Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Kapasitas Perempuan Pesisir Melalui Pemanfaatan Limbah Laut Sahabuddin, Erma Suryani; Mandra, Moh. Ahsan S.; Amir, Faisal; Riwayani, Rika; Amrah, Amrah
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perempuan pesisir dalam mengolah limbah laut menjadi produk kerajinan yang bernilai ekonomi dan ramah lingkungan, melalui program pelatihan eco-craft berbasis partisipatif. Program ini dilaksanakan di Desa Laikang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, dengan melibatkan kelompok ibu-ibu PKK sebagai mitra utama. Metode pelaksanaan meliputi lima tahapan utama, yakni sosialisasi dan identifikasi kebutuhan, pelatihan teknis pembuatan produk eco-craft dari cangkang kerang, sisik ikan, dan kayu laut. Program ini memberikan dampak sosial-ekonomi dan ekologis yang nyata, dengan terciptanya komunitas usaha berbasis perempuan, meningkatnya literasi lingkungan, dan berkembangnya inovasi lokal yang berkelanjutan, Oleh karena itu, direkomendasikan agar model ini direplikasi di daerah pesisir lain dengan dukungan kebijakan dan kolaborasi lintas sektor.Kata kunci: Eco-craft, Pemberdayaan Perempuan, Kerajinan pesisir, Pengabdian Masyarakat.
Pengaplikasian Lulur Kopi Sebagai Inovasi Perawatan Kesehatan Kulit Ibu-Ibu Rumah Tangga Usia Lanjut : Id Maida, A. Nur; Burhanuddin, Izmi; Rika Riwayani; Ayu Saputri
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/machine.v2i2.10613

Abstract

Kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian ibu-ibu rumah tangga usia lanjut di Desa Moncongloe, Kabupaten Maros, dalam melakukan perawatan kulit melalui inovasi pengaplikasian lulur kopi berbasis bahan lokal. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, demonstrasi, dan praktik langsung untuk kelompok usia lanjut. Sebanyak 10 ibu-ibu usia lanjut mengikuti pelatihan yang diawali pemberian pemahaman mengenai perubahan kulit usia lanjut, manfaat kopi untu perawatan kulit. Proses dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan lulur kopi, selanjutnya mitra sasaran melakukan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai perawatan kulit alami, kemampuan membuat dan mengaplikasikan lulur kopi, serta perubahan kondisi kulit yang ditandai dengan meningkatnya kelembutan, berkurangnya kekeringan, dan bertambahnya kenyamanan setelah penggunaan. Evaluasi tambahan mengungkap meningkatnya motivasi peserta untuk merawat kulit secara rutin serta munculnya ketertarikan mengembangkan lulur kopi sebagai produk rumah tangga. Faktor pendorong keberhasilan program meliputi tingginya antusiasme peserta, ketersediaan bahan lokal, serta efektivitas metode demonstratif, sedangkan faktor penghambat berupa keterbatasan literasi teknis dan sarana dapat diatasi melalui pendampingan. Secara keseluruhan, program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi personal ibu-ibu usia lanjut, tetapi juga memperkuat komunikasi sosial serta membuka peluang ekonomi yang mudah dijangkau oleh ibu-ibu usia lanjut
PKM Perawatan Badan Dengan Masker Hitam Bahan Alami Pada Remaja Putri Riwayani, Rika; Purnamasari, Fitry; S, Erma Suryani; Nurmaida, Andi; Burhanuddin, Izmi; Syahputri, Izmi Ayu
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian yang bertujuan memberikan ilmu dan keterampilan dengan tema “PKM Perawatan Badan Dengan Masker Hitam Bahan Alami Pada Remaja Putri”.  Sebagai remaja putri dengan usia produktif sangat senang dengan adanya kegiatan pengabdian Dimana mereka bisa berkreasi dengan bahan alami dalam membuat masker badan  yang terdiri dari : lidah buaya, madu, tepung beras, air mawar dan arang aktif yang memberi warna hitam pada masker. Masker hitam ini berbentuk gel dengan penyimpanan yang baik akan bertahan 3 minggu dalam kulkas. Pengabdian ini terlaksana, pada tanggal 24 Agustus 2025 dan diikuti oleh  10 remaja putri. Dengan ilmu dan keterampilan yang diberikan membuat hemat dalam perekonomian keluarga bahkan bisa menunjang  perekonomian dengan memasarkannya pada yang meninginkannya. Pengabdian ini menggunakan metode yaitu  ceramah, demonstrasi, latihan praktik, dan diskusi. Hasil pelaksanaan adalah sebagai berikut: (1) Remaja putri  dapat mengolah bahan alami menjadi produk yang bernilai ekonomi dan berdaya jual berupa masker hitam, sehingga mengurang ketergantungan pada produk berbahan alami. (2) Remaja putri  terlibat aktif dalam pengolahan dan pemasaran produk masker hitam membuat mereka berhemat bahkan membantu perekonomian keluarga. (3) Remaja putri  dapat memasarkan produk masker hilam melalui platform digital. Kata kunci: Masker hitam, platform digital, remaja putri.
PKM Diversifikasi Pengolahan Dan Pemasaran Rumput Laut Dalam Menunjang Perekonomian Keluarga Pada Masyarakat Pesisir Di Desa Pancana Kabupaten Barru Riwayani, Rika; Subaryanto, Subaryanto; Suhaeb, Firdaus W.; Nurmaida, Andi; Burhanuddin, Izmi
INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/inovasi.v5i2.80334

Abstract

Kegiatan PKM “Diversifikasi Pengolahan dan Pemasaran Rumput Laut untuk Menunjang Perekonomian Keluarga Masyarakat Pesisir di Desa Pancana, Kabupaten Barru” berlangsung di Desa Pancana, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, dan diikuti oleh kurang lebih 25 peserta. Peserta adalah ibu rumah tangga yang merupakan petani rumput laut. Tanggal pelaksanaan adalah 18 Juli 2025. Dibahas pula tentang diversifikasi pengolahan rumput laut menjadi produk sabun dan bakso. Selanjutnya, pemasaran pada platform digital juga dibahas. Jenis rumput laut yang dibudidayakan oleh petani adalah Eucheuma cottonii. Metode yang digunakan adalah ceramah, demonstrasi, latihan praktik, dan diskusi. Hasil pelaksanaan adalah sebagai berikut: (1) Ibu rumah tangga yang merupakan petani rumput laut dapat mengolah rumput laut menjadi produk yang bernilai ekonomi dan berdaya jual berupa sabun dan bakso rumput laut. (2) Ibu rumah tangga yang merupakan petani rumput laut terlibat aktif dalam pengolahan dan pemasaran produk sabun dan bakso rumput laut. (3) Ibu rumah tangga yang berprofesi sebagai petani rumput laut dapat memasarkan produk sabun dan bakso rumput laut melalui platform digital.Kata Kunci - Diversifikasi Pengolahan dan Pemasaran, rumput laut, platform digital 
Perbedaan Hasil Pengaplikasian Jenis Kosmetik Pewarnaan Rambut yang Mengandung Amonia dan Non-Amonia dengan Teknik Ombre Sufirah, Sufirah; Riwayani, Rika; Rosmiaty, Rosmiaty
HomeEC Vol 20, No 2 (2025): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/homeec.v20i2.80150

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini adalah Penelitian Eskperimen yang bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaplikasian kosmetik pewarnaan rambut yang mengandung amonia dengan teknik ombre (2) Pengaplikasian kosmetik pewarnaan rambut yang mengandung non-amonia dengan teknik ombre (3) Pendapat panelis dari hasil pengaplikasian kosmetik pewarnaan rambut yang mengandung amonia dan non-amonia dengan teknik ombre. Panelis dalam penelitian ini 2 dosen PKK FT UNM, 10 mahasiswa konsentrasi tata rias dan 5 masyarakat umum. Metode penelitian ini diperoleh menggunakan Observasi, dokumentasi, Fokus Group Discussion (FGD) dan score sheet. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif, uji skala likert. Hasil Penelitian menunjukkan: (1) Pengaplikasian kosmetik pewarnaan rambut yang mengandung amonia dengan teknik ombre: persiapan area kerja, mempersiapkan model, menyiapkan alat dan bahan, parting rambut, persiapan bleaching, pengaplikasian bleaching, penyerapan kosmeik bleaching, pencucian dan pengeringan, parting rambut setelah pembersihan bleaching, persiapan kosmetik amonia, pengaplikasian pewarna rambut amonia, penyerapan kosmetik pewarna rambut amonia, pencucian dan pengeringan.(2)  Pengaplikasian kosmetik pewarnaan rambut yang mengandung non-amonia dengan teknik ombre: persiapan area kerja, mempersiapkan model, menyiapkan alat dan bahan, parting rambut, persiapan bleaching, pengaplikasian bleaching, penyerapan kosmeik bleaching, pencucian dan pengeringan, parting rambut setelah pembersihan bleaching, persiapan kosmetik non-amonia, pengaplikasian pewarna rambut non-amonia, penyerapan kosmetik pewarna rambut non-amonia, pencucian dan pengeringan. (3) Pendapat panelis dari hasil pengaplikasian kosmetik pewarnaan rambut yang mengandung amonia memperoleh hasil penilaian sebesar 81% dan non-amonia sebesar 88%.Kata kunci - Pewarnaan Rambut, Teknik Ombre
Pelatihan Eco-Craft Untuk Pelestarian Lingkungan dan Pemberdayaan Perempuan Pesisir Erma Suryani Sahabuddin; Rika Riwayani; Andi Makkasau; Muhammad Irfan; Hotimah Hotimah
INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2026): INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/inovasi.v6i1.86141

Abstract

Abstract. Laikang District, with abundant marine resources, coastal communities, some of whom are Aisyiyah cadres in Laikang Village, whose economic background generally depends on marine products as their main source of income. However, facing a number of problems that hinder the existence of types of marine biota and by-products of marine activities, have not been fully utilized and only become waste that pollutes the coastal environment such as shells and fish scales. The solution is to implement a community service program (PKM) that focuses on utilizing marine biota waste through Eco-Craft Technical Training, Entrepreneurship Strengthening, Digital Marketing and Branding, Continuous Mentoring for Aisyiyah cadres. The method used is participatory-based service in every stage of research from planning to evaluation with data collection through surveys and questionnaires to understand the needs, problems, and potential that exist by the service team, and direct practice by the participants. This activity was attended by 10 participants who showed high enthusiasm during the training process. The evaluation results showed that participants had successfully mastered the Eco Craft making technique, and were able to produce products according to the standards taught. In addition to improving technical skills, this training also succeeded in fostering an understanding of the importance of Digital Marketing and Branding. The output of this PKM can raise the economic independence of Aisyiyah cadres and enrich the types of products from marine biota waste.Keywords: Eco-Craft, Coastal Women, Marine Waste, Economic Value Products 
Penerapan Teknologi dan Inovasi Pengolahan untuk Meningkatkan Mutu Produksi Kelompok Nelayan Teripang di Wilayah Permukiman Laut Bontang Akbar Akbar; Hardianto Hardianto; Lapu Tombilayu; Alimuddin Sa'ban Miru; Yasdin Yasdin; Rika Riwayani; Bakhrani A. Rauf
INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/inovasi.v5i2.78941

Abstract

Pulau Malahing di Kota Bontang merupakan permukiman pesisir di mana sebagian besar penduduknya bekerja sebagai nelayan. Potensi utama pulau ini terletak pada kekayaan biodiversitas lautnya, khususnya teripang yang memiliki nilai ekspor. Namun, pengelolaannya masih terbatas karena para nelayan, seperti Kelompok Sipatuo, belum memiliki teknologi pascapanen, keterampilan pengolahan, serta pengetahuan pemasaran. Produksi masih dilakukan secara tradisional sehingga menghasilkan produk mentah dengan kualitas dan higienitas yang rendah. Pelatihan, pendampingan, dan penerapan teknologi tepat guna diperlukan untuk membantu nelayan meningkatkan nilai, kualitas, dan daya saing produk secara berkelanjutan. Program pengabdian kepada masyarakat untuk Kelompok Nelayan Sipatuo di Pulau Malahing dilaksanakan melalui beberapa tahapan: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilakukan secara langsung di lokasi mitra untuk memastikan kesesuaian dengan kebutuhan nyata para nelayan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan dalam pengolahan teripang, penggunaan teknologi tepat guna, serta pemahaman yang lebih baik mengenai standar higienitas dan kualitas produk. Selain itu, pendampingan berkelanjutan mendorong kemandirian kelompok dalam mengelola usaha, meningkatkan nilai produk, dan memperluas peluang pemasaran hasil tangkapan mereka.Kata kunci: Teripang; Teknologi dan Inovasi; Kualitas Produksi; Permukiman Pesisir.
The Effect of a Laboratory-Based CTL Model on Social Interaction Among Undergraduate Students in the JPP Program at the Faculty of Engineering, University of Makassar, in the Fantasy Makeup Course Andi Nur Maida; Izmi Burhanuddin; Rika Riwayani; Ayu Saputri
JoVI:JOURNAL of VOCATIONAL INSTRUCTION Vol 5, No 1 (2026): Mei
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55754/jov.v1i1.84604

Abstract

This study is a quantitative research designed to determine 1. the impact of the Collaborative Teamwork Learning (CTL) model on students’ social interactions in the Fantasy Makeup course and 2. the effect of the practicum-based Collaborative Teamwork Learning (CTL) model on students social interactions in the Fantasy Makeup course within the Bachelor of Home Economics (S1 PKK) program at the Faculty of Home Economics (JPP FT), University of Makassar (UNM). This quantitative research employs a descriptive and inferential approach. The study sample consisted of 29 students, with data collection techniques including observation, documentation, and questionnaires. Data analysis was conducted using descriptive analysis to examine the implementation of CTL and social interaction, as well as simple linear regression analysis to test its influence. Research Results 1. The results indicate that the implementation of CTL based on practical training regarding student social interaction falls into the fair to good category, with indicators of communication and active participation reaching 80%, cooperation 75%, learning readiness 70%, and discipline 60%, which should be improved. 2. The effect of the laboratory-based Collaborative Teamwork Learning (CTL) model on students’ social interaction in the Fantasy Makeup course in the Bachelor of Fine Arts (BFA) program at the Faculty of Fine Arts, University of Makassar (UNM), is positive and significant, with the regression equation Y = 13.20 + 0.72X, a correlation coefficient (r) of 0.72 (strong category), a coefficient of determination of 51.8%, and a significance value of 0.000 < 0.05. This indicates that the CTL model is effective in enhancing communication, cooperation, and active student participation, although it is not yet optimally consistent due to the influence of other factors. In conclusion, it is necessary to motivate students and design more structured and varied laboratory activities to ensure all students are actively engaged, enhance teamwork development through clear role assignments for students, and strengthen regular guidance and feedback to help students become more prepared and disciplined in their studies. This will foster a conducive learning environment that encourages more intensive communication and provides practical facilities to maximize students learning motivation.
Analisis Hasil Ecoprint pada Bahan Semi Katun Rosmiaty Rosmiaty; Kurniati Kurniati; Andi Nur Maida; Rika Riwayani
HomeEC Vol 21, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/homeec.v21i1.84227

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil jadi ecoprint pada bahan semi katun dengan menggunakan teknik gulung dan fiksasi tawas. Pigmen warna diambil dari daun dan buah prem, daun belimbing, daun monstera, daun mayana dan daun kencana ungu. Urgensi penelitian terletak pada kebutuhan pemilihan bahan utama yaitu bahan semi katun dimana bahan ini banyak digunakan untuk kebutuhan pembuatan pakaian sehari-hari dan teknik ecoprint sebagai pewarna dan motif alami pada tekstil. Bahan semi katun dengan warna dan motif ecoprint bisa jadi pilihan bahan pembuatan busana yang ramah lingkungan dan terus dikembangkan agar dapat bersaing dengan bahan dari pewarna sintetis yang banyak beredar di pasaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan eksperimen. Penelitian dilakukan sesuai prosedur yaitu diawali dengan memilih teknik ecoprint yang akan digunakan yaitu teknik gulung, kemudian menyiapkan bahan dan alat yang dibutuhkan, mordanting bahan utama, memulai langkah ecoprint dan ditutup dengan fiksasi sebagai pengunci warna pada bahan. Luaran penelitian berupa analisis hasil jadi ecoprint pada bahan semi katun yang dapat menambah referensi pembelajaran pada mata kuliah kriya.Kata kunci - Analisis; Ecoprint; Bahan Semi Katun
Development Of E-Book Based Curling Hair Learning Media Rika Riwayani; Nur Anni; Andi Nur Maida; Izmi Burhanuddin
HomeEC Vol 21, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/homeec.v21i1.84437

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang bertujuan untuk menentukan: 1) Pengembangan media pembelajaran tata rambut berbasis e-book, 2) Validitas e-book, 3) Respon terhadap e-book. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium PKK, FT UNM dengan 15 responden mahasiswa S1 PKK jurusan Kosmetologi, FT UNM. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan 4-D. Hasil penilaian menunjukkan bahwa: (1) Prosedur pengembangan e-book pembelajaran tata rambut melalui 4 tahapan, yaitu tahap definisi yang merupakan tahap awal analisis analisis kurikulum, karakteristik siswa, perumusan tujuan pembelajaran dan analisis materi dengan mengamati dosen yang mengajar mata kuliah tersebut. Tahap desain dilakukan dengan mendesain dan membuat e-book sesuai dengan kerangka e-book. Tahap pengembangan dilakukan dengan validasi oleh ahli materi dan ahli media hingga uji coba pada 15 mahasiswa angkatan 2020 dan 2021. Tahap terakhir adalah diseminasi, yaitu diseminasi produk yang telah diuji dalam skala kecil untuk digunakan oleh 15 mahasiswa. (2) Hasil validitas e-book yang dinilai oleh ahli materi memperoleh persentase 86% dengan kualifikasi “valid”, sedangkan untuk penilaian ahli media, memperoleh persentase 87% dengan kualifikasi “sangat valid”. (3) Tanggapan terhadap E-Book mendapat tanggapan positif dari 15 mahasiswa yang menjadi responden karena dari tiga aspek penilaian efektivitas mahasiswa yang memperoleh kategori sangat valid dengan persentase 92%, e-book “sangat valid” untuk digunakan dalam proses pembelajaran di Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar.