Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

RESOLUSI KONFLIK ANTAR JAMAAH MASJID BAITURRAHMAN DAN BAITURAHMAN AL-LATIF DI DUSUN ASAM JAWA BARAT DESA ASAM JAWA KECAMATAN TORGAMBA Wahyudi Pohan, Diki; Syahminan, Mhd; Ekowati, Endang
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 9, No 2 (2024): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v9i2.333-349

Abstract

Konflik Intern jamaah Masjid Baiturrahman adalah konflik yang terjadi antar jamaah masjid baiturrahman. Konflik ini terjadi dengan berbagai faktor yang kompleks faktor-faktor penyebabkonflik intern jamaah Masjid Baiturrahman yaitau Pemindahan dan Pembangunan Masjid Baiturrahman, Isu Wakaf dan Pengelolaan serta Pembentukan BKM secara sepihak oleh H. Latif.Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui bagaimana dampak yang ditimbulkan dari konflik yang terjadi antara jamaah Masjid Baiturrahman, upaya mediasi yang dilakukan pemerinah untuk menyelesaikan konflik yang terjadi antara jamaah Masjid Baiturrahman. Serat bagaimana resolusi konflik yang tepat untuk menyelesaikan konflik yang terjadi antara jamaah Masjid Baiturrahman. Penelitian ini berjenis penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif dengan metode pendekatan fenomenologi. Pendekatan fenomenologi digunakan untuk menggambarkan bagaimana pengalaman seseorang ketika berinteraksi dengan sesamanya dan lingkungan sekitarnya. Temuan dalam penelitian ini adalah hingga saat ini masih terjadi konflik dingin antar jamaah Masjid  Baiturrahman, meskipun dulu sempat beberapa kali dilakukan media oleh pemerintah setempat. Namun mediasi itu tidak berhasil menyatukan jamaah Masjid Baiturrahman. Saat ini pemerintahan setempat telah berganti pada pemerintahan yang baru. Setelah peneliti telusuri ternyata pemerintah baru ini tidak mengetahu konflik yang terjadi di intern jamaah Masjid Baiturrahman.
PERAN KEMENTERIAN AGAMA DELI SERDANG DALAM MENYIKAPI PENISTAAN AGAMA Jannah, Miftahul; Kamaluddin, Kamaluddin; Ekowati, Endang
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 9, No 2 (2024): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v9i2.386-398

Abstract

Penistaan agama adalah ajaran yang berhubungan dengan keyakinan, atau memberikan pengertian-pengertian tentang konsep-konsep yang tidak umum dipakai oleh para ulama yang sudah teruji dan itu sudah menjadi acuan kebenaran akidah, Contohnya memperolok-olok ajaran Islam seperti mempermainkan Nabinya orang Islam. Ditengah perbedaan agama yang harusnya saling menjaga, penistaan agama ini tentu menjadi duri perusak keragaman. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana peran yang ditunjukan oleh Kementrian Agama Deli Serdang dalam mencegah dan mengatasi kasus penistaan agama. Penelitian ini berjenis penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif dengan metode pendekatan fenomenologi. Pendekatan fenomenologi digunakan untuk menggambarkan bagaimana pengalaman seseorang ketika berinteraksi dengan sesamanya dan lingkungan sekitarnya. Dari penelitian di lapangan ditemukan bahwa Kementerian Agama Deli Serdang memiliki tugas utama yaitu: Kementerian Agama memiliki tanggung jawab utama dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama dan membantu Presiden dalam menjalankan pemerintahan negara. Tugas Kementerian Agama mencakup: 1.Perumusan dan Pelaksanaan Kebijakan: Mengatur bimbingan masyarakat Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu, serta mengelola penyelenggaraan haji, umrah, dan pendidikan agama, 2.Koordinasi dan Dukungan Administrasi: Membina serta memberikan dukungan administrasi kepada seluruh unsur organisasi di bawah Kementerian Agama, 3.Pengelolaan Kekayaan Negara: Mengelola barang milik negara yang menjadi tanggung jawab Kementerian Agama, 4.pengawasan dan Bimbingan Teknis: Melakukan pengawasan, bimbingan teknis, dan supervisi atas pelaksanaan urusan Kementerian Agama di berbagai daerah, 5.Pendidikan dan Pengembangan: Melaksanakan pendidikan, pelatihan, penelitian, dan pengembangan di bidang agama serta penyelenggaraan jaminan produk halal.
A COMPARATIVE STUDY OF MAJOR RELIGIONS' PERSPECTIVES ON HUMAN RIGHTS IN INDONESIA: INSIGHTS FROM ISLAM, CHRISTIANITY, HINDUISM, AND BUDDHISM: Studi Komparatif Pandangan Agama-agama Besar di Indonesia tentang Hak Asasi Manusia: Perspektif Islam, Kristen, Hindu, dan Buddha Ekowati, Endang
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 8 No 2 (2024): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA) 
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v8i2.4629

Abstract

This study explores the comparative perspectives on human rights within the teachings of four major religions in Indonesia: Islam, Christianity, Hinduism, and Buddhism. Against the backdrop of Indonesia’s rich religious diversity and ongoing discourse on human rights, this research examines how each religion interprets and addresses fundamental human rights issues. The research addresses the question of how these religious doctrines align or diverge in their approach to human rights principles, particularly concerning freedom, equality, and social justice. Using a qualitative methodology, the study draws upon religious texts, interviews with religious leaders, and scholarly literature to analyze the foundational views and teachings of each religion on human rights. Findings indicate that while there are significant commonalities in advocating for human dignity and moral responsibilities, each religion emphasizes distinct principles that reflect its unique doctrines. The conclusion underscores the potential of interfaith dialogue to bridge differences and promote a more inclusive understanding of human rights in a pluralistic society. This study contributes to the broader discourse on religion and human rights in multicultural contexts like Indonesia.
Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak: Meneladani Tokoh Ulama Kharismatik K.H. Maimun Zubair dan Relevansinya dalam Pembentukan Karakter Generasi Z Pada Era Digital Khusnaini, Titi; Ekowati, Endang; Tamyis, Tamyis
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2593

Abstract

The main objective of this study is to analyze the moral education values ??exemplified by K.H. Maimun Zubair and explore their relevance in shaping the character of Generation Z in the digital era. This study uses a qualitative approach with a library research method to analyze the moral education values ??exemplified by K.H. Maimun Zubair and their relevance in shaping the character of Generation Z in the digital era. Data were collected from academic literature, biographies, journals, and digital documents that are credible, relevant, and actual. The analysis was carried out thematically by extracting moral values, mapping their relevance to digital challenges, and synthesizing findings from various sources. This approach produces a conceptual, theoretical, and practical understanding of the character education of Generation Z and the role model of ulama in a modern context. The results of this study indicate that the role model of K.H. Maimun Zubair plays a strategic role in shaping the character and moral awareness of Generation Z in the digital era. The exemplary moral values, such as honesty, patience, discipline, empathy, and social concern, can be observed, imitated, and internalized by the younger generation. The exemplary behavior of Islamic scholars serves as a bridge between Islamic boarding school traditions and the demands of modernization, enhancing moral awareness, self-control, and the ability to make ethical decisions. These findings confirm that religious scholars who consistently exemplify morality can shape Generation Z into individuals with character, morals, adaptability, and responsibility in both real and virtual life.
Pengaruh Resiliensi Terhadap Kecerdasan Emosional dan Implikasinya dalam Pembentukan Karakter Santri Pada Era Modern di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Jati Agung Lampung Selatan Qoriah, Siti; Ekowati, Endang; Tamyis, Tamyis
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2611

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis pengaruh resiliensi terhadap kecerdasan emosional dan implikasinya dalam pembentukan karakter santri di era modern, khususnya di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Jati Agung Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory untuk menganalisis hubungan resiliensi, kecerdasan emosional, dan pembentukan karakter santri di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Lampung Selatan. Desain cross-sectional diterapkan dengan sampel 50 santri yang dipilih secara random dari populasi 456 santri. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert dan dokumentasi, dengan instrumen yang terbukti valid dan reliabel (Cronbach’s Alpha 0,939). Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji prasyarat, serta regresi untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh asumsi statistik telah terpenuhi, sehingga temuan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Instrumen penelitian memiliki reliabilitas sangat tinggi dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,939, serta data berdistribusi normal dan memenuhi asumsi linieritas dan homoskedastisitas. Secara parsial, resiliensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecerdasan emosional santri, namun tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap pembentukan karakter. Meskipun demikian, secara simultan resiliensi dan kecerdasan emosional berpengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter, menunjukkan peran strategis kecerdasan emosional sebagai penghubung dalam pembentukan karakter santri di era modern.
Efektivitas Metode Pembelajaran Drill dengan Pendekatan Teori Behavioristik Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Fiqih di MTs Hidayatul Mubtadiin Kecamatan Jati Agung Solehah, Assmiana; Ekowati, Endang; Tamyis, Tamyis
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode pembelajaran drill yang diimplementasikan melalui pendekatan teori behavioristik dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih di MTs Hidayatul Mubtadiin Kecamatan Jati Agung. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Hidayatul Mubtadiin, Lampung Selatan, menggunakan pendekatan mixed methods dengan strategi explanatory sequential. Desain kuantitatif berupa eksperimen semu dengan Non-Equivalent Control Group Design pada 44 siswa, kelas eksperimen menerima pembelajaran Fiqih metode drill, kelas kontrol pembelajaran konvensional. Hasil belajar diukur melalui pretest-posttest dan dianalisis dengan uji normalitas, homogenitas, dan t-test. Data kualitatif diperoleh melalui observasi dan wawancara, dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Integrasi data kuantitatif dan kualitatif memberikan gambaran komprehensif efektivitas metode drill. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran drill berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar Fiqih siswa di MTs Hidayatul Mubtadiin. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal, dan uji homogenitas menegaskan kesetaraan varians antar kelompok. Analisis paired sample t-test mengindikasikan peningkatan hasil belajar pada kedua kelompok, dengan kelas eksperimen mengalami peningkatan lebih tinggi. Uji independent sample t-test menunjukkan perbedaan rata-rata posttest yang signifikan, dengan kelas eksperimen lebih unggul dibanding kontrol. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran drill secara sistematis mampu meningkatkan pemahaman, penguasaan materi, dan pencapaian kompetensi siswa secara optimal.