Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENGUATAN KARAKTER LSCC PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI MELALUI LESSON STUDY DI SMAN 10 KOTA TERNATE Purwati, Endang; Adjam, Syarifuddin; Pasongli, Hernita; Ahmad, Zulkifli; Rasyid, Rusman
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppg.v6i1.16487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana lesson study mampu memperbaiki kualitas pembelajaran Geografi dan menguatkan karakter learner, sharing, caring, and collaborative peserta didik di SMAN 10 kelas XII IPS 2 Kota Ternate. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif-kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, analisis catatan refleksi,  dan dokumentasi. Observasi dalam penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap. Tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) kemampuan guru model dalam mendesain perencanaan pembelajaran (lesson design) sebesar 65%; 2) kemampuan guru model dalam mendesain kelas (class design) sebesar 87,50%; dan 3) kemampuan guru model dalam menerapkan pembelajaran (open class) sebesar 82,14%. Sedang hasil pengamatan karakter LSCC peserta didik selama dalam proses pembelajaran dapat dipersentasekan sebagai berikut: 1) karakter learner sebesar 70%; 2) karakter sharing sebesar 40%; 3) karakter caring sebesar 20%; dan 4) karakter collaborative sebesar 50%.
ANASLISIS PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PEMANFAATAN HUTAN MANGROVE DI PESISIR PANTAI DESA INDONG KECAMATAN MANDIOLI UTARA Hernita Pasongli; Adawia Adeng; Ramdani Salam; Syarifuddin Adjam; Asnita Ode Samili
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 4, No 1 (2022): Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v1i1.4622

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan di daerah tropika yang memiliki kondisi fisik lingkungan dan iklim yang beragam. Indonesia yang kaya akan sumber daya alamnya telah dimanafaatkan oleh manusia sebagai salah satu sumber bahan makanan utama khususnya protein hewani sejak berabad abad lamanya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku masyarakat terhadap pemanfaatan hutan mangrove di pesisir pantai Desa Indong Kecamatan Mandioli Utara Kabupaten Halmahera Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 78 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan Observasi secara langsung dan menggunakan kuesioner berupa pertanyaan yang akan ditanyakan kepada 78 responden sebagai narasumber. Hasil analisis data penelitian dan perhitungan yang telah dilakukan bahwa perilaku masyarakat Desa Indong yang tidak memiliki ketidakpedulian terhadap hutan mangrove di pesisir pantai, merupakan hal yang sudah biasa bagi masyarakat tersebut, tindakan yang dilakukan oleh masyarakat adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, biasanya pohon mangrove yang ditebang digunakan sebagai kayu bakar, makanan ternak dan juga kawasan pemukiman, dalam hasil perhitungan tersebut dapat kita lihat bahwa kerusakan hutan mangrove dengan jumlah nilai 82% dikatakan tinggi sedangkan pemanfaatan hutan mangrove dengan memiliki nilai 79% dikatakan tinggi dan rehabilitas hutan mangrove dengan nilai 68% dikatakan sedang.
PENGELOLAAN GERABAH DITINJAU DARI ASPEK GEOGRAFI FISIK DI DESA MAREGAM KECAMATAN TIDORE SELATAN Wa Ode Nurayiti; Hernita Pasongli; Ramdani Salam; Syarifuddin Adjam
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 2, No 1 (2020): Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v2i1.2021

Abstract

Desa Maregam merupakan satu-satunya desa penghasil gerabah di Provinsi Maluku Utara. Dalam mengelola gerabah masyarakat Desa Maregam harus memperhatikan aspek geografi fisik, yakni aspek biotik, nonbiotik dan topologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan gerabah jika ditinjau dari aspek geografi fisik di Desa Maregam, serta untuk dapat mengetahui faktor pendukung dan penghambat pengelolaan gerabah yang ditinjau dari aspek geografi fisik di Desa Maregam Kecamatan Tidore Selatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengumpulan data primer dan sekunder. Penelitian ini dilakukan selama 3 hari dari tanggal 14–16 Oktober 2019 dengan menggunakan instrumen kuesioner. Adapun analisis datayang digunakan adalah analisis data SWOT. Hasil analisis data, diperoleh pengelolaan gerabah yang ditinjau dari aspek geografi fisik di Desa Maregam Kecamatan Tidore Selatan berada pada posisi dan kondisi strategi agresif atau strategi Strength-Opportunnity (SO) yang memiliki kekuatan berupa tersedianya bahan baku pembuatan gerabah dan terjangkaunya sumber air (geografi fisiknon biotik), serta pengrajin gerabah yang terampil (geografi fisik biotik), dan berpeluang karena memiliki banyak konsumen dan daya tarik. Maka faktor pendukung pengelolaan gerabah yang ditinjau dari aspek geografi fisik adalah tersedianya bahan baku, terjangkaunya sumber air dan keterampilan pengrajin gerabah. Adapun foktor penghambatnya, yaitu pengelolaan gerabahdipengaruhi oleh iklim dan cuaca (geografi fisik nonbiotik) serta letak dan bentuk Desa Maregam yang jauh dari pusat kota dan berbukit-bukit (geografi fisik topologi) .
Presepsi Guru dalam Penerapan Konsep Pendidikan Merdeka Belajar di SMP Negeri 31 Halmahera Barat Syarifuddin Adjam; Fitriana Ibrahim; Ningsi Saibi; Asnita Ode Samili; Jainudin Hasim
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 12 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.621 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.6970716

Abstract

This study aims to determine the teacher's perception and implementation of the concept of Independent Learning at SMP Country 5 Ternate City. This research is a qualitative type that uses data collection techniques in the form of open questionnaires and literature studies. The research subjects were junior high school teachers and various literature sources regarding Merdeka Learning. The results showed that: (1) respondents had various perceptions about the concept of Merdeka Learning, which can be described as follows: the majority of junior high school teachers understand Merdeka Learning as a policy that only contains the abolition of the National Examination and the concept of learning without being burdened by score achievements, almost half of junior high school teachers understand Merdeka Learning as an educational innovation concept that gives freedom to develop the potential of teachers and students in the teaching and learning process without going through the legal signs of education in Indonesia and a minority of junior high school teachers who do not know about the concept of implementing Merdeka Learning; (2) Merdeka Learning is considered a good policy and needs to be tried to improve the quality of education in Indonesia, they hope that the government can optimize the socialization, piloting and dissemination stages of the implementation of Merdeka Learning.
Peran Kepala Sekolah Terhadap Kedisiplinan Guru di SMKNegeri 3 Halmahera Barat Asnita Ode Samili; Ningsi Saibi; Fitriana Ibrahim; Syarifuddin Adjam; Jainudin Hasim
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 12 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.816 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.6972507

Abstract

Effective principals will certainly affect teacher performance, so teachers will be more enthusiastic in carrying out their duties and responsibilities as well as their obligations as teachers. This is because the teacher feels that he or she gets attention, security and recognition for his achievements. This study aims to determine the role of the principal on teacher discipline. The aspect studied is the principal's efforts in disciplining teachers at SMK Negeri 3 West Halmahera, the method used is a qualitative descriptive method. The subjects of this study were the principal and teachers. Data collection was carried out through observation, interviews and documentation. The data analysis technique used is data reduction, data presentation and conclusion drawing. The researcher uses source triangulation to obtain the validity of the data. The results obtained indicate that the principal has tried to discipline teachers at SMK 3 West Halmahera, these efforts include making regulations, teaching habits, giving sanctions punishments for teachers who violate, giving rewards and consistency, but in its implementation and implementation it has not been fully implemented. good
DAMPAK PEMBUANGAN SAMPAH DI PESISIR PANTAI TERHADAP LINGKUNGAN SEKITAR (STUDI KASUS MASYARAKAT PAYAHE KECAMATAN OBA KOTA TIDORE KEPULAUAN) Arlin Djongihi; Syarifuddin Adjam; Ramdani Salam
Jurnal Geocivic Vol 5, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/geocivic.v5i1.4847

Abstract

Sampah merupakan sesuatu yang dihasilkan dari kegiatan manusia kemudian sudah tidak digunakan lalu dibuang. Sampah pesisir telah menjadi permasalahan global dan menjadi isu yang tengah banyak dibahas. Hal ini dikarenakan sampah pesisir memberikan dampak terhadap lingkungan, ekonomi, dan kesehatan manusia.Untuk dapat mengatasi permasalahan sampah perluh tiga aspek yaitu pemerintah, masyarakat, dan tata cara pengelolaan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pembuangan sampah di pesisir pantai terhadap lingkungan sekitar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang mengacu pada data yang berwujudkan kata-kata yang memiliki sifat jelas dan pasti.Populasi     dalam    penelitian     ini     adalah    masyarakat     Kelurahan     Payahe, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan. Jumlah masyarakat yang diambil sampel dalam penelitian adalah 14 orang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik analisis kualitatif yang memiliki empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan data yang diperoleh melalui kuesioner yaitu setiap harinya masyarakat Kelurahan Payahe membuang sampah sembarangan baik di sungai, lapangan terbuka maupun di pesisir pantai karena tidak tersedianya sarana dan prasarana persampahan yang disediakan pemerintah. yang memberikan dampak pencemaran lingkungan seperti sampah yang berhamburan disepanjang pesisir pantai, bukan hanya pencemaran lingkungan tapi berdampak pada kesehatanmasyarakat berupa munculnya penyakit seperti diare.Kata kunci : Dampak, Sampah, pesisir pantai, Lingkungan, masyarakat.
TINGKAT PAPARAN KEBISINGAN AKTIVITAS PENERBANGAN PESAWAT UDARA PADA KAWASAN PEMUKIMAN PENDUDUK KELURAHAN TAFURE DAN TARAU KECAMATAN TERNATE UTARA Nurdiani Rachman; Tamrin Robo; Syarifuddin Adjam; Endang Purwati
Jurnal GeoCivic Vol 6, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/geocivic.v6i1.6193

Abstract

The settlements in the Tafure sub-district and the Tarau sub-district are residential areas that are right around Sultan Babullah Airport with a residential distance from the airport of only about 1 (one) meter, this makes the people living in these areas always exposed to noise. This study aims to determine the noise level of aircraft activities in residential areas of Tafure and Tarau sub-districts, and to determine the role of environmental factors in the distribution of noise. The method used is descriptive quantitative where the data obtained is analyzed to determine the equivalent value of noise using the Leq (Equivalent Continous Noise Level) formula to see a comparison of noise levels from aircraft flight activities and make a percentage diagram. The results showed that the noise level in the Tafure sub-district during landing was 63.7 dB-75.3 dB and during take-off was 62.7 dB-74.1 dB. Whereas in the kelurahan, the noise level when the plane is landing is 63.8 dB-72.9 dB and during take-off is 65.9 dB-71.1 dB. The noise level in the two kelurahans has exceeded the noise threshold value set by KMLH No.48 of 2002, namely 55 dB for residential and residential areas. Factors that affect the noise level in the Tafure and Tarau sub-districts are caused by very minimal vegetation because the residential areas are already very dense and the wind speed in the two kelurahans is 0.98-1.31 m/s and for a temperature level of 71 .6% where the wind speed has no effect on the noise level.
PERAN BUDAYA LOKAL TERHADAP PERKEMBANGAN PARIWISATA JIKO MALAMO Asnita Ode Samili; Syarifuddin Adjam; Jainudin Hasim
Jurnal GeoCivic Vol 6, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/geocivic.v6i1.6194

Abstract

This research was conducted at the Jiko Malamo tourism site in the Takome sub-district. The objectives of this research include: (1) knowing the role of local culture in tourism development, and (2) describing the impact of local culture on tourism development. The research was conducted in a qualitative form with descriptive analysis. The results showed that the role of local culture in jiko malamo tourism can be seen from changes in several existing cultural elements, including the development of local community knowledge systems, emergence of new livelihoods, recognition of language diversity, technological advances, formation of social organizations, emergence of commercialization of hospitality, shifts solidarity values, as well as the emergence of horizontal conflicts between local communities. The tourism management strategy in Takome Village still leads to the type of cooperative solidarity, while the pattern of community relations is in accordance with the characteristics of the community which is marked by a strong culture of mutual cooperation, consensus in decision making, and life that still has a traditional rural nuance.
Persepsi Guru Tentang Kinerja Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Pengelolaan Pendidikan Di SMA Negeri 3 Halmahera Barat Asnita Ode Samili; Fitriana Ibrahim; Syarifuddin Adjam; Jainudin Hasim
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 14 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8172109

Abstract

This study aims to determine teachers' perceptions of the principal's leadership performance. This research uses a descriptive qualitative method with a case study approach. Sources of data in this study are teachers and principals. Data collection techniques using interview techniques, observation, and documentation. Data analysis uses a path analysis model to analyze qualitative data through the steps of data collection, data reduction, data presentation, and verification or drawing conclusions. The results of this study indicate that teachers have a positive perception of the principal's leadership in terms of leadership in school or learning, managerial leadership, and organizational leadership. So that the wheels of leadership run well as evidenced by good academic achievements, student achievements, and teacher achievements in developing the quality of learning.
Dampak Nomophobia Gadget Terhadap Hasil Belajar Siswa Di Smk Negeri 3 Halmahera Barat Jainudin Hasim; Syarifuddin Adjam; Fitriana Ibrahim; Asnita Ode Samili
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 14 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8174939

Abstract

This study aims to determine the impact of gadget nomophobia on student learning outcomes. The research method used is qualitative research. Data collection techniques in this study are observation, interviews and documentation. The research subjects in this study were students of SMK Negeri 3 West Halmahera. Sources of data in this study consisted of primary data and secondary data. The validity of the data in this study is the triangulation of sources, researchers, theories, and methods. The results of this study indicate that the impact of gadget nomophoia on student learning outcomes decreases because students' dependence on gadgets is very high, causing students to study less and be lazy in doing assignments given by their teachers. This has an impact on low student learning achievement after getting to know gadgets.