Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN POSISI MENYUSUI, FREKUENSI MENYUSUI, KEADAAN PUTING SUSU DENGAN BENDUNGAN ASI PADA IBU NIFAS DI PUSKESMAS SUNGAI PINANG KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2024 Kuryani, Tri; Eka Afrika; Erma Puspita Sari; Arie Anggraini
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52047/jkp.v15i2.416

Abstract

Breast engorgement is a condition of blocked milk flow due to narrowing of the lactiferous ducts, incompletely emptied mammary glands, or abnormalities in the nipples. This study aims to determine the relationship between breastfeeding position, breastfeeding frequency, and nipple condition simultaneously with the occurrence of breast engorgement in postpartum mothers at the Sungai Pinang Community Health Center, Ogan Ilir Regency, in 2024. Data were obtained from 64 postpartum mothers during January–February 2024, with 8 mothers experiencing breast engorgement. This study used an analytical survey design with a cross-sectional approach to explain the relationship between breastfeeding position, breastfeeding frequency, and nipple condition (independent) with the occurrence of breast engorgement (dependent). The results of the bivariate analysis showed that the breastfeeding position was less than optimal at 23.4% (p = 0.004), the frequency of breastfeeding was not optimal at 25.0% (p = 0.000), and the nipple condition was abnormal at 18.8% (p = 0.001). There is a significant relationship between these three variables and the incidence of breast milk engorgement. It is recommended that community health centers actively provide education, counseling, and counseling on proper breastfeeding techniques, the importance of breastfeeding immediately after delivery, and an understanding of the causes and impacts of breast milk engorgement in postpartum mothers.
Pendampingan dalam Pendidikan Seks Pada Usia 7 Dan 8 Tahun di Sekolah Dasar Takalar Sulawesi Selatan: Pengabdian Rika Asmirah; Mildaratu; Erma Puspita Sari; Musaidah; Nunung Suryana Jamin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2253

Abstract

Pendidikan seks sejak usia dini merupakan fondasi penting dalam membangun pemahaman anak mengenai tubuh mereka, batasan pribadi, serta cara melindungi diri dari potensi kekerasan dan pelecehan seksual. Namun, topik ini masih dianggap tabu di banyak keluarga dan sekolah, sehingga anak-anak rentan menerima informasi yang salah atau tidak sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di salah satu Sekolah Dasar di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, dengan sasaran siswa usia 7–8 tahun. Metode pelaksanaan mencakup edukasi interaktif melalui cerita bergambar, permainan peran, diskusi kelompok kecil, serta pelibatan guru dan orang tua dalam sesi pendampingan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test sederhana serta pengamatan perilaku anak selama kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman anak terkait area tubuh pribadi (80%), kemampuan menolak sentuhan yang tidak pantas (75%), dan keberanian meminta pertolongan kepada orang dewasa yang dipercaya (85%). Program ini membuktikan bahwa pendidikan seks dapat diajarkan dengan cara yang sesuai, ramah anak, dan efektif untuk meningkatkan kesadaran sejak dini. Diharapkan, model pendampingan ini dapat diterapkan di sekolah-sekolah dasar lain di Indonesia untuk membentuk generasi yang lebih sadar dan terlindungi.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 4 Hingga 5 Tahun Di Paud Pelita Hati Kota Prabumulih Tahun 2024 Nada Romadhona Yanuar; Bina Aquari; Sendy Pratiwi Rahmadhani; Erma Puspita Sari
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35325/kebidanan.v15i1.545

Abstract

Fine motor is a movement that uses fine muscles or a certain part of the body, the importance of optimizing fine motor makes children skilled in moving their fingers needed to learn to write, draw, pick up objects, and so on. The purpose of this study is to determine the relationship between nutritional status, stimulation and knowledge simultaneously with fine motor development in children aged 4 to 5 years at PAUD Pelita Hati Prabumulih in 2024. The research method is a quantitative method, the research design uses a cross sectional approach. The research was carried out in June-July 2024 at PAUD Pelita Hati, Prabumulih City. The population taken was all mothers who had children aged 4 to 5 years and children aged 4 to 5 years as many as 50 people, the sample taken was the entire population, the type of primary data, using a questionnaire instrument with interview techniques. Univariate analysis found that children's fine motor development was not suitable for 4 respondents (8%), children's fine motor development was according to 46 respondents (92%), malnutrition status of 4 respondents (8%) and normal nutritional status of 46 respondents (92%), poor stimulation of 5 respondents (10%) and good stimulation of 45 respondents (90%), poor knowledge of 6 respondents (12%) and good knowledge of 44 respondents (88%). The results of the bivariate analysis obtained a statistical test with a chi square test α = 0.005, there was a relationship between p-value nutritional status (0.028<0.05), there was a relationship between p-value stimulation (0.045<0.05) and there was a relationship between p-value knowledge (0.004<0.005) and fine motor development of children aged 4 to 5 years at PAUD Pelita Hati, Kota Prabumulih in 2024. The conclusion is that there is a relationship between nutritional status, stimulation and knowledge simultaneously with the fine motor development of children aged 4 to 5 years at PAUD Pelita Hati Kota Prabumulih in 2024. Can provide learning to parents and teachers on how to stimulate children according to age.
Hubungan Pengetahuan Ibu, Dukungan Suami, Dan Sikap Ibu Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Pada Bayi Lila Apriani; Erma Puspita Sari; Putu Lusita Nati Indriani; Reffi Dhamayanti
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 9 No. 1 (2024): Cendekia Medika : Jurnal STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v9i1.267

Abstract

  Imunisasi adalah suatu upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga  bila suatu saat terpapar dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Anak yang telah diberi imunisasi akan terlindung dari berbagai penyakit berbahaya yang dapat menimbulkan kecacatan atau kematian. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel 45 responden. Analisis statistik yang dipergunakan adalah analisis univariat untuk melihat gambaran deskriptif, analisis bivariat untuk melihat hubungan antara pengetahuan ibu, dukungan suami, dan sikap dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi usia  9-18 bulan di Puskesmas Satu Ulu Palembang. Tingkat kemaknaan penelitian 5%. Hasil uji statistik Chi–Square didapatkan p value pengetahuan = 0,000, p value dukungan suami = 0,037 dan p value sikap ibu = 0,036. Kesimpulan penelitian bahwa adanya hubungan antara pengetahuan ibu, dukungan suami, dan sikap ibu dengan pemberian imunisasi dasar pada bayi  di Puskesmas Satu Ulu Palembang tahun 2023. Oleh karena itu, diharapkan Puskesmas dan Dinas Kesehatan dapat meningkatkan kegiatan monitoring rutin dalam hal pemberian imunisasi dasar lengkap sehingga pelaksanaannya dapat terlaksana dengan baik.  
Pengaruh Riwayat Hipertensi, Frekuensi Kunjungan ANC, dan Obesitas Terhadap Kejadian Preeklamsi Pada ibu Hamil Yustina Panca Putri Simatupang; Erma Puspita Sari; Putu Lusita Nati Indriani; Reffi Dhamayanti
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 9 No. 1 (2024): Cendekia Medika : Jurnal STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v9i1.268

Abstract

Komplikasi utama yang menyebabkan hampir 75% dari semua kematian ibu adalah pendarahan, infeksi, tekanan darah tinggi selama kehamilan (pre-eklampsia dan eklampsia). Adapun faktor-faktor yang memengaruhi kejadian pre-eklamsia adalah riwayat hipertensi, kehamilan ganda, obesitas, umur ibu, paritas riwayat hipertensi dan pemeriksaan ANC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh riwayat hipertensi, frekuensi kunjungan ANC, dan obesitas dengan kejadian preeklamsi. Metode penelitian adalah survey analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah ibu hamil trimester III yang memeriksakan kehamilannya di RSUD Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin sebanyak 91 responden. Data diperoleh dari rekam medik periode bulan Januari-Desember tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan dari 91 responden, kejadian preeklampsia sebanyak 12 (13,2%) dan diperoleh hasil ada hubungan dan pengaruh antara riwayat hipertensi (p-value=0,021;OR=4,643), frekuensi kunjungan ANC (p-value=0,005; OR=8,690) dan obesitas (p-value=0,016; OR=7,400) dengan kejadian preeklamsi pada ibu hamil. Kesimpulannya ada pengaruh riwayat hipertensi, frekuensi kunjungan ANC dan obesitas dengan kejadian preeklamsi pada ibu hamil di RSUD Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin tahun 2022. Bagi pihak rumah sakit dan tenaga kesehatan diharapkan selalu memberikan informasi kepada masyarakat mengenai preeklampsia dalam kehamilan dan dapat meningkatkan pelayanan dan penanganan secara cepat dan tepat bagi ibu hamil atau bersalin yang mengalami preeklampsia
Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan di wilayah kerja UPT Puskesmas Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2025 Amrina; Erma Puspita Sari; Merisa Riski; Sendy Pratiwi Ramadhani
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Kebidanan: Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35325/kebidanan.v15i2.585

Abstract

Stunting is a condition in which toddlers experience chronic nutritional deficiencies over a long period, resulting in growth disorders characterized by height shorter than the standard for their age.This study aimed to determine the factors associated with stunting among children aged 24–59 months in Ogan Ilir Regency in 2025. Method his was a quantitative study with an observational analytic approach using a case-control design. The research was conducted at UPT Puskesmas Pemulutan with samples of children aged 24–59 months selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaires and observations, and analyzed using the Chi-Square test. Results The findings showed significant associations between nutritional status (p=0.000), maternal knowledge (p=0.000), and environmental sanitation (p=0.000) with stunting among children aged 24–59 months at UPT Puskesmas Pemulutan, Ogan Ilir Regency in 2025. Conclusion Nutritional status, maternal knowledge, and environmental sanitation are significantly associated with stunting among children aged 24–59 months in the working area of UPT Puskesmas Pemulutan in 2025.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Pernikahan Dini pada Remaja di Desa Pelimbangan, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir Tahun 2025 Abel Sutriani; Bina Aquari; Erma Puspita Sari
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v9i2.998

Abstract

Early marriage in Indonesia, including in Desa Pelimbangan, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir, remains a significant reproductive health issue. This phenomenon leads to negative impacts such as the disruption of education, reproductive health problems, high divorce rates, and intergenerational poverty. This study aims to identify the factors influencing early marriage among adolescents in Desa Pelimbangan in 2025. The factors examined include knowledge, socio-cultural factors, and parental involvement in prevention. This study uses a quantitative approach with a cross-sectional design, involving 95 couples who married between 2022–2024. Data collection was done using a questionnaire that was tested for validity and reliability. The results show that low knowledge is significantly associated with early marriage (p = 0.026; OR = 3.275), with adolescents having low knowledge being 3.275 times more likely to marry early. Socio-cultural factors were not significantly related (p = 0.053; OR = 2.865), while parental involvement was significantly associated (p = 0.018; OR = 3.358). The conclusion of this study suggests enhancing reproductive health education and strengthening parental roles as effective and sustainable strategies to prevent early marriage.
GERAKAN SAHABAT KB: PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN DALAM MENINGKATKAN MINAT KB JANGKA PANJANG (MKJP) DI PUSKESMAS PLAJU PALEMBANG Erma Puspita Sari; Rizki Amalia; Rini Gustina Sari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.54600

Abstract

Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti IUD dan implan masih rendah di Indonesia, termasuk di Kota Palembang, meskipun metode ini terbukti lebih efektif dan efisien dibandingkan metode jangka pendek. Rendahnya tingkat pengetahuan, kekhawatiran akan efek samping, dan kurangnya pendampingan menjadi hambatan utama dalam adopsi MKJP di masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan minat pasangan usia subur (PUS) terhadap penggunaan MKJP melalui pendekatan edukatif berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Plaju, Kota Palembang, selama dua bulan, melibatkan 40 peserta yang terdiri dari PUS, remaja calon PUS, dan kader KB. Metode pelaksanaan meliputi pre-test dan post-test, penyuluhan kelompok interaktif, pembagian media edukatif, pendampingan rumah tangga, serta pembentukan komunitas Sahabat KB. Terjadi peningkatan kategori pemahaman "baik" dari 35% menjadi 85% dan minat menggunakan MKJP meningkat dari 22% menjadi 67%. Komunitas Sahabat KB yang dibentuk dinilai aktif melanjutkan edukasi secara mandiri di lingkungan sekitar. Penyuluhan berbasis komunitas dan pendampingan langsung terbukti efektif dalam meningkatkan literasi dan minat terhadap MKJP. Pendekatan ini layak direplikasi di wilayah lain untuk memperkuat capaian program KB nasional.
PENINGKATAN MINAT PENGGUNAAN IUD SEBAGAI METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG MELALUI EDUKASI KOMUNITAS Rizki Amalia; Erma Puspita Sari; Rini Gustina Sari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.54601

Abstract

Penggunaan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (IUD) sebagai metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Indonesia masih tergolong rendah, meskipun memiliki efektivitas tinggi dan manfaat jangka panjang. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya tingkat pengetahuan dan masih kuatnya mitos negatif di masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan minat pasangan usia subur (PUS) terhadap penggunaan IUD melalui pendekatan edukatif berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Celikah, Kabupaten Ogan Komering Ilir, dengan melibatkan 30 peserta PUS dan 5 kader Posyandu. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kelompok, diskusi, konseling individu, pelatihan kader, serta evaluasi pre-test dan post-test. Terdapat peningkatan signifikan dalam kategori pengetahuan “baik” dari 20% menjadi 86,7% setelah edukasi. Sebanyak 70% peserta menyatakan minat terhadap penggunaan IUD. Kader menyatakan siap melanjutkan edukasi secara berkelanjutan dan pihak puskesmas berkomitmen membuka layanan pemasangan IUD rutin. Edukasi berbasis komunitas yang melibatkan kader terbukti efektif dalam meningkatkan literasi dan minat terhadap penggunaan IUD. Pendekatan ini dapat direplikasi di wilayah lain dengan cakupan MKJP yang rendah.
HUBUNGAN RIWAYAT ABORTUS, RIWAYAT SEKSIO SESAREA DAN PARITAS TERHADAP KEJADIAN RETENSIO PLASENTA PADA IBU BERSALIN DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG TAHUN 2022 Rikaastria Imam Subangi; Erma Puspita Sari; Arie Anggraini
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 1 No. 2 (2024): Vol. 1 No. 2 Edisi April 2024
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v1i2.82

Abstract

Retensio Plasenta yaitu plasenta tidak lahir setengah jam setelah lahirnya janin, perlekatan yang kuat antara plasenta dengan uterus merupakan penyebab terjadinya retensio plasenta. Retensio plasenta yang berpotensi mengancam jiwa dan penyebab umum kematian ibu dari perdarahan post partum (Prawirohardjo, 2013). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat abortus, riwayat sectio caesarea dan paritas terhadapkejadian retensio plasenta pada ibu bersalin di Rumah sakit Muhammadiyah Palembanng tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif bersifat survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional dimana variabel independen dan variabel dependen diambil pada waktu yang bersamaan menggunakan data primer dengan populasi 1.705 orang dan jumlah sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling yaitu sebanyak 94 responden. Hasil penelitian analisis univariat dan bivariat dari 94 responden diketahui ibu yang mengalami retensio plasenta (6,4%), riwayat abortus (43,6%), riwayat Sectio Caesarea (48,9%), dan paritas tinggi (47.9%), sedangkan hasil analisis bivariat ada hubungan riwayat abortus (ρ value= 0,006), ada hubungan signifikan Riwayat Sectio Caesarea (ρ value= 0.012) dan paritas (ρ value= 0,010), dengan kejadian retensio plasenta pada ibu bersalin. Kesimpulan ada hubungan riwayat abortus, riwayat sectio caesarea dan paritas terhadap kejadian retensio plasenta pada ibu bersalin di Rumah sakit Muhammadiyah Palembanng tahun 2022. Saran untuk lebih meningkatkan pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit dengan mengadakan penyuluhan mengenai faktor apa saja yang bisa menyebabkan terjadinya retensio plasenta pada ibu bersalin sehingga bisa mengurangi angka kejadian retensio plasenta
Co-Authors Abel Sutriani Afifa Ramadanti Amrina Andini Zuitasari Andre Utama Saputra Annisa Syahrani Arie Anggraini Bina Aquari Bina Aquari Caria Sonesti Cerli Maulidina Chairuna Chairuna Chairuna Chairunnah Chairunnah Cici Pratiwi Cynthia Uning Dasarie Deli Luspalestari Delis Suana Della Ayuni Dellah Fuspita Yusantika Delli Aridasari Delon Novaringga Depri Yunita Sari Dewi Anjani Diah Sukarni Diah Sukarni Dina Ardyana Dina Guslatipa Dina Permata Sari dr. Desmansyah dr. Desmasnyah Desmasnyah Eka Afrika Eka Rahmawati Eka Rahmawati Eka Safitri dayanti Elsi Wulandari Erlin Aprilia Erma Sugiana erna, Wahyu Ernawati Ervita Desi Marina Eva Kurnia Eva Yani Fauziah Setiawati Febriani Febriani Fega Fega Ferdy Ahmad Yani Ferra Puspa Sari FIKA MINATA WATHAN H. Hazairin Effendi Handayani, Sri Haryani Haryani Hasbiah Hasbiah HELNI ANGGRAINI Heri Yuriani Yuriani HERU LISTIONO Kuryani, Tri Lila Apriani Lila Apriani Lisha Holillah Mahpiroh, Dekis Marwasariaty Marwasariaty Mastina Mastina Mastina, Mastina Meika Risdayanti BR Ginting Meishin Sapitri Melinda Melinda MERISA RISKI Miftahul Farah Mildaratu Mildaratu, Mildaratu MINARTI MINARTI Murdiyah Murdiyah Musaidah Nada Romadhona Yanuar Naja Muniroh Nova Kristiani Sipayung Nunung Suryana Jamin Nurhasanah Nurhasanah Oktaviani, Popi Vitaloka Puspita, Apriani Putri Femiliyah Putri Kirana PUTU LUSITA NATI INDRIANI R.A Adibah Afrahnisa Ratna Maida Ratna Setiawati Reffi Dhamayanti Regina Dwi Oktaviana Reno Lorenza Rezqiqah Aulia Rahmat Rika Asmirah Rikaastria Imam Subangi Rini Gustina Sari Riska Diana Riski Amalia, Riski Rizka Ameliah Rizki Amalia RIZKI AMALIA Rizki, Merisa Safitri, Shindy Sari, Puput Nopitri Agustri SENDY PRATIWI RAHMADHANI Sendy Pratiwi Ramadhani Siti Aisyah Siti Aisyah SITI AISYAH HAMID Siti Khadijah Khadijah, Siti Khadijah Sri Handayani ST Aisjah Hamid Suci, Dewi Tiara Sulhawa Syarifah Herzaladini Tenny Tarnoto Titin Dewi Sartika Titin Dewi Sartika Titin Dewi Sartika Trianingsih Trianingsih Ula, Zumrotul Umi Mulyani Undari, Tatik Widia Wati Wijayanti, Lumastari Ajeng Wili Antika Yeni Indrawatiningsih Yunola, Satra Yustina Panca Putri Simatupang Yustina Panca Putri Simatupang