Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Edukasi ISPA pada Musim Hujan di Masa Pandemi Bersama Yatim Piatu Desa Jepang Mejobo Kudus Lina, Rifda Naufa; Rahmawaty, Annis; Pratiwi, Yulia; Wijaya, Hasty Martha; Setyoningsih, Heni; Sugiarti, Lilis
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1: Januari 2023
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v3i1.390

Abstract

Pada bayi, anak-anak, dan orang lanjut usia ISPA mempunyai tingkat mortalitas sangat tinggi. Kurangmya pengetahuan tentang ISPA menjadi salah satu penyebab terjadinya ISPA. Musim hujan dapat meningkatkan resiko terjadinya ISPA karena dapat menurunkan imunitas tubuh, Sehingga diperlukan edukasi ISPA pada saat musim hujan di masa pandemik untuk mencegah terjadinya ISPA. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi bagaimana cara mencegah ISPA pada musim hujan di masa pandemik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dengan memberikan edukasi berupa ceramah, diskusi, pretest dan posttest. Kegiatan ini dilakukan di Aula Soekusno ITEKES Cendekia Utama Kudus yang diikuti oleh Yatim Piatu di Desa Jepang Mejobo Kudussebanyak 30 anak. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatnya pengetahuan anak yatim piatu di desa jepang tentang bagaimana cara mencegah ISPA di musim hujan pada saat pandemik. Hasil pretest tentang ISPA yang paling banyak yaitu pengetahuan kurang sebanyak 16 orang (53,33%) sedangkan setelah diberikan edukasi berupa sosialisasi ISPA, terjadi peningkatan pengetahuan peserta menjadi tingkat pengetahuan baik sebanyak 13 orang (43,33%). Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini, mempunyai dampak dalam meningkatkan pengetahuan anak yatim piatu tentang ISPA, sehingga diharapkan dapat mengurangi kejadian ISPA pada anak yatim piatu di desa Jepang Mejobo Kudus.
TINGKAT KUALITAS HIDUP DAN EFEK SAMPING HEMODIALISA PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RUMAH SAKIT X PATI Setyoningsih, Heni; Ismasari, Momok
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 8, No 3 (2024): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v8i3.317

Abstract

Penyakit gagal ginjal kronik (GGK) merupakan salah satu penyakit yang dapat mengakibatkan penurunan fungsi ginjal secara progresif dan tidak dapat pulih kembali atau dapat disebut juga irreversibel. GGK menjadi masalah besar dunia karena sulit disembuhkan, biaya perawatan dan pengobatannya mahal. Terapi GGK pada stadium akhir harus dilakukan dengan hemodialisa. Hemodialisis merupakan suatu bentuk terapi pengganti fungsi ginjal dengan menggunakan bantuan mesin dialyzer. Terapi hemodialisa pada pasien GGK harus dilakukan secara rutin. Hemodialisa menimbulkan beberapa kondisi munculnya efek samping dan menurunkan kualitas hidup pada pasien GGK. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kualitas hidup pasien GGK yang menjalani hemodialisa dan efek samping dari terapi hemodialisa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif observasional dengan menggunakan lembar kuesioner WHOQOOL-BREF untuk mengetahui kualitas hidup pasien. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit X Pati dengan jumlah responden sebanyak 21 responden. Tingkat kualitas hidup pasien GGK memiliki rata-rata 85,7% yaitu kategori baik dilihat dari 4 dimensi. Dimensi ?sik masuk pada kategori baik, psikologis baik, sosial sangat baik, dan lingkungan baik. Pada penelitian ini mayoritas efek samping yang muncul yaitu hipertensi (32,61%), pusing atau sakit kepala (30,43%), anemia (15,21%), mual atau muntah (13,04%), kram otot (4,35%) dan gatal-gatal (4,35%). 
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oliefera L.) SEBAGAI PENUMBUH RAMBUT PADA HEWAN UJI KELINCI JANTAN (Oryctolagus cuniculus) Wijaya, Hasty Martha; Setyaningrum, Eka; Lina, Rifda Naufa; Setyoningsih, Heni
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 8, No 2 (2024): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v8i2.293

Abstract

Kerontokan rambut merupakan salah satu   masalah yang sangat dikhawatirkan karena dapat mengakibatkan kebotakan. Penyebab kerontokan rambut dipengaruhi oleh   faktor depresi dan stres yang disebabkan oleh peningkatan aktivitas sosial, polusi udara dan air, ketidakseimbangan gizi, dan lain-lain. Ekstrak daun kelor (Moringa oliefera L.) mengandung senyawa flavonoid dan saponin yang memiliki potensi menumbuhkan rambut kelinci jantan (Oryctolagus cuniculus). Penelitian ini adalah eksperimental dengan rancangan penelitian The Postest Only Control Group Design. Pemberian ekstrak daun kelor (Moringa oliefera L.) dengan variasi konsentrasi yaitu 5%, 10% dan 20%. Pengukuran panjang rambut dilakukan setiap tiga hari sekali pada hari ke 3,6,9,12,15,18. Pengukuran dilakukan menggunakan jangka sorong 0.02 mm. Pada hari ke 18 dilakukan pencukuran kembali bobot rambut untuk menghitung bobot rambut. Data yang dihasilkan dari uji Games-Howell menunjukan bahwa konsentrasi 10% dan 20% tidak berbeda nyata dengan kontrol positif yang artinya ekstrak daun kelor (Moringa oliefera L.) memiliki aktivitas   yang   optimal   terhadap   pertumbuhan   rambut   kelinci   jantan   (Oryctolagus cuniculus). Konsentrasi optimal yang mampu menumbuhkan rambut kelinci jantan (Oryctolagus cuniculus) terjadi pada konsentrasi 20%.
Pengembangan Olahan Ikan Kembung untuk Mencegah Stunting di Desa Tedunan Wedung Demak Yudanti, Gendis Purno; Palupi, Dian Arsanti; Handayani, Yanulia; Ismah, Kadar; Setyoningsih, Heni
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjlm.v5i2.10343

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem if it isn't controlled with catch-up growth it will cause decreased growth, increases the death risk and inhibits motor and mental growth. The Indonesian Government promise to reduce the prevalence of stunting so it needs to strengthen coordination and expand the scope of programs carried out by related Government Institutions. Tedunan, one of the villages on the coast of Demak which becomes the target of reducing stunting rates, it has abundant marine products but has not been used optimally. Based on Journal of Nutrition and Food Science 2016, an important ingredient found in mackerel is selenium. Selenium plays a role in reducing the risk of low birth weight and the risk of stunting. This community service program aims to increase consumption of mackerel by making nuggets which are ready to eat and are liked by children and increase the economic selling value of mackerel.
Potential for Incompatibility, Instability, and Prescription Drug Interactions in Pulveres Prescription Pediatric Patients at RSI (Islamic Hospital) Sultan Hadlirin, Jepara, Indonesia Setyoningsih, Heni; Gendis Purno Yudanti; Rakhmi Hidayati; Sri Fitriyaningsih
Open Access Indonesian Journal of Medical Reviews Vol. 3 No. 6 (2023): Open Access Indonesian Journal of Medical Reviews
Publisher : HM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/oaijmr.v3i6.407

Abstract

In Indonesia, there are still many doctors who prescribe compounded medicines for pediatrics, including pulveres. Compounding is an alternative for pediatrics who cannot swallow tablets, but compounding medicines is a concern because it can cause incompatibility and instability during storage and cause side effects. drug interactions. This study aimed to determine the potential for incompatibility, instability, and drug interactions on pediatric patient prescription sheets. This research is descriptive observational, and data collection is carried outretrospective, data taken from prescription sheets for pediatric patients at RSI Sultan Hadlirin Jepara. The total sample in this study was 247 prescriptions that met the inclusion criteria. The results of the study showed that the age classification of patients 0-5 years who received pulveres prescriptions was 175 (71.8%), while for those aged 6-11 years, it was 72 (29.1%). %). Based on the number of medications, 197 (80.1%) patients received 4-6 medications, while 50 (20.3%) pediatric patients received 2-3 medications. There is no potential for 0% incompatibility. There is the potential for instability in the pediatric prescription sheets. As many as 62 (25.1%) of the active drug substance preparations that experience instability include CTM, paracetamol, and vitamin B complex. There were 126 (51.0%) potential drug interactions based on the pharmacodynamic mechanism of action and 126 (51.0%) based on moderate severity in the salbutamol tablet preparation with pseudoephedrine. It can be concluded that on the prescription sheet, there is no potential for 0% incompatibility, there is a potential for instability of 62 (25.1%), and there is moderate interaction, and pharmacodynamic mechanisms were 126 (51.0%).