p-Index From 2021 - 2026
10.094
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Al-Ulum Jurnal Diskursus Islam AL-Fikr Jurnal Adabiyah AT TA´DIB JURNAL IQTISAD: Reconstruction of Justice and Welfare for Indonesia TARBAWI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Sulesana qolamuna : Jurnal studi islam Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Jurnal At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alqur’an dan Tafsir Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter IQRO: Journal of Islamic Education al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam Harmoni Aqidah-Ta: Jurnal Ilmu Aqidah Nizham Journal of Islamic Studies Widya Balina :Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Journal Of Management Science (JMAS) Jurnal Pendidikan Jurnal Ilmiah Akuntansi Peradaban ADDIN JURNAL ILMIAH EDUKATIF Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Al-Riwayah : Jurnal Kependidikan JURNAL KEISLAMAN Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan Action Research Literate (ARL) Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Jurnal Al Tasyri'iyyah Banco: Jurnal Manajemen dan Perbankan Syariah Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Munadzomah Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) Kumpulan Artikel Pendidikan Anak Bangsa : Journal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Golden Ratio of Data in Summary Jurnal Tafsere International Journal of Management and Business Economics Al-Aqwam: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Tafsir JPLED Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam Economos : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Al Rikaz : Jurnal Ekonomi Syariah Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences TEKNOS: Jurnal Pendidikan dan Teknologi International Journal of Islamic Studies TAFASIR Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Agency Journal of Management and Business Multidisciplinary Indonesian Center Journal AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam Aslama Jurnal Kajian Budaya & Media Hasina: Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Metode Muraja’ah Darasa Patappulo Seddi pada Majelis Qurra’ Wal Huffadz As’adiyah di Masjid Jami’ Sengkang Ahmad Syafi'i; Hasyim Haddae; Munir Alimuddin
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 8, No 01 (2023): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jtw.v8i01.9338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penerapan, faktor pendukung dan penghambat, serta upaya mengatasi hambatan penerapan metode muraja’ah darasa patappulo seddi pada MQH As’adiyah di Masjid Jami’ Sengkang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan model studi kasus. Metode yang digunakan ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Bentuk penerapan terbagi kepada tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Persiapan, santri menyiapkan kemampuan menghafal dan kondisi jasmaniah, seperti tidak lapar/tidak kenyang dan tidak mengantuk. Prosesnya, santri menyetor hafalan lalu guru menyimak. Santri putra dilaksanakan di masjid pukul 13.30-14.30, sedangkan santri putri dilaksanakan di asrama pukul 16.00-17.30. Evaluasi berupa ujian Syahadah. (2) Pendukung metode ini dari segi internal yaitu niat yang baik, disiplin, dan rajin. Adapun dari segi eksternal, didukung oleh motivasi dari orang tua, alumni, teman seperjuangan, serta guru, buku firqah, aturan, dan strategi muraja’ah. Faktor penghambat dari segi internal yaitu malas dan niat yang salah. Adapun dari segi eksternal, yakni pacar-pacaran, satu lokasi dengan MTs As’adiyah Putri 1 dan Putri 2, HP, ajakan teman luar, dan motor. (3) Upaya mengatasi hambatan penerapan metode ini yaitu rajin ziyadah dan muraja’ah serta mengurangi tidur, meluruskan niat, menjaga pandangan, serta diberi kebijaksanaan dan berkoordinasi dengan orang tua/wali santri.
Peran Agribisnis dalam Perekonomian dan Urgensinya Menurut Pandangan al-Qur’an Muslimah Muslimah; Achmad Abubakar; Hasyim Haddade
Iqtisad: Reconstruction of Justice and Welfare for Indonesia Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Iqtisad
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/iq.v10i1.7939

Abstract

This research sets out from the fact that Indonesia is a country that relies on the agribusiness sector to develop the national economic growth. However, oftentimes agribusiness is only seen as a mere business activity, without delving deeply in terms of its relation to religious values, such as the perspective of the Koran. This study aims to describe the important roles of agribusiness in the economy of Indonesian and simultanously to explore its urgency in the view of the Koran. This research applies a qualitative approach with secondary data sources. Based on this study, the descriptions are obtained that the important roles of agribusiness in Indonesian include: as an absorber of a large number of workers, as one of the largest contributors to Indonesia's GDP, the amount of agribusiness imports is very low which benefits local farmers, foreign exchange earners, is an activity eco-friendly economy, as an activity that produces staple food and basic needs for survival, has a multiplier effect, relies on renewable resources, and as a crisis-resistant economic activity. In addition, based on normative studies from the perspective of the Koran, agribusiness has a very important and noble urgency, among others, as an embodiment of the role of the caliph on earth, a means to create the benefit or mashlahah for the people, and as an opportunity to be able to carry out the pillars of Islamic law, namely al-zakâh.Keywords: Role; Urgency; Agribusiness; EconomyAbstrakPenelitian ini berangkat dari fakta bahwa Indonesia merupakan negara yang mengandalkan sektor agribisnis dalam mengdongkrak pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, seringkali agribisnis hanya dipandang sebagai aktifitas bisnis semata, tanpa menggali secara mendalam dari segi keterkaitannya dengan nilai-nilai agama, semisal perspektif Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan peran penting agribisnis dalam perekonomian Indonesia sekaligus menelaah urgensinya dalam pandangan Al-Qur’an. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data sekunder. Berdasarkan kajian ini, diperoleh deskripsi bahwa  peran penting agribisnis dalam konteks negara Indonesia antara lain: sebagai sebagai penyerap tenaga kerja dengan jumlah besar, sebagai salah satu penyumbang terbesar terhadap PDB Indonesia, jumlah impor agribisnis sangat rendah yang menguntungkan petani lokal, penghasil devisa, merupakan kegiatan ekonomi yang ramah lingkungan, sebagai aktifitas yang menghasil bahan makanan pokok dan kebutuhan pokok bagi keberlangsungan hidup,  memiliki efek multiplier, bertumpu pada sumber daya yang dapat diperbaharui dan sebagai kegiatan ekonomi yang tahan krisis. Selain itu, berdasarkan kajian normatif dari sudut pandang Al-Qur’an, agribisnis memiliki urgensi yang amat penting dan mulia antara lain sebagai perwujudan peran khalifah di muka Bumi, sarana untuk menciptakan kemaslahatan umat, dan sebagai kesempatan untuk dapat menjalankan syariat rukun Islam yaitu zakat.Kata kunci: Peran; Urgensi; Agribisnis; Perekonomian
Internalization of Principles of Islamic Supervision For Minimize Fraud in Government Asmin Asmin; Achmad Abubakar; Hasyim Haddade; Abdul Azis
Economos : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 5 No 3 (2022): ECONOMOS : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.601 KB) | DOI: 10.31850/economos.v5i3.2041

Abstract

The emergence of fraud is generally a combination of motivation and opportunity. The aim of this research is to reveal the essence of Islamic supervision in order to minimize immoral acts such as fraud that often occur in government agencies. This study uses a qualitative descriptive research design. The author tries to provide a more progressive picture of the Islamic supervisory system as a preventive step in minimizing acts of fraud within the scope of the organization. The data source used by the author is from the results of previous research and of course the theories that support writing related to Islamic supervision so that conclusions are drawn from this paper. The results of the study showed that fraud is foul caused by moral weakness of person, so an alternative is needed to strengthen these morals. By adopting Islamic supervision, it is very effective for every element in government agencies in minimizing acts of fraud. Islam believes that supervision can come from within oneself with the assumption that Allah SWT is All-Knowing of everything that is done by humans so that an attitude of caution will emerge in doing work, besides that Islam also believes that supervision must be integrated into the supervisory system itself to be present as a control over wrong actions and justify the right.
ETIKA BISNIS PERJALANAN WISATA MENURUT PANDANGAN AL-QUR’AN Tita Rosalina; Achmad Abubakar; Hasyim Haddade
Nizham Jurnal Studi Keislaman Vol 11 No 01 (2023): Nizham: Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Pascasarjana IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/nizham.v11i01.6467

Abstract

Penelitian ini didorong oleh beberapa persoalan dalam usaha perjalanan wisata yaitu adanya pendapat yang melarang berwisata ke negara kafir atau tempat-tempat bekas kaum yang terlaknat dan adanya praktik penipuan yang dilakukan oleh pihak penyedia jasa perjalanan wisata yang tidak bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan aktifitas pariwisata dan menelaah secara umum etika usaha perjalanan wisata yang harus dilakukan oleh biro perjalanan agar sesuai dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Penelitian ini menggunaan pendekatan kualitatif dengan sumber data sekunder yang berasal dari ayat-ayat Al-Qur’an dan berbagai literatur hasil kajian sebelumnya. Analisis datanya dilakukan menggunakan analisis deskriptif normatif dan induktif. Berdasarkan penelitian ini, diperoleh bahwa Al-Qur’an melalui ayat-ayatnya telah memberikan landasan secara garis besar bagaimana menjalankan usaha perjalanan pariwisata. Adapun etika bisnis dalam menjalankan usaha perjalanan wisata menurut pandangan Al-Qur’an antara lain: harus bebas dari praktik riba dan gharar, bersikap jujur dan terbuka, harus memfasilitasi wisatawan yang menjadi konsumennya untuk memerhatikan waktu pelaksanaan ibadah salat, menghindari kunjungan ke tempat-temat maksiat, dan memastikan bahwa mitranya menyediakan makanan halal bagi wisatawan yang menjadi konsumennya.
The Models of Community Participation towards Madrasa in Rural Regions: A Case Study of Madrasa in Soppeng Regency Hasyim Haddade
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 3 No 1 (2022): Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v3i1.248

Abstract

This research investigates the models of community participation towards madrasa (Islamic schools) in rural regions. This mainly discusses how the models of community participation towards madrasa in Soppeng regency. The results of this study eventually show: First, the participation of community towards madrasa is diverse depending on what kinds of factors influence them. However, in some aspects, they consider madrasa must be both improved and empowered as well. Secondly, most of factors influencing the community participations towards madrasa are ideological, theological, sociological, academic, and economical factors. Third, the models of community participations towards madrasa bring the quality change. Fourth, the efforts of madrasa to improve and support the community participation include several ways. The implication of this research theoretically emphasizes that madrasa in South Sulawesi, particularly considered as educational institution with community based education, still needs strategic efforts of gaining better quality related to both physical environment and educational system. On the other side, it stresses the participation of community still needs to improve whether by madrasa committee, board of education, students’ parents and teachers association, or alumni organization.
The Concept of Sincerity in The Qur'an and its Implementation Among The Academic Community of Ma'had Aly As'adiyah Sengkang Samsir Samsir; Rosmini Rosmini; Hasyim Haddade
International Journal of Islamic Studies Vol 3 No 1 (2023): June
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ijis.v3i1.42437

Abstract

This research explores the meaning of sincerity in the Quran and its implementation within the academic community at Ma'had Aly As'adiyah Sengkang, South Sulawesi. This type of research is qualitative descriptive, with approaches involving interpretation (tafsir) and sociological analysis. The data source for this research is the academic community of Ma'had Aly in South Sulawesi. The results of this research demonstrate the concept of sincerity from the perspective of the academic community at Ma'had Aly As'adiyah Sengkang and how it aligns with the principles passed down to the founder of the As'adiyah Islamic Boarding School by Anre Gurutta KH.Muh. As'ad. The implementation of sincerity at Ma'had Aly As'adiyah Sengkang involves fulfilling the responsibilities entrusted by Anre Gurutta. Teachers should begin with themselves, setting an example by taking the initiative to do things without being told. They should be responsible for their tasks, sensitive to what needs to be done and how to do it best. They should strive to be sincere, avoid envy towards other teachers, and teach to make students knowledgeable in religion or taffakkuh fiddin. Additionally, they seek compensation before discussions.
Makanan Halal dan Tayyib dalam Perspektif Al-Quran Sri Mulyati; Achmad Abubakar; Hasyim Hadade
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2023): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v1i1.150

Abstract

With the increasing trend of demand for halal food, various food products have emerged with many variations to compete in the market, to meet the practical needs of consumers and not to forget the delicacy in food. This is the background for producers in developing their products, so it is not uncommon for some producers to feel the need to add dyes to attract consumers' attention, preservatives, flavorings and even artificial sweeteners, all of which come from chemicals which are considered quite cheap and easy to obtain on the market. Seeing this phenomenon, with the emergence of many "halal" and "instant" foods that continue to develop along with human needs, which directly or indirectly have an impact on the human body, the author feels the need to examine more deeply regarding the meaning of the verse halalan ṯayyiban which can be applied in everyday life. This research paper is included in the category of library research using literature, including the Al-Quran and its commentaries as primary sources and other supporting scientific articles as secondary sources. Halal food is food that is acceptable for consumption and does not result in torment (sin). Meanwhile, the meaning of ṯayyib is good, holy, nutritious, proportionate and safe. The implication for the selection of food products is that it is better to pay attention to three aspects of the meaning of ṯayyib, namely choosing food that is healthy (beneficial for the body/nutritious), proportional (not consuming excessively), safe (not toxic/expired).
UNBELIEVERS’ MENTAL MODEL AND BEHAVIOURAL DISORDERS BASED ON THEIR QUERIES IN THE ALBAQARAH CHAPTER Sempo, Muhammad Widus; Norwawi, Norita Binti Md; Haddade, Hasyim; Islam, Yousuf Mahbubul; Hasyim, Noorhayati Binti
Jurnal Adabiyah Vol 20 No 2 (2020): December (Islamic Studies)
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jad.v20i2a4

Abstract

Unbelievers historically are the people who rejected the message of Allah revealed to His Prophet Muhammad (Peace be upon Him). The Prophet Muhammad is the Messenger of Allah who fights against idolaters and unbelievers. However, they kept denying the message of Islam and slandering the Prophet Muhammad SAW in many ways they can do. Instead of fully accepting Islam, they rejected the Prophet Muhammad's teaching and caused both physical and psychological torture. The Prophet Muhammad felt hurt due to the mockery and their fabricated question to ridicule him indirectly. Thus, it is very significant to know the character of unbelievers, who they are actually, through analyzing their questions in the al-Baqarah chapter. This study relies on descriptive quantitative methods through the collection of verses related to the question of unbelievers to the prophet Muhammad in the al-Baqarah chapter. The study found that unbelievers went astray indicated by the purpose of their questions, which is not for the sake of truth, but to mock the Prophet Muhammad or to look for his fault. So, their question were sometimes illogical, and driven by stubbornness and self-conceit.الكافرون هم الذين حاربوا رسالة الإسلام التي جاء بها الرسول المصطفى محمد صلى الله عليه وسلم الذي أرسل لإزاحة الشرك والكفر على وجه الأرض. وهؤلاء الكافرون كانوا يرفضون هداية الإسلام ويزدرون بالنبي عليه الصلاة والسلام، فهم ينكرون دعوته الحق ويحاولون بكل الطرق الفتك به. وقد أثر ذلك في الرسول عليه الصلاة والسلام، ولا سيما افتراءاتهم التي كانوا يلفقهونها استهزاء به. وبناء عليه، فإن هذا البحث في معدنه يتقصى حقيقة نفس الكفرة وأخلاقهم الرذيلة من خلال أسئلتهم في سورة البقرة. والبحث يعتمد على قاعدة التحليل التي أجريت على الآيات القرآنية ألتي أوردت أسئلة الكفرة. ومن نتائج هذا البحث أن الكفرة هم أضل الناس سبيلا، وذلك لاستهزائهم بالرسول عليه الصلاة والسلام وتوقعهم الأخطاء من جانبه عليله الصلاة والسلام. فإن أسئلتهم كان أكثرهم ينافي المنطق والعقل السليم تعظمًا واستكبارًا.Orang-orang kafir adalah mereka yang menolak risalah Allah SWT melalui Nabi Muhammad SAW yang diutus untuk memerangi kemusyrikan dan kekufuran. Oleh itu, mereka sentiasa menolak hidayah Islam dan memfitnah baginda Nabi SAW secara berterusan. Mereka turut menafikan kebenaran dakwah baginda Nabi SAW dan juga menyiksa baginda sama ada secara fizikal mahupun psikologi. Perasaan baginda Nabi Muhammad terluka karena makian ataupun mereka yang sengaja dibuat-buat untuk untuk mengejek baginda. Oleh itu, artikel ini menyoroti mental dan tingkah laku buruk orang-orang kafir melalui ayat-ayat pertanyaan yang dilontarkan oleh mereka dalam surah al-Baqarah. Kajian ini menggunakan kaedah kuantitatif deskriptif melalui pengumpulan ayat-ayat tanya oleh orang-orang kafir dalam surah al-Baqarah. Sebagai kesimpulan, orang-orang kafir adalah kumpulan yang sesat dimana pertanyaan mereka bukan untuk mencari kebenaran. Justeru, mereka berpura-pura bertanya untuk menghina baginda Nabi SAW atau mencari kesalahannya. Pertanyaan mereka kebanyakannya adalah tidak logik, bahkan petanyaan mereka mencerminkan sifat angkuh dan ujub.
التجديد في النحو: دراسة مذهب الخطيب الشربيني اللغوي في تفسيره السراج المنير / RESTORATION IN ARABIC GRAMMAR: A REFLECTION OF AL-KHATIB AL-SHERBINI'S LINGUISTIC PRINCIPLE IN HIS INTERPRETATION OF AL-SIRAJ AL-MUNIR Haddade, Hasyim; Pallawagau, Baso; Abidin, Zaenal; Husain, Muhammad Zakir
Jurnal Adabiyah Vol 21 No 1 (2021): June (Humanities)
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jad.v21i1a9

Abstract

حاولت هذه الدراسة  الكشف عن مذهب الخطيب الشربيني اللغوي من خلال آرائه المتناثرة في تفسيره ((السراج المنير)) وتتكون قضية هذه الدراسة من الأسئلة الآتية: كيف أسس مذهب الخطيب الشربيني؟ وكيف موقفه من أصول الاحتجاج؟ وكيف موقفه من اللغويين؟ وأمّا نوع البحث المستخدم في هذه الدراسة فهو البحث الوصفي النوعي وطريقة جمع البيانات هي الطريقة المكتبية، وتحليلها عن طريق تحليل لغوي. ونتيجة البحث تجيب عن الأسئلة المذكورة وهي: مذهب الخطيب الشربيني اللغوي قام على عدة أسس منها؛ نزعته الاجتهادية التي تدل على شخصيته اللغوية القوية والبعد عن التكلف والتأويل. اهتم أكثر اهتمام بالشواهد اللغوية من الآيات القرآنية وقراءاتها، والأحاديث النبوية، وأشعار العرب، واعتمد على القياس اللغوي في مذهبه اللغوي. اعتمد كثيراً في مذهبه اللغوي على كتب النحاة، ومعاني القرآن، وكتب التفسير، وذلك واضح في موقفه مع صاحب تلك الكتب كالخليل وسيبويه، والكسائي، والزمخشري، وأبي حيان، وابن هشام، وغيرهم من العلماء. والمستفاد من هذه الدراسة وهو أخذ العبرة بأن الدراسات اللغوية تقوم على التحليل والتعليل والمناقشة مستندة إلى أدلة وتعليلات.  هذه الدراسة تقوي الفكر اللغوي، بسبب ما فيه من مسائل نحوية ولغوية دقيقة.كلمة السر: الخطيب الشربيني، السراج المنير، مذهب لغويABSTRACTThis study aims to reveal the linguistic flow of Khatib El-Sherbiny through his opinions scattered in the book El-Siraj El-Munir. This research uses descriptive qualitative method, data collection uses library research method and data analysis uses linguistic analysis. The results showed that Khatib Al-Sherbiny's linguistic school was based on several principles, including his ijtihad tendency to show that he had a strong linguistic personality and was far from affection and interpretation (ta'wil). Khatib Al-Sherbiny is very concerned with linguistic evidence derived from the verses of the Qur'an and its reading models, hadith, Arabic poetry, and uses analogies (qiyas) in his linguistic flow. Khatib Al-Sherbiny sticks to books written by linguists and commentators in his linguistic stream. This is evident through his attitude towards linguistics and commentators such as Al-Khalil, Sibawaih, Al-Kisaiy, Al-Zamakhsyariy, Abu Hayyan, Ibn Hisham and others. The implication of this research is to learn that linguistic studies are based on analysis, reasoning and discussion based on authentic arguments. This research strengthens linguistic thinking and analysis because it includes targeted linguistic problems.Keywords: Khatib El-Sherbiny; El-Siraj El-Munir; Linguistic ConceptABSTRAKPenelitian ini berupaya mengungkap aliran linguistik Khatib El-Sherbiny melalui pendapatnya yang bertebaran di dalam kitab El-Siraj El-Munir. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif, metode pengumpulan data bersifat penelitian kepustakaan dan analisis data mempergunakan analisis linguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aliran linguistik Khatib Al-Sherbiny berdasrkan pada beberapa prinsip, termasuk kecenderungan ijtihadnya menunjukkan beliau memiliki personal linguistik yang kuat dan jauh dari afektasi dan interpretasi (ta'wil). Khatib Al-Sherbiny sangat peduli pada bukti-bukti linguistik yang berasal dari ayat-ayat Al-Quran dan model bacaannya, hadis, dan puisi Arab, serta mempergunakan analogi (qiyas) dalam aliran linguistiknya. Khatib Al-Sherbiny berpegang teguh pada buku karangan para pakar linguistik dan pakar tafsir di dalam aliran linguistiknya. Hal tersebut terbukti melalui sikap beliau terhadap para pakar linguistik dan tafsir seperti Al-Khalil, Sibawaih, Al-Kisaiy, Al-Zamakhsyariy, Abu Hayyan, Ibn Hisyam dan lain-lain. Implikasi penelitian ini adalah menjadikan pelajaran bahwa studi-studi lingusitik itu berdasarkan analisis, penalaran dan diskusi berlandaskan dalil yang otentik. Penelitian ini memperkuat pemikiran dan analisis linguistik karena di dalamnya mencakup problematika linguistik yang tepat sasaran.
WAWASAN ALQUR’AN TENTANG LINGKUNGAN HIDUP Saifuddin; Haddade, Hasyim; Mahfuz, Muhsin
Kumpulan Artikel Pendidikan Anak Bangsa (Kapasa) : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus KAPASA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MEGAREZKY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37289/kapasa.v4i2.427

Abstract

Penelitian ini membahas wawasan Alqur’an tentang Lingkungan Hidup, Dimana Keberadaan alam dan seluruh benda-benda yang terkandung di dalamnya merupakan suatu kesatuan yang tidak terpisahkan. Secara keseluruhan saling membutuhkan, dan saling melengkapi. Kelangsungan hidup dari setiap unsur kekuatan alam saling terkait dengan keberadaan makhluk hidup yang lain. Kejadian alam dan apa yang di dalamnya saling mendukung sehingga ia disebut alam secara keseluruhan. Alam dan apa-apa yang ada di dalamnya seperti tumbuh-tumbuhan dan binatang termasuk manusia dan benda mati yang ada di sekitarnya, serta kekuatan alam lainnya seperti angin, udara dan iklim hakekatnya adalah bagian dari keberadaan alam. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah tentang bagaimana melestarikan lingkungan Hidup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode tematik dengan mengumpulkan ayat ayat yang berkaitan dengan Lingkungan Hidup. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ayat ayat yang berbicara tentang lingkungan cukup beragam yang dapat di klasipikasi pada Ajuran Allah untuk melakukan penghijauan atau melestarikan lingkungan, menjaga dan melindungi hewan dari kepunahan, larangan menebang pohon secara sembarangan, menjaga kebersihan dan kewajiban untuk bersahabat dengan Alam.
Co-Authors A. Mustika Abidin Abdul Azis Abdul Hakim Junaid Abdul Hayyaqdhan Asufah Abdul Syakur Abdullah AF Abu Bakar, Achmad Abu Bakar, Ahmad Abu Sahman Nasim Abubakar, Achmad Achmad Abubakar Achruh, Andi Adam, Adiyana Adelia Nindya Putri Ahmad Afif Ahmad Afif Ahmad Mudzakkir Ahmad Mudzakkir Ahmad Syafi'i Ainun Jariah Alhaddad, Bujuna A. Almutawakkil Alallah Andi Iting Andi Kamal Ahmad Andi Moh. Rezki Darma Andi Rahmat Abidin Andi Sitti Emeralda Ria Andi Syahrul Arifin, Asriadi Arnadi Arnadi, Arnadi Asmi Ashari Shabran Asmin Asmin Baso Pallawagau Budiono, I Nyoman Daily, Syarmillah Darmawati Hanafi Darnanengsih, Darnanengsih GHANY, ABDUL Ghazali Awaluddin Habibi Habibi Hamka Hamka, Hamka Hamka Ilyas hamkah, hamkah Hasan, Nugraha hasnia Hasyim, Noorhayati Binti Hilman Maulana N Husain, Hartina Husain, Muhammad Zakir Hutagaluh, Oskar Ilyas, Hamka Imam, Muhammad Khoirul IRFAN, MUFLIH NAUFAL Islam, Yousuf Mahbubul Januardy, Uray K, Ratna. Kurniati Kurniati M. Alhabsyi, Ni’ma Maemunah, St. Maggu, Istiqamah Mizna Laila Albaar Moch Natsir Mahmud Muh. Yusuf Muh. Yusuf Muhammad Dzal Anshar Muhammad Fadel Muhammad Galib Muhammad Irham Muhammad Khadary Muhammad Mukhtar. S Muhammad Rusmin, Muhammad Muhammad Yahya Muhammad Yusuf MUHAMMAD YUSUF Muhammad Yusuf Kasim Muhsin Mahfudz Muhyiddin Tahir Mulyanti Munawarah, Zakiah Al Munir Alimuddin Munir Munir Muslimah Muslimah Mustika Abidin Musya Rifah Muzakkir Najamuddin Petta Solong Nasrullah Bin Sapa Norwawi, Norita Binti Md Nur Jihadilla Nurchalis Aziz Nurjannah Nurjannah Nurul Hasanah Patriana, Patriana Rahmi Damis Ramadhani, Syamsinar Rifain, Aswar Rosmini Rusydi Khalid Sabbar, Sabbar Dahham Sabriadi HR Saifuddin Samsidar Jamaluddin Samsir Samsir Sempo, Muhammad Widus Sitti Mania, Sitti Sri Mulyati Sudirman M Sumarno Suryaningrat, Dani Syahrul Syahrul Syamsuddin Syaridawati Syarif, Ahmad Syarif Ta’wil Teguh Arafah Julianto Tharekh Era Elraisy Tita Rosalina Tomadehe, Sumiati Ulfiani Rahman Ulfiani Rahman Ummul Hidayatullah Syarifuddin Wakia, Nurul Wijaya, Indra YULIANSYAH Yuniarti, Desi Yusdiansyah, Yusdiansyah ZAENAL ABIDIN Zakiah Al Munawarah Zaputra, Reo