Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Peran Kecerdasan Emosional Mahasiswa Selama Pandemi Covid 19 Dapat Menghindari Pemicu Kecemasan Selama Kuliah Daring? Sukman, Rahayu; Rifayanti, Rina; Kristanto, Andreas Agung
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 4 (2022): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i4.8517

Abstract

This study aims to determine the relationship between emotional inteligence and academic anxiety in students of the Faculty of Social and Political Sciences, Mulawarman University who are studying online during the covid 19 pandemic. This study uses a quantitative approach with a subject of 100 students of the Faculty of Social and Political Sciences, Mulawarman University. Selected through purposive sampling teachnique. The measuring instrument used in this study used the emotional intelligence scale and the academic anxiety scale. The data analysis technique used the Product Moment correlation statistical test. The results showed that there was a significant relationship between emotional intelligence and academic anxiety in students studying online during the covid 19 pandemic with an r value of -0.361 > r table 0.165 and a sig value of 0.000 (p<0.05) which indicates that there is a relationship with negative direction. This means that the higher the emotional intelligence, the lower the academic anxiety, conversely if the lower the emotional intelligence, the higher the academic anxiety in students studying online during the covid 19 pandemic. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan kecemasan akademik pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman yang berkuliah secara daring di masa pandemi covid 19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subjek sebanyak 100 orang mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulwarman yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala kecerdasan emosional dan skala kecemasan akademik. Teknik analisis data menggunakan uji statistik korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan kecemasan akademik pada mahasiswa yang berkuliah secara daring di masa pandemi covid 19 dengan nilai r hitung -0.361 > r tabel 0.165 dan nilai sig 0.000 (p< 0.05) yang menunjukkan bahwa ada hubungan dengan arah negatif. Artinya semakin tinggi kecerdasan emosional maka semakin rendah kecemasan akademik, sebaliknya jika semakin rendah kecerdasan emosional maka semakin tinggi kecemasan akademik pada mahasiswa yang berkuliah secara daring di masa pandemi covid 19. 
Kontrol Diri dan Konformitas Teman Sebaya Terhadap Perilaku Merokok Remaja Putri Jade, Aridha Putri; Rifayanti, Rina
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 1 (2022): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i1.6990

Abstract

Smoking behavior is the activity of inhaling smoke produced by cigarettes and then exhaling the smoke out. This study aims to determine the effect of self-control and peer conformity on the smoking behavior of adolescent girls in Samarinda City. This study uses a quantitative approach. The subjects of this study were 102 young women in Samarinda City using the purposive sampling technique. The data collection method used was the self-control scale with Cronbach's alpha value = 0.885, the peer conformity scale with Cronbach's alpha value = 0.792, and the smoking behavior scale Cronbach's alpha = 0.870. The results showed (1) there was an effect of self-control and peer conformity on smoking behavior of adolescent girls (2) there was an influence between self-control on smoking behavior (3) there was an influence between peer conformity on smoking behavior.Perilaku merokok merupakan aktifitas menghisap rokok kemudian menghembuskan kembali asap keluar. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui pengaruh kontrol diri dan konformitas teman sebaya terhadap perilaku merokok remaja putri di Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini berjumlah 102 remaja putri di Kota Samarinda menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala kontrol diri dengan nilai alpha cronbach’s = 0.885, skala konformitas teman sebaya bernilai alpha cronbach’s = 0.792, dan skala perilaku merokok bernilai alpha cronbach’s = 0.870. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat pengaruh kontrol diri dan konformitas teman sebaya terhadap perilaku merokok remaja putri (2) terdapat pengaruh antara kontrol diri terhadap perilaku merokok (3) terdapat pengaruh antara konformitas teman sebaya terhadap perilaku merokok.
Perempuan yang Menikah Dini: Peran Dukungan Sosial pada Subjective Well-Being Baiq Windarti; Rina Rifayanti
Psikodinamika: Jurnal Literasi Psikologi Vol 6 No 2 (2026): PSIKODINAMIKA : Jurnal Literasi Psikologi, Juli 2026
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/psikodinamika.v6i2.9808

Abstract

The phenomenon of early marriage still occurs in society despite the existence of marital laws setting the minimum marrying age at 19. In East Kalimantan, for example, 219 women were married early. This study was conducted to investigate the correlation between social support and subjective well-being among women who entered into early marriages, using a purposive sampling method. The object of this research were 100 women who got married before 19 years old, have been married for under five years, and live in East Kalimantan. The data collection methods used were subjective well-being and social support scales. Data analysis was performed using Pearson’s product-moment correlation. The research results indicate a correlation among social support and and subjective well-being in women who married early. The two variables had a positive corellation and the strength of the corellation was in the very strong category. The findings of this study are expected to serve as recommendations for the development of counselling or support programmes for women who married early, as well as efforts to prevent early marriage.
Self-compassion dan kesejahteraan psikologis: Studi korelasional pada perawat Instalasi Gawat Darurat di Kalimantan Timur Mayang Febriani Caesar Salsabila; Nadya Novia Rahman; Rina Rifayanti; Tina Khostarina
Psycho Holistic Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/ph.v8i1.1617

Abstract

Kompleksitas tugas perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD) menimbulkan tuntutan kerja yang tinggi, sehingga berpotensi meningkatkan stres kerja dan memengaruhi kesejahteraan psikologis. Dalam konteks tersebut, self-compassion menjadi aspek penting yang dapat membantu perawat IGD menghadapi tekanan pekerjaan dan mempertahankan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara self-compassion dan kesejahteraan psikologis pada perawat IGD di Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional non-eksperimental. Partisipan penelitian terdiri atas 100 perawat IGD yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Self-compassion diukur menggunakan instrumen yang terdiri atas 16 aitem dengan koefisien reliabilitas α = .703. Kesejahteraan psikologis diukur menggunakan instrumen yang terdiri atas 21 aitem dengan koefisien reliabilitas α = .846. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Kendall’s tau. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara self-compassion dan kesejahteraan psikologis (τ = .562, p < .001). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi self-compassion yang dimiliki perawat IGD, semakin tinggi pula kesejahteraan psikologis yang dirasakan. Dengan demikian, self-compassion merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan dalam upaya mendukung kesejahteraan psikologis tenaga kesehatan, khususnya perawat IGD.