Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Instilling Character Values in Traditional Games in Elementary Schools Mariatun, Mariatun; Sukarto, Sukarto; Hadi, Rusman
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 4 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i4.6193

Abstract

Mariatun (2023). This research aims to find out whether traditional games can increase the value of honest character education and knowing the positives and negatives in elementary school. This qualitative research uses a phenomenological approach with descriptive methods. Data collection techniques in this research are observation, interview and documentation techniques. Interview. This research has several stages, namely data reduction, data presentation and drawing conclusions. To test the validity of the data in this research, the researcher used diligent observation and triangulation. The results of this research show that the value of honest character in traditional games and its impacts can be seen in the research results as follows: 1). Honest values in traditional games include: Obeying game rules, praying before playing, admitting mistakes in the game, reprimanding mistakes and apologizing to friends. The positive and negative impacts of the traditional Selodor game on the value of honest character include positive impacts, the costs required are low, develop children's gross motor skills, can develop social intelligence, they can use their free time by playing games which are very useful and the negative impact is that the Selodor game has risks. in the form of small fights, neglecting obligations when they are busy playing and feeling a little "reluctant", not being able to go back to studying when students feel tired, students choosing to sleep if it disturbs the learning process, children always drinking cold sweet and fizzy drinks after playing on selodor. , Requires a large area of land so you need to look for large and roomy land and requires more energy, so not everyone can play it. 
Implementation of the Cooperative Learning Model in Arts and Culture Subjects in Elementary Schools Ridwan, Ridwan; Arzani, M.; Sukarto, Sukarto
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 8, No 3 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v8i3.7150

Abstract

This research aims to determine the planning, implementation and impact of the jigsaw type cooperative learning model on class V arts and culture subjects at SDN 1 Gumantar. The research subjects were the principal and teachers of arts and culture subjects. The research instruments are in the form of observation guidelines, interview guidelines and documentation guidelines that measure planning, implementation and impacts produced using the jigsaw type cooperative learning model in arts and culture subjects. Data collection techniques in this research used observation, interviews and documentation. Data analysis techniques are carried out using Data Reduction, Data Display (data presentation), Conclusion Drawing/Verification (drawing conclusions and verifying). There are various kinds of learning models that can be implemented in a learning activity. One of them is the jigsaw type cooperative learning model which is a learning model where students can learn to collaborate, work together and be responsible for understanding certain material and conveying it to their group friends. So that when implementing the jigsaw type cooperative learning model in arts and culture subjects, learning activities can indirectly foster the value of student cooperation. The objectives of this research are as follows: 1) to describe the planning of the jigsaw type cooperative learning model in arts and culture subjects, 2) to describe the jigsaw type cooperative learning model in arts and culture subjects, 3) to describe the impact of the jigsaw type cooperative learning model on The 11th unit of visual arts material culture lesson is making works of art from recycled household waste materials.
Implementation of the Routine Habituation Method in Developing Reading Skills in Elementary Schools Nopianto, Muhamad; Sukarto, Sukarto; Marzoan, Lalu
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 8, No 3 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v8i3.7120

Abstract

This research is based on reading habits that occur as a result of routine activities carried out daily at school. The aim of this research is to describe the implementation of the habituation method applied by class IV students at SDN 4 Gondang. This research was carried out at SDN 4 Gondang, Gangga District in class IV semester II of the 2023/2024 academic year. The method used in this research is a qualitative approach and in terms of method it is a descriptive method. Data collection techniques use observation, interviews and documentation techniques. The data sources for this research are school principals, teachers and students. And the data analysis techniques used in this research are data collection, data reduction, presentation and drawing conclusions. The research results show that (1) Implementation of the reading habitual method in an effort to foster reading skills at SDN 4 Gondang is carried out by a) reading habitually, b) providing a reading corner c) and providing reading books in the library and each class. (2) There are obstacles and solutions to implementing the habituation method (1) internal factors (a) reading disorders, the solution is with special guidance to students, (b) lack of focus on reading, the solution is to stay away from places that can interfere with the reading process or by reporting to teachers, (2) External factors, (a) lack of reading facilities, the solution is to utilize unused facilities and use them to facilitate the lack of reading places, (b) lack of reading time, the solution is to provide reading time when there is time blank.
Korelasi Kebiasaan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa di SDN 1 Teniga Tahun Pelajatan 2020/2021 Sukarto, Sukarto; Fitriana, Maulida Arum
Indonesian Journal of Education Research and Technology (IJERT) Vol 1 No 1 (2021): Indonesian Journal of Education Research and Technology (IJERT)
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Ini Bertujuan Untuk Melihat Kebiasaan Belajar Yang Efektif Diperlukan Oleh Setiap Individu Dalam Kegiatan belajar, Pada Siswa Kelas IV di SDN 1 Teniga. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 1 dengan jumlah siswa sebanyak 33 orang siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Dalam penelitian ini, tekhnik pengumpulan data yang digunakan angket atau kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji korelasi/hubungan. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan uji korelasi parsial product moment menunjukkan hasil bahwa terdapat korelasi antara kebiasaan belajar dengan prestasi belajar siswa. Hasil penelitian ini adalah; hasil rhitung> rtabel, yaitu 0,2953> 0,2913 dengan df = 31 dan ts = 5% sehingga hipotesis yang menyatakan terdapat korelasi yang signifikan antara kebisaan belajar dengan prestasi belajar siswa kelas IV di SDN 1 Teniga diterima. Artinya semakin baik kebiasaan belajar semakin baik pula prestasi belajar siswa kelas IV di SDN 1 Teniga.
Penerapan Metode Inquiri dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Materi Pembulatan Bilangan di Kelas IV SDN 1 Teniga Tahun Pelajaran 2020/2021 Fitriana, Maulida Arum; Sukarto, Sukarto
Indonesian Journal of Education Research and Technology (IJERT) Vol 1 No 2 (2021): Indonesian Journal of Education Research and Technology (IJERT)
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode inquiri dalam meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa pada mata pelajaran matematika materi pembulatan bilangan di kelas IV SDN 1 Teniga. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 1 Teniga. Subjek penelitian yaitu seluruh siswa kelas IV sebanyak 25 orang. Pendekatan yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Reaserch). Desain penelitian yang digunakan adalah model Kemmis dan Mc. Taggart yang berisi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan dan pengamatan, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah soal tes untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dan panduan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode inkuiri dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hal tersebut dibuktikan dengan meningkatnya rata-rata skor kemampuan berpikir kritis siswa yang pada kondisi awal 54,67 dan setelah dilaksanakan pembelajaran dengan menggunakan inkuiri pada siklus I rata-rata skor kemampuan berpikir kritis siswa mencapai angka 67,6. Setelah dilakukan perbaikan oleh guru sehingga pada siklus II mencapai angka 74,47 dan masuk dalam kategori baik. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode inquiri dapat meningkatkan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran matematika pada materi pokok pembulatan bilangan.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Metode Creative Learning Pada Mata Pelajaran IPS di MI Nurul Yaqin Teniga Tahun Pelajaran 2021/2022 Sukarto, Sukarto; Fitriana, Maulida Arum
Indonesian Journal of Education Research and Technology (IJERT) Vol 2 No 1 (2022): Indonesian Journal of Education Research and Technology (IJERT)
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan metode Creative Learning pada mata pelajaran IPS materi pokok keragaman suku bangsa dan budaya di kelas IV MI Nurul Yaqin Teniga Tahun Pelajaran 2021/2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subyek penelitian semua siswa kelas IV MI Nurul Yaqin Teniga dengan jumlah siswa 10 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes dan dokumentasi. Tindakan kelas dilakukan dalam 2 siklus yang terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan hasil belajar siswa setelah menggunakan metode creative learning. Ketuntasan belajar siswa sebelum menggunakan metode creative learning hanya mencapai 49%, namun setelah digunakan metode creative learning ketuntasan hasil belajar meningkat menjadi 66% pada siklus I dan 88% pada siklus II. Dari hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa dengan menggunakan mrtode creative learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di kelas IV MI Nurul Yaqin Teniga.
Upaya Guru Dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Siswa Di SDN 1 Santong Mulia Tahun Ajaran 2025 Wafa, Iliyin; Sukarto, Sukarto; Musafir, Musafir
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan upaya guru dalam mengatasi kesulitan membaca siswa menggunakan metode dasar dan metode alfabet di kelas 1 di SDN 1 Santong Mulia dan untuk mendeskripsikan faktor penghambat guru dalam mengatasi kesulitan membaca siswa menggunakan metode membaca dasar dan metode alfabet di kelas 1 SDN 1 Santong Mulia. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian study kasus dengan pendekatan kualitatif untuk teknik analisis data menggunakan teknik Milles dan Hubberman dengan 3 tahapan yaitu Kondensasi data, Penyajian data dan Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi kesulitan membaca siswa di kelas 1 SDN 1 Santong Mulia yaitu dengan menggunakan beberapa metode seperti, metode membaca dasar dan metode alfabet, bahwa upaya yang dilakukan guru kelas efektif dalam mengatasi kesulitan membaca siswa, karena siswa dapat memahami konsep membaca dengan lebih baik dan meningkatkan kemampuan membacanya. Guru dapat membantu siswa memahami dasar-dasar membaca dan meningkatkan kemampuan membaca mereka. Metode ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan siswa untuk memastikan bahwa mereka dapat memahami dan menguasai kemampuan membaca dengan baik. 2) Faktor yang menjadi penghambat guru dalam mengatasi kesulitan membaca siswa yaitu: faktor lingkungan, seperti yang sering terjadi siswa sekarang ini lebih senang bermain dikarenakan adanya pengaruh dari teman dan lingkungannya. Faktor lingkungan sekolah singkatnya jam pembelajaran disekolah sehingga waktunya sedikit. Dan terakhir yaitu faktor dari siswa itu sendiri, kurangnya kesadaran dari siswa, kurangnya minat belajar membaca dikarenakan siswa lebih senang untuk bermain dan malas belajar.
Pendidikan Sains dalam Membangun Karakter Masa Depan Peserta Didik di Sekolah Dasar Sukarto, Sukarto; Suastra, I Wayan; Citra, I Made; Ida Bagus Putrayasa
BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol. 9 No. 1 (2026): BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/fr0kcv04

Abstract

This study aimed to explore the contribution of science education in building the future character of elementary school students. The method used is a literature review by analyzing relevant studies related to science education, character development, and 21st-century learning. The results indicate that science education based on the development of critical thinking, creativity, and collaboration skills positively contributes to shaping responsible, environmentally aware, and adaptive students. In conclusion, science education plays a strategic role in developing students’ future character through active and meaningful learning. Keywords: Active Learning, Elementary School, Future Character, Science Education, Students
THE NATURE OF THE DEVELOPMENT OF INDONESIAN LANGUAGE AND LITERATURE LEARNING IN ELEMENTARY SCHOOL LITERACY Fitriana, Maulida Arum; Jaya, I Ketut Manik Asta; Putra, I Kadek Aditia; Sukarto, Sukarto
Jurnal JOEPALLT (Journal of English Pedagogy, Linguistics, Literature, and Teaching) Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan pembelajaran di sekolah dasar merupakan aspek penting dalam menciptakan generasi yang literat dan mampu bersaing di era global. Penelitian ini menggunakan metode narrative review, untuk mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber literatur terkait hakekat pengembangan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia pada literasi sekolah dasar. Hasil analisis terhadap 10 artikel menunjukan hakikat pengembangan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia untuk literasi di sekolah dasar bersifat multidimensional dan integratif. Inti dari pengembangan ini terletak pada perluasan makna literasi yang melampaui aspek kognitif-instrumental semata, menuju pada pembentukan sikap, nilai, dan budaya literasi yang menyeluruh. Kesimpulan yang diperoleh bahwa hakekat pengembangan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia pada literasi sekolah dasar pada hakikatnya adalah sebuah usaha sistematis untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang menjadikan literasi sebagai jiwa yang menghidupi seluruh proses pembelajaran