Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Do high-performance Employee influenced Work Motivation and Compensation in a Corporations? Hakim, Adi Lukman; Faizah, Erna Nur
International Journal of Science, Technology & Management Vol. 4 No. 4 (2023): July 2023
Publisher : Publisher Cv. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46729/ijstm.v4i4.877

Abstract

Companies depend more on their workforce than just suitable facilities and advanced equipment to achieve their goals. To achieve organizational goals, human resources - particularly employees - play an important role. This study aims to explain how the relationship between work motivation, compensation, and employee performance; how these factors affect employee performance; and which component has the most influence on employee performance. A total of 35 employees were involved in this study. The method used was the total sampling method. To collect information, surveys and interviews were conducted. Scale range and multiple linear regression were used as analytical techniques to assess and validate the research hypotheses. Employee performance has a positive impact on the company. The same results also show that work motivation and compensation have an effect on the success of the company, employee performance increases when incentives and work motivation are improved. This implies that work motivation and compensation have a positive influence on employee performance.
Pihak-Pihak Penilai dalam Evaluasi Kerja (Studi Kasus pada Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lamongan 2024/2025) Utama , Andi Putra; Kirani, Septya Ninda; Hakim, Adi Lukman
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 16 No. 6 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v16i6.5613

Abstract

Penilaian kinerja adalah bagian penting dalam manajemen organisasi, termasuk di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Lamongan. Tulisan ini membahas tentang siapa saja yang berperan sebagai penilai dalam proses evaluasi kinerja di BEM UMLA, dengan tujuan untuk mengetahui struktur dan cara evaluasi anggota serta seberapa efektif evaluasi tersebut dalam meningkatkan kualitas kerja organisasi. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif, pengumpulan data melalui wawancara dan observasi terhadap pengurus dan pihak-pihak terkait. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penilai berasal dari pengurus inti BEM, pembina organisasi, dan anggota legislatif mahasiswa yang memainkan peran penting dalam memberikan umpan balik yang membangun dan melakukan pengawasan. Pelaksanaan evaluasi secara berkala membantu meningkatkan motivasi dan profesionalisme pengurus serta memastikan tercapainya tujuan organisasi secara maksimal.
DETERMINAN KEPATUHAN AKUNTANSI DALAM RANGKA PENGUATAN AKUNTABILITAS DAN PENINGKATAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA KOPERASI Wibowo, Rudi; Febrianti, Devi; Megasyara, Ira; Bait, Jennifer Farihatul; Hakim, Adi Lukman
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities.
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.1199

Abstract

Koperasi di Indonesia masih mengalami rendahnya kepatuhan akuntansi akibat lemahnya akuntabilitas, keterbatasan kompetensi SDM, serta faktor perilaku seperti persepsi manfaat, norma sosial, dan kontrol perilaku, sehingga diperlukan analisis mendalam untuk memahami determinan kepatuhan akuntansi dalam upaya memperkuat tata kelola dan kualitas SDM koperasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi manfaat, norma sosial, dan kontrol perilaku terhadap kepatuhan akuntansi dalam rangka penguatan akuntabilitas dan peningkatan kompetensi SDM koperasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dalam menghasilkan outputnya serta penelitian ini mengembangkan metode TPB dalam menganalisis serta mengkonfirmasi hasil penelitiannya. Penelitian ini menggunakan mix methods dengan menggunakan metode kuantitatif dalam menguji hasil penelitian menggunakan alat analisis spss 25 kemudian selanjutnya menggali hasil penelitian dengan metode kualitatif dengan wawancara agar diperoleh hasil penelitian lebih mendalam. Hasil penelitian ini menemukan bahwa persepsi manfaat, norma sosial, dan kontrol perilaku secara signifikan memengaruhi kepatuhan akuntansi, yang pada akhirnya meningkatkan akuntabilitas keuangan dan kompetensi SDM koperasi. Kepatuhan akuntansi koperasi terbukti ditentukan oleh faktor-faktor perilaku sebagaimana dijelaskan dalam Theory of Planned Behavior, yaitu persepsi manfaat, norma sosial, dan kontrol perilaku yang mendorong pengurus untuk melaksanakan pencatatan secara akuntabel. Kepatuhan tersebut tidak hanya memperkuat akuntabilitas organisasi, tetapi juga berkontribusi penting terhadap peningkatan kompetensi SDM koperasi dalam pengelolaan keuangan.
Evaluation Of Implementation Of MBKM: Does Academic Stress Affect On Student Learning Outcomes? Hakim, Adi Lukman; Fajri, Mega Barokatul; Faizah, Erna Nur
International Journal of Educational Research & Social Sciences Vol. 3 No. 1 (2022): February 2022
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijersc.v3i1.246

Abstract

Stress is a psychological symptom that we often encounter in everyday life, where every individual must have experienced it. Students as a milestone in the success of a nation are required to be able to adapt to the environment quickly. This study aims to determine whether there is academic stress on student learning outcomes at the University of Muhammadiyah Lamongan, Faculty of Economics and Business, Management Study Program. This type of research is observational with a crosssectional design. The population in this study were all students of the 2019/2020 and 2020/2021 Management Study Programs with a total population of 173 people. The sampling technique used was total sampling from the population. The method of data collection was done by distributing questionnaires to respondents. Furthermore, statistical tests were carried out using the chi square test with 0.05. Based on the research results show that; 1) stressors from academic stress Management study program students in semester 5 and 3 have high gains. This means that students feel that MBKM's academic activities make them feel stressed. More specifically, the greatest stressor is caused by pressure from learning and self-expectations that are not met, 2) Student learning outcomes in the implementation of the independent learning curriculum are included in the sufficient category. That is, cognitive competence or knowledge, affective or feeling, and psychomotor or skills obtained from MBKM are not too high or not too low. 3) The relationship between academic stress and student learning outcomes is positive and significant. It means. the higher the degree of student academic stress, the lower the learning outcomes, and vice versa, and 4) the implementation of MBKM from the student's point of view has a good impact on their self-development. However, in order for the implementation to take place optimally, students, lecturers, and stakeholders can work together in preparing to participate in the next MBKM, such as formulating the implementation of the MBKM more clearly and carefully, as well as equipping students with the skills to learn independently.
Literature Review: Standar Kinerja dalam Perspektif Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Indriana, Silvia Dwi; Doeri, M. Dovan Yulian Agasta B.; Hakim, Adi Lukman
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13113

Abstract

Penelitian ini menyoroti peran penting standar kinerja sebagai pedoman dalam menilai, mengarahkan, dan meningkakan kinerja individu maupun organisasi secara berkelanjutan, stander kinerja berfungsi sebagai tolok ukur objektif untuk menilai pencapaian tujuan, alat pengendalian manajemen, dasar evaluasi, serta sarana komunikasi antara pimpinan dan karyawan mengenai ekpektasi kerja. Stander ini tidak hanya mencakup ukuran kuantitatif, tetapi juga aspek kualitatif seperti kualitas, efektivitas, efisiensi, dan perilaku kerja. Penelitian ini mengSgunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur terhadap berbagai sumber terkait stander kinerja sumber daya manusia. Analisis dilakukan melalui analisis isi dengan mengelompokkan jenis standar, indicator, dan pendekatan evaluasi untuk menilai kontribusinya terhada peningkata kinerja organisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa standar kinerja yang efektif harus memenuhi SMART (Specific, Meansurable, Achievable. Relevant, dan Timely), disusun secara partisipatif, serta diterapkan secara konsisten agar mendorong keadilan, motivasi, dan pencapaian tujuan strategis organisasi. Selain itu, pemahaman mendalam terhadap persepsi dan pengalaman individu dalam penerapan standar kinerja menjadi penting untuk menyelaraskan standar dengan budaya organisasi, kompetensi, dan sistem manajemen sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan pembelajaran organisasi secara menyeluruh.
Tantangan Penerapan Umpan Balik Berkelanjutan (Continuous Feedback) dalam Struktur Kepengurusan BEM: Studi Literatur dengan Implikasi bagi BEM Universitas Muhammadiyah Lamongan Farisa, Sofi Alya; Haris, Farid Nur; Hakim, Adi Lukman
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13114

Abstract

Manajemen kinerja dan praktik pemberian umpan balik merupakan komponen esensial dalam keberlangsungan organisasi, namun penerapan umpan balik berkelanjutan (continuous feedback) dalam lingkungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) masih menghadapi berbagai hambatan yang khas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai tantangan dalam implementasi continuous feedback pada struktur kepengurusan BEM melalui studi literatur dengan pendekatan analisis tematik terhadap beragam sumber ilmiah dan laporan praktik organisasi kemahasiswaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat sejumlah tantangan utama yang menghambat efektivitas penerapannya. Tantangan kultural muncul dalam bentuk budaya sungkan, kecenderungan menghindari kritik terbuka, serta dominasi pola komunikasi informal. Tantangan struktural terkait dengan masa jabatan yang relatif singkat, pergantian pengurus yang cepat, dan belum adanya sistem evaluasi kinerja yang terintegrasi. Di sisi lain, tantangan teknis dan sumber daya meliputi keterbatasan waktu, kurangnya kompetensi dalam memberikan umpan balik yang konstruktif, serta belum tersedianya sarana formal untuk menyalurkan masukan secara sistematis. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas penerapan continuous feedback sangat ditentukan oleh kesiapan budaya organisasi, kapasitas individu, dan dukungan struktural yang konsisten. Pemahaman terhadap dinamika tantangan tersebut menjadi landasan penting untuk merancang strategi dan kebijakan praktis yang dapat memperkuat sistem umpan balik dan mendorong peningkatan kinerja organisasi di lingkungan BEM Universitas Muhammadiyah Lamongan.
Determinants of Financial Distress in Non-Financial State-Owned Enterprises in Indonesia Maura, Ikrana Shafa; Fajri, Mega Barokatul; Hakim, Adi Lukman
MEC-J (Management and Economics Journal) Vol 9, No 3 (2025)
Publisher : Faculty of Economics, State Islamic University of Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/mec-j.v9i3.28918

Abstract

The study aims to assess how liquidity, profitability, leverage, capital structure, and the audit committee influence the financial challenges faced by State-Owned Enterprises (SOEs). The research employs a purposive sampling method based on specific criteria, with 20 companies included in the study. The multiple linear correlation test reveals a strong relationship between liquidity, profitability, and company size regarding financial challenges. Analysis conducted using SPSS software indicates a significance value for the F-test, suggesting that liquidity, profitability, leverage, capital structure, and the audit committee significantly impact the financial difficulties. Furthermore, the t-test results demonstrate that liquidity, profitability, leverage, and capital structure play a role in influencing the financial challenges, whereas the audit committee does not have a significant effect.