Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pelatihan Teknik Menulis Copywriting Melalui di Media Sosial Untuk Meningkatkan Daya Tarik Calon Pelanggan Produk UMKM Di Rt 03 Rw 06 Kelurahan Yosodadi Iswati Iswati; Heri Cahyono; Sujino Sujino; Prabowo Prabowo; Majmuatur Rosail; Desti Amelia; Nur Azizah; Siwi Asabilul Wahidah; Isa Alawi
Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 2 No. 4 (2023): Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/cakrawala.v2i4.1831

Abstract

This service aims to increase the attractiveness of potential customers for MSME products in RT 03 RW 06 Yosodadi Village through training in copywriting techniques on social media. Effective copywriting is the key to introducing products persuasively and building engagement with consumers. The training participants involved participants from MSME actors in the RT. The training method involves theory and practice sessions, with a focus on copywriting strategies that suit the characteristics of social media. In addition, monitoring and evaluation of training results is carried out to measure increases in product attractiveness and interaction on social media. It is hoped that the results of this research can make a positive contribution in strengthening the branding and marketing of MSME products at the local level, creating sustainable business opportunities, and providing economic benefits for the community in RT 03 RW 06, Yosodadi Village. The training method implemented involves a participatory approach, where training participants are actively involved in the learning process and developing copywriting strategies. In addition, an analysis of local market characteristics and potential customers' preferences is carried out to adapt the copywriting approach to their needs and desires. This training also provides participants with an understanding of the use of social media as an effective platform for building networks and increasing product visibility. The training material includes techniques for writing attractive titles, using relevant images, and applying persuasive language. Evaluation is carried out through monitoring online interactions, the number of content shares, and the increase in the number of followers or likes. It is hoped that the results of this training can make a positive contribution to increasing sales and popularity of MSME products in the RT 03 RW 06 environment. As an effort to empower the local economy, this research is expected to be able to provide insight to MSME players regarding effective marketing strategies in the digital era, as well as encourage collaboration between MSME actors in increasing the competitiveness of local products in the wider market.
Branding Produk Melalui Kemasan Kreatif : Pendampingan UMKM Virgin Coconut Oil (VCO Bu Kun) dalam Menarik Konsumen melalui Desain Kemasan yang Eye-Catching Iswati Iswati; Bayu Ardiwansyah; Heri Cahyono; Kuliyatun Kuliyatun; Cahaya Khaeroni; Prabowo Adi W; Tazakia A. Salma; Naina K. Nufus; Afan A. Kusuma
ASPIRASI : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): Mei: ASPIRASI : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/aspirasi.v3i3.1777

Abstract

This community service program aimed to enhance the competitiveness of the Virgin Coconut Oil (VCO) product owned by the "Bu Kun" MSME located in RT 11, Yosodadi Sub-district, through a branding strategy based on creative and attractive packaging design. The main problem faced by the MSME was the simple packaging, which failed to reflect the product’s quality and benefits. The program was implemented in several stages, including initial observation, discussion with the MSME, packaging design planning, and implementation of new bottle and label packaging with eye-catching visuals and natural colors. The assistance also included branding education to strengthen product identity and increase consumer loyalty. The results showed increased professionalism among the MSME actors and positive consumer responses, evidenced by rising sales through social media and local marketplaces. This program is expected to serve as a model for empowering other MSMEs in optimizing local product potential through design and targeted branding approaches.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 NGRAMBE AHUN PEMBELAJARAN 2020/2021 Indah Pramesti; Heri Cahyono
Indonesian Journal Of Education and Learning Mathematics Vol. 1 No. 02 (2021): Indonesian Jurnal Of Education and Learning Mathematics (IJELM)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika siswa kelas VIIA dengan menggunakan model pembelajaran blended learning dan kelas VIIB dengan menggunkan model pembelajaran online di SMP Negeri 3 Ngrambe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group design. Tempat penelitian dilakukan adalah SMP Negeri 3 Ngrambe. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 3 Ngrambe yang terdiri dari 2 kelas yaitu kelas VIIA dan VIIB. Perlakuan diberikan kepada kelas eksperimen dengan memberikan pembelajaran dengan model pembelajaran blended learning. Sedangkan pada kelas kontrol pembelajaran diberikan dengan model pembelajaran online. Hasil belajar kelas-kelas tersebut berupa nilai yang didapat dari pretest dan posttest. Tehnik analisis data yang digunakan untuk mendeskripsikan data yaitu dengan tehnik analisis deskriptif yang meliputi modus, median, mean, varians, dan standar deviasi. Kemudian dilakukan uji persyaratan dengan uji keseimbangan, uji normalitas dan uji homogenitas. Selanjutnya untuk menguji hipotesis menggunakan statistik paramtris dengan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hail belajar yang matematika yang signifikan ( t hitung = 11,18594 > t tabel 1,99962) antara kelas VIIA dengan model pembelajaran blended learning dan kelas VIIB dengan model pembelajaran online.
Eco-Santri: Pelatihan Menanam Sayur dengan Limbah Cangkang Telur untuk Membangun Karakter Cinta Lingkungan di TPQ Sabilil Mustaqim Bayu Ardiwansyah; Iswati Iswati; Heri Cahyono; Kuliyatun Kuliyatun; Prabowo Adi W; Cahaya Khaeroni; Nindita Putri; Ahmad Fitra Sumbono; Restu Syifa Nida
ASPIRASI : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Vol. 3 No. 5 (2025): September: ASPIRASI : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/aspirasi.v3i5.2234

Abstract

This community service program aims to foster environmental awareness in students by training them to grow vegetables using egg shell waste. The activity was carried out at TPQ Sabilil Mustaqim, Metro City, as a response to the low ecological awareness among children and the underutilization of household organic waste. The method used includes initial observation, education based on Islamic values, and hands-on practice of planting vegetables using egg shells as media. The results show an improvement in students' understanding of the importance of environmental conservation, a positive attitude change such as avoiding littering, and the formation of a “Santri Planting Corner” as a sustainable ecological learning space. Additionally, this program successfully integrates Islamic values with environmental literacy through a simple yet effective practical approach. This approach not only builds ecological awareness in children from an early age but also offers a model that can be replicated in other religious educational institutions. The training has proven effective in connecting character education, environmental conservation, and community empowerment based on TPQ, contributing to the creation of a generation that is both environmentally conscious and morally upright.
Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Audiovisual Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Matapelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Kelas VIII Di SMP Muhammadiyah 3 Metro): Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Audiovisual Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Matapelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Kelas VIII Di SMP Muhammadiyah 3 Metro) Relita; Heri Cahyono; Bayu Ardiwansyah
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v6i1.10879

Abstract

Pembelajaran merupakan proses transfer ilmu dua arah, antara guru sebagai pemberi informasi dan siswa sebagai penerima informasi. Penggunan media pembelajaran sangat berpengaruh dalam memperlancar komunikasi dalam proses pembelajaran. Penerapan media pembelajaan audio visual diterapkan dengan tujuan untuk mengetahui Keefektivitasan media audio visual dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII di SMP Muhammadiyah 3 Metro Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian yang menggunakan desain penelitian PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bersifat memecahkan suatu masalah yang hasilnya dideskripsikan secara menyeluruh. Subjek penelitian dalam PTK ini yaitu siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 3 Metro dengan jumlah 23 Siswa Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa khususnya materi (Ibadah Haji dan Umrah) selama penggunaan media audio visual mengalami peningkatan, terlihat bahwa nilai rata-rata tes siswa pada pra siklus adalah 53,52 dengan jumlah siswa tuntas 6 yaitu 26,09% dan siswa tidak tuntas 17 yaitu 73,91%. Sedangkan pada siklus I nilai rata-rata siswa 69,70 dengan jumlah siswa tuntas 16 atau 69,57% dan siswa tidak tuntas 7 yaitu 30,43% pada siklus II nilai rata-rata siswa 80,17 dengan jumlah siswa tuntas 20 yaitu 86,96% dan siswa tidak tuntas 3 yaitu 13,04%. Hal ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan media audio visual dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran siswa yaitu dari 26,09% mejadi 69,57% dan akhirnya 86,96%. Hal ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan media audio visual dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran.
PROBLEMATIKA KETERAMPILAN BERBICARA SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NEGERI 1 SEPUTIH BANYAK rahmawati, Amalia; Heri Cahyono; Noormawanti
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v6i1.10886

Abstract

Keterampilan berbicara sangat penting peranannya dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam dunia Pendidikan. Tidak aktifnya berbicara siswa dalam pembelajaran dapat menghambat jalannya proses pembelajaran, karena dalam suatu kegiatan pembelajaran memerlukan adanya keterlibatan atau partisipasi dari siswa. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) untuk mengetahui problematika keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Seputih Banyak. (2) untuk mengetahui solusi agar siswa di SMP Negeri 1 Seputih Banyak dapat terampil berbicara pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tiga cara yaitu, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Problematika keterampilan berbicara yang dialami oleh siswa pada mata pelajaran PAI di SMP Negeri 1 Seputih Banyak adalah siswa kurang menguasai materi pembelajaran PAI, siswa merasa kurang memiliki sikap percaya diri, mental siswa yang berbeda-beda, blank saat berbicara, serta memiliki kefasihan dalam berbicara. Keterampilan berbicara memiliki peranan penting dalam pembelajaran karena dengan siswa memiliki keterampilan berbicara yang baik maka kegiatan pembelajaran menjadi tidak monoton. (2) Solusi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran PAI di SMP Negeri 1 Seputih Banyak yaitu : dengan memberikan apresiasi kepada siswa, guru melakukan pendekatan kepada siswa, melatih siswa berbicara untuk menyampaikan pendapat secara berulang-ulang, memiliki sikap terbuka dengan siswa, dan mengganti metode pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan belajar siswa.
POLA ASUH ORANG TUA DALAM MENGATASI DAMPAK NEGATIF GAME ONLINE PADA REMAJA DENGAN MENGGUNAKAN AUTHORITATIVE PARENTING DI DESA BANJARREJO LAMPUNG TIMUR salsabila, Alivia; Iswati; Heri Cahyono
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v6i1.10891

Abstract

Game online merupakan jenis permainan yang dapat dimainkan oleh banyak orang yang di hubungkan melalui jaringan internet. Game online dapat menarik minat semua golongan usia, namun lebih banyak diminati oleh remaja. Selain memberikan hiburan, game online juga memberikan tantangan yang menarik untuk diselesaikan. Game online memiliki dampak positif dannegatif dalam kehidupan sehari-hari, seperti ketergantungan atau adiksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan dari game online pada anak remaja di Desa Banjarrejo Lampung Timur dan bagaimana cara orang tua dalam mengatasi dampak negatif game online pada anak remaja menggunakan pola asuh authoritative parenting di Desa Banjarrejo Lampung Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dan analisis datanya menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan atau kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dampak negatif yang ditimbulkan dari game online terhadap anak remaja di Desa Banjarrejo Lampung Timur adalah, menimbulkan efek kecanduan, mengalami gangguan kesehatan fisik, boros atau rugi. Sedangkan cara orang tua dalam mengatasi dampak negatif menggunakan pola asuh authoritative parenting adalah memiliki berbagai macam cara untuk mengatasinya. Hal ini dapat dilihat dari tingkat pendidikan sekolah orang tua, ada orang tua yang cara mengatasi dampak negatif dari game online dengan memberikan batasan waktu bermain, ada juga yang memberikan kesibukan pada anak, ada pula orang tua yang bersikap tegas pada anak dengan cara menyita hp anaknya, bahkan ada juga memberikan kebebasan pada anak yang penting anak tau batasan waktu. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa orang tua di Desa Banjarrejo ini tidak Semua menggunakan pola asuh authoritative parenting untuk mengatasi dampak negatif game online, melainkan ada yang menggunakan pola asuh otoriter dan juga permissive.