Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pendampingan Pembuatan Kuis Digital Berbasis Aplikasi Quiziziz Bagi Guru SDN Talun 05 Kecamatan Talun Kabupaten Blitar Oktaviarini, Nourma; Syafi’ah, Rohmatus; Janattaka, Nugrananda
Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Juni 2024 - Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/ahsana.v2i2.345

Abstract

Kegiatan pembelajaran yang menarik yang ada dalam platforms digital seperti aplikasi quizizz dapat dimanfaatkan untuk menunjang pembelajaran menarik bagi Guru (Syafriafdi, 2023). Pemanfaatan media pembelajaran Quizizz, adalah salah satu upaya mengakomodir permasalahan media pembelajaran di Indonesia yang tidak bisa diterapkan secara konvensional dengan pembelajaran lain yang berbasis Teknologi Informatika dan Komputer. Kegiatan ini bertujuan membantu guru dalam membuat pembelajaran yang kreatif di kelas dan memotivasi siswa mencoba mengimplementasikan dalam penggunaan media pembelajaran di Sekolah Dasar. Kegiatan program PkM ini meliputi 4 tahap yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi program, dan pelaporan. Sebanyak 15 guru dilatih menggunakan aplikasi Quizizz untuk membuat materi evaluasi pembelajaran, jenis-jenis soal yang dapat dibuat, serta pembuatan evaluasi pembelajaran dengan menggunakan fitur AI yang terdapat pada aplikasi Quizizz. Meskipun tidak semua peserta berhasil membuat dengan baik, mereka sudah mengetahui langkah-langkah dalam membuat instrument penilaian. Dari kegiatan refleksi diperoleh gambaran bahwa guru merasa sangat terbantu dalam pembuatan evaluasi pembelajaran melalui aplikasi Quizizz berupa cara pembuatan akun, memilih jenis-jenis soal, menyusun soal, dan pembuatan soal menggunakan fitur AI. Selain itu, peserta menyadari dan merasakan manfaat pelatihan ini, baik bagi perkembangan profesionalisme mereka pribadi maupun bagi upaya dalam pengaplikasian evaluasi pembelajaran digital. Dengan adanya pelatihan seperti ini, peserta PKM merasakan kemudahan dalam pembuatan evaluasi pembelajaran. Oleh karena itu, berdasarkan observasi peneliti sebagai praktikan dan pemateri pelatihan ini, maka dapat disimpulkan bahwa penguasaan peserta terhadap materi pelatihan ini mencapai 90%. Selain itu, selama pelatihan berlangsung terlihat betapa antusiasnya peserta mengikuti kegiatan dan motivasi proses pelaksanaan PKM.
Pengembangan Cerita Bergambar Digital Berbasis StoryJumper Kelas IV Di SD Negeri 1 Rejotangan Tulungagung Muyasyaroh, Muyasyaroh; Oktaviarini, Nourma
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2025): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol4.Iss3.1679

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pembelajaran di kelas IV SD Negeri 1 Rejotangan yang masih menggunakan media buku LKS dan papan tulis, sehingga peserta didik kurang tertarik dan semangat belajar rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, menguji kevalidan dan kepraktisan cerita bergambar digital berbasis StoryJumper materi energi alternatif pada peserta didik kelas IV SD Negeri 1 Rejotangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development dengan model ADDIE meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan uji kevalidan media, materi, bahasa, dan penyebaran angket. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa, lembar angket guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kevalidan media adalah 89% dengan kategori sangat valid. Rata-rata kevalidan materi adalah 87% dengan kategori sangat valid. Persentase kevalidan yang diperoleh dari ahli bahasa adalah 93% dengan kategori sangat valid. Berdasarkan hasil angket peserta didik memperoleh persentase 96% sehingga dinyatakan sangat praktis dan hasil angket guru mendapatkan 92,5% yang masuk dalam kategori sangat praktis. Dengan demikian hasil penelitian dari pengembangan cerita bergambar digital berbasis StoryJumper di kelas IV SD Negeri 1 Rejotangan dinyatakan sangat valid dan sangat praktis digunakan sebagai media pembelajaran.
Analisis Karakter Gotong Royong Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV SD Negeri 1 Rejotangan Sholikah, Umi Nikmatus; Oktaviarini, Nourma
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2025): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol4.Iss3.1682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis karakter gotong royong pada pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV di SD Negeri 1 Rejotangan. Penelitian ini dilaksanan di SD Negeri 1 Rejotangan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SD Negeri 1 Rejotangan dengan sebanyak 19 peserta didik. Teknik yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan  bahwa karakter gotong royong pada pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV SD Negeri 1 Rejotangan persentase 78,9% pada indikator kerjasama, 72,3% pada indikator koordinasi, 93,4% pada indikator menumbuhkan hubungan baik antar sesama, 77,6% pada indikator menumbuhkan rasa empati, dan 77,6% indikator berbagi sesama teman. Sehingga secara keseluruhan karakter gotong royong kelas IV pada pembelajaran Pendikan Pancasila mendapatkan skor 303 dengan persentase sebesar 79,7% dengan kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa karakter gotong royong pada pembelajaran Pendidikan Pancasila SD Negeri 1 Rejotangan sudah terlaksana dengan baik.
Kemampuan Membaca Pemahaman Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Pada Materi Cinta Indonesia Kelas V Sekolah Dasar Khoirul Nisak, Nafiatul; Oktaviarini, Nourma
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2025): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol4.Iss3.1684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membaca pemahaman peserta didik kelas V SDN 1 Rejotangan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia pada materi “Cinta Indonesia.” Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman peserta didik secara umum berada pada kategori baik dengan total skor sebesar 654 atau 81,75%. Indikator yang diukur meliputi: menemukan ide pokok (83,75%), memahami kata sulit (76,63%), menjawab pertanyaan secara komprehensif (85%), dan menyimpulkan bacaan (80%). Penelitian ini memberikan kontribusi bagi guru sebagai acuan dalam meningkatkan strategi pembelajaran membaca pemahaman di Sekolah Dasar.
Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas V Dalam Menyelesaikan Soal Cerita SDN 1 Rejotangan Ningsih, Lensi; Oktaviarini, Nourma
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2025): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol4.Iss3.1685

Abstract

Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan yang ditekankan dalam pembelajaran abad ke-21. Keterampilan ini didefinisikan sebagai kemampuan dalam menghadapi permasalahan yang memerlukan solusi secara logis, rasional, dan terstruktur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir kritis siswa kelas V dalam menyelesaikan soal cerita.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa kelas V pada masing-masing indikator memperoleh persentase sebagai berikut: indikator interpretasi sebesar 81,25%, analisis sebesar 83%, evaluasi sebesar 72,5%, inferensi sebesar 73%, penjelasan sebesar 67,5%, dan pengendalian diri (self-regulation) sebesar 72,5%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa kelas V berada pada kategori "Tinggi" dengan total persentase sebesar 75,8%
Pengembangan Media Pembelajaran Komik Digital Berbasis Canva Materi Aku Peduli Lingkungan Kelas 2 Sekolah Dasar Septian, Wilda Rizqi; Oktaviarini, Nourma
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2025): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol4.Iss3.1695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa komik digital berbasis Canva pada materi "Aku Peduli Lingkungan" untuk siswa kelas II Sekolah Dasar. Latar belakang dari penelitian ini adalah kurangnya minat belajar siswa terhadap pembelajaran Pendidikan Pancasila yang disebabkan oleh kurang variatifnya media pembelajaran yang digunakan, yang masih didominasi buku teks dan ceramah. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Produk yang dikembangkan berupa komik digital yang memuat teks, gambar, dan animasi dan dapat diakses melalui link dari aplikasi Canva. Uji validitas dilakukan oleh ahli media dan ahli materi, serta diuji keterapannya melalui uji coba kelompok kecil dan uji lapangan pada siswa kelas II SDN 3 Bendosari. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah validasi media oleh validator media diperoleh persentase sebanyak 90% dengan kategori sangat valid, sedangkan penilaian dari validator materi diperoleh persentase sebanyak 80% dengan kategori sangat valid, serta penilaian respon peserta didik diperoleh persentase sebanyak 91% dengan kategori sangat valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media komik digital berbasis Canva ini dinilai sangat layak dan praktis digunakan, serta mampu meningkatkan minat belajar siswa terhadap materi yang diajarkan. Dengan demikian, media ini diharapkan dapat menjadi alternatif inovatif dalam meningkatkan efektivitas proses pembelajaran di sekolah dasar, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.
Pengembangan E-LKPD Berbasis Liveworksheet Kekayaan Budaya Indonesia Pratiwi, Eriska Diah; Oktaviarini, Nourma
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2025): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol4.Iss3.1751

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan proses pengembangan, Tingkat kevalidan dan tingkat keterterapan media pembelajaran berbasis liveworksheet pada materi kekayaan budaya Indonesia untuk peserta didik kelas IV SD Negeri 3 Penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D) dengan metode ADDIE.  Teknik pengumpulan data angket dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan deskriptif kuantitatif.  Hasil penelitian menunjukkan E-LKPD Berbasis Liveworksheet telah dikembangkan sesuai tahapan ADDIE dengan memproleh rata-rata tingkat kevalidan media sebesar 4,6 dan Tingkat kevalidan materi sebesar 4,5, sehingga mendapatkan kategori “sangat valid”. Keterterapan E-LKPD berbasis liveworksheet mendapatkan rata-rata 4,68 pada uji coba kelas kecil dan 4,75 pada uji kelas besar dengan kategori “sangat baik” berdasarkan respon peserta didik. Hasil penelitian menunjukan bahwa E-LKPD berbasis liveworksheet sangat valid dan sangat baik digunakan peserta didik kelas IV dalam pembelajaran Kekayaan Budaya Indonesia.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Penerapan Metode Gamifikasi Bertema Harry Potter pada Mata Kuliah Konsep Dasar Bahasa Indonesia Sekolah Dasar Janattaka, Nugrananda; Satria, Aditya Pringga; Oktaviarini, Nourma
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 6 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i6.2397

Abstract

The purpose of this study is to explore the method of applying gamification using the Harry Potter theme from the perspective of students, and explore the benefits of the gamification method using the Harry Potter theme from the perspective of students. The research method is qualitative with the instruments used being questionnaire sheets, interview sheets and documentation. The data collected is analyzed through several processes, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawn. Based on the results of the questionnaire and interview, it can be concluded that 80% of students know the gamification method, then 90% of students stated that the Harry Potter-themed gamification method can increase student motivation, then 90% of students stated that the Harry Potter-themed gamification method can help students understand the material, 88% of students also stated that lecturers' innovations in designing Harry Potter-themed games, and 88% of students stated that gamification can change students' attitudes during Learning
Analisis Pendidikan Karakter Siswa Kelas III Berdasarkan Kompetensi Sosial Guru Mata Pelajaran IPAS di SDN Talun 05 Oktaviarini, Nourma; Astuti, Leny Suryaning
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 6 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i6.2398

Abstract

Character education is a variety of efforts made by schools, parents, and communities to help students become human beings who have caring, opinionated, and responsible traits. Success in the learning process cannot be separated from the importance of the role of the teacher. Teachers are required to master various competencies needed in carrying out the duties of being a good educator, one of which is social competence. The purpose of this study was to analyse and describe the character education of third grade students based on the social competence of IPAS subject teachers at SDN Talun 05 Talun District, Blitar Regency. The type of research used in this study is descriptive qualitative research. The data collection method uses questionnaires, interviews, and documentation. The results showed that the value of student character education was very good with the results of the questionnaire showing a percentage of 87.92%. the social competence of the third grade teacher at SDN Talun 05 was very good with the results of the questionnaire showing a percentage of 89.17%. It can be concluded that the social competence of teachers is very important in shaping the value of student character education
Nilai Karakter Respect Siswa Kelas Rendah di SD Negeri 2 Bendungan Gondang Tulungagung Firnadekalusi; Firnadekalusi, Firnadekalusi; Oktaviarini, Nourma
Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 4 No 2: Agustus 2024
Publisher : Educational Consultant & Counseling Career (EC3) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The character value of respect for students contains the character values of affection, humility, honesty, tolerance. The application of the character of respect students is good, it can be seen that students apply the character indicator of respect. The purpose of the study describes the Application of The Character Value of Respect for Low Grade Students at SD Negeri 2 Dam. Qualitative type of research phenomenogic approach. Collection of observational data, interviews, documentation. The results of the study on the character value of respect for low-grade students are: recapitulation of the average character value of students' respect, honorific aspects of 91%. The award aspect is 84%. The respect aspect is 70%. Aspect of friendliness 83%. Aspects of harmony 89%. The aspect of politeness is 78%. Aspects of manners attitudes 88%. Conclusion 1) honorific: the student uses polite language to the interlocutor; 2) awards: students appreciate every difference; 3) respect: students behave respectfully by appreciating actions; 4) friendliness: students show friendly behavior to others; 5) harmony: students keep the peace of their fellow friends so as not to quarrel; 6) politeness: students are polite to friends and others; 7) manners attitude: students behave well and obey school rules.