Claim Missing Document
Check
Articles

Empati terhadap Hewan: Studi Kuantitatif Para Pelaku Volunteer Kesejahteraan Hewan di Indonesia Prasetyani, Renaningtyas Putri; Rahayu, Maria Nugraheni Mardi
Journal of Psychological Science and Profession Vol 8, No 3 (2024): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jpsp.v3i8.57935

Abstract

Kesadaran masyarakat Indonesia terhadap kondisi kesejahteraan hewan makin meningkat. Peningkatan kesadaran ini mendorong masyarakat untuk terlibat dalam aktivitas menyejahterakan hewan secara sukarela. Akan tetapi, Indonesia dinobatkan sebagai negara peringkat pertama konten penyiksaan hewan di media sosial. Dua kondisi yang berlawanan ini terjadi karena peranan empati terhadap hewan yang lebih tinggi pada kelompok volunteer kesejahteraan hewan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara sikap terhadap hewan dengan empati terhadap hewan pada kelompok volunteer kesejahteraan hewan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif korelasional untuk melihat hubungan antara kedua variabel. Variabel sikap terhadap hewan diukur menggunakan Animal Attitude Scale (AAS), sedangkan empati terhadap hewan diukur menggunakan Animal Empathy Scale (AES). Sebanyak 266 partisipan (93.6% perempuan dan 6.4% laki-laki) merupakan kelompok volunteer kesejahteraan hewan yang diambil dengan teknik non-probability sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara sikap terhadap hewan dengan empati terhadap hewan pada kelompok volunteer kesejahteraan hewan. Sikap terhadap hewan merupakan penilaian seseorang terhadap hewan yang terbentuk melalui pengalaman maupun informasi tentang hewan, baik secara positif maupun negatif. Hasil temuan ini diharapkan mampu memberi gambaran sikap yang positif terhadap hewan untuk meningkatkan empati terhadap hewan dan mengurangi adanya perilaku kekerasan terhadap hewan.
Hubungan Pet Attachment Dengan Loneliness Pada Mahasiswa Pemilik Hewan Peliharaan Yang Tinggal Di Kost Rahma, Tarisa Habiba; Rahayu, Maria Nugraheni Mardi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 2 (2024): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i2.316

Abstract

Di Indonesia, mahasiswa perantau sudah lazim ditemui. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa banyak mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar daerah tempat tinggalnya, dan tinggal terpisah dari orang tua, keluarga, dan teman – temannya di kampung halaman. Berada jauh dari orang yang disayangi dan cintai dapat menyebabkan perasaan loneliness. Loneliness adalah respon emosional dan kognitif yang disebabkan oleh kurangnya hubungan yang memadai dan memuaskan dengan individu lain. Memiliki hewan peliharaan dan terjalinnya pet attachment pada hewan peliharaan merupakan salah satu cara untuk mengurangi loneliness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pet attachment dengan loneliness pada mahasiswa pemilik hewan peliharaan yang tinggal di kost. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Sebanyak 220 partisipan terlibat dalam penelitian ini menggunakan teknik incidental sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan Lexington Attachment to Pet Scale (LAPS) dan skala 6-Item Cross Cultural Social Isolation Scale. Hasil analisis koefisien korelasi untuk variabel pet attachment dengan loneliness = 0,332 dengan signifikansi sebesar 0,000 (p0,05). Hasil analisis data menunjukkan terdapat hubungan yang positif signifikan antara pet attachment dengan loneliness pada mahasiswa pemilik hewan peliharaan yang tinggal di kost. 
Hubungan Antara Trait Mindfulness dengan Loneliness Pada Pekerja Usia Emerging Adulthood yang Merantau Rachel, Emanuella; Rahayu, Maria Nugraheni Mardi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.511

Abstract

Masa emerging adulthood dipenuhi dengan transisi termasuk merantau untuk bekerja sehingga rentan untuk mengalami kesepian. Individu perlu memiliki strategi untuk meminimalisir dampak negatif dari kesepian salah satunya adalah dengan memiliki trait mindfulness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara trait mindfulness dengan loneliness pada pekerja usia emerging adulthood yang merantau. Sebanyak 201 orang usia 18-29 tahun yang berpartisipasi dalam penelitian ini melalui teknik accidental sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan skala multidimensi Five-Facets of Mindfulness Questionnaire (FFMQ) milik Baer, Smith, Hopkins, Krietemeyer dan Toney (2006) yang diadaptasi ke bahasa Indonesia oleh Meindy dkk. (2022) dan The University of California, Los Angeles Loneliness Scale Version 3 (UCLA) oleh Russell (1996). Hasil penelitian menunjukkan bahwa trait mindfulness memiliki hubungan yang negatif dan signifikan dengan nilai r = 0,310 dengan signifikansi sebesar 0, 001 (p 0,05). Dari hasil uji hipotesis dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi trait mindfulness pada individu, semakin rendah kecenderungan untuk mengalami kesepian. 
Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Penyesuaian Diri Pada Mahasiswa Nesya Natasya; Maria Nugraheni Mardi Rahayu
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7089

Abstract

Dukungan sosial memegang peranan penting dalam meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa, terutama bagi mereka yang merantau. Penelitian bertujuan untuk mengkaji hubungan antara dukungan sosial dan penyesuaian diri mahasiswa dalam berbagai aspek, seperti akademik, sosial, personal-emosional, dan kelekatan dengan institusi di kalangan mahasiswa rantau yang tinggal di asrama. Sebanyak 166 mahasiswa menjadi responden dalam penelitian ini, yang menggunakan teknik snowball sampling. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional, dengan pengukuran melalui kuesioner Student Adaptation to College Questionnaire dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara dukungan sosial dan penyesuaian akademik (r = 0,211, p = 0,003) serta penyesuaian sosial (r = 0,455, p = 0,000). Namun, tidak ditemukan hubungan antara dukungan sosial dengan penyesuaian personal-emosional (r = -0,036, p = 0,321) dan kelekatan dengan institusi (r = 0,166, p = 0,068). Dukungan sosial yang baik membantu mahasiswa meraih keberhasilan dalam menghadapi tantangan di perantauan. Kata kunci: dukungan sosial, penyesuaian akademik, penyesuaian sosial, penyesuaian personal emosional, kelekatan dengan instansi
Hubungan Body Image Dengan Self-Esteem Pada Ibu Yang Bergabung Dalam Komunitas Beauty Influencer Mulyanto, Angeline Meisya; Rahayu, Maria Nugraheni Mardi
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7142

Abstract

Saat ini banyak ibu yang menjadikan beauty influencer sebagai pekerjaan tetap maupun hanya sebagai pekerjaan sampingan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara body image dengan self-esteem pada ibu yang bergabung dalam komunitas beauty influencer. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Pengumpulan data dilakukan dengan mengisi kuesioner dan diisi oleh 225 ibu yang bergabung dalam komunitas beauty influencer. Alat ukur yang digunakan adalah Multidimensional Body-Self Relations Questionnaire-Appearance Scales (MBSRQ-AS) untuk mengukur body image dan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) untuk mengukur self-esteem. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif antara body image dengan self-esteem (r) = 0,306 dengan signifikansi 0.000 (p < 0,05). Artinya semakin positif body image yang dimiliki maka akan semakin tinggi self-esteem seorang ibu. Penelitian ini menunjukkan bahwa para ibu yang bergabung dalam komunitas beauty influencer akan memiliki peningkatan kesadaran diri terkait penampilan diri. Hal ini mendorong mereka untuk lebih peduli dengan kesehatan dan perawatan diri. Kata kunci: body image, self-esteem, ibu, beauty influencer
PENINGKATAN PENGETAHUAN STRATEGI PENGASUHAN PADA ANGGOTA DHARMA WANITA SMA N 1 TENGARAN MELALUI PSIKOEDUKASI PARENTING Novita, Maria Prima; Purnomo, Jusuf Tjahjo; Rahayu, Maria Nugraheni Mardi; Kakampu, Winston Lovevinzy
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/jms.v5i12024p31-41

Abstract

Being a parent can be both rewarding and challenging for adults. To be able to implement effective parenting, parents need to have various knowledge and understanding of their children's development and effective parenting strategies, especially in this modern era. On the other hand, not all parents have the knowledge and understanding of child development and effective parenting methods. Therefore, the community service team of the Faculty of Psychology collaborated with the Dharma Wanita Management of SMA N 1 Tengaran to conduct parenting psychoeducation aimed at Dharma Wanita members. This psychoeducation was conducted to increase parents' knowledge about child development and parenting strategies. After participating in this parenting psychoeducation activity, parents are expected to increase their knowledge and understanding of child and adolescent development, adolescent issues, and parenting strategies in the digital era. The results of the evaluation of the psychoeducation participants' reactions showed that this activity had material that suited the needs of the participants, was delivered clearly, had interesting content and was well organized.
The Relationship Between Self Esteem and Impulsive Buying of Fashion Product Through Online Shopping Among Early Adult Women Bestin Julyan Sinaga; Maria Nugraheni Mardi Rahayu
Psycho Holistic Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/ph.v5i2.756

Abstract

Online shopping is an activity that is often found today. This makes it easier for people to shop because it can be done at home. The ease of shopping online makes people often do it without considering the uses or benefits of the products purchased; this can refer to impulsive buying. This study aims to determine the relationship between self-esteem and impulsive buying of fashion products through online shopping among early adult women in Banjarnegara. The method used in this study is quantitative with a correlational design. Participants in this study were 121 early adult women in Banjarnegara who shopped online and made random purchases. The technique used is incidental sampling. The research measurement used the self-esteem scale and the impulse buying scale, and questionnaires were distributed online. Data analysis was performed using parametric statistical analysis, namely Pearson correlation analysis. The results showed that there was no relationship between self-esteem and impulsive buying of fashion products through online shopping among early adult women, with a value of r = -0,12 (p = 0,09). This means that self-esteem is not a major factor for early adult women in Banjarnegara in making impulsive purchases.
Penyesuaian Akademik Mahasiswa Pendatang dari Daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal): Bagaimana Peran Asertivitas dan Kecerdasan Kultural? Rahayu, Maria Nugraheni Mardi
Jurnal Psikologi Sosial Vol 23 No 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan Ikatan Psikologi Sosial-HIMPSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jps.2025.07

Abstract

Students' academic adjustment in the early years of college presents unique challenges for those from 3T areas (Frontier, Outermost, Disadvantaged). Successful academic adjustment for these students requires certain supporting skills. This study examines the role of assertiveness and cultural intelligence in academic adjustment among students from 3T areas. A total of 80 first- and second-year students from 3T areas at a private university in Salatiga participated (61.25% female, M_age = 20.47 years, SD = 1.66 years). The instruments used were the Assertiveness Formative Questionnaire, the Cultural Quotient Scale, and the Academic Adjustment subscale of the Student's Adjustment to College Questionnaire. Data were analyzed using multiple linear regression. The results indicated that: 1) Assertiveness and cultural intelligence both play a role in the academic adjustment of students from 3T areas; 2) Assertiveness significantly affects academic adjustment; 3) Cultural intelligence does not significantly affect academic adjustment. Based on these findings, faculties and universities should implement programs to support students from 3T areas in their academic adjustment, focusing on enhancing assertiveness skills.
Hubungan Sense of Humor dengan Academic Burnout pada Fungsionaris Lembaga Kemahasiswaan di Universitas Kristen Satya Wacana Litaay, Cindy Christine; Rahayu, Maria Nugraheni Mardi
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 14, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v14i4.10928

Abstract

This study aims to determine the relationship between sense of humor with burnout on functionaries Lembaga Kemahasiswaan in SWCU. Subjects were 296 functionaries of LK UKSW, sample selection with quota sampling. The measuring instrument used to measure academic burnout is the Maslach Burnout Inventory Student Survey (MBI-SS). Sense of humor is measured by the Multidimensional Sense of Humor Scale. Statistical data analysis using Spearman Product Moment correlation. The results of this study found that there is no significance relationship between sense of humor and academic burnout on functionaries of LK UKSW (r = 0.094 and sig = 0.107). Functionaries are expected to find appropriate coping strategies with the help of lectures and Lembaga Kemahasiswaan in the process of finding and implementing these coping strategies.
Hubungan Academic Hardiness dan Psychological Well-being pada Mahasiswa Tingkat Akhir Jurusan Keperawatan yang sedang Menyusun Skripsi Suprapti, Bhineska Juniar Dwi; Rahayu, Maria Nugraheni Mardi
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 14, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v14i4.11110

Abstract

Final year students who experience difficulties or obstacles while preparing their thesis can interfere with their psychological well-being, one of which is the final year students majoring in nursing. They need a personality that can improve psychological well-being in dealing with pressure when compiling a thesis, namely academic hardiness. This research aims to find the significant relationship between academic hardiness and the psychological well-being of final-year students majoring in nursing who write a thesis. This research uses quantitative methods with a research design correlational. The data collection technique used in this research was accidental sampling. The number of research subjects was 204 participants, with the criteria as final-year students nursing majors who are currently writing a thesis and aged 18 – 25 years. The data collection method uses two scales, namely Ryff Psychological Well-Being Scale (RPWBS) developed by Sasaki et al., (2020) and the Academic Hardiness Scale (AHS) revised by Creed et al., (2013). The research result correlation between academic hardiness and psychological well-being is a significant positive relationship between academic hardiness and psychological well-being. Three dimensions of psychological well-being have a significant positive relationship with academic hardiness, namely environmental mastery environmental mastery, purpose in life and personal growth.
Co-Authors Afinnisa Rasyida Agung Setiyawan, Agung Ahat Nur Rohmah Anna Maria Aprodita, Nindya Putri Ardida, Neta Imanuela Aulia, Cika Nurul Bestin Julyan Sinaga Charan, Yobella Yiska Pravu Chaterine Beta Chandra Sheravina Dethan, Lidya Saraswati Karunia Dewi, Erviana Laksito Ellia, Seth Kenan Erika Devi Pakan Filia Dasiska Septi Arisandhi Tarigan Grenadi, Kezia Margaretha Hartono, Shelly Patricia Helen Yulia Wilfrida Henoch Setya Nugraha Hutabarat, Tabita Sammasda Ika Oktafia Ika Oktafia Intan Verutika Priscilla Baun Ivana Abigail Weldiv Setyawan Jati, Puri Puspita Javier, Reavisy Jusuf Tjahjo Purnomo Kakampu, Winston Lovevinzy Kartini Apriyuna Betty Kumalasari, Ajeng Yunita Laalah, Eunike Euangeline Trifena Laurenza, Hana LESTARI RELINDA ROMAULI RUMAPEA Litaay, Cindy Christine Maria Prima Novita Maria, Anna Mulyanto, Angeline Meisya Nesya Natasya Novita Rosa Margaretha, Made Novita, Putri Padji, Erly Marcella Pasaribu, Debbie Tiara Pinis, Eunike Margaritha Prasetyani, Renaningtyas Putri Rachel, Emanuella Rahma, Tarisa Habiba Rasyida, Afinnisa Renita Sitompul Rikumahu, Marchya Carina Exaudy Rudangta Arianti Salean, Adriani Maria Sangki, Maria Aprillia Angela Setyawan, Ivana Abigail Weldiv Sheravina, Chaterine Beta Chandra Sinaga, Bestin Julyan Situmeang, Louis Van Gall Sonny Christian Josua Sri Aryanti Kristianingsih Suprapti, Bhineska Juniar Dwi Tarigan, Filia Dasiska Septi Arisandhi Tasiabe, Hilman Richard Tasti, Dellana Panggar tifanny sischa saputri Tri, Abayomi Maleakhi Tumanan, Gabriela Vania Yus Veda Veronica Lowinsky Wijaya, Patricia Putri