Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Proses Pemberdayaan Perempuan Melalui Program Sekoper Cinta untuk Meningkatkan Ketahanan Keluarga di Kabupaten Karawang Isrod, Aulia; Hidayat, Dayat; Hoerniasih, Nia
Jendela PLS Vol 9, No 2 (2024): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v9i2.8004

Abstract

Dalam suatu proses pembangunan, perempuan memiliki peranan penting untuk menciptakan generasi-generasi unggul. Namun pada kenyataannya masih banyak perempuan yang kurang berdaya dan tertinggal dalam hal pendidikan, sehingga perlu adanya program yang mampu memberdayakan perempuan. Penelitian ini membahas mengenai program Sekolah Capai Impian dan Cita-Cita (Sekoper Cinta) yang bertujuan agar perempuan-perempuan Jawa Barat memiliki pengetahuan dan keterampilan terkait etika dan etiket dalam kehidupan sehari-hari, terkait kesehatan keluarga serta mampu berpikir kritis dan mengemukakan pendapat. Hal ini tentunya mampu memberikan ketahanan terhadap keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, jenis penelitian Studi Kasus, dan Teknik pengambilan data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.
Proses Pembelajaran Melalui Metode Blended Learning Pada Program Kesetaraan Paket C di PKBM Bina Sejahtera Halimatuzafira, Halimatuzafira; Hoerniasih, Nia; Dewi, Ratna Sari
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 7 No 1 (2023): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v7i1.33464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses serta faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pembelajaran melalui metode blended learning pada program kesetaraan paket C di PKBM Bina Sejahtera. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian metode kualitatif deskriptif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari satu orang pengelola lembaga, dua orang tutor, dan satu orang warga belajar program paket C. Teknik pengumpulan datapenentuan subjek diperoleh melalui teknik purposive sampling dan teknik triangulasi data. Pengumpulan data penelitian diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Tahapan penelitian yaitu orientasi, eksplorasi, dan member check. Hasil penelitian dari penelitian menunjukan bahwa proses pembelajaran melalui metode blended learning pada program kesetaraan paket C di PKBM Bina Sejahtera sudah terlaksana dengan baik ditinjau dari latar belakang, pemahaman, penetapan alokasi waktu, sumber belajar, dan media namun dalam materi, strategi, pendekatan, dan metode perlu disesuaikan dengan metode blended learning. Adapun faktor pendukung dalam proses pembelajaran yaitu dukungan tutor, dukungan keluarga, partisipasi masyarakat, dan sarana yang menunjang kebutuhan pembelajaran. adapun faktor penghambat dalam pembelajaran, diantaranya minat, kesadaran, perhatian, dan motivasi dalam belajar warga didik yang perlu diperhatikan. Kata Kunci: Proses Pembelajaran, Blended learning, Program Kesetaraan
Pengelolaan Program Bimbingan Belajar Cerdas Berprestasi Kutabumi Kabupaten Tangerang Murtifalaah, Innar Restyan; Hoerniasih, Nia; Meilya, Ika Rizqi
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 7 No 1 (2023): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v7i1.33467

Abstract

Efektivitas pengelolaan program bimbingan belajar merupakan rangkaian kegiatan yang memiliki keterkaitan secara bertahap dan ditujukan untuk mencapai tujuan. Penelitian ini bertujuan­ untuk mendeskripsikan tentang kegiatan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan program bimbingan belajar di Cerdas Berpretasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dan yang menjadi subjek dalam penelitian adalah satu orang pengelola dan satu orang pendidik. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dan pemaparan hasil penelitian dijelaskan sebagai berikut: (1) Perencanaan progam yang dilakukan adalah menentukan tujuan, mengidentifikasi pendidik, mengidentifikasi kebutuhan sasaran. (2) Pengorganisasian program yang dilakukan adalah membuat struktur organisasi, pemberian tanggung jawab sesuai dengan latar belakang pendidikan para pendidik, serta mengelola sarana prasarana agar menunjang menunjang proses pembelajaran. (3) Penggerakan program yang dilakukan adalah pengelola selaku pihak yang bertanggung jawab dalam mengelola­ program secara menyeluruh memberi arahan kepada para pendidik dalam melaksanakan proram bimbingan belajar. (4) Pengawasan yang dilakukan adalah memastikan peserta didik dapat mengimplementasikan materi seletah mengikuti program bimbel dengan_evaluasi tertulis memastikan tujuan program sudah terlaksana.
Pola Asuh Orang Tua dalam Menumbuhkan Motivasi Belajar Anak Usia Dini di PAUD Tunas Teratai Kelurahan Malaka Sari Kecamatan Duren Sawit Kota Jakarta Timur Andira, Ayu; Sutarjo, Sutarjo; Hoerniasih, Nia
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 6 No 2 (2022): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v6i2.34399

Abstract

Ada banyak jenis pola pengasuhan yang dapat diberikan pada anak, antara lain pola asuh demokratis, pola asuh otoriter, pola asuh manja atau permisif, dan pola asuh terabaikan. Selain faktor yang memfasilitasi atau menghambat, pendidikan juga berperan dalam memotivasi belajar sejak dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana pola asuh orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar dini di PAUD Tunas Teratai Kelurahan Malaka Sari Kecamatan Duren Sawit Kota Jakarta Timur serta untuk memperjelas hubungan antara orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar anak usia dini di PAUD Tunas Teratai, Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Kota Jakarta Timur. Teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Tahap-tahap penelitian menggunakan tahap orientasi, tahap explorasi, dan tahap member check. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pentingnya pola asuh orang tua dalam menumbuhkan motivasi belajar anak usia dini
Pelatihan Pendidikan Kecakapan Hidup Melalui Keterampilan Tata Boga Di PKBM Cendikia Cemerlang Kecamatan Parung Panjang Ahdaniah, Fani; Hoerniasih, Nia; Dewi, Ratna Sari
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 6 No 2 (2022): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v6i2.34389

Abstract

Penelitian bertujuan mendeskripsikan proses serta faktor-faktor pendukung dan penghambat pelatihan pendidikan kecakapan hidup melalui keterampilan tata boga di PKBM Cendikia Cemerlang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan (1) proses pelatihan dilatarbelakangi upaya pemberdayaan ibu rumah tangga melalui keterampilan. Materi pelatihan 30% teori dan 70% praktik. Menerapkan metode group teaching method, mass teaching method, individual teaching method. Dengan teknik praktik, ceramah, diskusi, problem solving. Serta pendekatan andragogi. Menggunakan media cetak dan non-cetak. Dengan jenis evaluasi sumatif dan formatif. Hasil proses pelatihan yaitu peserta memperoleh bekal keterampilan dalam mengolah makanan dan menjadi pribadi yang komunikatif, kreatif, dan inovatif. (2) Faktor pendukung dalam proses pelatihan yaitu dukungan teman sejawat, keluarga, masyarakat, partisipasi tutor dan kesesuaian biaya. Dengan faktor penghambat yaitu sarana, prasarana, partisipasi peserta pelatihan dan waktu pelaksanaan
Pembinaan Penerapan Model Pembelajaran Pendidikan Multikeaksaraan Berbasis Kemahiran Lokal di PKBM Kabupaten Karawang Suminar, Uum; Meilya, Ika Rizqi; Dewi, Ratna Sari; Santika, Tika; Hoerniasih, Nia; Musa, Safuri; Muis, Abdul; Sumiati, Sumiati
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.16709

Abstract

Background: Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi dan keterampilan lokal masyarakat Kabupaten Karawang, khususnya di wilayah dengan tingkat keaksaraan rendah. Program ini menggabungkan peningkatan literasi dengan pengembangan keterampilan praktis yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, melalui model pembelajaran berbasis kemahiran lokal di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kabupaten Karawang. Metode: Mitra kegiatan ini adalah PKBM Harapan Bangsa di Kabupaten Karawang, dengan 30 peserta dewasa. Metode pembelajaran yang digunakan adalah partisipatif berbasis keterampilan lokal, di mana peserta mempelajari literasi dasar dan keterampilan seperti anyaman dan kerajinan tangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan evaluasi hasil belajar. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan dalam literasi peserta serta kemampuan mereka dalam mengajarkan keterampilan lokal bernilai ekonomi. Peserta dapat menerapkan literasi dalam kehidupan sehari-hari dan memproduksi kerajinan yang dapat dipasarkan, sambil melestarikan keterampilan tradisional yang mulai terlupakan. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat melalui pelatihan keterampilan lokal. Model pembelajaran berbasis keterampilan lokal terbukti efektif dan dapat diterapkan di PKBM lain untuk mengatasi buta aksara serta mengembangkan keterampilan masyarakat.
MANAJEMEN PROGRAM KESETARAAN PAKET C DI PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT KECAMATAN JATISARI Koswara, Eko; Sutarjo, Sutarjo; Hoerniasih, Nia
Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 16 No. 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpls.v16i2.14139

Abstract

Abstract This study aims to describe the Planning, Organizing, Implementation, and Supervision of the Package C Equivalence Program Management at PKBM Sanggar Juang, Jatisari District, Karawang Regency. A descriptive qualitative research approach. Data collection techniques, observation, interviews and documentation. The research subjects were one chairperson, one tutor and two residents studying Package C at PKBM Sanggar Juang, Jatisari District, Karawang Regency. The results of the study, in education management there are planning, organizing, implementing and supervising. Planning, in the Package C Equivalence Program at PKBM Sanggar Juang, Jatisari District, Karawang Regency, makes a learning program that is in accordance with the direction of the Karawang Regency education office but in practice it is adjusted again to the needs of the learning community. organizing. PKBM Sanggar Juang cannot be said to be good because the institution still lacks the quality and quantity of its human resources. Implementation of the Package C Equivalence Program at PKBM Sanggar Juang the materials, media, methods, and time used in learning are tailored to the needs of the learning community. The supervision carried out by the PKBM Sanggar Juang creative institution is carried out directly, while the supervision from the education office to the Sanggar Juang PKBM institution is carried out once a year, and there is an evaluation every three months and at the end of each semester. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, dan Pengawasan pada Manajemen Program Kesetaraan Paket C di PKBM Sanggar Juang Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang. Pendekatan penelitian kualitatif yang bersifar deskriptif. Teknik pengumpulan data, observasi, wawancara dan dokumentasi. Subyek penelitiannya yaitu satu orang ketua, satu orang tutor dan dua orang warga belajar Paket C di PKBM Sanggar Juang Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang. Hasil penelitian, dalam manajemen pendidikan ada perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Perencanaan, pada Program Kesetaraan Paket C di PKBM Sanggar Juang Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang membuat pogram pembelajaran yang sesuai dengan arahan dinas pendidikan Kab Karawang tetapi pada praktiknya di sesuaikan lagi dengan kebutuhan warga belajar. Pengorganisasian. PKBM Sanggar Juang belum bisa dikatakan baik karena lembaga tersebut masih kekurangan kualitas serta kuantitas sumberdaya manusianya. Pelaksanaan Program Kesetaraan Paket C di PKBM Sanggar Juang materi, media, metode, dan waktu yang digunakan dalam pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan warga belajar. Pengawasan yang dilakukan oleh kretua lembaga PKBM Sanggar Juang dilakukan ecara langsung sedangkan pengawasan dari dinas pendidikan ke lembaga PKBM Sanggar Juang dilakukan setahun satu kali, serta ada evaluasi tiga bulan sekali dan di setiap akhir semester
PERAN KADER BINA KELUARGA LANSIA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI SATPEL PPKB KECAMATAN TELAGASARI KABUPATEN KARAWANG Nuraeni, Nuraeni; Sutarjo, Sutarjo; Hoerniasih, Nia
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v8i1.7780

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini yaitu, 1) Mendeskripsikan peran kader Bina Keluarga Lansia dalam meningkatkan kualitas hidup lansia dan 2) Mendeskripsikan faktor penghambat dan pendukung kader dalam meningkatkan kualitas hidup lansia. Terbentuknya BKL dilatarbelakangi dengan adanya masalah tingginya angka penduduk lansia yang berakibat tingginya angka konsumsi dibanding produksi, selain itu lansia merasa tidak dihargai, tidak dibutuhkan dan tidak dipedulikan oleh keluarganya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah 2 orang Kader BKL, 2 orang warga lansia dan 1 orang PLKB. Hasil penelitian yaitu peran kader sebagai pembimbing, motivator, mengelola kelompok BKL, penyuluhan, rujukan lansia. Kesimpulan peran kader telah dilakukan dengan baik sehingga warga lansia mendapat perhatian lebih dari para kader dan kesehatan para lansia juga lebih terkontrol. Untuk faktor pendukung, pemerintah desa, kecamatan serta masyarakat sekitar sangat mendukung kegiatan BKL, sementara faktor penghambat terbatasnya obat yang diberikan, alat transportasi yang kurang memadai serta kurangnya diskusi mengenai pendanaan.
KOMPETENSI PEDAGOGIK PENDIDIK DALAM MENGEMBANGKAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI DI PAUD PLAMBOYAN 3 KARAWANG Darmawan, Muhammad Reihan; Hidayat, Dayat; Hoerniasih, Nia
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v8i1.19857

Abstract

Guru yang berkompeten dibidang pedagogik dan mampu mengaplikasikannya secara benar dalam proses pembelajaran di sekolah, maka secara tidak langsung akan membantu perkembangan anak secara optimal salah satunya perkembangan motorik halus anak. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan mengenai komptensi pendidik dalam mengembangkan gerak motorik halus usia 3-4 tahun di PAUD Plamboyan 3 Karawang. (2) Mendeskripsikan hasil pengembangan gerak motorik halus anak dengan berbagai kegiatan main di kelompok usia 3-4 tahun di PAUD plamboyan 3 Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri dari 1 pengelola, 2 pendidik dan 2 orang tua peserta didik. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa: (1) Kompetensi pedagogik pendidik dalam mengembangkan motorik halus dilihat dari pendidik sebagai sumber belajar, fasilitator, demonstrator, motivator dan evaluator sudah berjalan dengan cukup baik, karena kompetensi pedagogik yang dimiliki para pendidik sudah sesuai arahan sehingga secara keseluruhan peserta didik mampu mengembangkan motorik halusnya dengan tepat. (2) Hasil pengembangan kemampuan motorik halus anak dengan berbagai kegiatan main adalah ada beberapa anak yang masih belum maksimal dalam 4 indikator tersebut, tetapi untuk keseluruhan anak umur 3-4 tahun telah mampu melakukan dengan baik sehingga pengembangan motorik halus anak dapat berkembangan sesuai harapan.
PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) DALAM MENGEMBANGKAN KONPETENSI 4C DI PAUD PLAMBOYAN 3 KARAWANG Azzahra, Rendita Aulia; Hoerniasih, Nia; Suminar, Uum
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penulisan ini untuk  mendeskripsikan proses dan hasil  pembelajaran project based learning (PJBL) dalam  mengembangkan  kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif dan komunikasi peserta didik di PAUD Plamboyan 3 Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.  Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian ini seorang kepala  sekolah/pengelola, seorang guru, dan dua orangtua peserta didik. Analisis data penelitian dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan simpulan serta verifikasi data. Dari hasil penelitian diperoleh gambaran bahwa proses pembelajaran project based learning dalam mengembangkan kompetensi 4C yaitu Communication, Collaboration, Creativity and Innovation, Critical Thinking and Problem Solving yang dilakukan anak sangat aktif bertanya, mampu bekerjasama dengan teman sebaya dalam membuat proyek ‘pancingan”, kreatif membentuk kail pancing dari playdogh dan mempresentasikan hasil karyanya di depan kelas. Berdasarkann hasil analisis tersebut, dapat  disimpulkan bahwa proses pembelajaran melalui PJBL dapat mengembangkan kompetensi 4C peserta didik dengan menyenangkan.