Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

IMPACT OF PRODUCTS AND SERVICES ON BUY DECISIONS (Studi D’royal Mart Di Batuphat Timur, Muara Satu Lhokseumawe) Sari maharani Sitorus; Nanda Ameliany; Nursakinah Ritonga; Teuku Zulkarnaen; Lisa Iryani; Sufi, Sufi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 7 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study uses a quantitative approach which aims to determine the completeness of products and services that have a positive and significant influence on purchasing decisions. The population in this study were all visitors to the D'royal Mart Store in East Batuphat, Muara Satu Lhokseumawe and determining the sample using a Likert scale with the accidental samling technique method. The data obtained was analyzed using multiple regression analysis. The results showed that using the t-test, the t-value was 4.350 with a p-value (0.000 <0.05), which means that hypothesis 1 which states that there is an effect of product completeness on purchasing decisions can be accepted. The t-test results obtained a t-count value of 2.905 with a p-value (0.000 <0.05) which means that hypothesis 2 which states that there is an effect of service on purchasing decisions can be accepted. The simultaneous test results obtained with a p-value (0.000 <0.05) which means that hypothesis 3 there is an influence between product completeness and service on purchasing decisions at D'royal Mart Batuphat Timur, Muara Satu Lhokseumawe simultaneously can be accepted. In this study, the results of the R squaer analysis obtained 0.611, which means that the percentage of the influence of product completeness and service on purchasing decisions is 61.1% and the remaining 38.9% is influenced by other variables not examined.
BRAND SWITCHING BEHAVIOUR KONSUMEN MUSLIM ACEH TERHADAP PRODUK MAKANAN DAN MINUMAN PASCA FATWA MUI NO 83 TAHUN 2023 Ritonga, Nursakinah; Andyna, Cut; Ameliany, Nanda; Sufi, Sufi; Sukmawati, Cut
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 1 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i1.2025.176-184

Abstract

The international Boycott, Divestment, Sanctions (BDS) movement is an effort of resistance that does not use violence but by boycotting products affiliated with Israel. In line with the BDS movement, the Fatwa commission of the Indonesian Ulema Council (MUI) on November 8, 2023 issued the latest fatwa number 83 of 2023 regarding the Law of Support for the Palestinian Struggle which confirms that supporting Israeli aggression against Palestine is haram. Aceh Province is the only province that implements the principles of Islamic Shari'ah in Indonesia.This study aims to explain and analyze the effect of e-WOM and Brand Image on consumer behavior to do Brand Switching directly. This type of research is Explanatory Research. The population in this study is the Acehnese Muslim community domiciled in Lhokseumawe City, North Aceh Regency, Bireun Regency who make brand switching in food and beverage product purchase transactions where the population is not known with certainty. The sampling technique in this study used accidental sampling technique. The number of samples was 100 respondents using the Lemeshow formula. Data collection methods using questionnaires and literature studies. The data analysis method used in this study consists of instrument tests in the form of validity tests and reliability tests, normality tests, then path analysis. The results showed that E-WOM has a positive and significant effect directly on Brand Image.  E-WOM has a positive and significant effect directly on Brand Switching. Brand Image has a positive and significant effect on Brand Switching. The indirect effect of e-WOM on Brand Switching through Brand Image is more explained by the direct effect than the indirect effect.
Analisis Pengaruh Strategi Pemasaran Digital terhadap Peningkatan Penjualan UMKM di Kecamatan Sawang, Aceh Utara Hakiki, Nur; Ameliany, Nanda; Ritonga, Nursakinah; Sukmawati, Cut; Sufi, Sufi
Journal of Politics, Governance, and Administration Vol. 1 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Lembaga Kajian Sosial Politik Aceh (LaKaspia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jpga.v1i1.14.2025

Abstract

This study aims to identify and analyze the impact of digital-based marketing strategies on the sales performance of MSMEs in Sawang District, North Aceh Regency. Digital marketing has increasingly become a strategic tool, gradually replacing traditional approaches due to its efficiency and ability to reach broader markets. This research applies a quantitative descriptive methodology, utilizing primary data collected from 100 MSME participants in Sawang District. Stratified random sampling was employed to select respondents, and simple linear regression was used to assess the relationship between digital marketing strategies and sales levels. The results indicate that digital marketing strategies exert a positive and significant influence on the sales performance of MSMEs in the area. The adoption of social media, websites, Google Trends, and other digital platforms has enabled MSMEs to expand their market reach and enhance competitiveness in the digital era. These findings underscore the importance for MSME actors to improve their digital literacy and professionalism in leveraging technology for business development. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh strategi pemasaran berbasis digital terhadap kinerja penjualan UMKM di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Pemasaran digital kini semakin berperan sebagai alat strategis yang secara bertahap menggantikan metode konvensional karena dinilai lebih efisien dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan dari 100 pelaku UMKM di Kecamatan Sawang. Pemilihan responden dilakukan melalui teknik stratified random sampling, sementara analisis hubungan antara strategi pemasaran digital dan tingkat penjualan dilakukan dengan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja penjualan UMKM di wilayah tersebut. Penggunaan media sosial, website, Google Trends, dan berbagai platform digital lainnya terbukti mampu memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan daya saing UMKM di era digital. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi digital dan profesionalisme pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi untuk pengembangan usaha.
PELATIHAN PENGELOLAAN ADMINISTRASI PENYERTAAN MODAL PADA BADAN USAHA MILIK GAMPONG Iryani, Lisa; Sufi, Sufi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i6.2110-2114

Abstract

Badan Usaha Milik Gampong (atau diakronimkan menjadi BUMG) merupakan usaha desa yang dikelola oleh Pemerintah desa dan berbadan hukum. Pemerintah Gampong dapat mendirikan Badan Usaha Milik Gampong sesuai dengan kebutuhan dan potensi Gampong. Pembentukan Badan Usaha Milik Gampong ditetapkan dengan Peraturan Gampong. Kepengurusan Badan Usaha Milik Gampong terdiri dari Pemerintah Gampong dan masyarakat Desa setempat. Permodalan Badan Usaha Milik Gampong dapat berasal dari Pemerintah Gampong, tabungan masyarakat, bantuan Pemerintah, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota, pinjaman, atau penyertaan modal pihak lain atau kerja sama bagi hasil atas dasar saling menguntungkan.BUMG Desa Teangah Baru mempunyai unit-unit usaha di dalamnya Salah satu diantaranya adalah Pengelolaan Peralatan Pesta. Kini dengan hadirnya BUMG warga Desa Tengah Baru sudah tidak kesulitan lagi dalam memenuhi kebutuhan untuk membuat sebuah pesta atau acara peringatan yang sudah menjadi adat istiadat masyarakat setempat. BUMG Desa Teangah Baru selain dalam bidang PPP . (Pengelolaan Peralatan Pesta), juga bergerak bidang kredit mikro atau simpan pinjam yaitu Usaha Kredit Mikro (UKM), Jasa Pengelolaan Usaha Desa (JPUD), dan masih banyak unit-unit usaha yang ada di dalamnya namun belum semua berjalan dengan efektif. Pemerintah Desa berharap dengan hadirnya BUMG ini dengan unit-unit usaha yang ada di dalamnya dapat membantu warga dalam meningkatkan kesejahteraan hidupnya melalui pembangunan-pembangunan ekonomi Desa secara utuh.
PELATIHAN INOVASI KEMASAN DAN BRANDING PRODUK DESA BLANG PULO MENUJU PASAR NASIONAL Iryani, Lisa; Sufi, Sufi; Zulkarnaen, Teuku; Ameliany, Nanda; Ritonga, Nursakinah; Maisyura, Maisyura
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i1.%p

Abstract

bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk lokal dari Desa Blang Pulo di pasar nasional. Dalam era globalisasi dan persaingan yang ketat, penting bagi produk lokal untuk memiliki kemasan yang menarik dan strategi branding yang efektif agar dapat menarik perhatian konsumen. Pelatihan ini melibatkan berbagai aspek penting, termasuk desain kemasan, branding, pemasaran digital, dan analisis pasar. Peserta pelatihan terdiri dari pelaku usaha lokal, termasuk pengrajin dan petani, yang memiliki potensi untuk mengembangkan produk mereka namun masih menghadapi tantangan dalam hal pemasaran dan inovasi. Salah satu fokus utama dari pelatihan ini adalah peningkatan kualitas kemasan. Kemasan yang menarik tidak hanya berfungsi untuk melindungi produk, tetapi juga sebagai alat pemasaran yang efektif. Dalam pelatihan, peserta diajarkan tentang prinsip desain kemasan yang baik, pemilihan bahan yang tepat, serta cara menciptakan kemasan yang fungsional dan estetis. Dengan kemasan yang menarik, produk diharapkan dapat lebih mudah dikenali dan diingat oleh konsumen. Selain itu, pelatihan juga menekankan pentingnya branding. Peserta diajarkan cara mengembangkan identitas merek yang kuat, termasuk pembuatan logo, slogan, dan nilai-nilai merek yang dapat menarik perhatian konsumen. Branding yang efektif akan membantu produk lokal untuk bersaing dengan produk dari daerah lain dan meningkatkan loyalitas konsumen. Pemasaran digital menjadi salah satu aspek penting dalam pelatihan ini. Dengan semakin berkembangnya teknologi dan penggunaan internet, pemasaran digital menjadi alat yang sangat efektif untuk menjangkau konsumen. Peserta dilatih untuk memanfaatkan media sosial dan platform e- commerce untuk mempromosikan produk mereka. Ini termasuk strategi konten, pengelolaan akun media sosial, dan teknik pemasaran online lainnya. Analisis pasar juga menjadi bagian integral dari pelatihan. Peserta diajarkan cara melakukan riset pasar untuk memahami tren konsumen, preferensi, dan perilaku pembelian. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang pasar, peserta dapat mengembangkan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen. Pemerintah Desa Blang Pulo berperan aktif dalam mendukung pelatihan ini dengan menyediakan fasilitas, sumber daya, dan dukungan logistik. Selain itu, pemerintah juga berupaya menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk memastikan keberlanjutan program dan akses ke sumber daya yang diperlukan. Setelah pelatihan, peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas produk dan strategi pemasaran mereka. Program pendampingan dan mentoring juga disediakan untuk membantu peserta dalam mengatasi tantangan yang mungkin muncul setelah pelatihan. Dengan pelatihan ini, diharapkan produk dari Desa Blang Pulo dapat bersaing di pasar nasional, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Inovasi kemasan dan branding yang efektif akan menjadi kunci untuk membuka peluang baru bagi produk lokal, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan desa secara keseluruhan.