Articles
Meta-Analisis: Pengaruh Terapi Murotal terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi
Rejo, Rejo;
Yuniarti, Tri;
Daryanto, Daryanto;
Nurhayati, Isnani;
Widiyanto, Aris;
Atmojo, Joko Tri;
Mubarok, Ahmad Syauqi
Journal of Language and Health Vol 5 No 1 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jlh.v5i1.3344
Hipertensi adalah penyakit seumur hidup, dan pasien hipertensi harus terus memantau tekanan darahnya. Terapi murotal terhadap pembacaan Al-quran diwujudkan dengan perubahan arus listrik pada otot, perubahan sirkulasi darah, perubahan detak jantung, dan perubahan konsentrasi darah di kulit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengestimasi dan menganalisis seberapa efektif terapi murotal terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini merupakan penelitian sys¬te¬ma¬tic review dan meta-analysis denagn menggunakan diagram PRISMA. Pencarian artikel dilakukan berdasarkan kriteria kela¬yakan Model PICO. P= Penderita hipertensi; I= Terapi murotal; C= Tidak terapi murotal; O= Tekanan darah. Artikel yang digunakan berasal dari database, yaitu: Google Scholar. Dengan kata kunci antara lain "Tekanan darah" AND " Hipertensi" AND “Terapi murotal” AND “randomized controlled trial”. Menggunakan artikel dari tahun 2015-2022. Artikel dianalisis menggunakan digram PRISMA dan aplikasi Review Manager 5.3. Proses pencarian awal, yang menghasilkan 101 artikel. Setelah proses penghapusan artikel, 41 artikel terpublikasi, dengan 20 di antaranya memenuhi syarat untuk revisi full text sebanyak 5 artikel dengan de¬sain studi randomized controlled trial yang akan digu¬nakan sebagai sumber meta-analisis pengaruh terapi murotal terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. menunjukkan bahwa terapi murotal menurunkan tekanan darah sistolik pada penderita hipertensi. Terapi murotal menurunkan tekanan darah sistolik sebesar -13.35 kali dibandingkan dengan penderita hipertensi yang tidak terapi murotal (SMD= -13.35; CI 95%= -20.96 hingga -5.74; p=0.006), dan hasilnya signifikan secara statistik. Selain itu, plot hutan menunjukkan peningkatan heterogenitas estimasi efek antar studi (I2 = 88%; p = 0.006). Funnel plot menunjukkan bahwa bias publikasi sering melebihkan efek yang sebenarnya.
Efektivitas Teknik Pursed Lip Breathing dan Posisi Semi Fowler pada Penderita Tuberculosis Paru: Literature Review
Mulyati, Danik Sri;
Atmojo, Joko Tri;
Mubarok, Ahmad Syauqi
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3520
Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberkulosis. Ini adalah penyakit pada saluran pernafasan bagian bawah, dimana sebagian besar bakteri menyerang jaringan paru-paru melalui infeksi melalui udara, suatu proses yang disebut kanker primer. Tujuan penelitian: Untuk memberikan teknik pursed lip breathing dan posisi semi fowler pada penderita tuberkulosis paru. Metode: metode penelitian yang digunakan adalah studi literature review dengan pendekatan data menggunakan database pubmed dan google scholar menggunakan kata kunci seperti posisi semi fowler, pursed lip breathing and tuberkulosis paru. Hasil: Dari 194 jurnal yang direview,6 memenuhi kriteria inklusi. Tinjuan tersebut menemukan bahwa teknik pursed lip breathing dan posisi semi fowler efektif dalam menurunkan gejala tuberculosis paru. Simpulan: Secara keseluruhan, literature riview ini menyimpulkan bahwa ke 6 jurnal di atas berhasil mengurangi gejala pasien tuberkulosis paru. Pursed lip breathing dan posisi semi fowler dapat menjadi alternatif terapi non obat yang aman ,alami, dan ekonomis untuk pengobatan tuberculosis Paru.
Efektifitas Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) pada Penderita Gagal Ginjal: Litelatur Review
Cahya, Lisa;
Atmojo, Joko Tri;
Mubarok, Ahmad Syauqi
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3521
Gagal ginjal kronik merupakan kondisi dimana adanya perubahan pada fungsi ginjal sehingga membuat ginjal tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya sehingga tubuh tidak bisa mempertahankan keseimbangan cairan serta berpotensi menyebabkan berbagai komplikasi yang mengancam nyawa. Karena penderita gagal ginjal kronik terus mengalami peningkatan maka dibutuhkan terapi pengganti ginjal yang efektif dan tersedia secara luas, oleh sebab itu penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis(CAPD) yang saat ini sedang berkembang di Indonesia dan menjadi pilihan yang dipertimbangkan untuk pengobatan gagal ginjal kronik selain hemodialisa dan transplantasi ginjal, memiliki dampak positif terhadap kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik serta karena metode CAPD memiliki kelebihan yang tidak dimiliki pada pengobatan dengan metode lain yaitu bisa dilakukan di rumah. Metode: pembuatan artikel ini menggunakan system litelatur review yang dicari melalui database Google Scholar dan Pubmed, menggunakan kata kunci “CAPD”, “Pasien Gagal Ginjal Kronik”, “Hemodialisa”, AND “Keberhasilan CAPD”. kemudian didapatkan 6 artikel inti yang memenuhi semua kriteria inklusi. Hasil: berdasarkan 348 jurnal yang ditemukan dari Google Scholar serta Pubmed yang kemudian disaring sesuai dengan kriteria inklusi yang dibutuhkan, sehingga 342 artikel dikeluarkan dan menyisakan 6 artikel inti yang memenuhi semua kriteria inklusi dan menjadi pokok pembahasan serta acuan dalam penulisan litelatur review ini. Simpulan: Terapi CAPD terbukti memiliki pengaruh terhadap peningkatan kualitas hidup pada penderita gagal ginjal kronik
Efektivitas Pemberian Posisi Semi Fowler terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen pada Pasien Congestive Heart Failure (CHF) yang Mengalami Sesak Nafas: Literatur Review
Afanin, Fadila Jihan;
Mubarok, Ahmad Syauqi;
Atmojo, Joko Tri
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3522
Gagal Jantung Kongestif (CHF) keadaan di mana jantung tidak memompa darah menimbulkan penumpukan cairan di paru-paru maupun sesak napas. CHF merupakan kontributor utama kematian kardiovaskular di seluruh dunia. Sesak napas (dyspnea) merupakan gejala umum yang dialami pasien CHF. Tujuan Penelitian: Mengevaluasi efektifitas pemberian posisi semi fowler (45o) dalam menigkatkan saturasi oksigen dan mengurangi sesak nafas pada pasien CHF. Metode: Ini adalah tinjauan pustaka yang menelusuri database Google Scholar dengan menggunakan kata kunci terkait CHF, sesak napas, posisi semi Fowler, dan saturasi oksigen dan Pubmed dengan kata kunci CHF and sesak nafas. 6 artikel inti dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan dianalisis. Hasil: Dari 523 jurnal yang direview, 6 memenuhi kriteria inklusi. Tinjauan tersebut menemukan posisi semi-Fowler (45o) efektif dalam: Menambah oksigen, mengurangi sesak napas, memperbaiki pola pernapasan pasien CHF. Pasalnya, semi Fowler memudahkan ekspansi, mengurangi tekanan perut pada diafragma, dan menurunkan beban kerja jantung. Kesimpulan: Posisi semi Fowler (45o) dapat dipertimbangkan sebagai intervensi keperawatan non farmakologi pengurangan sesak nafas maupun menambah oksigenasi pasien CHF.
Efektivitas Pemberian Elevasi kepala 30 Derajat dalam Peningkatan Saturasi Oksigen pada Pasien Stroke: Literature Review
Nugraheni, Lartia;
Atmojo, Joko Tri;
Mubarok, Ahmad Syauqi
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3523
Stroke adalah penyakit otak di mana pembuluh darah ke otak tersumbat, menyebabkan hipoksia, oksigen adalah kebutuhan sangat penting untuk setiap makhluk hidup. Pemberian elevasi kepala 30 derajat yang berguna untuk memperlancar sirkulasi darah ke saraf otak, untuk meningkatkan pertukaran gas dalam tubuh dan meningkatkan tingkat kesadaran sehingga meningkatkan saturasi oksigen. Tujuan penelitian : untuk mengetahui pengaruh pemberian elevasi kepala 30 derajat dalam peningkatan saturasi oksigen pasien stroke. Metode : Metode penelitian ini adalah literature review dengan pendekatan data menggunakan database google scholar, pubmed dan science direct dengan kata kunci yang digunakan seperti elevasi kepala, saturasi oksigen, and stroke. Hasil : Hasil dari literature review yang dilakukan didapatkan sebanyak 384 artikel dan 6 artikel literature yang memenuhi kriteria inklusi menyatakan bahwa pasien yang mengalami stroke memiliki saturasi oksigen lebih tinggi setelah diberikan elevasi kepala 30 derajat. Kesimpulan : Pemberian elevasi kepala 30 derajat dapat berpengaruh dan memiliki keefektifan dalam meningkatkan saturasi oksigen pada pasien yang mengalami stroke.
Efektivitas Relaksasi Teknik Genggam Jari untuk Mengurangi Nyeri pada Pasien Post Operasi Appendiktomi: Literature Review
Arofah, Febriana Isma;
Mubarok, Ahmad Syauqi;
Sunaryanti, Sri Sayekti Heni
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3528
Apendisitis adalah penyebab utama dari inflamasi akut di kuadran kanan bawah abdomen, apendisitis juga merupakan salah satu penyebab dilakukannya pembedahan abdomen darurat. Pembedahan apendisitis dapat menyebabkan rasa nyeri pada area pembedahan. Dengan teknik realaksasi genggam jari dapat mengurangi rasa nyeri, ketegangan fisik dan emosi yang akan membuat tubuh rileks. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan keefektivan teknik relaksasi genggam jari dalam menurunkan skala nyeri pada pasien post appendiktomi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Literatur Review. Database yang digunakan adalah Google Scholar & pubmed dengan menggunakan kata kunci seperti “Efektifitas teknik relaksasi genggam jari dan skala nyeri dan pasien post appendiktomi” . Pencarian artikel yaitu artikel dapat diakses full text yang dipublikasi dari tahun 2019 sampai dengan 2024. Hasil: Dari 169 artikel yang ditemukan selama pencarian, 7 artikel yang memenuhi kriteria diseleksi. Hasil dari tujuh jurnal yang telah direview menunjukkan bahwa rileksasi genggam jari dapat secara signifikan dan efektif mengurangi tingkat nyeri yang dialami pasien setelah operasi apendiktomi. Kesimpulan: Dari ke 7 jurnal tersebut memiliki hasil yang signifikan yaitu masing-masing jurnal memiliki hasil bahwa teknik rileksasi genggam jari efektif dalam membantu penurunan intesitas skala nyeri yang dialami oleh pasien setelah operasi appendiktomi.
Efektivitas Pelatihan dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Ketrampilan Bantuan Hidup Dasar pada Masyarakat: Literatur Review
Firdaus, Mutia Nawartika Juliva;
Atmojo, Joko Tri;
Mubarok, Ahmad Syauqi
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3533
Bantuan hidup dasar (BHD) adalah usaha untuk mengidentifikasi tanda dan memberikan bantuan pertama kepada orang yang mengalami kondisi gawat darurat medis. Seperti henti jantung, serangan jantung, stroke, gangguan pernapasan atau sumbatan jalan napas akut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan pelatihan dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan bantuan hidup dasar pada masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur review dengan pendekatan data melalui database Google Scholer & Pudmed. Dalam pencarian mengggunakan bahasa indonesia yaitu Pelatihan, Bantuan hidup dasar, Resusitasi jantung paru”, sedangkan untuk pencarian dalam bahasa inggris yaitu “Training, Basic life support, CPR”. Hasil dari literatur review yang di lakukan menunjukkan bahwa Pencarian artikel dengan Google Scholer dan Pudmed di dapat artikel dengan jumlah sebanyak 813 artikel. Artikel yang di eksklusi Sebanyak 400 artikel. Selanjutnya di lakukan penyaringan kembali dan di dapatkan 6 artikel yang memenuhi kriteria inklusi.Terdapat 4 artikel dengan metode pre-test dan post-test, memiliki keefektifan dalam pelatihan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan bantuan hidup dasar. 1 artikel lain efektif Ketika pelatihan bantuan hidup dasar dengan metode Edukasi, Pemutaran video, dan Demonstrasi. Sedangkan 1 artikel terakhir pelatihan bantuan hidup dasar efektif Ketika menggunakan metode cluster sampling. Pemberian pelatihan BHD merupakan salah satu strategi untuk mendidik dan melatih masyarakat atau orang awam untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pertolongan pertama pada korban henti
Efektivitas Posisi Fowler terhadap Penurunan Sesak Nafas: Literature Review
Hidayati, Nurul;
Atmojo, Joko Tri;
Mubarok, Ahmad Syauqi
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3535
Sesak nafas adalah sebuah kondisi dimana paru-paru kurang mendapat pasokan oksiden, sehingga kebutuhan oksigen dalam tubuh tidak terpenuhi. Ada 9% berusia diatas 15 tahun memiliki tingkat sesak nafas kronis dan hasil presentasi meningkat menjadi 36% pada pasien lanjut usia. Pemberian posisi Fowler merupakan tindakan mandiri yang diberikan oleh perawat saat pasien mengalami sesak nafas. Penelitian tersebut bertujuan untuk melihat efektivitas posisi Fowler terhadap penurunan sesak nafas pada pasien penyakit pernafasan. Penelitian ini menggunakan metode literatur review dengan melakukan eksplorasi data melalui Google Scholar, PubMed, dan Science Direct. Dalam pencarian literatur, menggunakan kata kunci yang relevan mencakup istilah, posisi fowler, peningkatan oksigenasi, dan sesak nafas yang disertai dengan kata kunci utama yaitu “Efektivitas Posisi Fowler Terhadap Penurunan Sesak Nafas” dengan pembatasan waktu minimal 4 tahun terakhir. Hasil literature review dapat ditemukan bahwa posisi fowler efektif dalam menurunkan intervensi sesak nafas dan meningkatkan saturasi oksigen dalam berbagai kondisi medis. Posisi fowler terbukti efektif terhadap penurunan sesak nafas dalam meningkatkan oksigenasi pasien penderitanya.
Peran Jus Buah Mengkudu dalam Mengontrol Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi: Literature Review
Rejo, Rejo;
Daryanto, Daryanto;
Wardani, Ratna;
Widiyanto, Aris;
Atmojo, Joko Tri;
Mubarok, Ahmad Syauqi
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5442
Hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang meningkat di Indonesia, terutama pada populasi lansia. Penggunaan jus mengkudu (Morinda citrifolia) sebagai terapi alami telah dipelajari karena kandungan bioaktifnya, seperti scopoletin dan xeronin, yang diduga memiliki efek vasodilatasi dan diuretik, sehingga berpotensi menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau efektivitas jus mengkudu dalam mengontrol tekanan darah pada penderita hipertensi melalui kajian literatur. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis dengan pencarian pada database PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar untuk artikel yang relevan antara tahun 2019 hingga 2024. Kriteria inklusi mencakup penelitian yang mengkaji efek jus mengkudu pada tekanan darah manusia. Hasil kajian menunjukkan bahwa jus mengkudu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik secara signifikan, terutama pada lansia. Beberapa penelitian menunjukkan peningkatan produksi oksida nitrat setelah konsumsi jus mengkudu, yang berperan dalam relaksasi pembuluh darah. Studi juga menunjukkan bahwa kombinasi jus mengkudu dan mentimun dapat memberikan efek tambahan dalam mengontrol tekanan darah. Pembahasan menyimpulkan bahwa jus mengkudu efektif sebagai terapi tambahan untuk hipertensi melalui mekanisme vasodilatasi dan penghambatan enzim angiotensin-converting enzyme (ACE), memberikan alternatif yang aman bagi pengelolaan hipertensi. Kesimpulannya, jus mengkudu menunjukkan potensi besar sebagai terapi pendukung yang alami dan efektif untuk menurunkan tekanan darah. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami dosis optimal dan efek jangka panjang dari jus mengkudu pada populasi yang lebih luas.
Pengaruh Konsumsi Jus Buah Bit terhadap Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri Anemia: Tinjauan Literatur
Yuniarti, Tri;
Novitasari, Meliana;
Musta’in, Musta’in;
Yuniarti, Rahma;
Mubarok, Ahmad Syauqi
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5446
Anemia merupakan masalah kesehatan yang umum di kalangan remaja putri, terutama disebabkan oleh defisiensi zat besi yang dipicu oleh menstruasi dan kebutuhan gizi yang tinggi. Salah satu pendekatan non-farmakologis yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin adalah melalui konsumsi jus buah bit, yang kaya akan zat besi, vitamin C, dan folat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas jus buah bit dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri anemia melalui tinjauan literatur yang mencakup beberapa penelitian terkini antara tahun 2019 hingga 2023. Metode yang digunakan adalah literature review dari artikel yang memenuhi kriteria inklusi berdasarkan populasi, intervensi, pembandingan, dan hasil yang diharapkan. Artikel yang digunakan dari tahun 2019 hingga 2023. Pencarian dengan kata kunci: “Buah bit” AND Anemia AND Remaja. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa konsumsi jus buah bit secara signifikan meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri anemia. Penelitian oleh Purba et al. (2021) dan Miftakul Munawaroh & Winarni (2023) melaporkan peningkatan signifikan pada kadar hemoglobin setelah konsumsi rutin jus bit selama tujuh hingga empat belas hari. Kombinasi jus bit dengan jaggery atau jambu biji juga terbukti memberikan efek tambahan yang optimal dalam meningkatkan hemoglobin. Menunjukkan bahwa kandungan nutrisi dalam jus bit, termasuk zat besi dan antioksidan, mendukung sintesis hemoglobin dan kesehatan kardiovaskular, sehingga memberikan efek jangka panjang dalam mengurangi risiko anemia. Dari studi ini menunjukkan bahwa jus buah bit adalah intervensi yang efektif dan dapat diakses untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri anemia. Intervensi ini dapat menjadi solusi alternatif yang praktis untuk mencegah dan menangani anemia secara non-farmakologis.