Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERAPAN HIGIENE SANITASI TEMPAT PENGELOLAAN MAKANAN DI TANJUNG BALAI KARIMUN TAHUN 2021 Oktarizal, Hengky; Anjalina, Vasha; Nurhayati; Husein, Al-hafez
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 2 No. 02 (2021): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS) Volume 2 Nomor 2 September 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v2i02.275

Abstract

Rumah Makan Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Meral mayoritas masih tergolong rendah dalam penerapan hygiene sanitasi rumah makan seperti pengolah rumah makan yang memiliki pengetahuan yang kurang serta tindakan dalam penerapan hygiene sanitasi yang masih minim dikarenakan kurang nya fasilitas atau sarana prasarana di rumah makan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penerapan Higiene Sanitasi Tempat Pengelolaan Makanan di Tanjung Balai Karimun Tahun 2021.Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dan jumlah sampel yang diambil 35 sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara dan observasi kepada pengelolah rumah makan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengetahuan pengelolah rumah makan p value = 0,002, Sikap pengelolah rumah makan p value = 0,002, dan Tindakan pengelolah rumah makan p value = 0,006 dan variabel yang tidak mempengaruhi penerapan Higiene sanitasi adalah Sertifikat penjamah Makanan p value =1,000 dan Sertifikat Laik Higiene p value (-). Kesimpulan ada hubungan antara pengetahuan, sikap, tindakan dengan penerapan Higiene sanitasi rumah makan dan tidak ada hubungan antara sertifikat penjamah makanan dan sertifikat laik Higiene. Saran kepada pengelolah rumah makan agar dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, tindakan agar dapat meningkatkan penerapan Higiene sanitasi rumah makan dan agar dapat mengikuti pelatihan penjamah makanan dan memiliki sertifikat laik Higiene.
HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN DAN RIWAYAT PENYAKIT DIARE PADA KEJADIAN BALITA STUNTING DI PULAU SETOKOK KECAMATAN BULANG KOTA BATAM TAHUN 2023 Sagita, Devi; oktarizal, Hengky; Pramawati, Anita; yustisia, Firdaus
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v5i1.636

Abstract

Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor lingkungan dan riwayat penyakit diare pada kejadian balita stunting di Pulau Setokok Kecamatan Bulang Kota Batam Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pendekatan cross-sectional, sampel penelitian ini sebanyak 78 anak balita. Analisa data menggunakan Analisa univariat dan analisa bivariat dengan menggunakan uji chi-square pada derajat kepercayaan 95% dengan nilai p-value ≤ 0.05. Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan nilai p-value α yang memiliki arti constant, dengan demikian maka diketahui bahwa tidak terdapat hubungan antara kualitas air bersih dengan kejadian balita stunting. Dari hasil ini didapatkan nilai p-value 0.02 (≤ 0.05), dengan demikian dapat dinyatakan bahwa terdapat hubungan antara kepemilikan jamban pada kejadian balita stunting. Dari hasil penelitian ini didapatkan nilai p-value 0.02 (≤ 0.05), dengan demikian dapat dinyatakan bahwa terdapat hubungan antara tipe rumah pada kejadian balita stunting. Dari hasil penelitian ini didapatkan nilai p-value 0.00 (≤ 0.05), dengan demikian dapat dinyatakan bahwa terdapat hubungan antara riwayat penyakit diare pada kejadian balita stunting.
PENGARUH PRAKTIK BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN DI KELURAHAN BELUM ODF SEKANAK RAYA DAN KELURAHAN ODF PATAM LESTARI KOTA BATAM TAHUN 2023 Indriyani, Rika; Hengky Oktarizal; Anita Pramawati
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Ibnu Sina
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v5i2.652

Abstract

Abstrack Open Defecation Free (ODF) is a condition in which every individual in a community refrains from practicing Open Defecation (OD). The behavior of stopping Open Defecation (OD) is accompanied by the utilization of sanitary sanitation facilities, such as proper toilets. The aim of this study is to analyze the influence of several factors on the practice of Open Defecation (OD) in two different neighborhoods with different Open Defecation Free (ODF) statuses in Batam City, namely Sekanak Raya Neighborhood (Not ODF) and Patam Lestari Neighborhood (ODF). The research method employed in this study is observational analysis with a cross-sectional approach, involving a sample of 67 households. Data was collected through observations and interviews. The data analysis was conducted using chi-square statistical tests to obtain the results of univariate and bivariate analyses. The research results, measured using the chi-square test, revealed that the level of knowledge of the household heads had a significant effect on the practice of Open Defecation (p-value = 0.003), while the level of income showed no significant effect (p-value = 0.060). The ownership of a toilet (p-value = 0.001), community attitudes (p-value = 0.001), distance from home to public toilet facilities (p-value = 0.001), family support (p-value = 0.115), and the role of healthcare workers (p-value = 0.000) were also found to have significant effects. In conclusion, factors such as education, income, knowledge, community attitudes, toilet ownership, and distance from home to public toilets have an influence on the practice of Open Defecation (OD) in both neighborhoods. To prevent diseases caused by feces, it is recommended that everyone construct proper toilets in their homes or utilize the facilities provided by the local government to improve the ODF status in Batam City.
Hubungan Faktor Kimia Udara (PM2.5, PM10) dan Kondisi Psikososial dengan Keluhan Sick Building Syndrome Pramawati, Anita; Oktarizal, Hengky; Rarasati, Fauziah
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 11 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : Universitas Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/keskom.Vol11.Iss3.2338

Abstract

Sick Building Syndrome (SBS) was a collection of symptoms associated with poor indoor air quality, with higher symptom severity among individuals experiencing psychosocial issues. This study aimed to determine the relationships between air chemical factors (PM2.5, PM10) and psychosocial conditions and sick building syndrome complaints. The research methodology used was quantitative with a cross-sectional study design. The sampling technique employed was total sampling, with a sample size of 41 individuals. Data analysis was conducted using the chi-square test at a 95% confidence level (α = 0.05). The results showed that 24 workers (58.5%) experienced SBS complaints. There was no significant association between CO and SBS complaints (p-value = 0). However, there was a significant correlation between PM2.5 (p-value = 0.031), PM10 (p-value = 0.031), and psychosocial conditions (p-value = 0.007) with SBS complaints. This study concluded that there was no significant correlation between CO and SBS complaints. However, a correlation was found between PM2.5, PM10, and psychosocial conditions with SBS complaints. It was recommended that the company improve the work environment by enhancing air circulation, maintaining workplace cleanliness, conducting regular environmental monitoring, and improving workers’ psychosocial conditions to reduce SBS complaints.
Analisis Faktor Sanitasi Lingkungan dan Perilaku Penghuni Terhadap Keberadaan Tikus di Permukiman Padat Kota Batam Hengky Oktarizal; Anita Pramawati; Nurdia Putri Aminah; Diandra Khairunnisa; Mohdan Zyahrul
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46809

Abstract

Keberadaan tikus dapat dipengaruhi dari kondisi sanitasi lingkungan rumah yang Perilaku penghuni rumah yang dapat menyebabkan keberadaan tikus. Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Sanitasi Lingkungan Rumah Dan Perilaku Penghuni Rumah Dengan Keberadaan Tikus di Kampung Agas RW 04 RT 01 Kota Batam Tahun 2024.Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan Sanitasi Lingkungan Rumah dan Perilaku Penghuni Rumah dengan Keberadaan Tikus. Sampel penelitian adalah seluruh warga di Kampung Agas RT 01 yang berjumlah 100 responden. Teknik sampel yang digunakan adalah total sampling. Hasil analisis uji Chi Square menunjukkan bahwa adanya hubungan pencahayaan dengan keberadaan tikus (p value = 0,021), kondisi tempat pembuangan sampah dengan keberadaan tikus (p value = 0,002), kondisi saluran pembuangan air limbah (SPAL) dengan keberadaan tikus (p value = 0,027), perilaku penghuni rumah dengan keberadaan tikus (p value = 0,007). Kesimpulan dari penelitian terdapat hubungan antara sanitasi lingkungan rumah dan perilaku penghuni rumah dengan keberadaan tikus. Saran dari hasil penelitian ini diharapkan masyarakat lebih memperhatikan sanitasi lingkungan sekitar dan mengurangi kebiasaan yang dapat mengundang keberadaan tikus.
Pemanfataan Serbuk Sekam Padi Sebagai Adsorben Untuk Menurunkan Konsentrasi Senyawa Piridaben Pada Pestisida Samite 135EC Saputra, Roni; Oktarizal, Hengky
Chempublish Journal Vol. 2 No. 2 (2017): Chempublish Journal
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.979 KB) | DOI: 10.22437/chp.v2i2.4475

Abstract

Pesticides are very useful in many areas of human activities, especially in agriculture to ensure food availability. However, pesticides also have a negative impact on the environment and health. Pesticides are classified as endocrine disrupting chemicals (EDCs), which are chemicals that can interfere with the metabolic system, binding and eliminating hormones in the body, one of which is the danger of carcinogenicity. The concentration hazard present in Pesticide was experiment to decrease the concentration by using rice husk absorbent powder. This research is an experimental research that aims to reduce the concentration of pyridaben compounds contained in pesticides by using rice husk absorbent powder. By varying the sample treatment, variations of optimum concentrations of 10, 20, 30, 40 and 50 mg/L, contact time of 12 hours, 24 hours, 2 days, 4 days and 7 days, and weight of rice husk powder 25, 50, 100, 150, 200 mg. Analysis performed on pesticides is the content of pyridaben in pestisida samite 135EC. From this research, the best result was obtained at concentration 30 mg/L with 29,74% absorption efficiency, 24 hours contact time with 92,36% absorption efficiency, and 150 mg of rice husk powder with 54,88% absorption efficiency. This condition indicates that rice husk powders are effectively used to decrease the concentration of pyridaben compounds because of their effectiveness above 50%.
Rancang bangun alat penyaring air limbah laundry Gemala, Mega; Oktarizal, Hengky
Chempublish Journal Vol. 4 No. 1 (2019): Chempublish Journal
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.226 KB) | DOI: 10.22437/chp.v4i1.6910

Abstract

Laundry merupakan usaha yang menghasilkan limbah cair setiap harinya yang bisa berdampak pada pencemaran tanah dan air jika tidak dikelola dan diolah dengan benar. Dilihat secara visual kondisi air limbah laundry di lingkungan PT X Kampung Seraya, Komplek Pelita Kecamatan Lubuk Baja masih belum memenuhi syarat kualitas air yang baik, maka diperlukan suatu pengolahan (treatment) dalam mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan metode penyaringan sederhana. Metode ini diharapkan dapat digunakan oleh PT X dalam mengolah limbah cair yang dihasilkan sebelum dibuang ke badan air dengan tujuan mengurangi beban pencemaran air pada lingkungan yang sesuai standar kesehatan masyarakat yang memenuhi parameter kualitas air dari segi fisika dan kimia sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No.5 Tahun 2014. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimen atau percobaan (experiment research).Adapun rancangan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah one group pretest-posttest (pretest-posttest design. Dari hasil penelitian pada kualitas air sebelum pengolahan, terdapat beberapa parameter tidak memenuhi syarat dan setelah dilakukan pengolahan dengan kombinasi penyaringan zeolite dan arang aktif dapat memperbaiki kualitas air limbah laundry yaitu menurunkan kadar phospat hingga 98,46%.