Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

EMPOWERING LEADERSHIP DAN KINERJA PEGAWAI: SEBUAH STUDI EMPIRIS PADA DISTRIK X KABUPATEN MAYBRAT Tabara, Reijeng; Azriya, Niar; Mardliyah, Uswatul
EKONOMI KEUANGAN DAN BISNIS Vol 6, No 2 (2021): Ekombis Sains: Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.06 KB) | DOI: 10.24967/ekombis.v6i2.1220

Abstract

The purpose of this study is to determine the influence of Empowering Leadership on the performance Employees of District X Maybrat Regency. The study used Partial Least Squares (PLS) with Structural Equation Modeling (SEM) techniques to analyze 45 employees. The results showed there was a positive and significant influence between Empowering Leadership on employee performance with a value TStatistic greater than Tsabel (Tstatistic 31,692 lebih dari 1,679 Ttabel) at a significance level of 5% (0.05). The results of this study indicate that the higher Empowering Leadership that the organization has, the more it will improve the performance of Employees in District X Maybrat regency of West Papua
Mengukir Semangat Kemerdekaan Pada Anak-Anak Melalui Lomba HUT RI ke-79 Tahun 2024 Basri, La; Sugihandardji, Chumaedi; Muchtasjar, Bunyamin; Marwasta, Djaka; Wahid, Bustamin; Arsyad, Rahmatullah Bin; Mawardi, Muh.; Banggu, Masni; Nikmatul Ula, Siti Nurul; Mardliyah, Uswatul; Rumadai, Sarina
Jurnal Pengabdian Harapan Bangsa Vol. 2 No. 3: September 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/jphb.v2i3.254

Abstract

Nusantara Baru, Indonesia Maju menjadi tema kemerdekaan Republik Indonesia ke-79. Semarak kemerdekaan merupakan momen penting untuk menghargai perjuangan bangsa lewat semangat kemerdekaan di hati para anak-anak melalui lomba HUT RI ke-79 Tahun 2024. Kegiatan PKM ini lewak K2N yang di adakan oleh Universitas Muhammadiyah Sorong berkolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada dan Universitas Muhamamdiyah Purwokerto di Kabupaten Raja Ampat, dengan metode pelaksanaan yaitu perencanaan, pelaksanaan kegiatan, monitoring dan evaluasi, serta laporan akhir dari kegiatan PKM ini. Keterlibatan anak-anak pada kegiatan lomba HUT RI ke-79 Tahun 2024 mempunya makna serta keunikan tersendiri, di mana anak-anak diajarkan untuk menghargai nilai-nilai kebangsaan sejak dini melalui kegiatan yang diperlombakan, selain itu pendidikan karakter manjadi sarana utama terhadap semangat juang, sportivitas, kerjasama, dan rasa hormat terhadap sesama generasi anak bangsa.
PKM Kelas Luar Ruang dan Sosiologi Pendidikan: Menggunakan Sekolah sebagai Sumber Belajar di SMAS Islam Guppi Kota Sorong Rais, Lukman; Ramli, Umar; Christy Wanma, Januari; Mardliyah, Uswatul; Halik, Wahyudin; Sofyan, Abu; Salmawati, Salmawati
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i1.3991

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode pembelajaran luar ruang ke dalam mata pelajaran Sosiologi Pendidikan di SMAS Islam Guppi Kota Sorong. Mahasiswa berperan sebagai fasilitator dalam proses desain dan pelaksanaan pembelajaran berbasis observasi dan eksplorasi lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Kegiatan ini dilakukan pada bulan November 2024. Pengabdian ini bertujuan untuk membantu mahasiswa memahami konsep seperti stratifikasi sosial, mobilitas sosial, dan peran institusi pendidikan dalam kehidupan sehari-hari. Metode pelaksanaan pengabdian ini bersifat partisipatif dan berbasis pengalaman dengan penentuan sekolah mitra, observasi, diskusi dan wawancara, kegiatan kelas luar ruang, refleksi dan analisis sosial. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dalam merancang dan menerapkan pendekatan pembelajaran yang inovatif. Mahasiswa juga belajar keterampilan praktis seperti komunikasi, manajemen kelompok, dan pemecahan masalah, dan memperluas pengetahuan mereka tentang masalah pendidikan lokal di Kota Sorong. Pengabdian ini meningkatkan kemampuan akademik dan profesional mahasiswa sebagai calon guru. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengembangan metode kelas luar ruang perlu dilakukan secara terus menerus di SMAS Islam Guppi dan di institusi pendidikan lainnya. Kekurangan pada pengabdian ini keterbatasan waktu pelaksanaan dan penggunaan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran berbasis proyek, pelibatan lebih banyak sekolah.
CONFLICT TRANSFORMATION AND WELFARE OF INDIGENOUS PAPUAN COMMUNITIES IN THE NEW AUTONOMOUS REGION Rais, Lukman; Nikmatul Ula, Siti Nurul; Berae, Agustinus; Ramli, Umar; Mardliyah, Uswatul
Sosiohumaniora Vol 26, No 3 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v26i3.58651

Abstract

The objectives of this study are to (1) investigate the relationship between conflict transformation and local community life and local wisdom, (2) the impact of conflict transformation on the common good, (3) the impact of local autonomy on the common good of indigenous Papuans. This study uses a mixed-methods approach with a multistage random sampling technique. Data collection was done through observations, in-depth interviews, questionnaires, and document reviews, which were analyzed using a parallel convergent mixed-methods design. This study shows that conflict transformation starts with a fair and equitable policy that prioritizes the advancement of indigenous Papuans while protecting local wisdom. In the subtests, conflict transformation and the formation of a new autonomous region have a positive and significant impact on the common good with t-table values of 3.983 (t-table = 1.960) and 2.475 (t-table = 1.960) The significance level is less than 0.05. The simultaneous test showed that conflict transformation and the formation of new autonomous regions had a positive and significant impact on the well-being of indigenous Papuans, with a calculated f-value of 76.821 (f-table = 3.04). This study provides new evidence that conflict transformation and the formation of new autonomous regions have increased the well-being of indigenous Papuans, a new finding not found in previous studies.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) transformasi konflik dan hubungannya dengan kehidupan dan kearifan lokal masyarakat, (2) pengaruh transformasi konflik terhadap kesejahteraan masyarakat, (3) l pengaruh otonomi daerah terhadap kesejahteraan masyarakat asli papua. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran dengan teknik multi stage random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, kuesioner, dan telaah dokumen yang dianalisis menggunakan desain metode campuran paralel konvergen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa transformasi konflik diawali dengan kebijakan yang adil dan merata yang mengutamakan kemajuan masyarakat asli Papua dengan tetap menjaga kearifan lokal. Pada uji parsial transformasi konflik dan pemberntukan daerah otonomi baru berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat dengan nilai t tabel masing-masing sebesar 3,983 (t tabel = 1.960) dan 2,475 (t tabel = 1.960) serta tingkat signifikansi di bawah 0,05. Pada uji simultan Transformasi konflik dan pembentukan daerah otonomi baru berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat asli papua dengan nilai fhitung sebesar 76,821 (f tabel = 3.04). Studi ini mengungkap bukti baru bahwa transformasi konflik dan pembentukan daerah otonomi baru telah meningkatkan kesejahteraan masyarakat asli Papua, sebuah temuan baru yang tidak ditemukan dalam penelitian sebelumnya.
Membangun Kota, Membangun Infrastuktur Air yang Berkeadilan Mustaqim, Mustaqim; Rais, Lukman; Basri, La; Mardliyah, Uswatul
KOMUNITAS: Jurnal Ilmu Sosiologi Vol 8 No 1 (2025): KOMUNITAS: JURNAL ILMU SOSIOLOGI
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/komunitasvol8issue1page14-26

Abstract

Abstrak Penelitian ini mencoba membaca fenomena krisis air yang urusannya dengan persoalan infrastruktur air, terutama yang terjadi di wilayah ini Inda dengan konsep keadilan. Dalam banyak hal, krisis air punya dampak yang sangat besar bagi masyarakat rentan dan sering kali kebijakan negara tidak mampu menyelesaikan persoalan tersebut. Krisis air tidak hanya dipandang sebagai persoalan perpipaan dan ketersediaan air tanah, namun lebih jauh lagi melampaui persoalan teknis semata. Penelitian ini mencoba mengangkat hubungan air sebagai elemen material yang selalu bergerak dinamis mengikuti relasi kuasa yang terbangun. Metode penelitian ini adalah studi pustaka dengan membaca hasil penelitian yang sudah pernah dilakukan dalam konteks India. Hasil penelitian ini menemukan bahwa krisis air selalu dekat dengan persoalan politik dan identitas, ada jaringan-jaringan sosial-politik yang mengatur siapa yang dapat siapa yang tidak. Penelitian ini menekankan bahwa pentingnya prinsip keadilan dalam proses pembangunan infrastruktur, khususnya terkait air. Kata Kunci: Pembangunan, kota, infrastruktur air, keadilan Abstract This research tries to read the phenomenon of water crisis that deals with water infrastructure issues, especially those that occur in the Inda region with the concept of justice. In many ways, the water crisis has a huge impact on vulnerable communities and often state policies are unable to solve the problem. The water crisis is not only seen as a problem of piping and groundwater availability, but goes beyond technical issues. This research tries to raise the relationship between water as a material element that always moves dynamically following the power relations that are built. This research method is a literature study by reading the results of research that has been done in the Indian context. The results of this study found that the water crisis is always close to political and identity issues, there are socio-political networks that regulate who gets who does not. This research emphasizes the importance of the principle of justice in the process of infrastructure development, especially related to water. Keywords: Development, city, water infrastructure, justice
Sosialisasi Peningkatan Kapabilitas Aparatur Pemerintah Melalui Pendidikan Rekognisi Pembelajaran Lampau di Kabupaten Sorong Rais, Lukman; Halik, Wahyudin; Purnomo, Arie; Ali, Muhammad; Mardliyah, Uswatul; Banggu, Masni; Salmawati; Ramli, Umar; Wahid, Bustamin
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 6 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v6i2.3504

Abstract

Sosialisasi Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) menjadi inisiatif Universitas Muhammadiyah Sorong dengan melakukan layanan pendidikan yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga diharapkan membuka peluang bagi pegawai untuk mendapatkan pendidikan tingkat strata-1 (sarjana). Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pegawai Pemerintah Kabupaten Sorong mengenai manfaat, prosedur, dan peluang yang ditawarkan oleh sistem RPL, dengan tujuan utama mengembangkan sumber daya manusia di bidang pemerintahan melalui program akademik sarjana yang fokus pada ilmu pemerintahan dan memberi peluang kepada lulusan program pendidikan dan pelatihan untuk memperoleh pengakuan kesetaraan dengan kualifikasi tertentu sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Sosialisasi ini dilakukan pada bulan Juni 2024 dengan sasaran utama kantor Distrik Kabupaten Sorong dengan 3 (tiga) bentuk kegiatan seperti pembuatan road map kegiatan, pembagian tim dan sosialisasi secara langsung. Sosialisasi ini menjelaskan 1) Asas utama pembukaan jalur RPL, yaitu memberikan kesempatan kepada pegawai yang telah berkarir profesional dan ingin memperoleh gelar sarjana, 2) Tujuan pembukaan jalur RPL, yaitu memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melanjutkan pendidikan sepanjang hayat melalui jalur pendidikan formal di Pendidikan Tinggi, dan mendorong individu yang mengalami putus sekolah atau tidak dapat melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, namun memiliki kompetensi dan pengalaman kerja yang relevan, untuk kembali melanjutkan studi ke jenjang Pendidikan Tinggi, dan 3) diskusi terkait dokumen atau portofolio yang dapat diakui dalam proses RPL yang memungkinkan untuk mempercepat kemajuan studi dengan mengakui pendidikan nonformal, informal, dan pengalaman kerja. Sosialisasi ini diharapkan akan meningkatkan minat pegawai untuk melanjutkan studi dan meningkatkan kapabilitas mereka dalam bekerja.
Program Pemerintah dalam Penanggulangan Anak Jalanan di Kota Sorong Putra, Bintang Teguh; Mardliyah, Uswatul; Refra, Moh. Saleh; Saragih, Fauziah
Jurnal Maladum Vol. 3 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : LRI Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jm.v3i1.4730

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan program pemerintah, mengidentifikasi tantangan dan hambatan yang dihadapi pemerintah dalam melaksanakan program penanggulangan anak jalanan. Manfaat dari penelitian ini dapat memberikan kontribusi untuk memahami permasalahan dan implementasi program penanggulangan anak jalanan di Kota Sorong. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahun 2024 hingga 2025 belum ada program resmi yang dijalankan oleh Dinas Sosial. Hal ini dikarenakan belum adanya Peraturan Daerah yang mengatur tentang anak jalanan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh Dinas Sosial Kota Sorong. Salah satunya adalah pembuatan Peraturan Daerah tentang anak jalanan agar program penanggulangan anak jalanan di Kota Sorong dapat berjalan efektif.
Pemberdayaan Literasi Membaca pada Siswa SD Negeri 16 Kota Sorong: Peran Mahasiswa Kampus Mengajar Untuk Meningkatkan Literasi dan Numerasi di SD Negeri 16 Kota Sorong Maryam, Andi; Ekawaty Ahmad, Rizky; Mardliyah, Uswatul; Sijabat, Jenro P; Safitri, Hafsah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3249

Abstract

Sumber daya manusia di Indonesia saat ini sedang tidak kompetitif dikarenakan tingkat literasi numerasi yang rendah. Hasil penelitian yang dilakukan oleh kementrian pendidikan, kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menunjukkan bahwa pandemic COVID-19 telah menyebabkan hilangnya pembelajaran Literasi dan Numerasi Untuk menyelesaikan masalah yang sering terjadi ini maka melalui program kampus mengajar angkatan 7 mahasiswa membuat program yang akan dilaksanakan selama penugasan di SD Negeri 16 Kota Sorong. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menentukan peran yang dilakukan mahasiswa kampus mengajar angkatan 7 dalam meningkatkan literasi dan numerasi siswa-siswi di sekolah. Lalu Kemudian Kegiatan ini menggunakan pendekatan deskriptif. Dari Hasil kegiatasn menunjukkan bahwa program kampus mengajar 7 memiliki dampak yang signifikan dalam meningkatkan literasi dan numerasi siswa-siswi di sekolah dasar.  
Bakar Babi: Dari Ritual Budaya ke Simbol Politik Suku Moskona dalam Pemilihan Legislatif di Teluk Bintuni, Papua Barat Wahid, Bustamin; Mardliyah, Uswatul; Ula, Siti Nurul Nikmatul; Purwanti, Nanik; Subhan, Putri Bulkis
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 11 No. 2 (2025): Desember in Process 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v11i2.5001

Abstract

This study aims to describe a political phenomenon in the Moskona Teluk Bintuni indigenous community, by covering the objective task as the focus of the analysis. First, the Bakar Babi (Pig Burning) Ritual in the Moskona Tribe Culture. Second, the bakar babi as a Political Symbol in Moskona Tribe Solidarity in the Political Realm, and Third, Social Capitalization in the Tribal Chief's Victory in the 2019 Legislative Election in Teluk Bintuni. This study used social capital theory to analyze, describe and direct this research to find the meaning of the truth about the Bakar Babi ritual and its relationship in the legislative election arena. While the qualitative research approach with descriptive research type, and data collection were carried out through interviews, observations and in-depth and relevant literature studies. From the three research objectives, it was found that the Bakar babi ritual is part of the culture and mechanism of life in the social life of the Moskona tribe, and until now it continues to be preserved. More profoundly, the Bakar Babi ritual has become a political symbol constructed as a cultural ritual of victory and maintaining social solidarity, which is nothing more than a node of political power for the victorious elite in political contests. The Moskona people believe that the tribe is the source of truth and goodness, therefore, the process of capitalizing on social capital is very effective in winning in the political arena.
Dinamika Identitas Agama di Kampus Universitas Muhammadiyah Sorong Mardliyah, Uswatul; Mursyid, Ahmad Faqih; Rumuar, Samar
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.12963

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika identitas agama di kalangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong, serta bagaimana identitas tersebut dipengaruhi oleh interaksi sosial, lingkungan kampus, dan perkembangan teknologi informasi. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas agama mahasiswa tidak statis, melainkan mengalami proses negosiasi antara nilai-nilai keagamaan, norma sosial kampus, dan pengaruh media digital. Mahasiswa cenderung menyesuaikan praktik keagamaan mereka dengan konteks sosial kampus, sambil mempertahankan inti keyakinan pribadi. Selain itu, interaksi dengan teman sebaya dan partisipasi dalam organisasi keagamaan di kampus berperan penting dalam memperkuat atau memodifikasi ekspresi identitas agama. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya memahami identitas agama sebagai fenomena dinamis, serta implikasinya bagi pengembangan program pembinaan keagamaan dan kegiatan sosial-kultural di perguruan tinggi.