Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Penggunaan Majas Dalam Singgi Rita Tanduk
AgroSainT Vol 3 No 2 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v3i2.627

Abstract

Peneletian ini bertujuan untuk (1) menentukan majas yang digunakan dalam singgi Toraja, (2) Mendeskripsikan makna atau nilai-nilai yang terdapat dalam singgi Toraja. Manfaat penelitian ini adalah untuk (1) memberikan impormasi tentang satra Toraja khususnya singgi, (2)menambah pengetahuan tetang gaya bahasa yang terdapat dalam singgi Toraja, (3) menumbuh kembangkan minat pembaca untuk menganlisis dan mengapresiasi kesusatraan Toraja, (4) melestarikan kesustraan Toraja. Jenis penelitian yang digunakan secara kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yakni data yang berbentuk lisan dan data yang berbentuk tulisan. Data lisan dapat diperoleh dari responden atau informan atau Tomina yang berupa Singgi sedangkan data tertulis dapat diperoleh dari buku – buku literatur yang ada hubungannya dengan objek pembahasan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Populasi penelitian berupa singgi Toraja khususnya singgi yang terdapat pada pesta rambu solo’ persi Sa’dan sebagai sampel. Majas yang digunakan pada singgi’ toraja adalah majas simbolik, majas fabel, majas paralisme, hiperbola, preterito, majas pleonasme, majas sinestesia, majas persenifikasi, majas antitesisi, majas metenomia, majas pas pro toto, majas alegori, majas preterito, dan majas eufemisme. Dengan majas penyair dapat menggambarkan tingkat stratifikasi masyarakat dengan menggunakan gaya bahasa sehingga memiliki nilai estetika yang tinggi.
Penggunaan Anafora (Kajian Pragmatik) Rita Tanduk
AgroSainT Vol 3 No 3 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v3i3.643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan anafora dalam buku bahasa Indonesia untuk mahasiswa yang berupa data yakni bentuk kata atau frase anafora. Manfaat dari penelitian ini adalah(1) Memberikan sumbangan utama atau tambahan dalam bidang kajian pragmatik khususnya mengenai anafora, (2) Menambah wawasan berpikir bagi penulis tentang pentingnya kajian pragmatik dalam bidang kebahasaan, (3) Menjadi sumber tambahan bagi penikmat-penikmat bahasa yang ingin meneliti dalam objek atau kajian yang sama. Adapun jenis penelitian ini adalah, penelitian kualitatif khususnya pada penelitian kepustakaan yang bersifat deskriptif. Data yang dimaksudkan berupa penggunaan anafora yang diperoleh dari buku Bahasa Indonesia untuk Mahasiswa, yang menjadi data sampel dalam penelitian ini berjumlah 35 bentuk anafora yang merupakan wakil dari keseluruhan populasi atau data yang dianggap dapat mewakili jumlah keseluruhan. Adapun teknik penelitian ini menggunakan (1) teknik obeservasi yakni diusahakan mengamati hal-hal yang wajar dan yang sebenarnya tanpa usaha yang disengaja untuk mempengaruhi, mengatur, atau memanipulasinya, (2) teknik baca guna untuk membaca keseluruhan isi buku bahasa Indonesia untuk mahasiswa untuk memperoleh data yang diperlukan yakni kata/frase berupa anafora, (3) teknik baca menuliskan data-data yang diperoleh dari hasil bacaan yaitu kata/frase yang berupa bentuk anafora. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Pengunaan anafora yang merujuk pada kata ganti orang (pronomina persona) berupa kata ia, engkau, mereka dan enklitik – nya ; (2) Pengunaan anafora yang merujuk kepada sesuatu hal berupa enklitik –nya; (3) Penggunaan anafora sebagai kata ganti penunjuk yakni berupa kata itu.
Kohesi Gramatikal Wacana Iklan dalam Surat Kabar Kompas Rita Tanduk
AgroSainT Vol 4 No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v4i2.649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan penggunaan piranti kohesi gramatikal wacana iklan yang terdapat dalam surat kabar Kompas edisi November-Desember 2012 Manfaat dari penelitian ini adalah (1) Sebagai pedoman atau acuan bagi penikmat-penikmat bahasa khususnya di bidang analisis wacana.(2) Memberikan sumber utama bagi peneliti sendiri memahami tentang analis wacana, (3) Sebagai kontribusi untuk pengembangan ilmu di bidang bahasa, khususnya kelengkapan literatur di perpustakaan UKI Toraja. Jenis penelitian ini lebih mengarah pada jenis penelitian kualitatif yaitu data yang diperoleh dan dianalisis dengan menggunakan prosedur untuk menghasilkan data deskriptif, yakni penggunaan piranti kohesi gramatikal wacana iklan dalam surat kabar Kompas yang terbit pada edisi 28-29 November dan Desember 2012. Sumber data dalam penelitian ini ialah diperoleh dari surat kabar Kompas, yang terbit pada edisi 28-29 November dan Desember 2012. Adapun teknik penelitian ini menggunakan: teknik observasi dilakukan untuk menjejaki dan memperoleh gambaran yang lebih jelas, dan mengamati keadaan yang wajar dan yang sebenarnya tanpa usaha disengaja untuk mempengaruhi, mengatur atau memanipulasinya; teknik dokumentasi yaitu teknik lanjutan dari teknik observasi adalah teknik dokumentasi yakni teknik yang mengumpulkan semua pemerolehan data dari lapangan misalnya melalui teknik catat yang bertujuan untuk mencatat data-data penelitian yang diperoleh dari wacana iklan surat kabar Kompas yang berupa penggunaan piranti kohesi gramatikal. Simpulan hasil penelitian yaitu penggunaan kohesi gramatikal wacana iklan yang terdapat dalam surat kabar Kompas yang diterbitkan pada tanggal 28-29 November dan Desember 2012. Penanda kohesi gramatikal yang ditemukan secara bervariasi, diantaranya: kohesi gramatikal yang berupa kategori: pronomina, konjungsi (koordinatif, temporal, dan kausal)
Pemberdayaan Masyarakat Lembang Rantedada Melalui Pembinaan Sastra Lisan Berbasis Budaya Lokal Milka; Berthin Simega; Dina Gasong; Rita Tanduk; Herman Kandari; Theresyam Kabanga; Perdy Karuru; Elvira Pasila; Sallolo Suluh
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i2.8934

Abstract

Bahasa daerah dapat menjadi bukti adanya peradaban dan budaya yang diwariskan kepada generasi muda baik secara lisan maupun tertulis. Salah satu langkah strategis dalam melestarikan Bahasa daerah yaitu melalui pendokumentasian. Cerita rakyat (ulelean Toraya) yang terdapat di Masyarakat Toraja khususnya di Lembang (desa) Rantedada sudah jarang diperdengarkan kepada anak-anak usia sekolah. Guru TK dan guru Sekolah Minggu Gereja Toraja (SMGT) juga belum terampil dalam mendongengkan kisah-kisah dari cerita rakyat Toraja (ulelean Toraya). Permasalahan yang dihadapi mitra dapat diselesaikan melalui kegiatan pengabdian kepada Masyarakat yang berjudul Pemberdayaan Masyarakat Lembang Rantedada melalui Pembinaan Sastra Lisan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini melalui penyuluhan kepada orangtua dan pelatihan bagi siswa dan guru TK serta SMGT. Penyuluhan dan pelatihan sangat penting dilakukan sebagai Langkah awal dalam pelaksanaan PKM ini untuk menyamakan persepsi tentang pentingnya berkontribusi dalam pelestarian Bahasa Toraja
Implementasi Model Problem Based Lerarning Dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Ilyas, Haryadi; Simega, Berthin; Tanduk, Rita
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v3i1.1499

Abstract

The aim of this research is to describe the planning, implementation and assessment of learning outcomes of the problem based learning model in Indonesian language subjects for class V SDN 011 Tatoa. The research was conducted as a qualitative type of research and used a case study approach. Data collection procedures were carried out using observation, interviews and documentation methods. Data analysis techniques using data collection, data reduction, data presentation, and drawing data conclusions. The research results found in this study are that educators need to understand CP in learning planning, formulate TP, and compile ATP and then design teaching modules. Creating teaching modules containing learning models according to learning materials. Educators have applied a problem-based learning model in one of the materials "Becoming a World Citizen". The learning implementation consists of initial activities, core activities based on PBL syntax, and closing activities. Evaluation of learning by educators every three months, and students at the end of learning, middle or end of level and semester.
Peningkatan Kemampuan Menulis Karangan Narasi Dengan Mengunakan Media Gambar Seri Rismayanti, Noni; Dewi, Resnita; Tanduk, Rita
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v3i1.1539

Abstract

The purpose of this research is to determine the use of series image media in improving students' skills and motivation in writing narrative essays and to find out the factors that influence students in writing narrative essays using series image media for class IV SDN 010 Pakasassan Mamasa. The research carried out was classroom action research. Type of quantitative descriptive research. Data collection procedures were carried out using interviews, journals and tests. Data analysis techniques use qualitative and quantitative data analysis techniques. The aim of data analysis techniques is to find out in detail how to obtain data and the development of research results. The results of the research found in this study were the students' completeness in learning Indonesian after applying the series of picture media in cycle I. It was found that 6 students or 24% had successfully completed the ability to write narrative essays. Meanwhile, in cycle II it was found that the highest student score was 95 with a score range of 25 and an average score of 86.01 from a total of 25 students. It can be concluded that the use of series image media has a positive influence on learning to write narrative essays.
Kemampuan Peserta Didik Memahami Puisi Rakyat Melalui Pendekatan Etnopedagogik ., Amsaliagusnawati; Tanduk, Rita; Dewi, Resnita
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v3i1.1545

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan peserta didik memahami puisi rakyat melalui pendekatan etnopedagogik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan mendeskripsikan persepsi guru dan peserta didik tentang penerapan pendekatan etnopedagogik dalam pembelajaran puisi rakyat pada mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas VII SMP Negeri 1 Mamasa. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian yang bersifat deskriptif kuantitatif. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, angket, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dengan menggunakan program Statistical Package for Social Science (SPSS) versi 20,0 for windows. Hasil penelitian yang ditemukan dalam penelitian ini adalah (1) kemampuan peserta didik memahami puisi rakyat melalui pendekatan etnopedagogik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas VII SMP Negeri 1 Mamasa dikategorikan memadai/tuntas. (2) Persepsi guru terhadap penerapan pendekatan etnopedagogik dalam pembelajaran puisi rakyat pada mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas VII SMP Negeri 1 Mamasa merupakan pendekatan yang cocok dan sesuai dengan karakteristik lingkungan peserta didik yang berlatar belakang budaya Mamasa, sesuai dengan karakter peserta didik, serta sesuai dengan perkembangan zaman.
Pengaruh Media Youtube Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Nelvan, Meiltianus; Tanduk, Rita; Simega, Berthin
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v3i1.1547

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pengaruh media youtube terhadap pembelajaran bahasa Indonesia untuk siswa kelas XI di   SMAN 2 Tana Toraja dan mendeskripsikan peran guru dalam mengintegrasikan media youtube ke dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk siswa kelas XI di SMAN 2 Tana Toraja. Penelitian dilakukan dengan jenis pendekatan penelitian kuantitatif. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, kusioner, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji kualitas data dan uji hipotesis. Hasil penelitian yang ditemukan dalam penelitian ini adalah : 1) Media  youtube yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia berpengaruh secara positif pada siswa kelas XI di SMAN 2 Tana Toraja. Pengaruh signifikan berdasarkan hasil pada pengujian hipotesis (uji t) yang mana adalah sebesar 0,00<0,00 dan nilai thitung 5,407>ttabel 1,677. Hasil ini sesuai dengan hasil jawaban siswa pada kuesioner/angket yang lebih banyak memberi tanggap sangat setuju dan setuju pada setiap pernyataan kuesioner; 2) Guru-guru dapat berperan positif dalam mengintegrasikan media youtube ke dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk siswa kelas XI di SMAN 2 Tana Toraja.
Dampak Penggunaan Disfemisme Para Gamers Pada Media Sosial Youtube ., Rina; Tanduk, Rita; Gasong, Dina
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v3i1.1549

Abstract

The aim of this research is to explain the form and meaning of dysphemism expressions in content created by gamers on YouTube social media channels and to explain the impact of the use of dysphemism on the implications of character education. The type of research used is a qualitative descriptive method. Data collection procedures were carried out using tapping, note-taking and documentation techniques. The data analysis method used in this research uses descriptive analysis techniques with the triangulation method. The research results found in this study concluded that the use of dysphemism by game content creators on their YouTube channels contained five types of dysphemism expressions including; (a) the use of taboo terms, such as words that cannot be said, taboos, or prohibitions; (b) obscene cursing and swearing; (c) comparison of humans with animals; (d) nicknames or greetings related to human physical characteristics; and (e) terms of ridicule and disrespect towards someone. Meanwhile, the impact of dysphemism on character education in this research is in the form of; (1) Violation of religious values; (2) violation of the value of love of peace; (3) violation of the value of responsibility.
Kompetensi Profesionalisme Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Pawan, Fredy; Gasong, Dina; Tanduk, Rita
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v3i1.1555

Abstract

The aim of this research is to determine whether there are differences in the teaching results of teachers who are committed to their duties and responsibilities based on educational professionalism competencies, in relation to the achievement of the students being taught. The research was conducted using a qualitative approach. Data collection procedures were carried out using observation, interviews, documentation studies and questionnaire methods. The data analysis method used in this research is qualitative and quantitative data analysis. The results of this research show that a number of teachers ± 63% of the teaching staff can be categorized according to educational competence and professionally carry out their duties. There is still a perceived shortage of teachers, so the allocation of additional teachers should be those who have competence and have a teaching certificate and a teaching certificate. Opportunities and challenges in improving the quality of education still require awareness from the government and all related parties, including teachers, to instill awareness of their professionalism and competence as educators whose success greatly influences the quality of the school outcomes they provide.