Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Cooperative Learning Implementation Model to Improve Mathematics Learning Outcomes Alberth Supriyanto Manurung; Abdul Halim; Ainur Rosyid
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2026

Abstract

The purpose of this study was to determine the Implementation Model of Cooperative Learning to improve Mathematics Learning Outcomes. The research method used was a survey method and used regression analysis techniques and simple correlation. This research was conducted at SDN Kenari 07 Pagi, Salemba sub-district with n = 36 using the Cluster Sampling technique. (1) The application of Cooperative Learning has an influence on mathematics learning outcomes; (2) Interest has an influence on the Implementation of Cooperative Learning; (3) The background of students has an influence on the application of cooperative learning; (4) Intelligence has an influence on the Application of Cooperative Learning. Based on this research, it is expected that the mathematics learning outcomes of fifth grade elementary school students can be improved by the influence of the application of cooperative learning, because the verification results prove that the application of cooperative learning is a significant determining factor. In many ways the characteristic enhancement model is used to solve educational problems and one of them is the Cooperative Learning Model which certainly affects the development of children where each child has different characteristics from one another so that it can show the child's character in solving the problems faced. 
Pengaruh Kemampuan Berpikir Kreatif untuk meningkatkan Hasil Belajar Matematika di Sekolah Dasar Alberth Supriyanto Manurung; Abdul Halim; Ainur Rosyid
Jurnal Basicedu Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.544

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan Pengaruh Kemampuan Berpikir Kreatif untuk meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa kelas V SD. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dan mengunakan teknik analisis regresi dan korelasi sederhana, regresi dan korelasi ganda. Penelitian ini dilakukan di SDN Kenari 07 Pagi Jakarta, kecamatan Salemba, Jakarta Pusat dengan n = 36 dengan menggunakan teknik Cluster Sampling.Penelitian ini dilandasi dengan hipotesis-hipotesis sebagai berikut : (1) Kemampuan Berpikir Kreatif memiliki pengaruh terhadap hasil belajar matematika; (2) Minat memiliki pengaruh terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif; (3) Latar belakang siswa memiliki pengaruh Kemampuan Berpikir Kreatif; (4) Intelegensia memiliki pengaruh Kemampuan Berpikir Kreatif; (5) Terdapat pengaruh antara bakat dan Kemampuan Berpikir Kreatif dengan hasil belajar matematika. Berdasarkan penelitian ini diharapkan hasil belajar matematika siswa kelas V SD dapat ditingkatkan dengan pengaruh Kemampuan Berpikir Kreatif, karena hasil verifikasi membuktikan bahwa Kemampuan Berpikir Kreatif menjadi faktor-faktor penentu yang signifikan
Mewujudkan Merdeka Belajar: Studi Kasus Program Kampus Mengajar di Sekolah Dasar Swasta di Jakarta Sri Lestari; Khusnul Fatonah; Abdul Halim
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan program Kampus Mengajar di sekolah sebagai upaya untuk mewujudkan merdeka belajar. Selama ini para siswa dan guru melakukan belajar mengajar untuk mendapatkan nilai tinggi dalam ujian sehingga pembelajaran monoton dan kurang mengasah keterampilan siswa di tingkat pendidikan dasar, menengah maupun perguruan tinggi. Akibatnya, kulitas lulusan belum memiliki kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. Pemerintah berupaya mengatasi masalah tersebut melalui kebijakan Merdeka Belajar. Salah satu program Merdeka Belajar bagi mahasiswa adalah Kampus Mengajar dengan melibatkan mahasiswa untuk membantu sekolah melakukan kegiatan belajar mengajar yang menyenangkan terutama di masa pandemi COVID-19. Penelitian studi kasus ini dilakukan di salah satu sekolah dasar swasta di Jakarta melalui observasi, wawancara dan analisa dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Kampus Mengajar dengan mengirimkan mahasiswa sebagai agen perubahan ke sekolah telah membantu pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Siswa, guru dan  mahasiswa sangat antusias meskipun menghadapi berbagai tantangan. Namun, guru belum sepenuhnya terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa selama program berlangsung sehingga mahasiswa meragukan adanya perubahan berkelanjutan dalam kegiatan belajar mengajar setelah program Kampus Mengajar angkatan 1 berakhir. Maka, program Kampus Mengajar selama dua belas pekan dirasa belum cukup untuk melakukan perubahan signifikan bagi sekolah untuk mewujudkan siswa dan guru yang merdeka.   
The Role of Problem Based Learning Learning in Improving Student Character Education Alberth Supriyanto Manurung; Abdul Halim; Ainur Rosyid
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4279

Abstract

The Determine the Role of Problem-Based Learning for Student Character Education was the aim of this study. Simple regression and correlation analysis methods are utilized in the survey-based research methodology. Using the Cluster Sampling approach, this study was carried out at SDN Kenari 07 Pagi in the Salemba District with a total of 36 participants. (1) The role of problem-based learning in student character education; (2) Interest influences problem-based learning implementation; (3) Student background influences problem-based learning implementation; and (4) Intelligence affects problem-based learning implementation. Based on this research, it is anticipated that the influence of problem-based learning will help character education for elementary school kids in the fifth grade, because the outcomes of the verification show that Problem Based Learning plays a significant determining role. In many ways, the character improvement model is used to address educational issues, and one of them is the problem-based learning learning model, which undoubtedly has an impact on children's development because each child has unique traits that can be used to demonstrate the child's character when resolving issues.