Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

VALIDITAS MULTIMEDIA INTERAKTIF “AYO LESTARIKAN LINGKUNGAN” PADA MATA PELAJARAN IPAS SISWA KELAS TINGGI SDN 41 MALEWANG KABUPATEN TAKALAR Fitriana; Ummul Khaeri; Nurhikmah H; Safaruddin; Suryadi Ishak
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39450

Abstract

This study aims to determine the validity of the interactive multimedia “Ayo Lestarikan Lingkungan” as a learning medium for the Science and Social Studies (IPAS) subject among upper-grade students at SDN 41 Malewang, Takalar Regency. The media was developed to address the need to improve IPAS learning, which remains dominated by conventional methods, leading to low student engagement and suboptimal comprehension of environmental conservation concepts. The research employed a Research and Development (R&D) approach focusing on the expert validation stage. Instruments consisted of validation sheets from material experts and media experts, assessing content accuracy and visual design quality. Data were analyzed by calculating the average validation scores and categorizing them according to established media feasibility criteria. The results show that the interactive multimedia achieved a valid rating across all evaluation aspects. Media experts reported an overall validity of 91.40%, with several aspects—layout, animation, typography, audio, video, interface, program, and navigation—rated highly valid. Material experts rated the learning aspects, content, and language at 79.63%, categorized as valid. Based on these findings, the developed multimedia is feasible for use as a learning medium to enhance students’ understanding and awareness of environmental conservation. The study implies that integrating interactive multimedia can be an effective alternative for improving the quality of IPAS instruction in elementary schools
Uji Validitas dengan Aiken’s V Terhadap Multimedia Interaktif Berbasis Digital Pada Mata Pelajaran PJOK di SMP Qaulan Tsaqila; Murlia Irmayanti; Nurhikmah H; Suryadi Ishak; Safaruddin
Jurnal Ilmiah Adiraga Vol 12 No 01 (2026): Jurnal Ilmiah Adiraga : Jurnal Penelitian Olahraga (ON PROCESS)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, Fakultas Pedagogik dan Psikologi (FPeP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/973d6a95

Abstract

The development of 21st-century technology has encouraged the use of digital media as a more innovative and interactive learning tool, including in PJOK instruction. The topic of healthy, nutritious, and balanced eating patterns is often perceived as abstract by students due to the limited availability of engaging visual media. This study aims to examine the validity of a digital-based interactive multimedia using Aiken’s V formula as a learning medium for PJOK in junior high schools. This research employed an R&D design using the ADDIE approach, consisting of the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. Validation was carried out by media experts and material experts using a structured assessment instrument. The results indicate that the developed interactive multimedia can be easily operated by students and supports improved understanding of the material. The media expert validation for 20 assessment items produced an Aiken’s V coefficient of 0.87, while the material expert validation for 14 items produced a coefficient of 0.82. Both results fall into the “very valid” category, indicating that the media meets standards of content feasibility, visual quality, language clarity, and usability. Therefore, the digital-based interactive multimedia is declared highly suitable for use in PJOK learning, as it enhances learning effectiveness and provides a more engaging and meaningful learning experience for students
Pengembangan Sumber Belajar MOOCs untuk Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SMP Negeri 6 Makassar Saraswati, Anggita; Arnidah; Nurhikmah H
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13110

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya variasi media pembelajaran pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 6 Makassar, yang berdampak pada kurangnya antusiasme peserta didik. Tujuan penelitian adalah untuk (1) mengidentifikasi kebutuhan sumber belajar digital, (2) menghasilkan desain produk MOOCs, dan (3) mengevaluasi kelayakan produk yang dikembangkan. Metode yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 6 Makassar, melibatkan peserta didik kelas VIII, guru IPS, serta ahli materi dan media. Data dikumpulkan melalui angket dan dokumentasi, dengan analisis data kualitatif dan kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat kebutuhan tinggi terhadap sumber belajar digital interaktif, didukung oleh minat peserta didik yang besar terhadap media berbasis kuis dan permainan. (2) Didesain platform MOOCs “Pinisi Education” yang memuat video, infografik, forum diskusi, dan kuis gamifikasi. (3) Evaluasi kelayakan menunjukkan produk dinilai “Sangat Valid” oleh ahli materi dan media, serta “Sangat Praktis” oleh guru dan peserta didik. Kesimpulannya, produk MOOCs yang dikembangkan terbukti sangat layak dan praktis untuk mendukung pembelajaran peserta didik.
P PENGEMBANGAN SUMBER BELAJAR MOOCs PADA MATA PELAJARAN PJOK DI SMP NEGERI 6 MAKASSAR: MOOCs, Physical Education (PE), Learning Media, Research and Development (R&D), Digital Learning Resources. Syahru Ramadhan; Abd. Haling; Nurhikmah H
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi kelayakan serta kepraktisan sumber belajar berbasis Massive Open Online Course (MOOCs) dalam pembelajaran PJOK di SMP. Sumber belajar MOOCs ini dirancang untuk dapat diakses secara mandiri dan fleksibel oleh siswa, dengan konten interaktif seperti video, infografis, dan kuis berbasis permainan. Metode yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil evaluasi kelayakan menunjukkan bahwa produk dinilai sangat valid oleh ahli materi dan media. Uji coba kepraktisan menunjukkan bahwa sumber belajar MOOCs beserta panduannya dinilai praktis hingga sangat praktis oleh siswa, baik dalam uji coba individu maupun kelompok kecil. Penilaian dari guru juga mengkategorikan produk ini sebagai sangat praktis untuk mendukung proses pembelajaran. Dengan demikian, pengembangan sumber belajar MOOCs ini terbukti sangat layak dan praktis untuk diimplementasikan sebagai solusi pembelajaran digital yang inovatif untuk mendukung kemandirian belajar siswa pada mata pelajaran PJOK.
Alternatif E-Counseling Sebagai Layanan Kesehatan Mental Remaja: Studi Literatur Nurfiani; Aulia Hardianty Ailani; Nurhalima; Nurhikmah H; Rina Asrini Bakri
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Vol 9 No 2 (2025): JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jkp.v9i2.32932

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kesehatan mental dan penerapan e-counseling sebagai inovasi layanan bimbingan dan konseling di era digital. Kesehatan mental dipahami sebagai kondisi kesejahteraan menyeluruh yang meliputi aspek fisik, intelektual, dan emosional, di mana individu mampu berfungsi secara optimal, menyesuaikan diri dengan lingkungan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Sekolah memiliki peran penting dalam mendeteksi dan menangani permasalahan kesehatan mental pada anak dan remaja melalui layanan konseling. Dengan berkembangnya teknologi, e-counseling atau konseling online hadir sebagai alternatif efektif untuk memberikan layanan psikologis tanpa batas ruang dan waktu. Layanan ini memanfaatkan berbagai media digital seperti website, handphone, Canva, email, jejaring sosial, dan video conferencing untuk memfasilitasi komunikasi antara konselor dan konseli. Penggunaan media digital secara tepat dan kreatif tidak hanya meningkatkan efektivitas konseling, tetapi juga memperluas akses terhadap dukungan kesehatan mental. Dengan demikian, e-counseling berpotensi menjadi solusi modern dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis, terutama di lingkungan pendidikan.