p-Index From 2021 - 2026
12.246
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Jurnal 'Aisyiyah Medika JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan Jurnal Doppler Jurnal Doppler Science Midwifery Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Cendekia Medika : Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kebidanan Basurek Masker Medika Indonesian Journal of Health Science Jurnal Kesehatan Abdurrahman JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Journal of Health Science Jurnal Kesehatan Amanah Innovative: Journal Of Social Science Research Nanggroe: Journal Of Scholarly Service Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia International Journal of Health Sciences Nanggroe: Journal of Scholarly Service Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Inovasi Teknologi INVOLUSI Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Anak Bangsa Benih : Journal of Midwifery Multidisciplinary Indonesian Center Journal PESHUM Jurnal Pengabdian Kader Bangsa Jurnal Penelitian Perawat Profesional Optimal Midwife Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor yang berhubungan dengan Continuity of Care (COC) pada kunjungan nifas di Puskesmas Pembina Palembang tahun 2024 Kutiah, Kutiah; Sari, Erma Puspita; Rahmawati, Eka; Handayani, Sri
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1443

Abstract

Menurut Kemenkes RI pelayanan berkelanjutan (Continue of Care) pada masa nifas yaitu dengan melakukan kunjungan nifas sebanyak 4 kali. Cakupan KF lengkap di Indonesia pada tahun 2020 sebesar 88.3%. Pada tahun 2021 cakupan kunjungan KF lengkap di Indonesia sebesar 90,7%. Cakupan kunjungan nifas lengkap di Indonesia pada tahun 2022 mencapai target 90,7%. Faktor yang mempengaruhi keberlanjutan pelaksanaan kunjungan nifas meliputi faktor sikap, pengetahuan, motivasi, dukungan petugas kesehatan, jarak tempuh dan dukungan keluarga. Tujuan penelitian yaitu diketahui hubungan motivasi, jarak tempat tinggal dan dukungan petugas kesehatan secara simultan dengan Continuity Of Care (COC) pada kunjungan nifas di Puskesmas Pembina Palembang tahun 2024. Desain penelitian yang digunakan yaitu cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Pembina Palembang pada bulan Mei – Juni 2024. Teknik sampling menggunakan total sampling. Jumlah sampel sebanyak 41 responden. Hasil penelitian diperoleh ada hubungan motivasi secara parsial dengan CoC Kunjungan Nifas (p value 0.003), ada hubungan jarak tempat tinggal secara parsial dengan CoC Kunjungan Nifas (p value 0.031), tidak ada hubungan dukungan petugas kesehatan secara parsial dengan CoC Kunjungan Nifas (p value 0.712). Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan faktor yang berhubungan dengan Continue of Care pada masa nifas adalah motivasi dan jarak tempat tinggal. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk meningkatkan penyuluhan terkait pentingnya kunjungan nifas lengkap.  
Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya cakupan pemberian ASI eksklusif di PMB Andina Primitasari tahun 2024 Alya, Nike Hasnu; Sari, Erma Puspita; Sari, Intan; Anggraini, Arie
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1446

Abstract

Pemberian ASI eksklusif adalah praktik penting dalam mendukung kesehatan bayi, namun cakupannya di Indonesia masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan suami, motivasi, dan sikap ibu terhadap pemberian ASI eksklusif di PMB Andina Palembang pada tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian terdiri dari semua ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan, dengan jumlah sampel sebanyak 42 ibu. Hasil analisis menunjukkan bahwa 57,1% responden memberikan ASI eksklusif. Penelitian ini menemukan adanya hubungan signifikan antara motivasi (p = 0,001), sikap (p = 0,008), dan dukungan suami (p = 0,007) dengan pemberian ASI eksklusif. Tingginya motivasi ibu berkorelasi positif dengan praktik pemberian ASI eksklusif, sementara sikap positif terhadap menyusui juga berkontribusi besar. Dukungan suami terbukti menjadi faktor kunci yang memperkuat komitmen ibu dalam menyusui. Temuan ini menegaskan pentingnya memberikan edukasi dan dukungan kepada pasangan serta membangun sikap positif tentang ASI eksklusif untuk meningkatkan praktik pemberian ASI di masyarakat.
Faktor–faktor yang berhubungan dengan tindakan Sectio Caesarea pada ibu bersalin di RSUD Kayu Agung tahun 2023 Ananda, Dhea; Sari, Erma Puspita; Sari, Intan; Anggraini, Arie
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1447

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), pada tahun 2021, Sectio Caesarea secara global mencakup lebih dari 1 dari 5 seluruh kelahiran atau sekitar 21%. Pada tahun 2020 di Indonesia angka persalinan Sectio Caesarea sebanyak 20%. Pada tahun 2021 mencapai 24.6% dan pada tahun 2022 meningkat menjadi 28.2%. Faktor yang menyebabkan persalinan Sectio Caesarea yaitu terdiri dari faktor janin dan faktor ibu. Faktor janin terdiri dari bayi terlalu besar, kelainan letak, ancaman gawat janin, janin abnormal, faktor plasenta, kelainan tali pusat dan bayi kembar. Sedangkan faktor ibu terdiri dari usia, jumlah anak yang dilahirkan (paritas), keadaan panggul, penghambat jalan lahir, kelainan kontraksi rahim, ketuban pecah dini (KPD), dan Preeklampsia. Tujuan penelitian Diketahui hubungan usia kehamilan, berat bayi lahir dan riwayat Sectio Caesarea secara simultan dengan tindakan sectio caesarea di RSUD Kayu Agung tahun 2023. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin di RSUD Kayu Agung tahun 2023 yang berjumlah 882 orang. Teknik sampling menggunakan Systematoc Random sampling. Jumlah sampel 90 responden. Hasil uji chi square diperoleh tidak ada hubungan usia kehamilan secara parsial dengan tindakan Sectio Caesarea (p = 0.912), ada hubungan berat bayi lahir secara parsial dengan tindakan Sectio Caesarea (p = 0.043) dan ada hubungan riwayat Sectio Caesarea secara parsial dengan tindakan Sectio Caesarea (p = 0.000). Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk meningkatkan upaya mendeteksi kemungkinan tindakan persalinan dengan Sectio Caesarea yang ditinjau dari usia kehamilan, tafsiran berat janin dan riwayat Sectio Caesarea.
Hubungan pengetahuan, status gizi, dan tingkat stres dengan kejadian Hiperemesis Gravidarum pada ibu hamil di PMB Yuli Bahriah Palembang tahun 2024 Yanti, Rama; Sari, Erma Puspita; Ernawati, Wahyu; Sari, Intan
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1448

Abstract

Hiperemesis gravidarum adalah gejala mual dan muntah yang berlebihan pada ibu hamil. Mual dan muntah merupakan gangguan yang paling sering kita jumpai pada kehamilan muda dan dikemukakan oleh 50% dari wanita yang hamil terutama dikemukakan pada primigravida. World Health Organization menyebutkan bahwa kejadian hiperemesis gravidarum sebesar 12.8 % di tahun 2021 dan menurun di tahun 2022 sebesar 12,5% dari seluruh jumlah kehamilan di dunia. Faktor yang mempengaruhi kejadian hiperemesisi gravidarum pada ibu hamil yaitu pengetahuan, dukungan suami, sikap ibu, status gizi, umur, pekerjaan dan tingkat stress. Tujuan penelitian yaitu hubungan pengetahuan, status gizi, dan tingkat stres dengan kejadian hiperemesis gravidarum pada Ibu Hamil di PMB Yuli Bahriah Palembanng Tahun 2024. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi penelitian yaitu ibu hamil yang berkunjung di PMB Yuli Bahriah Kertapati mulai bulan Mei-Juni Tahun 2024 berjumlah 40 ibu hamil trimester I dan II di wilayah kerja Praktik Mandiri Bidan Yuli Bahriah Kertapati Kota Palembang. Sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian diperoleh ada hubungan pengetahuan secara parsial dengan hiperemesis gravidarum di PMB Yuli Bahriah Palembang Tahun 2024 dengan p value 0.011, ada hubungan status gizi secara parsial dengan hiperemesis gravidarum di PMB Yuli Bahriah Palembang Tahun 2024 dengan p value 0.000 dan ada hubungan tingkat stres secara parsial dengan hiperemesis gravidarum di PMB Yuli Bahriah Palembang Tahun 2024 dengan p value 0.001. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk senantiasa meningkatkan pelayanan dalam asuhan kehamilan terutama pencegahan hiperemesis gravidarum.
Hubungan anemia dan hipertensi dalam kehamilan dan Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil dengan kejadian bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Prabumulih tahun 2023 Juliyanti, Pariza; Sari, Erma Puspita; Indriani, Putu Lusita Nati; Sari, Intan
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1452

Abstract

Berat lahir rendah menjadi masalah yang terus berlanjut di kesehatan masyarakat. Berat lahir rendah disebabkan oleh ibu hamil dengan status gizi buruk. Bayi dengan BBLR risiko kematiannya lebih besar dibandingkan denganbayi yang dilahirkan dengan BBLR. Survey awal yang dilakukan di RSUD Prabumulih. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor apa saja yang berhubungan dengan BBLR RSUD Prabumulih. Jenis Penelitian ini merupakan survey analatik dengan pendekatan case control. Jumlah sampel yang diambil dengan perbandingan 1:2 dengan menggunakan teknik total sampling dan purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan bahwa variabel yang berhubungan dengan BBLR adalah anemia (p-value=0,002), OR (0,469), Hipertensi (p-value=0,038) OR (0,617) KEK (p-value=0.200), OR (0,737), dengan jumlah responden BBLR 62. Tenaga kesehatan diharapkan mampu melakukan deteksi dini terhadap anemia dan ukuran KEK pada calon ibu hamil yang akan mempengaruhi kejadian berat badan lahir rendah (BBLR).
Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemeriksaan inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) pada wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Mentok Kabupaten Bangka Barat Tahun 2024 Sumira, Sumira; Sari, Erma Puspita; Dhamayanti, Reffi; Afrika, Eka
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1461

Abstract

Kanker serviks dapat dikenali pada tahap pra kanker, salah satunya dengan melakukan pemeriksaan skrining, oleh sebab itu untuk mendeteksi dini adanya kanker serviks dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan IVA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran petugas kesehatan, pengetahuan ibu dan dukungan suami secara simultan terhadap pemeriksaan IVA di wilayah kerja Puskesmas Mentok Kabupaten Bangka Barat tahun 2024. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desian penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasangan usia subur yang datang ke poli IVA pada bulan Juli Tahun 2024. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 35 orang dan teknik pengumpulan data dengan accidental sampling menggunakan kuesioner. Hasil penelitian berdasarkan analisis bivariat diketahui bahwa yang peran tenaga kesehatan baik 77,8% yang mau melakukan pemeriksaan IVA dan didapatkan hasil chi square (p value 0,011), berdasarkan analisis bivariat diketahui bahwa pengetahuan ibu baik sebanyak 76,5% yang melakukan pemeriksaan IVA dan didapatkan hasil chi square (p value 0,026), dan berdasarkan analisis bivariat diketahui bahwa dukungan suami sebanyak 71,4% yang melakukan pemeriksaan IVA dan didapatkan hasil chi square (p value 0,032). Kesimpulannya ada hubungan peran tenaga kesehatan, pengetahuan dan dukungan suami secara simultan dengan pemeriksaan IVA di Puskesmas Muntok Kab. Bangka Barat tahun 2024. Saran diharapkan tenaga kesehatan lebih banyak memberikan penyuluhan tentang pentingnya melakukan pemeriksaan IVA bagi pasangan usia subur untuk menurunkan angka kematian PUS yang disebabkan penyakit kanker leher rahim.
Hubungan pengetahuan, frekuensi kunjungan ANC dan riwayat anemia terhadap kepatuhan mengkonsumsi tablet FE di UPTD Puskesmas Burnai Mulya Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Tahun 2024 Suparwatini, Suparwatini; Sari, Erma Puspita; Dhamayanti, Reffi; Afrika, Eka
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1467

Abstract

Anemia pada ibu hamil didefinisikan sebagai permasalahan kekurangan zat besi yang ditandai dengan kadar hemoglobin < 11 gr/dl. Menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 2021, 40,76% wanita hamil di seluruh dunia mengalami anemia. Angka ini menurun pada tahun 2022 menjadi 39,02% dan pada tahun 2023 sebanyak 37,65%. Pada tahun 2021, persentase ibu hamil yang mengalami anemia di Indonesia sebesar 20,46%, pada tahun 2022 sebesar 20,86% dan pada tahun 2023 mengalami sedikit peningkatan menjadi 21,1%. Tujuan penelitian diketahui hubungan pengetahuan, frekuensi kunjungan ANC dan riwayat anemia secara simultan terhadap kepatuhan mengkonsumsi Tablet Fe di UPTD Puskesmas Burnai Mulya tahun 2024. Metode penelitian menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester III di wilayah kerja UPTD Puskesmas Burnai Mulya pada tahun 2024 yang berjumlah 33 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian univariat diperoleh sebagian besar responden patuh mengkonsumsi tablet Fe sebesar 54.5%, pengetahuan kurang 54.5%, kunjungan ANC cukup 60.7% dan tidak memiliki riwayat anemia 63.6%. Hasil uji chi square diperoleh ada hubungan pengetahuan secara parsial dengan kepatuhan ibu mengkonsumsi tablet Fe di UPTD Puskesmas Burnai Mulya tahun 2024 dengan nilai p 0.002, ada hubungan frekuensi kunjungan ANC secara parsial dengan kepatuhan ibu mengkonsumsi tablet Fe di UPTD Puskesmas Muara Burnai tahun 2024 dengan nilai p 0.001 dan ada hubungan riwayat anemia secara parsial dengan kepatuhan ibu mengkonsumsi tablet Fe di UPTD Puskesmas Burnai Mulya tahun 2024 dengan nilai p 0.004. Kesimpulan adanya hubungan 3 variabel secara simultan di Piuskesmas Burnai Mulya, Disarankan kepada petugas kesehatan untuk meningkatkan program pencegahan dan penanggulangan anemia pada ibu hamil dengan memberikan edukasi dan memantau kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI > 6 BULAN Maharani, Maharani; Sari, Erma Puspita; Rahmawati, Eka; Hamid, Siti Aisyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43667

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif adalah memberikan hanya ASI saja tanpa memberikan makanan dan minuman lain kepada bayi sejak lahir sampai berumur > 6 bulan, kecuali obat dan vitamin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian Asi eksklusif pada bayi usia > 6 bulan di wilayah Puskesmas Sungai Batang Kabupaten Ogan Komering Ilir Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional, yang dilakukan di Puskesmas Sungai Batang Kabupaten Ogan Komering Ilir Tahun 2024 pada bulan Mei-Juli Tahun 2024, dengan menggunakan analisis unuvariat dan bivariat. Hasil yang didapat dari 75 responden ibu yang memiliki bayi > 6 bulan, yang memberi ASI eksklusif 19 responden (25,3%) dan tidak memberi ASI eksklusif 56 responden (74.7%). Uji statistik yang digunakan uji chi-square, didapatkan bahwa ada hubungan signifikan antara pendidikan dengan pemberian ASI eksklusif denga nilai p value 0.000, ada hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif p value 0.000, dan ada hubungan signifikan antara sikap ibu dengan pemberian Asi eksklusif didapatkan nilai p value  0.004. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan pendidikan, dukungan keluarga dan sikap secara simultan dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah Puskesmas Sungai Batang Kabupaten Ogan Komering Ilir tahun 2024. Penelitian ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran para ibu akan pentingnya pemberian asi eksklusif.
HUBNGAN KONSUMSI FAST FOOD, ASUPAN ZAT BESI DAN PERILAKU MELEWATKAN SARAPAN PAGI DENGAN KEJADIAN DYSMENORRHEA pertiwi, anisa; Wathan, Fika Minata; Sari, Erma Puspita; Minarti, Minarti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43948

Abstract

Adanya kejadian dysmenorrhea pada mahasiswi sangat mengganggu aktivitas dan proses perkuliahan yang membuat mahasiswi tersebut sulit untuk berkonsentrasi dikarenakan ketidaknyamanan yang dirasakan ketika nyeri menstruasi, serta perlunya penanganan segera agar tidak berdampak lebih buruk. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional, dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Hasil didapatkan bahwa dari 80 orang yang diteliti terdapat 40 orang (50,0%) yang dysmenorrhea, dan 40 orang (50,0%) yang tidak dysmenorrhea. Sebagian besar terdapat 61 orang (76,3%) sering mengkonsumsi Fast Food, 32 orang (40.0%) asupan zat besi kurang baik, dan 52 orang (65.0%) perilaku melewatkan sarapan pagi kurang baik. Berdasarkan uji Chi-square didapatkan bahwa ada hubungan konsumsi Fast Food dengan kejadian dysmenorrhea diperoleh nilai p value 0.036 ≤ 0.05, ada hubungan asupan zat besi dengan kejadian dysmenorrhea diperoleh nilai p value 0.003 ≤ 0.05 dan tidak ada hubungan perilaku melewatkan sarapan pagi dengan kejadian dysmenorrhea diperoleh nilai p value 0.101 > 0.05. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan konsumsi Fast Food, asupan zat besi dan perilaku melewatkan sarapan pagi secara simultan dengan kejadian dysmenorrhea pada mahasiswi strata I kebidanan tingkat II, III dan IV di Universitas Kader Bangsa Palembang. Diharapkan kepada mahasiswi mengetahui faktor-faktor penyebab yang dapat menimbulkan rasa nyeri saat menstruasi.
PERAN PETUGAS KESEHATAN, SUMBER INFORMASI, DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP KEPATUHAN IBU NIFAS UNTUK MELAKUKAN PERAWATAN PAYUDARA Sari, Erma Puspita
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 4: Agustus 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v4i0.1081

Abstract

Latar belakang: World Health Organization (WHO ) tahun 2015, menyebutkan bahwa jumlah kasus infeksi payudara yang terjadi pada wanita seperti kanker, tumor, mastitis, penyakit fibrocustic terus meningkat, dimana penderita kanker payudara mencapai hingga lebih 1,2 juta orang yang terdiagnosis, dan 12% diantaranya merupakan infeksi payudara berupa mastitis pada wanita pasca postpartum, hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang perawatan payudara. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh peran tenaga kesehatan, sumber informasi dan dukungan suami terhadap kepatuhan ibu nifas untuk melakukan perawatan payudaara di wilayah kerja Puskesmas Tebing Tinggi Kab. Empat Lawang. Metode: Jenis penelitian ini kuantitatif menggunakan desain penelitian cross sectional dengan tehnik pengambilan sampel menggunakan Accidental sampling didapatkan sampel 42 responden. Penelitian ini dimulai dengan pengajuan proposal bulan September selanjutnya pengumpulan data bulan Oktober – Desember 2018. Adapun analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat Hasil: didapatkan bahwa ada  hubungan yang bermakna antara sumber informasi dengan kepatuhan ibu nifas untuk melakukan perawatan payudara p.value 0,028 ≤ α = 0,05, untuk peran peugas kesehatan ada hubungan yang bermakna dengan kepatuhan ibu nifas untuk melakukan perawatan payudara p.value = 0,000 ≤  α = 0,05 dan ada hubungan yang bermakna antara dukungan suami dengan kepatuhan ibu nifas untuk melakukan perawatan payudara p.value = 0,035 ≤ α = 0,05. Saran: Disarankan untuk tenaga kesehatan memberikan pelayanan yang menyeluruh tentang perawatan payudara sehingga bisa menurunkan kejadian peradangan pada payudara ibu Nifas. Kata kunci : Ibu Nifas, Perawatan Payudara
Co-Authors Abel Sutriani Afifa Ramadanti Afriani, Yulia Alya, Nike Hasnu Amrina Ananda, Dhea Ananda, Febby Tri Andini Zuitasari Andre Utama Saputra Anisa Pertiwi Annisa Syahrani Arie Anggraini Astin Nur Hanifah Bina Aquari Buhari, Suharti Caria Sonesti Cerli Maulidina Chairuna Chairuna Chairuna Chairunnah Chairunnah Cici Pratiwi Cynthia Uning Dasarie Dardi, Satriana Dea Novaliani Deli Luspalestari Delis Suana Della Ayuni Dellah Fuspita Yusantika Delli Aridasari Delon Novaringga Depri Yunita Sari Dewi Anjani Diah Sukarni Diah Sukarni Dian Maharani, Dian Dina Ardyana Dina Guslatipa Dina Permata Sari dr. Desmansyah dr. Desmasnyah Desmasnyah Eka Afrika Eka Rahmawati eka rahmawati Eka Safitri dayanti Elsi Wulandari Erlin Aprilia Erma Sugiana Ervita Desi Marina Eva Kurnia Eva Yani Fauziah Setiawati Febriani Febriani Fega Fega Ferdy Ahmad Yani Ferra Puspa Sari FIKA MINATA WATHAN Fransina Tubalawony Giana, Tiara Ayu Chandra H. Hazairin Effendi Handayani, Sri Haryani Haryani Hasbiah Hasbiah HELNI ANGGRAINI Heri Yuriani Yuriani HERU LISTIONO Inayah, Maudila Indriani, Putu Lusita Nani Intan Sari Jamiyatun, Jamiyatun Jayantiningsih, Putu Pebri Juliyanti, Pariza Kuryani, Tri Kuslia, Eti Kutiah, Kutiah Latif, Sarifudin Andi Lila Apriani Lila Apriani Lisha Holillah Lumastari Ajeng Wijayanti Maharani Maharani, Maharani Mahpiroh, Dekis Marwasariaty Marwasariaty Mastina Mastina Mastina, Mastina Meika Risdayanti BR Ginting Meishin Sapitri Melinda Melinda MERISA RISKI Miftahul Farah Mildaratu Mildaratu, Mildaratu MINARTI MINARTI Minarti Minarti Murdiyah Murdiyah Musaidah Mustamin, Rini Nada Romadhona Yanuar Naja Muniroh Nawamalini, Tia Nova Kristiani Sipayung Novita Novita Nunung Suryana Jamin Nurhasanah Nurhasanah Nurmiati Nurmiati Octarine, Imelda Oktaviani, Popi Vitaloka Pratiwi, Dika Puspita, Apriani Putri Femiliyah Putri Kirana PUTU LUSITA NATI INDRIANI R.A Adibah Afrahnisa Rahmat, Rezqiqah Aulia Ratna Maida Ratna Setiawati Reffi Dhamayanti Regina Dwi Oktaviana Reno Lorenza Rezqiqah Aulia Rahmat Rika Asmirah Rikaastria Imam Subangi Rini Gustina Sari Riska Diana Riski Amalia, Riski Rizka Ameliah RIZKI AMALIA Rizki Amalia Rizki Amalia Rizki, Merisa Rizki, Sri Romadhon, Muhammad Safitri, Shindy Sari, Oktiya Miranda Sari, Puput Nopitri Agustri Sartika, Diana SENDY PRATIWI RAHMADHANI Sendy Pratiwi Ramadhani Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Aisyah SITI AISYAH HAMID Siti Khadijah Khadijah, Siti Khadijah Sri Handayani ST Aisjah Hamid Suci, Dewi Tiara Sulhawa Sumira, Sumira Suparwatini, Suparwatini Surtikanti Surtikanti Syarifah Herzaladini Tenny Tarnoto Titin Dewi Sartika Titin Dewi Sartika Titin Dewi Sartika Treasa, Adisty Dwi Trianingsih Trianingsih Ula, Zumrotul Umi Mulyani Undari, Tatik Wahyu Ernawati Widia Wati Wijayanti, Lumastari Ajeng Wili Antika Yanti, Rama Yeni Indrawatiningsih Yunola, Satra Yustina Panca Putri Simatupang Yustina Panca Putri Simatupang