smart PLS 3.0, yang mencakup evaluasi inner model, outer model, dan pengujian hipotesis. Teknik sampling jenuh digunakan dalam pengambilan sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan pengguna berpengaruh signifikan terhadap manfaat sistem (t-statistic 1,969), dukungan organisasi penting untuk memaksimalkan manfaat (t-statistic 2,684), kualitas sistem meningkatkan penggunaan (t-statistic 2,468), kualitas layanan meningkatkan kepuasan pengguna (t-statistic 4,131), dan kualitas informasi juga penting untuk kepuasan pengguna (t-statistic 2,367). Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepuasan pengguna, dukungan organisasi, kualitas sistem, layanan, dan informasi memiliki pengaruh signifikan terhadap manfaat dan kepuasan pengguna sistem informasi