Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Decreased Self-Esteem and Depression Experienced by Elderly People with Stroke Arsy, Gardha Rias; Hindriyastuti, Sri; Muna, Wafda Nailil
Journal Keperawatan Vol. 4 No. 2 (2025): November 2025 (on progress)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58774/jourkep.v4i2.125

Abstract

Background: Neurological dysfunction, which leads to stroke, is the third leading cause of disability worldwide. Stroke-related conditions, such as paralysis of the extremities, are particularly stressful for the elderly. Feelings of helplessness, depression, and low self-esteem are common. This is because they feel like a burden on their families and are ashamed to burden their children. Purpose: Exploring the experience of depression and low self-esteem in older adults who have experienced stroke. Methods: This study used a qualitative method with a phenomenological approach. Seven elderly stroke patients experiencing psychosocial problems and requiring full family support were participants. The sample size was determined using purposive sampling. Participants were selected based on inclusion criteria, including being diagnosed with stroke for more than three years, being able to communicate, and experiencing psychosocial problems. The research used Interpretative Phenomenology Analysis (IPA) as the data analysis technique. Results: Based on the research results, 3 themes were obtained, namely 1. Feeling like a burden on the family (Living with stroke was felt by participants as a burden for the family), Theme 2: Feeling limited in doing something (All participants considered themselves unable to do physical activities freely) and Theme 3: Experiencing low self-esteem. (The elderly with stroke felt that they were no longer productive, could only depend on their families and experienced feelings of helplessness and worthlessness). Conclusion: Elderly stroke survivors tend to experience psychological disorders characterized by depression, such as sadness, anger, disappointment, feelings of helplessness, and feeling like a burden on their families. Furthermore, socially, they also tend to have low self-esteem, as evidenced by feelings of being restricted and incapable of engaging in social activities.
PENGALAMAN ORANG TUA DALAM MENDAMPINGI ANAK USIA SEKOLAH YANG KECANDUAN GADGET Arsy, Gardha Rias; Muna, Nailil; Pujiati, Eny
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Profesi Keperawatan (JPK)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v11i1.176

Abstract

ABSTRAK Orang tua merupakan lingkungan pertama anak yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak atau generasi muda. Peran orang tua dalam mengasuh, melindungi, membesarkan dan membimbing sesuai dengan tahapan perkembangannya tidaklah mudah. Anak usia sekolah tentu sudah tidak asing lagi menggunakan gadget. Banyak anak yang sudah memiliki gadget pribadi. Penggunaan gadget secara efektif akan berdampak positif. Tujuan untuk mengetahui pengalaman orang tua dalam mendampingi anak usia sekolah yang kecanduan gadget. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Hasil Studi Fenomenologi: Pengalaman Orang Tua dalam Mendampingi Anak Usia Sekolah Yang Kecanduan Gadget di Desa Klaling Kabupaten Kudus yang melibatkan 10 peserta dapat disimpulkan menjadi 5 tema, (1) Gadget sebagai sarana belajar anak, (2) Dampak kecanduan gadget terhadap perkembangan anak, (3) Perubahan anak yang menggunakan gadget,(4) Peran orang tua dalam membatasi anak kecanduan gadget, (5) Merugikan penyalahgunaan gadget. Pengalaman Orang Tua Mendampingi Anak Usia Sekolah Yang Kecanduan Gadget di Desa Klaling Kabupaten Kudus ada 5 tema.Kata Kunci : Gadget, Orang Tua, Anak Usia Sekolah.
IMPLEMENTASI PERAWATAN PALIATIF BERBASIS TEKNOLOGI DIGITAL : LITERATURE REVIEW Karisma, Putri; Arsy, Gardha Rias
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Profesi Keperawatan (JPK)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v11i2.212

Abstract

ABSTRAK Latar belakang : Perawatan paliatif dilakukan secara berkelanjutan hingga akhir hidup pasien. Berdasarkan hal tersebut maka pemanfaatan kemajuan teknologi sangat dibutuhkan dalam pemberian pelayanan kesehatan, terutama dalam pelayanan paliatif. Perawatan paliatif merupakan pemberian perawatan baik secara fisik, mental, psikososial, maupun spiritual pada pasien terminal atau kanker dengan stadium lanjut. Pemberian perawatan paliatif akan memberikan tingkat keberlangsungan hidup pasien secara keseluruhan, meningkatkan kepuasan dan kualitas hidup, serta pemenuhan perawatan onkologi yang sesuai standar. Peningkatan pasien dengan penyakit paliatif seperti kanker, DM, Gagal Ginjal Kronis, dan lainnya yang terus meningkat maka diperlukan inovasi dalam perawatan paliatif berkualitas tinggi untuk memenuhi kebutuhan pasien, seperti penerapan perawatan paliatif berbasis IT teknologi memiliki aplikasi telemedicine, khususnya bagi pasien kanker. Pemanfaatan teleonkologi dapat meningkatkan ketersediaan dan kualitas layanan bagi pasien kanker. Banyak model keperawatan yang sudah menggunakan model telehealth. Telehealth sebagai salah satu bentuk aplikasi informasi berbasis teknologi diartikan sebagai penggunaan informasi medis yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesehatan melalui komunikasi elektronik. Tujuan : Mengetahui aspek keperawatan paliatif komunitas yang berhubungan dengan pelayanan paliatif berbasis teknologi diera teknologi digital yang meningkat dengan pesat. Metode : Menganalisis artikel dan dilakukan penelusuran melalui google scooler, Journals SINTA, PubMed, Semantic Scholar dengan menggunakan kata kunci “Perawatan paliatif berbasis digital”. Hasil : Pada penelitian ke 20 artikel, 10 artikel nasional dan 10 artikel internaisonal di atas menunjukan berapa  Kesimpulan : Telemedisin, mobile health, focus grup discustion (FGD) , aplikasi DM Health Assistant, aplikasi DM Health Assistant, aplikasi VISCA, aplikasi pikkapa, platform MyPal-CHILD merupakan perkembangan teknologi perawatan pada pasien paliatif berbasis digital. Kata Kunci: Perawatan Paliatif Berbasis Digital
GAMBARAN GAYA HIDUP PENDERITA CHOLELITHIASIS DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT MARDI RAHAYU KUDUS Kristiawan, Dian; Arsy, Gardha Rias
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Profesi Keperawatan (JPK)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v11i1.178

Abstract

ABSTRAK Cholelithiasis merupakan masalah kesehatan umum yang sering terjadi di seluruh dunia, walaupun di setiap wilayah negara memiliki prevalensi yang berbeda-beda. Di Indonesia, cholelithiasis kurang mendapat perhatian karena seringkali sulit ideteksi atau sering terjadi kesalahan diagnosis. Hal ini tidak terlepas dari sifat dasar Cholelithiasis yang simtomatik dan asimtomatik. Cholelithiasis adalah penyakit batu empedu yang dapat ditemukan di dalam kandung empedu atau di dalam saluran empedu, atau pada kedua-duanya. Penderita cholelithiasis di Indonesia cenderung meningkat karena perubahan gaya hidup lebih suka mengkonsumsi makanan cepat saji yang menjadi pemicu terjadinya cholelithiasis. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Ndraha (2014), didapatkan hasil dari 87 pasien yang didiagnosis cholelitiasis dengan rentang usia 45 – 65 tahun. Prevalensi pada pasien perempuan sebesar 55,17% atau 48 orang lebih banyak daripada laki-laki yang sebesar 44,83% atau 39 orang. Dari jumlah tersebut, diketahui rata-rata pasien yang berusia 40 tahun sebanyak 71 orang (81,61%) dan pasien yang dirawat inap sebanyak 60 orang (68,97%). Menurut data pelaporan di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus, kasus penyakit cholelithiasis ini masuk ke dalam daftar 10 besar. Berdasarkan catatan bagian rekam medis 4 (empat) tahun terakhir, yakni sejak tahun 2018-2021 tercatat ada 1080 jumlah kunjungan pasien batu empedu dengan 988 pasien yang dirawat inap di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus dan beberapa diantaranya menjalani operasi bedah pengangkatan batu empedu Kata Kunci: Gaya Hidup, Penderita Cholelithiasis
KONSEP DIRI DAN KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER PAYUDARA YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RSUD RAA SOEWONDO PATI Arsy, Gardha Rias; Budiati, Tri; Widyaningsih, Heriyanti
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Profesi Keperawatan (JPK)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v11i2.215

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Kanker payudara merupakan penyakit yang tidak menular dimana kasus kanker payudara merupakan kasus terbanyak dan dapat menyebabkan kematian. Konsep diri sebagai pandangan, penilaian, perasaan individu mengenai dirinya yang timbul sebagai hasil dari suatu interaksi sosial. kualitas hidup pasien kanker payudara akan menurun pada dimensi peran emosional, kognitif dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsep diri dan kualitas hidup paien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsep diri dan kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif analitik, pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik Cross-Sectional. Teknik pengambilan data dengan cara Purposive Sampling yang ditetapkan dengan sampel sebanyak 35 responden. Hasil: Hasil penelitian dari 35 responden, menunjukkan konsep diri baik sebanyak 22 orang (62,9%) dan konsep diri negatif sebanyak 13 orang (37,1%). Sedangkan untuk kualitas hidup menunjukkan sedang yaitu sebanyak 21 orang (60,0%), baik sebanyak  11 orang (31,4%) dan buruk sebanyak 3 orang (8.6%). Simpulan: Konsep diri pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD RAA Soewondo Pati adalah dalam kategori baik. Sedangkan untuk kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD RAA Soewondo Pati yaitu dalam kategori sedang. Kata Kunci: Kanker payudara, konsep diri, kualitas hidup