Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

RELATIONSHIP LONG SITTING, SITTING POSITION, AND STUDENT STATUS WITH LOW BACK PAIN COMPLAINTS IN STUDENTS OF IBNU SINA UNIVERSITY, BATAM CITY IN 2023 Wijaya, Juhanda Kartika; Sari, Novrika; Oktarizal, Hengky
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30650/jik.v11i2.3793

Abstract

Low Back Pain or lower back pain is an injury that is found as a result of poor physical activity. One of the factors that can influence the occurrence of complaints of low back pain is position, duration of sitting, and during activities. This study aimed to determine the relationship between sitting duration, sitting position, and student status with complaints of low back pain in college students. A cross-sectional analytic survey study was carried out on 107 people using a questionnaire, sampling was taken by random sampling. Questionnaire results were tested by Chi-Square statistical test. It was found that there was a relationship between long sitting and complaints of low back pain in Ibnu Sina University students with a p-value of 0.05; r 2 = 0.04. There is a relationship between sitting position and complaints of low back pain in Ibnu Sina University students, p-value 0.05; r 2 = 0.02. There is a relationship between student status and complaints of low back pain in students at Ibnu Cyan University, p-value 0.05; r 2 = 0.03. This study concludes that there is a relationship between sitting time, sitting position, and student status with complaints of low back pain among students at Ibnu Sina University, Batam City in 2023
Optimizing the Utilization of Fermented Natural Materials as Mosquito Trapping Attractives Saputra, Roni; Gemala, Mega; Oktarizal, Hengky; Dewita, Trisna; Rahmayni, Wanda
Miracle Journal of Public Health Vol 5 No 1 (2022): Miracle Journal of Public Health
Publisher : Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/mjph.v5i1.285

Abstract

Mosquitoes are insects that can interfere because, in addition to causing itching and pain, several types of mosquitoes are vectors or transmitters of various diseases. One of the free and environmentally friendly mosquito vector controls is to make simple traps with attractants containing fermented natural ingredients. This study aimed to determine the effectiveness of cassava fermentation, sugarcane water fermentation, brown sugar fermentation, and banana skin fermentation as mosquito attractants. This study is experimental research designed as a post-test–only control group design. The results showed that the ability of fermented cassava, sugarcane water fermentation, brown sugar fermentation as mosquito attractants did not significantly differ in attracting mosquitoes with the number of trapped mosquitoes was 62 tails, 56 tails, 50 were seen during nine days of research. Whereas for banana peel fermentation with the number of mosquitoes trapped 27 seats which were seen for nine research days and experienced a decrease from day to day. These results show that cassava fermentation is the most effective as the attractant of mosquitoes, with the number of mosquitoes trapped during nine days of research 62 tails, with an average of trapped mosquitoes as many as three and effective on day 5 of the study.
PROGRAM SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT PILAR PERTAMA DI KABUPATEN BINTAN TAHUN 2019 Oktarizal, Hengky; Pramawati, Anita
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 1 No. 02 (2020): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v1i02.94

Abstract

Diketahui bahwa di Negara berkembang masih banyak yang membuang tinja secara sembarangan akibat dari sosial ekonomi yang rendah, Program STBM sendiri pada awal nya cukup bagus untuk merubah perilaku tersebut, di Kabupaten bintan sendiri ada 2.765 KK yang masih buang air besar sembarangan dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi program STBM pilar pertama di puskesmas berakit tahun 2019. Pada penelitian ini menerapkan metode kualitatif deskripstif dengan mekanisme sistem pendekatan berdasarkan input, proses dan output yang mana data yang dikumpulkan asalnya dari hasil wawancara mendalam dengan 10 informan, observasi, telaah dokumen dan di analisa menggunakan triangulasi. Bila dilihat dari aspek input, proses dan output pelaksanaan program STBM di puskesmas Berakit sudah temasuk berhasil dengan capaian 85% yang sudah membangun jamban sehat.Aspek pembiayaan atau dana mempunyai peran besar dalam penelitian ini karena dengan adanya pembiayaan masalah pembangunan jamban ini bisa teratasi, maka dari itu diharapkan penggunaan dana desa bisa menuntaskan masaalah ini..
PERILAKU PEDAGANG TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH DI PASAR BESTARI BINTAN CENTER KOTA TANJUNGPINANG TAHUN 2020 Oktarizal, Hengky; Luciana, Gina; Sembiring, Firdaus Yustisia
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 2 No. 01 (2021): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS) Volume 2 Nomor 1 Januari 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v2i01.118

Abstract

Sampah merupakan masalah yang tak pernah ada habis nya, di Indonesia sendiri sampah merupakan suatu masalah yang konkrit dan tak pernah terselesaikan. salah satu penyumbang sampah terbesar yaitu berasal dari sampah pasar dan sampah rumah tangga. perilaku membuang sampah sembarangan para pedagang sangat berpengaruh terhadap meningkatnya volume sampah pasar. dalam hal ini pengelolaan sampah yang baik tentu saja dapat membantu mengurangi jumlah sampah pada pasar tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan tindakan dengan pengelolaan sampah di pasar bestari bintan center, Kota Tanjungpinang th.2020. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif yang bersifat observasional dengan metode pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini 77 pedagang. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji statistik yang digunakan Chi-square. Hasil dari penelitian ini, didapatkan bahwa ada hubungan pengetahuan pedagang dengan pengelolaan sampah (P value 0,017 < α = 0,05). Ada hubungan sikap pedagang dengan pengelolaan sampah (P value 0,000 < α = 0,005). Ada hubungan tindakan pedagang dengan pengelolaan sampah (P value 0,002 < α = 0,05). Saran diharapkan adanya suatu upaya pemberdayaan pedagang pasar yang berperan serta dalam upaya menangani permasalahan sampah, seperti membuang sampah pada tempatnya, melakukan pemilahan sampah basah dan kering dan juga melakukan penyediaan fasilitas pembuangan sampah oleh pimpinan pasar dan meningkatkan kesadaran dalam pengelolaan sampah di pasar seperti memberikan teguran kepada para pedagang yang masih tidak mematuhi peraturan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERAPAN HIGIENE SANITASI TEMPAT PENGELOLAAN MAKANAN DI TANJUNG BALAI KARIMUN TAHUN 2021 Oktarizal, Hengky; Anjalina, Vasha; Nurhayati; Husein, Al-hafez
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 2 No. 02 (2021): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS) Volume 2 Nomor 2 September 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v2i02.275

Abstract

Rumah Makan Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Meral mayoritas masih tergolong rendah dalam penerapan hygiene sanitasi rumah makan seperti pengolah rumah makan yang memiliki pengetahuan yang kurang serta tindakan dalam penerapan hygiene sanitasi yang masih minim dikarenakan kurang nya fasilitas atau sarana prasarana di rumah makan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penerapan Higiene Sanitasi Tempat Pengelolaan Makanan di Tanjung Balai Karimun Tahun 2021.Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dan jumlah sampel yang diambil 35 sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara dan observasi kepada pengelolah rumah makan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengetahuan pengelolah rumah makan p value = 0,002, Sikap pengelolah rumah makan p value = 0,002, dan Tindakan pengelolah rumah makan p value = 0,006 dan variabel yang tidak mempengaruhi penerapan Higiene sanitasi adalah Sertifikat penjamah Makanan p value =1,000 dan Sertifikat Laik Higiene p value (-). Kesimpulan ada hubungan antara pengetahuan, sikap, tindakan dengan penerapan Higiene sanitasi rumah makan dan tidak ada hubungan antara sertifikat penjamah makanan dan sertifikat laik Higiene. Saran kepada pengelolah rumah makan agar dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, tindakan agar dapat meningkatkan penerapan Higiene sanitasi rumah makan dan agar dapat mengikuti pelatihan penjamah makanan dan memiliki sertifikat laik Higiene.
HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN DAN RIWAYAT PENYAKIT DIARE PADA KEJADIAN BALITA STUNTING DI PULAU SETOKOK KECAMATAN BULANG KOTA BATAM TAHUN 2023 Sagita, Devi; oktarizal, Hengky; Pramawati, Anita; yustisia, Firdaus
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v5i1.636

Abstract

Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor lingkungan dan riwayat penyakit diare pada kejadian balita stunting di Pulau Setokok Kecamatan Bulang Kota Batam Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pendekatan cross-sectional, sampel penelitian ini sebanyak 78 anak balita. Analisa data menggunakan Analisa univariat dan analisa bivariat dengan menggunakan uji chi-square pada derajat kepercayaan 95% dengan nilai p-value ≤ 0.05. Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan nilai p-value α yang memiliki arti constant, dengan demikian maka diketahui bahwa tidak terdapat hubungan antara kualitas air bersih dengan kejadian balita stunting. Dari hasil ini didapatkan nilai p-value 0.02 (≤ 0.05), dengan demikian dapat dinyatakan bahwa terdapat hubungan antara kepemilikan jamban pada kejadian balita stunting. Dari hasil penelitian ini didapatkan nilai p-value 0.02 (≤ 0.05), dengan demikian dapat dinyatakan bahwa terdapat hubungan antara tipe rumah pada kejadian balita stunting. Dari hasil penelitian ini didapatkan nilai p-value 0.00 (≤ 0.05), dengan demikian dapat dinyatakan bahwa terdapat hubungan antara riwayat penyakit diare pada kejadian balita stunting.
PENGARUH PRAKTIK BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN DI KELURAHAN BELUM ODF SEKANAK RAYA DAN KELURAHAN ODF PATAM LESTARI KOTA BATAM TAHUN 2023 Indriyani, Rika; Hengky Oktarizal; Anita Pramawati
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Ibnu Sina
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v5i2.652

Abstract

Abstrack Open Defecation Free (ODF) is a condition in which every individual in a community refrains from practicing Open Defecation (OD). The behavior of stopping Open Defecation (OD) is accompanied by the utilization of sanitary sanitation facilities, such as proper toilets. The aim of this study is to analyze the influence of several factors on the practice of Open Defecation (OD) in two different neighborhoods with different Open Defecation Free (ODF) statuses in Batam City, namely Sekanak Raya Neighborhood (Not ODF) and Patam Lestari Neighborhood (ODF). The research method employed in this study is observational analysis with a cross-sectional approach, involving a sample of 67 households. Data was collected through observations and interviews. The data analysis was conducted using chi-square statistical tests to obtain the results of univariate and bivariate analyses. The research results, measured using the chi-square test, revealed that the level of knowledge of the household heads had a significant effect on the practice of Open Defecation (p-value = 0.003), while the level of income showed no significant effect (p-value = 0.060). The ownership of a toilet (p-value = 0.001), community attitudes (p-value = 0.001), distance from home to public toilet facilities (p-value = 0.001), family support (p-value = 0.115), and the role of healthcare workers (p-value = 0.000) were also found to have significant effects. In conclusion, factors such as education, income, knowledge, community attitudes, toilet ownership, and distance from home to public toilets have an influence on the practice of Open Defecation (OD) in both neighborhoods. To prevent diseases caused by feces, it is recommended that everyone construct proper toilets in their homes or utilize the facilities provided by the local government to improve the ODF status in Batam City.
Hubungan Faktor Kimia Udara (PM2.5, PM10) dan Kondisi Psikososial dengan Keluhan Sick Building Syndrome Pramawati, Anita; Oktarizal, Hengky; Rarasati, Fauziah
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 11 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : Universitas Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/keskom.Vol11.Iss3.2338

Abstract

Sick Building Syndrome (SBS) was a collection of symptoms associated with poor indoor air quality, with higher symptom severity among individuals experiencing psychosocial issues. This study aimed to determine the relationships between air chemical factors (PM2.5, PM10) and psychosocial conditions and sick building syndrome complaints. The research methodology used was quantitative with a cross-sectional study design. The sampling technique employed was total sampling, with a sample size of 41 individuals. Data analysis was conducted using the chi-square test at a 95% confidence level (α = 0.05). The results showed that 24 workers (58.5%) experienced SBS complaints. There was no significant association between CO and SBS complaints (p-value = 0). However, there was a significant correlation between PM2.5 (p-value = 0.031), PM10 (p-value = 0.031), and psychosocial conditions (p-value = 0.007) with SBS complaints. This study concluded that there was no significant correlation between CO and SBS complaints. However, a correlation was found between PM2.5, PM10, and psychosocial conditions with SBS complaints. It was recommended that the company improve the work environment by enhancing air circulation, maintaining workplace cleanliness, conducting regular environmental monitoring, and improving workers’ psychosocial conditions to reduce SBS complaints.