Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pengaruh Perbedaan Frekuensi Pemberian Pakan Buatan Terhadap Pertumbuhan Benih Lele Dumbo (Clarias gariepinus L.) Pada UMKM Jaya Mandiri Kampung Sukasirna Kecamatan Purbaratu Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat Kartikasari, Dwirini; Budiyanto, Didik; Wirawan, Indra; Sigit Sucahyo, Mikael Bambang; Hariyani, Nunuk
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i3.6417

Abstract

Perikanan budidaya merupakan sektor strategis dalam pembangunan ekonomi lokal di Indonesia. Lele dumbo (Clarias gariepinus) menjadi salah satu komoditas utama budidaya air tawar karena memiliki pertumbuhan cepat, daya adaptasi tinggi, serta efisiensi pakan yang baik. Namun, pakan menyumbang sekitar 60–70% dari total biaya produksi, sehingga manajemen pemberian pakan, khususnya frekuensi, menjadi aspek krusial dalam efisiensi budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh perbedaan frekuensi pemberian pakan buatan terhadap pertumbuhan benih lele dumbo pada UMKM Jaya Mandiri di Kampung Sukasirna, Kecamatan Purbaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari tiga perlakuan frekuensi pemberian pakan (2x, 3x, dan 4x per hari) masing-masing dengan delapan ulangan. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan berat mutlak, kualitas air (suhu, pH, dan DO), serta efisiensi pakan secara tidak langsung. Hasil uji ANOVA dan BNT menunjukkan bahwa perbedaan frekuensi pemberian pakan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan benih lele dumbo (P<0,05). Perlakuan 3 (4x/hari) menghasilkan pertumbuhan berat tertinggi dengan rata-rata 21,64 gram, sedangkan perlakuan 1 (2x/hari) menghasilkan pertumbuhan terendah dengan rata-rata 13,00 gram. Kualitas air selama penelitian masih dalam kisaran optimal untuk budidaya. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan frekuensi pemberian pakan hingga empat kali sehari dapat meningkatkan efisiensi pertumbuhan benih lele dumbo secara signifikan. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi pembudidaya kecil dalam mengefisienkan penggunaan pakan dan meningkatkan produktivitas usaha budidaya ikan lele dumbo.
Pelatihan Mitigasi Bencana Banjir Di SDN Taman Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur Faridatunisa Wijayanti, Regita; Pratama Putra, Angga; Kurnia Hartati, Fadjar; Muhajir, Muhajir; Budiyanto, Didik
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2866

Abstract

Pelayanan kepada masyarakat di institusi pendidikan merupakan aktivitas yang melibatkan anggota akademis dalam menerapkan dan mempromosikan pengetahuan, ilmu, dan teknologi guna meningkatkan kesejahteraan umum serta mengembangkan wawasan bangsa, sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Di lingkungan Universitas Dr. Soetomo, sesuai dengan Statuta Universitas Dr. Soetomo Tahun 2019, Pengabdian Masyarakat didefinisikan sebagai kegiatan yang melibatkan dosen dan mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan pengetahuan bangsa. Pengabdian kepada masyarakat ini khususnya ditujukan kepada siswa-siswi di SDN 2 Taman, dengan fokus pada upaya membangun sekolah yang tangguh terhadap bencana banjir. Pelatihan mitigasi bencana banjir di SDN Taman, kecamatan Taman, kabupaten Sidoarjo, bertujuan untuk memberikan dorongan kepada siswa agar lebih menyadari pentingnya lingkungan sekitar dalam mengurangi risiko bencana alam, khususnya banjir. Dengan menyelenggarakan pelatihan ini, diharapkan siswa dapat memahami dan menerapkan upaya antisipasi serta langkah-langkah pencegahan sebelum dan setelah banjir melalui permainan dan penyampaian materi yang disajikan dengan cara yang sederhana dan menyenangkan. Kegiatan Pelatihan mitigasi bencana banjir di SDN Taman, kecamatan Taman, kabupaten Sidoarjo ini diharapkan dapat menciptakan efek positif, seperti meningkatnya semangat calon generasi penerus yang peduli terhadap lingkungan sekitar. Melalui optimalisasi pemanfaatan dan pengolahan limbah di sekitar mereka, diharapkan dapat terwujud lingkungan yang hijau, bersih, dan sehat untuk menciptakan masa depan bumi yang lebih baik.
Pelatihan Manajemen Produksi Ikan Asap pada Kelompok Usaha Kecil Ikan Asap di Kejawan Lor Kelurahan Kenjeran Kota Surabaya Putra, Angga Pratama; Hendarto, Totok; Wijayanti, Regita Faridtunisa; Hayati, Nurul; Agustini, Maria; Muhajir, Muhajir; Wirawan, Indra; Budiyanto, Didik; Sigit Sucahyo, Mikael Bambang; Hariyani, Nunuk; Sulistiawati, Ani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4357

Abstract

Kelurahan Kenjeran, yang terletak di pesisir Kota Surabaya, Jawa Timur, dikenal sebagai destinasi wisata pantai dan pusat produk pesisir, seperti ikan asap dan kerajinan kerang. Sentra ikan asap di daerah ini terkenal sebagai produsen ikan asap terbesar di Jawa Timur.   Permasalahan ikan asap yang dihadapi oleh mitra yaitu pengemasan produk ikan asap yang tidak baik sehingga berpengaruh terhadap umur simpan ikan asap. Selain itu permasalahan lainnya adalah ketersediaan bahan baku yang tidak menentu pada saat musim paceklik ikan. Pengolahan modern memerlukan persyaratan yang sulit dipenuhi oleh perikanan skala kecil, yaitu pasokan bahan baku yang bermutu tinggi dalam jenis dan ukuran yang seragam, dalam jumlah yang cukup banyak sesuai dengan kapasitas industri. Kegiatan “Pelatihan Manajemen Produksi Ikan Asap pada Kelompok Usaha Kecil Ikan Asap di Kejawan Lor Kelurahan Kenjeran Kota Surabaya” bertujuan membantu kelompok usaha kecil di Kenjeran menghasilkan ikan asap berkualitas dengan umur simpan lebih lama, serta mengatasi ketidakpastian ketersediaan bahan baku saat musim paceklik ikan. Program Kemitraan Masyarakat ini mencakup survei, penyuluhan, dan pelatihan bagi para pelaku usaha ikan asap. Pelatihan ini penting untuk memperkuat usaha kecil tersebut agar produk mereka tidak hanya dipasarkan secara lokal, tetapi juga dapat dijual di minimarket, supermarket, bahkan diekspor. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah memberikan edukasi mengenai teknik pengemasan yang baik bagi para pelaku usaha.
Analysis of Consumer Satisfaction with the Quality of Smoked Fish Products at the Kenjeran Smoked Fish Center, Surabaya City Gilang Rusrita Aida; Putra, Angga Pratama; Ningtyas, Rosidah Wahyu; Budiyanto, Didik; Maria Erlinda Sarida; Agun, Filemon Cabrin
Grouper Vol. 15 No. 1 (2024): Grouper : Jurnal Ilmiah Perikanan
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/grouper.v15i1.222

Abstract

Kenjeran is one of the coastal villages in the city of Surabaya. It is one of the coastal tourist attractions in Surabaya, famous as a center for smoked fish. The processing and marketing of smoked fish at the Kenjeran Smoked Fish Center still cannot be said to be hygienic and the sanitation aspect is still not taken into account, so it is necessary to analyze the level of consumer satisfaction as input for improving the quality of smoked fish in Kenjeran to increase the sales turnover of smoked fish. The methods used to analyze consumer satisfaction include the Customer Satisfaction Index (CSI) and Importance Performance Analysis (IPA). Data was taken through a questionnaire to respondents who were determined using purposive sampling. The research results show that the level of consumer satisfaction based on the CSI value is already satisfactory. Then, based on the IPA Performance Analysis Index, no attribute is the main priority for improving the performance of smoked fish products. This is because the attributes of price, freshness, hygiene, safety for consumption, and product durability have entered quadrant II and their performance must be maintained. Meanwhile, the attributes of savory taste, attractive aroma, sameness, wholeness, water content, and organic processing fall into quadrant III, which means that these attributes are considered less important by consumers and the level of performance is still not in line with what consumers expect.
The Effect of Different Stocking Densities on Life and Absolute Weight Growth of Gurami Fish Fingerlings (Osphronemus gouramy) Budiyanto, Didik; Wirawan, Indra; Kustiana, Melinda
Jurnal Media Akuakultur Indonesia Vol 4 No 1 (2024): Indonesian Journal of Aquaculture Medium
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v4i1.3944

Abstract

Gouramy has long been cultivated by fish breeders in Indonesia, but there are still many obstacles faced by these fish breeders, namely the very slow growth rate when compared to other freshwater fish. One effort to find out the factors that affect the slow growth rate of fish, among others, is to treat the stocking density of fish seeds. Not much is known about the optimal stocking density for gouramy seeds. This study aims to determine the effect of different stocking densities on survival and growth in absolute weight of gourami (O. gouramy) fry. The method used was using RAL (Completely Randomized Design), using 4 treatments, 6 replications. The results showed that the survival rate for treatment A gave the highest yield of 91.6% and the highest weight gain was found in treatment A with the highest yield of 3.87 grams. The water quality of all treatments during the study showed a decent and good enough range for the growth of gouramy, namely the pH ranged from 7.56 – 7.61, the temperature ranged from 26.1 – 26.2°C, and the DO ranged from 5.19 – 5.29 ppm.
UPAYA PENINGKATAN DAYA TAHAN TUBUH MELALUI PEMBELAJARAN OLAHAN MINUMAN FUNGSIONAL TEH DAUN KELOR PADA SISWA SMA Djauhari, Arlin Besari; Aida, Gilang Rusrita; Illahi, Rhochmad Wahyu; Budiyanto, Didik; Kartikasari, Dwirini; Saraswati, Exist
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.23960

Abstract

Upaya untuk menjaga ketahanan tubuh dari seranga berbagai macam penyakit, diperlukan asupan makanan dan minuman yang kaya akan nutrisi salah satunya makanan atau minuman yang mengandung antioksidan. Banyak bahan-bahan alami yang mengandung antioksidan salah satunya daun kelor yang saat ini banyak dikenal memang banyak diolah dalam bentuk makanan. Padahal daun kelor bisa diolah menjadi minuman fungsional yang bisa memberikan asupan gizi dan pemuasan sensori untuk menjaga ketahanan tubuh. Pengetahuan tentang minuman fungsional tentunya diperlukan sedini mungkin, salah satunya melalui kegiatan pengabdian melalui pembelajaran olahan minuman fungsional teh daun kelor kepada siswa/i SMA. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode ceramah berupa pemberian materi dan praktek pembuatan teh daun kelor yang dilaksanakan pada 10 dan 15 Mei 2023. Peserta kegiatan ini adalah siswa/i SMA Al Islam, Krian, Sidoarjo. Pelaksanaan kegiatan pengabdian berjalan dengan lancar dan siswa/i sangat antusias mengikuti kegiatan pengabdian ini karena siswa/i diajak langsung praktek membuat teh daun kelor. Produk olahan hasil praktek siswa/i SMA ini menjadi salah satu produk yang dipasarkan pada pekan kewirausahaan SMA Al Islam. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa peserta kegiatan pengabdian ini sangat puas dengan pelaksanaan kegiatan ini dan antusias jika kegiatan serupa dilaksanakan kembali.
Efektifitas Frekuensi Pemberian Probiotik Lactobacillus sp Terhadap Pertumbuhan Vibrio Penyebab AHPND Pada Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) Rosyid, Mujtahid Ainur; Hayati, Nurul; Budiyanto, Didik
Juvenil Vol 6, No 4: November (2025)
Publisher : Department of Marine and Fisheries, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/juvenil.v6i4.27319

Abstract

ABSTRAKBudidaya udang vannamei (Litopenaeus vannamei) di Indonesia saat ini sudah berkembang dengan pesat dan menjadi andalan utama ekspor hasil budidaya perikanan. Namun, dalam proses kegiatan budidaya masih ditemukan kendala yaitu kualitas perairan budidaya yang semakin tidak terkontrol sehingga mengakibatkan munculnya beberapa penyakit seperti acute hepatopancreatic necrosis disease (AHPND) yang disebabkan oleh bakteri pathogen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui frekuensi pemberian probiotik yang optimal terhadap penanganan penyakit acute hepatopancreatic necrosis disease (AHPND) pada udang vannamei.  Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas 4 perlakuan dan 6 kali ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini berupa pemberian probiotik dengan frekuensi yang berbeda. Perlakuan A: Frekuensi pemberian probiotik sebanyak 2 hari sekali, Perlakuan B: Frekuensi pemberian probiotik sebanyak 3 hari sekali, Perlakuan C: Frekuensi pemberian probiotik sebanyak 4 hari sekali, Perlakuan D: Frekuensi pemberian probiotik sebanyak 5 hari sekali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi pemberian probiotik Lactobacillus sp berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan vibrio. Perlakuan A dengan frekuensi pemberian probiotik 2 hari sekali menunjukkan jumlah total vibrio terendah dibandingkan Perlakuan B, C, dan D, yaitu 1360-2000 Cfu/ml, sedangkan perlakuan B didapatkan 1500-2200 Cfu/ml, perlakuan C didapatkan 1770-2450 Cfu/ml, dan Perlakuan D didapatkan 1840-3250 Cfu/ml. Kata Kunci: Udang Vannamei, Lactobacillus sp, AHPND, Bakteri VibrioABSTRACTVannamei shrimp cultivation (Litopenaeus vannamei) in Indonesia is currently developing rapidly and has become the main mainstay of exports of fishery cultivation products. However, in the process of cultivation activities, obstacles are still found, namely the quality of aquaculture waters that are increasingly uncontrolled, resulting in the emergence of several diseases such as acute hepatopancreatic necrosis disease (AHPND) caused by pathogenic bacteria. The purpose of this study is to determine the optimal frequency of probiotic administration for the treatment of acute hepatopancreatic necrosis disease (AHPND) in vannamei shrimp. This study uses an experimental method using a Complete Random Design (RAL) consisting of 4 treatments and 6 replicates. The treatment in this study was in the form of giving probiotics with different frequencies. Treatment A: Frequency of probiotic administration every 2 days, Treatment B: Frequency of probiotic administration every 3 days, Treatment C: Frequency of probiotic administration every 4 days, Treatment D: Frequency of probiotic administration every 5 days. The results showed that the administration of probiotics with different frequencies had a real effect on vibrio growth in the treatment of Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND) in vannamei shrimp (Litopenaeus vannamei) in DOC 5 – DOC 30. Keywords: Vannamei Shrimp, Lactobacillus sp, AHPND, Vibrio Bacteria
Reimagining Catfish (Clarias sp.) Cultivation: Crafting Sustainable Feed for Economic Prosperity and Eco-Friendly Practices in Simple Concrete Ponds Budiyanto, Didik; Hendarto, Totok; Sutarmin, Sutarmin; Ardianik, Ardianik
Assyfa Journal Scientific Essay Vol 2 No 2 (2025): Assyfa Journal of Farming and Agriculture (May) In Press
Publisher : CV. Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/ajfa.v2i2.515

Abstract

Catfish cultivation in Indonesia is crucial for food security and the economy, but faces efficiency and sustainability challenges. This study analyzes the impact of feed quality on production efficiency, economics, and environmental sustainability in simple concrete ponds. Using a controlled experimental design and three different feed treatments, results show that high-quality feed reduces the Feed Conversion Ratio (FCR), increases biomass, and provides better economic returns. Eco-friendly feed also supports water quality stability. These findings highlight the importance of feed innovation for sustainable aquaculture and recommend cross-sector collaboration to strengthen food systems.
Analisis Kelayakan Usaha Produksi Petis Udang Skala Industri Rumah Tangga Di Ud. Samporna Sidoarjo Putra, Angga Pratama; Hendarto, Totok; Wijayanti, Regita Faridatunisa; Sulistiawati, Ani; Wirawan, Indra; Budiyanto, Didik; Muhajir, Muhajir; Agustini, Maria; Sumaryam, Sumaryam; Kartikasari, Dwirini; Sigit Sucahyo, Mikael Bambang
Jurnal Media Informatika Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Februari IN PROGRESS
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v7i1.8159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usaha produksi petis udang di UD. Samporna Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Penelitian dilaksanakan dengan metode studi kasus menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur dan referensi ilmiah terkait. Analisis dilakukan melalui perhitungan biaya tetap, biaya variabel, penerimaan, keuntungan, dan nilai R/C Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi petis udang sebesar Rp112.140.165 per bulan, dengan total penerimaan sebesar Rp384.800.000. Nilai keuntungan bersih yang diperoleh mencapai Rp272.659.835, dan nilai R/C ratio sebesar 3,43 (>1), yang menandakan usaha ini layak dan menguntungkan secara finansial. Faktor-faktor yang mendukung kelayakan usaha meliputi ketersediaan bahan baku udang yang stabil, manajemen biaya yang efisien, serta permintaan pasar yang tinggi. Dengan demikian, usaha petis udang skala rumah tangga di UD. Samporna layak dikembangkan sebagai usaha berkelanjutan dan potensial dalam mendukung ekonomi lokal.
Peningkatan Kelayakan Usaha Produksi Petis Udang Skala Rumah Tangga Melalui Pendampingan Manajemen Bisnis di UD. Murni Sidoarjo Putra, Angga Pratama; Hendarto, Totok; Kurdiawan, Mamang; Wijayanti, Regita Faridatunisa; Sulistiawati, Ani; Wirawan, Indra; Budiyanto, Didik; Muhajir, Muhajir; Agustini, Maria; Yusrudin, Yusrudin; Sumaryam, Sumaryam; Kartikasari, Dwirini; Sigit Sucahyo, Mikael Bambang
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.8049

Abstract

UD Murni merupakan industri rumah tangga pengolah petis udang yang berlokasi di Kabupaten Sidoarjo dan telah beroperasi selama lebih dari lima dekade. Meskipun memiliki potensi ekonomi yang besar, usaha ini masih menghadapi kendala dalam manajemen biaya, pencatatan keuangan, efisiensi produksi, dan penetapan harga berbasis analisis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kelayakan usaha melalui pendampingan manajemen bisnis, meliputi identifikasi biaya tetap dan biaya variabel, perhitungan penerimaan dan keuntungan, serta analisis kelayakan menggunakan R/C ratio. Metode yang digunakan mencakup observasi lapangan, wawancara mendalam, dokumentasi, dan pelatihan pencatatan keuangan sederhana. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa usaha produksi petis udang di UD Murni layak secara finansial dengan nilai R/C ratio sebesar 3,34, pendapatan bulanan mencapai Rp 382.200.000, dan keuntungan bersih sebesar Rp 268.059.835. Pendampingan juga meningkatkan pemahaman pelaku usaha terhadap manajemen biaya, efisiensi proses produksi, dan penetapan harga yang lebih rasional. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat kapasitas manajerial UMKM serta mendukung keberlanjutan usaha pengolahan hasil perikanan di tingkat rumah tangga.