Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

The Effect of Lifestyle on Social and Social Norm: A Case Study of Male University Students at a Public University in Banten, Indonesia Wahyuningsih, Lenny; Conia, Putri Dian Dia; Nurmala, Meilla Dwi; O’Boyle, Aisling; Muhibah, Siti; Wibowo, Bangun Yoga
Jurnal Pendidikan Indonesia Gemilang Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/jpig.v3i1.183

Abstract

Developments in technology and culture affect a person's attitude and lifestyle. Lifestyle describes the "whole person" who interacts with his environment. One of the trendy lifestyles in demand by various people, including students, is the modern lifestyle. Modern lifestyles influence consumers' consumption decisions because good images will arise if we can follow this lifestyle. Especially in social problems, where to hang out, and style in appearance. So, a person's lifestyle is related to his association and social norms that are carried out in the surrounding environment. This study aimed to determine the relationship between the influence of lifestyle on student association and social norms. This research uses a quantitative approach with a correlational study. Respondents in this study were male students at a state university in Banten, Indonesia, which consisted of the Faculty of Law, Faculty of Medicine, Faculty of Teaching and Education, Faculty of Engineering, Faculty of Business Economics, Faculty of Agriculture, Faculty of Social and Political Sciences, totaling 115 people. Data collection uses a VALS scale questionnaire (adaptation). The results of this study indicate that there is an influence of lifestyle on association and social norms. A simple lifestyle following the circumstances of the respondents influences associations that do not require a "brand image" or require branded goods in their association. As well as influences social norms as well. If lifestyle changes, then the behavior shown will also affect the social norms that it does.
Problematika dan Dampak Fasilitas Laboratorium terhadap Pembelajaran Sains di MA Wahyuningsih, Lenny; Masruroh, Masruroh; Reniati, Reniati; Destiana, Indah; Pramesti, Inka Indi; Prithalia, Lintang Kartika Cahya; Nurhadi, Nurhadi; Noelaeni, Resvy; Kuncoro, Ryke Zain Yumna; Rizpevicha, Upich Sepfitri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada abad ke-21, siswa dituntut memiliki kompetensi yang melampaui pengetahuan namun mencakup keterampilan dan sikap yang berlaku untuk kehidupan sehari-hari, khususnya dalam mengembangkan kesadaran terhadap budaya dan isu-isu global. Pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut pendidikan yang ideal sesuai perkembangan zaman, terutama di negara seperti Indonesia yang kualitas pendidikannya masih tertinggal. Pendidikan sains memainkan peran penting dalam membekali siswa untuk menghadapi kemajuan sains dan teknologi di abad ke-21, dengan menekankan pengalaman langsung untuk mengembangkan keterampilan proses sains. Namun, tantangan muncul dari kurangnya fasilitas laboratorium yang memadai, yang menyebabkan dampak negatif pada motivasi, minat, dan hasil belajar siswa dalam sains. Rekomendasi tersebut mencakup komunikasi kendala fasilitas kepada pimpinan sekolah, pelatihan bagi teknisi laboratorium, dan pengadaan bahan yang sesuai.
Hubungan Antara Perspektif Pengasuhan Orang Tua dengan Kepercayaan Diri Remaja di SMPN 1 Cikeusal Rahmawati, Assifa Sulistia; Nurmala, Meilla Dwi Nurmala; Wahyuningsih, Lenny
Diversity Guidance and Counseling Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Diversity 2024
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pengasuhan orang tua yang kurang tepat, yang mengakibatkan rendahnya kepercayaan diri pada remaja, kurangnya penerapan pengasuhan orang tua untuk membentuk kepercayaan diri remaja, dan hilangnya identitas remaja yang disebabkan oleh rendahnya rasa percaya diri remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perspektif pengasuhan orang tua dengan kepercayaan diri remaja pada peserta didik kelas VII di SMPN 1 Cikeusal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Hasil dari penelitian ini adalah pengasuhan orang tua secara keseluruhan sesuai sampel yang telah ditentukan yaitu 146 peserta didik. Dengan menggunakan tiga tingkat kategori yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Hasil pada tingkat tinggi mendapat presentase sebesar 18%, pada tingkat sedang sebesar 66% dan pada tingkat rendah sebesar 16%. Kemudian pada aspek kontrol dan pemantauan, dukungan dan keterlibatan, komunikasi, kedekatan, dan pendisiplinan yang semuanya masuk kedalam kategori sedang. Selanjutnya, berdasarkan perhitungan dari nilai signifikasi yang lebih kecil dari 0.05 yakni sebesar 0.000, dengan begitu dapat dikatakan bahwasannya Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pengasuhan orang tua dengan kepercayaan diri remaja, dengan nilai korelasi sebesar 0,459 yang menunjukkan bahwasannya kedua variabel tersebut memiliki hubungan yang positif dan ini berarti jika pengasuhan yang diberikan orang tua tinggi.
PELATIHAN TERAPI BERMAIN UNTUK MENANGANI SISWA TRAUMA BAGI GURU DI PESISIR BARAT BANTEN Warih Handoyo, Alfiandy; Satrio Prabowo, Arga; Dwi Nurmala, Meila; Wahyuningsih, Lenny; Rindiyani, Dwi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i4.1763-1770

Abstract

Wilayah pesesir barat Banten merupakan daerah yang rawan terhadap bencana alam khususnya tsunami Area ini pernah mengalami bencana tsunami selat sunda pada bulan Desember tahun 2018 dan salah satu sampak dari bencana tersebut adalah trauma. Kondisi ini perlu diantisipasi dengan memberikan pembekalan penanganan trauma khususnya yang berbasis dunia pendidikan. Berdasarkan asesmen yang dilakukan sebelumnya, masih terdapat terdapat ketidak siapan guru dalam mendampingi siswa trauma sehingga perlu diselenggarakan kegiatan pelatihan penanganan siswa trauma. Kegiatan dilasksanakan dengan melibatkan 92 orang guru di wilayah pesisir barat Banten mulai dari Anyer, Carita, Tanjung Lesung, Sumur, hingga Cibaliung. Kegiatan dilakukan dengan metode Pelatihan, FGD, serta fasilitasi secara daring. Setelah dilakukan kegiatan, para peserta merasa lebih siap apabila terdapat siswa trauma dan menyelenggarakan sekolah yang tanggap terhadap kebencanaan.
PELATIHAN TERAPI BERMAIN UNTUK MENANGANI SISWA TRAUMA BAGI GURU DI PESISIR BARAT BANTEN Warih Handoyo, Alfiandy; Dwi Nurmala, Meila; Wahyuningsih, Lenny; Rindiyani, Dwi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i4.1465-1472

Abstract

Wilayah pesesir barat Banten merupakan daerah yang rawan terhadap bencana alam khususnya tsunami Area ini pernah mengalami bencana tsunami selat sunda pada bulan Desember tahun 2018 dan salah satu sampak dari bencana tersebut adalah trauma. Kondisi ini perlu diantisipasi dengan memberikan pembekalan penanganan trauma khususnya yang berbasis dunia pendidikan. Berdasarkan asesmen yang dilakukan sebelumnya, masih terdapat terdapat ketidak siapan guru dalam mendampingi siswa trauma sehingga perlu diselenggarakan kegiatan pelatihan penanganan siswa trauma. Kegiatan dilasksanakan dengan melibatkan 92 orang guru di wilayah pesisir barat Banten mulai dari Anyer, Carita, Tanjung Lesung, Sumur, hingga Cibaliung. Kegiatan dilakukan dengan metode Pelatihan, FGD, serta fasilitasi secara daring. Setelah dilakukan kegiatan, para peserta merasa lebih siap apabila terdapat siswa trauma dan menyelenggarakan sekolah yang tanggap terhadap kebencanaan.
PENGARUH GAYA HIDUP TERHADAP PERGAULAN DAN NORMA SOSIAL PADA MAHASISWA SALAH SATU PERGURUAN TINGGI DI BANTEN Conia, Putri Dian Dia; Wahyuningsih, Lenny; Rahma, Muthia Haifa
JIEGC Journal of Islamic Education Guidance and Counselling Vol. 4 No. 2 (2023): JIEGC Journal of Islamic Education Guidance and Counselling
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jiegc.v4i2.274

Abstract

Gaya hidup masyarakat sudah mengalami perubahan dan perkembangan seiring berkembangnya zaman, tak terkecuali pada mahasiswa. Topik tentang gaya hidup mahasiswa adalah topik yang penting untuk selalu diperhatikan, agar tidak berpengaruh buruk bagi pergaulan dan norma sosial yang ada. Maka tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui gambaran apakah gaya hidup berpengaruh terhadap pergaulan dan norma sosial pada mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Banten. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 115 mahasiswa pada 7 Fakultas yang ada pada salah satu perguruan tinggi di Banten.. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner Skala VALS (Adaptasi) yang berisikan 70 butir item dan dibagikan secara online melalui Google form. Menunjukkan hasil bahwa responden laki-laki yang mengalami pengaruh gaya hidup terhadap pergaulan dan norma sosial nya pada tingkat sedang yaitu 107 responden yakni 93%, terdapat 8 responden laki-laki yang mengalami pengaruh gaya hidup terhadap pergaulan dan norma sosial nya pada tingkat tinggi yakni 7%, dan tidak ada nya responden laki-laki yang mengalami pengaruh gaya hidup terhadap pergaulan dan norma sosial pada tingkat rendah. Mahasiswa diharapkan agar dapat, mengantisipasi, mengontrol, dan menjaga pergaulan yang baik, memutuskan suatu hal dengan lebih rasional dan matang, serta mengusahakan untuk tetap menjaga norma-norma sosial yang ada di Indonesia.
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Menggunakan Teknik Role Playing untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Siswa SMA Negeri Kelas XI Mojay, Mohammad Jaelani; Nurmala, Meilla Dwi; Wahyuningsih, Lenny
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v5i4.1158

Abstract

Dalam proses pembelajaran, terdapat siswa yang cenderung kesulitan mengungkapkan kata-kata ketika ditanya oleh guru dan cenderung mengisolasikan dirinya untuk bergaul dengan temannya. Penyebab timbulnya komunikasi intrapersonal rendah pada siswa dikarenakan perasaan malu dan gugup saat berinteraksi serta takut berinteraksi karena adanya perbedaan latar belakang yang membuatnya merasa canggung dan terisolasi. Penelitian ini bertujuan untuk membantu siswa dalam meningkatkan komunikasi intrapersonal melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing di SMA Negeri 84 Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan pendekatan pra-eksperimen (pre-eksperimental) dengan desain penelitian One Group Pre-test Post-test yang diuur menggunakan pre-test yang dilakukan sebelum diberikan perlakuan dan post-test dilaksanakan setelah diberikan perlakuan. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling, sehingga diperoleh hasil pre-test siswa yang memiliki kemampuan komunikasi rendah berjumlah 10 siswa yang diberikan perlakuan berupa layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik role playing untuk meningkatkan kemampuan komunikasi intrapersonal siswa sebanyak 8 kali pertemuan. Dapat disimpulkan bahwa gambaran secara keseluruhan hasil penelitian kepada 10 siswa yang menjadi sampel setelah pemberian perlakuan berupa layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing yang dilakukan, terbukti berpengaruh untuk meningkatkan kemampuan komunikasi intrapersonal siswa yang dibuktikan dari peningkatan.hasil.skor.pre-test.dan.post-test.Kata kunci: Bimbingan kelompok, Teknik role playing, Komunikasi intrapersonal
Pengaruh Konseling Kelompok Teknik Gratitude Dalam Mereduksi Body Self-Criticism: The Effect of Gratitude Technique Group Counseling in Reducing Body Self-Criticism Sukmadi, Dody; Nurmala, Meilla Dwi; Wahyuningsih, Lenny
Diversity Guidance and Counseling Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/diversity.v3i2.93

Abstract

Masa dewasa awal merupakan tahap perkembangan penting yang ditandai dengan pembentukan identitas diri dan hubungan interpersonal. Salah satu tantangan yang dihadapi pada masa ini adalah body self-criticism, yaitu penilaian negatif terhadap penampilan fisik sendiri, yang dapat berdampak pada ketidakpuasaan terhadap diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok dengan teknik gratitude dalam mereduksi body self-criticism pada siswa kelas XII SMAN 6 Kota Serang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen Single Subject Research (SSR) desain A-B-A. Lima siswa dengan tingkat body self-criticism tinggi dipilih sebagai subjek penelitian. Instrumen penelitian berupa angket body self-criticism yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Intervensi dilakukan melalui tujuh sesi konseling kelompok teknik gratitude, yang berfokus pada penguatan rasa syukur terhadap tubuh dan diri sendiri. Hasil analisis data menunjukkan adanya penurunan skor body self-criticism yang jelas pada fase intervensi dan baselineA2 dibandingkan dengan baseline A1, dengan persentase overlap antar kondisi sebesar 0%. Temuan ini membuktikan bahwa teknik gratitude efektif dalam membantu individu mengurangi kritik negatif terhadap tubuh mereka. Berdasarkan hasil tersebut, konseling kelompok teknik gratitude dapat direkomendasikan sebagai alternatif layanan bimbingan dan konseling untuk meningkatkan penerimaan pada masa dewasa awal.
Pengembangan Media Self-help book untuk kecemasan korban kekerasan seksual: Development of self-help books for victims of sexual violence suffering from anxiety maulani, Inayatul; Handoyo, Alfiandy Warih; Wahyuningsih, Lenny
Diversity Guidance and Counseling Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/diversity.v3i2.122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Self-Help Book sebagai bentuk penanganan kecemasan pada mahasiswa perempuan korban kekerasan seksual di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Kecemasan yang dialami korban kekerasan seksual dapat berdampak negatif pada aspek emosional, kognitif, dan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek dalam uji coba terbatas adalah 10 mahasiswa perempuan FKIP Untirta yang memenuhi kriteria sebagai korban kekerasan seksual dan memiliki tingkat kecemasan tinggi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan angket. Hasil penilaian kelayakan media berdasarkan validasi ahli materi memperoleh nilai sebesar 86%, ahli media memperoleh nilai sebesar 83%, ahli bahasa memperoleh nilai sebesar 92%, dan praktisi memperoleh nilai sebesar 95%, yang secara keseluruhan menunjukkan rata-rata persentase sebesar 88%, yang termasuk dalam kategori “Sangat Layak”. Selain itu, respon dari mahasiswa pengguna juga menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap isi dan tampilan Self-Help Book. Media ini diharapkan dapat menjadi solusi mandiri dalam menangani kecemasan korban kekerasan seksual di lingkungan kampus.
KECENDERUNGAN PERILAKU LGBT PADA REMAJA PENGGEMAR BOYS LOVE Alya Nurul Rahna; Wahyuningsih, Lenny; Wibowo, Bangun Yoga
JIEGC Journal of Islamic Education Guidance and Counselling Vol. 6 No. 02 (2025): JIEGC Journal of Islamic Education Guidance and Counselling
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jiegc.v6i02.975

Abstract

Masa remaja merupakan tahap kritis perkembangan identitas yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan sosial dan media digital. Salah satu fenomena yang muncul di kalangan remaja adalah konsumsi konten Boys Love, yang menampilkan representasi hubungan emosional sesama jenis dan dapat membentuk perspektif remaja tentang isu LGBT. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana penggemar Boys Love remaja memandang LGBT dan untuk meneliti kecenderungan perilaku yang muncul dalam kehidupan sosial mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi daring, dan dokumentasi yang melibatkan delapan partisipan, terdiri dari empat informan utama dan empat informan pendukung. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Temuan menunjukkan bahwa penggemar Boys Love remaja cenderung memiliki persepsi yang lebih terbuka dan reflektif tentang LGBT, yang tercermin dalam sikap empati, penggunaan bahasa inklusif, dan penolakan terhadap stigma dan diskriminasi. Namun, kecenderungan ini tidak menunjukkan perubahan langsung dalam orientasi seksual, melainkan mewakili proses eksplorasi identitas dan perkembangan sosial. Studi ini menyoroti bahwa Boys Love berfungsi sebagai media reflektif dan bukan sebagai faktor penyebab, yang menunjukkan pentingnya literasi media dan intervensi bimbingan dan konseling yang peka terhadap konteks bagi remaja.