Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analyzing Speech Functions in the Lyrics of "Blue" by Yung kai Sagala, Lia Nirwana; Aprilia, Velysa Ayu; Rangkuti, Linda Astuti; Sihite, Meida Rabia; Fransiska, Widia
EXCELLENCE: Journal of English and English Education Vol 5 No 1 (2025): EXCELLENCE
Publisher : English Education Study Program FKIP Universitas Alwashliyah Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/ejeee.v5i1.1186

Abstract

This study investigates the speech functions found in the lyrics of “Blue” by Yung Kai. The song was selected for its expressive language in portraying longing, imagined affection, and emotional vulnerability. The aim of this study is to examine how interpersonal meaning is conveyed through the use of speech functions. Using a qualitative descriptive method, this research applies discourse analysis based on Halliday’s theory. The lyrics were segmented into clauses and analyzed to identify the types of mood (declarative, interrogative, imperative) and their corresponding speech functions (statement, question, offer, command). The results show that statements are the most frequently used, serving to express emotions, beliefs, and personal commitment. Questions represent uncertainty and longing, while offers and commands indicate emotional closeness and desire. The study concludes that beyond entertainment, the song functions as a medium for expressing deep emotional experiences. This highlights the role of song lyrics as a form of interpersonal communication and emotional expression in contemporary music.
An Analysis of Speech Functions in Spider-Man: No Way Home’s “I Lost Gwen” Scene Anggraini, Putri Redni; Zega, Rio Ferdinand; Rangkuti, Linda Astuti; Sihite, Meida Rabia
EXCELLENCE: Journal of English and English Education Vol 5 No 1 (2025): EXCELLENCE
Publisher : English Education Study Program FKIP Universitas Alwashliyah Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/ejeee.v5i1.1187

Abstract

This study analyzes the speech functions in the "I Lost Gwen" scene from the film Spider-Man: No Way Home using Halliday’s interpersonal metafunction. It focuses on how statements, questions, offers, and commands convey emotional pain, compassion, and mutual understanding. A qualitative descriptive method was applied to 14 clauses from a 91:36-minute film segment known for its emotional impact and virality. The findings show a dominance of congruent speech functions realized through declarative moods, reflecting Peter Parker’s expression of loss and vulnerability. Metaphorical realizations in clauses 7, 8, and 14 reveal indirect meanings, such as self-directed commands and disguised warnings, highlighting internal conflict and emotional nuance. The study demonstrates that speech functions choices reflect deeper interpersonal meanings and contribute to emotional depth in cinematic dialogue.
PENGINTEGRASIAN ECOLITERACY DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN LINGKUNGAN SISWA SMA DI MEDAN Sihite, Meida Rabia; Zulkarnain, Iskandar; Fransiska, Widia; Rangkuti, Linda Astuti; Nasution, Putra Thoip; Pohan, Rizqina Fauziah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.46307

Abstract

Dampak masalah lingkungan yang semakin nyata mencerminkan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kesadaran ekologis di kalangan masyarakat, terutama generasi muda. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan serta keterampilan berpikir kritis siswa dengan mengintegrasikan ecoliteracy (literasi ekologis) dan kemampuan berpikir kritis melalui pendekatan Problem-Based Learning (PBL). Dalam kegiatan ini, siswa SMA Muhammadiyah 1 Medan membuat poster dalam bahasa Inggris sebagai bagian dari pembelajaran mereka. Integrasi ecoliteracy dalam pembelajaran bahasa Inggris diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan berbahasa tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Melalui pendekatan PBL, diharapkan siswa menjadi lebih sadar dan aktif dalam berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan di sekitar mereka.
MEMBANGUN KESADARAN TERHADAP KESEJAHTERAAN DIGITAL MELALUI SLOGAN DALAM BAHASA INGGRIS KEPADA SISWA MAS ALWASHLIYAH GEDUNG JOHOR MEDAN Fransiska, Widia; Zulkarnain, Iskandar; Sihite, Meida Rabia; Rangkuti, Linda Astuti; Nasution, Putra Thoip; Rafikah, Rafikah
JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi Vol. 3 No. 1 (2024): JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/jaliye.v3i1.770

Abstract

The use of technology is inseparable from the daily lives of students in Indonesia, but many still overlook the importance of possessing good digital well-being. This community service activity aims to raise students’ awareness of digital well-being through slogans in English. The community service was carried out at MAS Alwashliyah Gedung Johor for the tenth-grade students, involving 5 lecturers and 1 university student. The survey shows that most students are not yet aware of the importance of performing good digital well-being practice. In this workshop, students received information about digital-wellbeing and contributed to raising awareness among the community through slogans about digital well-being in English. The community service activity received positive feedback from students, as evidenced by the positive notes shared by students after participating in this workshop.
PELATIHAN PENINGKATAN PERBENDAHARAAN KATA BAHASA INGGRIS DENGAN PENDEKATAN MNEMONIK Rangkuti, Linda Astuti; Sihite, Meida Rabia; Zulkarnain, Iskandar; Fransiska, Widia; Mawaddah, Sakinah; Putri, Anisa Daniya; Haffiz, Ramdhan; Handayani, Afnita
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25073

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan hasil dari pelaksanaan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang diselenggarakan oleh Universitas Al Washliyah Medan. Kegiatan ini secara khusus dilakukan di SMP Negeri 4 Kisaran Kelurahan Dadi Mulyo dengan tujuan utama meningkatkan kosakata bahasa Inggris siswa, dengan mengadopsi pendekatan Mnemonik. Mnemonik adalah metode pembelajaran yang mengaplikasikan prinsip penyandian atau pengkodean guna memfasilitasi siswa dalam mengingat informasi saat belajar. Fokus kegiatan ini adalah memberikan pelatihan kepada siswa untuk meningkatkan perbendaharaan kata bahasa Inggris dengan melibatkan mereka dalam melengkapkan kode-kode yang diberikan. Hasil dari kegiatan ini mencakup peningkatan perbendaharaan kata bahasa Inggris siswa melalui penerapan Mnemonik. Dengan demikian, hasil yang diperoleh melalui kegiatan ini menggambarkan betapa pentingnya penerapan Mnemonik dalam meningkatkan kemampuan perbendaharaan kata bahasa Inggris siswa, yang pada gilirannya memberikan manfaat signifikan untuk proses pembelajaran bahasa Inggris mereka.
PENGUATAN LITERASI KRITIS DAN KESADARAN GENDER SISWA SMA MELALUI UNIT VOICE AND VISIBILITY SEBAGAI DUKUNGAN SDG 5 Zulkarnain, Iskandar; Sihite, Meida Rabia; Rangkuti, Linda Astuti; Fransiska, Widia; Nasution, Putra Thoip; Lubis, Firda Fadhilah Muzanni
JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi Vol. 4 No. 2 (2025): JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/jaliye.v4i2.1205

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMA Swasta Muhammadiyah 1 Medan pada tanggal 16 September 2025 dengan tujuan memperkuat literasi kritis dan kesadaran gender siswa melalui unit pembelajaran Voice and Visibility. Unit ini dirancang sebagai respon atas minimnya integrasi isu kesetaraan gender (SDG 5) dalam buku ajar Bahasa Inggris Kurikulum Merdeka. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan berbasis genre (GBA), problem-based learning (PBL), dan project-based learning (PjBL) dengan durasi 90 menit, melibatkan 30 siswa kelas XII. Aktivitas meliputi analisis teks diskusi, penulisan teks argumentatif, serta proyek kreatif berupa kampanye digital tentang kesetaraan gender. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami isu gender secara kritis, menyampaikan pesan aksi nyata melalui poster dan kampanye digital, serta menunjukkan keterlibatan kolaboratif dalam proyek. Respon siswa positif, dengan ketertarikan pada isu gender sebagai hal baru yang belum pernah mereka pelajari sebelumnya, meskipun mereka menyarankan adanya aktivitas warm-up untuk meningkatkan suasana belajar. Kegiatan ini menegaskan pentingnya integrasi nilai keberlanjutan dan kesetaraan gender dalam pembelajaran Bahasa Inggris sebagai dukungan terhadap pencapaian SDG 5.
Peningkatan Kompetensi Bahasa Inggris Guru PAUD melalui Workshop Microteaching Berbasis Storytelling Nurmayana, Nurmayana; Stevani, Margaret; Nurhalimah, Nurhalimah; Rangkuti, Linda Astuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1697

Abstract

This study aims to improve early childhood education (ECE) teachers' competence in teaching English through a storytelling-based workshop and microteaching. The activity was conducted at PAUD Terpadu Princess, Rokan Hilir, involving five teachers. The methods included delivering Teaching English to Young Learners (TEYL) materials, developing theme-based lesson plans (RPPH), and teaching practice. Data were collected via pre-tests, post-tests, observations, and perception questionnaires. Results showed a significant increase in teachers' cognitive abilities, with the average score rising from 53.0 to 87.0 (gain score +34). Microteaching assessments averaged 17.2 (Good category), with storytelling techniques being the strongest aspect. The perception questionnaire scored 4.5 (Very Good), indicating the training was beneficial and relevant. In conclusion, hands-on practice and guided feedback are effective in enhancing pedagogical skills for teaching English. This program is recommended for regional replication and sustainable development.